The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 153


__ADS_3

"Miko takut diamuk sama lo,kalau Ryan lagi jaga hati gebetannya.Kenapa gue mau?karena kitakan temen,apa salahnya gue temenin lo kesini"jawab Aditya berusaha berbicara sesantai mungkin didepan Mia.


*Tapi kalau lo mau anggap lebih juga boleh,asal jangan dianggap saudara aja*lanjut cowok itu dalam hatinya.


"Cks bener bener ya,gue kok punya kembaran jarang ada gunanya sih"dumel Mia dengan raut wajah kesal,kemudian raut wajah gadis itu mendadak berubah dan terlihat menatap Aditya dengan pandangan yang intens.


"k-kenapa lo liatin gue segitunya?"tanya Aditya gugup,padahal ia baru saja berhasil menghilangkan rasa gugupnya tapi malah muncul lagi gara gara tatapan kembarannya Miko itu.


"Lo bilang apa tadi,Ryan lagi jaga hati gebetannya?"tanya Mia,Aditya mengangguk mengiyakan hal itu.


Brak...Mia memukul permukaan meja kantin dengan cukup keras,sampai sampai membuat murid lain yang ada disekitar situ kaget karena ulah gadis itu.Aditya mengusap dadanya pelan karena ikut kaget,tanpa mempedulikan Aditya yang kaget karena ulahnya itu,Zia langsung berpindah posisi duduknya yang tadi ddepan aditya menjadi dikursi disamping temannya itu.


"Sejak kapan si kutu kampret punya gebetan weh,perasaan gue gak pernah liat dia deket sama cewek selain gue sama yang lain.Atau jangan jangan.."Mia menutup mulutnya sendiri karena kaget dengan isi pikirannya.


"Jangan bilang gebetan sepupu setan itu,salah satu dari sahabat sahabat gue"ujar Mia mengeluarkan isi pikirannya.


"Emang"jawab Aditya


"Wah"Mia memasang wajah spiclesnya.


"Siapa?"tanya gadis itu.


"Huh?"saut Aditya sedikit tak paham akan pertanyaan Mia.


"Siapa gebetannya Ryan diantara 4 sahabat gue?"tanya Mia terlihat sangat penasaran.


"Coba lo tebak dulu"suruh Aditya kepada gadis itu.


"Ariel"tebak Mia menyebutkan nama sahabat esnya itu,untuk tebakan pertamanya.


"Ya gak mungkinlah cowok sekelas si Ryan bisa luluhin hati si kutub selatan,Mustahil!" ujar Aditya dengan menekn kata terakhir.

__ADS_1


"iya juga sih,kalau dipikir pikir lagi emang mustahil"saut Mia setuju dengan perkataan cowok disebelahnya itu,masa iya cewek sedingin sahabatnya itu bisa luluh sama ikan teri macam Ryan.


"Kalau gitu,hm Aurel"tebak Mia lagi


"Salah,Aurel emang gak sedingin Ariel tapi dua duanya sama sama tipe cewek yang susah baper kalau cuma ngadepin gombalan basi si Ryan"ujar Aditya.


"Shasa?"tebak Mia kembali,namun lagi lagi Aditya terlihat menggelengkan kepalanya pelan.


"Bukan Shasa,meski itu anak keliatannya tipe cewek polos banget tapi ada Ariel yang selalu ada bareng dia.Mustahil kalau Ryan berani ngedeketin Shasa kalau Shasa selalu ada dibawah pantauan Ariel"ujar Aditya.


"Riri bukan,Rere bukan,Shasa juga buka,berarti..."perkataan Mia terpotong melihat anggukan dari Aditya.


"Wow"Mia kembali memasang muka spiclesnya.


"Gimana bisa weh,mereka kan kalau ketemu suka ribut sama lo jugakan.Trus lo bertiga juga cuma adem pas main game atau makan doang?"tanya Mia terheran heran.


"Lo kagetkan,sama gue juga gitu pas Ryan ngaku lagi pdkt-an sama Kay.Sampai dia tunjukin bukti chattingan mereka"ujar Aditya kepada Mia.


"Sepenglihatan lo,gimana reaksi Kay waktu lo baca chattan mereka?"tanya Mia


Lagi,lagi,dan lagi,Mia kembali memasang muka spiclesnya.Gadis itu sama sekali tak pernah menduga kalau ada salah satu diantara mereka yang bakal punya perasaan lebih dari teman aja,apa dia yang kurang peka keadaan atau gimana?


Disisi lain Aditya yang sejak tadi sudah beberapa kali melihat Mia memasang ekspresi spicles seperti itu,langsung membatin dalam hati.


*Baru satu aja lo udah se-spicles itu Mi, gimana nanti kalau lo tau masih ada satu orang lagi yang sedang melakukan pergerakan bawah tanah tanpa sepengetahuan lo? Malah nih orang lebih ngebut,orangnya kembaran lo pula*batin cowok itu.


*Atau gimana reaksi lo kalau orang yang duduk disebelah lo ini alias gue sendiri,naksir sama lo?Apa gak serangan jantung lo?*lanjut Aditya membatin sambil memandangi wajah Mia yang terlihat sedang bengong seperti memikirkan sesuatu entah apa.Namun bagi Aditya,Mia terlihat sangat cantik saat ini.


Dimeja kantin tempat Miko-Ryan_ _


Ryan sejak tadi terus memperhatikan dua orang temannya yang berada dimeja kantin yang tak begitu jauh dari tempatnya dengan seksama.

__ADS_1


"Gercep juga si Adit deketin adik lo Mik,liat duduknya udah sebelahan dong padahal tadi enggak"ujar Ryan.


"Baguslah"komen Miko tanpa punya niat untuk melihat apa yang dikatakan oleh Ryan,


Kembarannya Mia ini lebih tertarik membaca dan membalas isi chattingannya dengan seseorang.Siapa lagi kalau bukan kembarannya Ariel alias Aurel,yang masih berada di Francis saat ini.


"Yakin lo bakal restuin si Adit buat deketin kembaran lo?"tanya Ryan kepada Miko


"Hm"komen Miko


"Hm doang,ngomong ngapa"ujar Ryan,cowok itu menoleh ketempat Miko duduk.


"Cks,gue ajak ngomong malah senyam senyum lo liatin hp.Chattingan sama siapa sih lo?"tanya Ryan melirik kearah layar hp rekannya itu.


"Ini loh Yan,si Rere lucu banget dichat.Gue kan jadi gemes maksimal dibuatnya"ujar Miko masih senyam senyum kek orang sawan.


"Pantesan si Mia ngamuk sama lo,disuruh ngubungin Aurel buat dia gak bisa tapi kalau lo yang mau ngobrol sama Aurel bisa"ujar Ryan menggelengkan kepalanya melihat rekannya yang tengah kasmaran itu.


"Bedalah itu masalahnya"ujar Miko.


"Apa bedanya?"tanya Ryan


"Kalau masalah gue kan itu masalah masa depan,kalau Mia mah beda cuma persahabatan doang"jawab Miko santai.


"terserah lo lah"saut Ryan.


Kalau lagi liat Miko yang sibuk Chatingan sama Aurelkan,Ryan jadi inget seseorang jadinya.Cowok itu langsung mengeluarkan hp miliknya dan membuka salah satu aplikasi chatingan kemudian langsung memilih kontak seorang cewek yang nomornya berada dibarisan paling atas,ia berharap kalau cewek itu sedang online.


*Yes,gebetan online.Mari chattingan,emang siMiko aja yang bisa chatingan sama ayang?


Gua juga bisa dong*batin Ryan.

__ADS_1


Tangan cowok itu mulai mengetik dengan lihai huruf demi huruf yang ada di Keyboart hpnya,untuk mengirim chat kepada si gebetan.


Jadilah setelah dua menit kemudian,Ryan dan Miko terlihat senyam senyum kayak orang sawan saat membaca dan melihat layar hp masing masing.


__ADS_2