
Pagi hari tiba,saat ini dikamar Ariel terdapat Kayla yang sedang berusaha membujuk Aurel agar dibolehkan untuk berangkat ke sekolah.
"Rere ayolah,bolehin gue masuk sekolah hari ini dong,ya ya ya"ujar Kayla menyatukan kedua telapak tangannya dan menempatkan-
nya didepan mukanya serta menatap Aurel dengan memelas.
"Gak boleh Kay,muka lo aja masih pucat itu.Nanti kalau demam lo balik gimana"ujar Aurel menolak permohonan Kayla itu.
"Pucat mana sih,tinggal dikit doang gak keliatan juga kok"ucap Kayla.
Sedangkan sang pemilik kamar siapa lagi kalau bukan Ariel,memilih untuk mengabaikan perdebatan kecil saudari kembar dan sahabatnya itu.Ia bergerak meninggalkan kamarnya pergi kelantai bawah.
"Gak keliatan apaan,coba lo ngaca di cermin liat sendiri muka lo gimana.Kening lo aja masih anget gitu,lo boleh masuk sekolah lagi paling cepat besok"ujar Aurel pada Kayla.
"Tapi Re,Gue.."belum lagi Kayla selesai bicara lagi,Aurel sudah memotong omongannya
"Minggir gue mau ke lantai bawah sekarang,mau sarapan gue"suruh Aurel sedikit meminggirkan Kayla dengan satu tangannya.
"Re..!"panggil Kayla sedikit merengek,namun tidak diindahkan oleh Aurel sedikitpun.Gadis itu pergi begitu saja dari kamar Ariel,sedang kan Kayla segera menyusul Aurel.
Dilantai bawah tepatnya dimeja makan,Shasa sendiri sedang sibuk mengoleskan selai ke beberapa roti tawar untuk sarapannya beserta tiga sahabatnya.
Krek..suara kursi ditarik oleh seseorang
"Riri udah bangun?"tanya Shasa pada Ariel.
"Udah Sha"jawab Ariel menjawab basa basi sahabatnya itu,ia duduk di samping Shasa.
"Mau rotinya mau di pakein selai rasa apa Ri?"tanya Shasa
"Coklat aja"saut Ariel
Shasa mengangguk samar kemudian mulai mengoleskan selai coklat pada roti tawar untuk diberikan pada Ariel,sedangkan Ariel hanya diam memperhatikan Shasa yang sibuk melakukan kegiatannya.
"Ri tolong Shasa ambilin susu kotak di kulkas dong"ujar Shasa meminta tolong,tanpa banyak bicara Ariel segera berdiri dari kursinya dan segera pergi mengambil susu kotak di kulkas seperti permintaan Shasa.
"Re ayo dong,izinin ya"ujar Kayla berjalan mengikuti Aurel dari belakang.
"Pagi Shasa"sapa Aurel pada Shasa langsung mengambil posisi duduk di seberang Shasa tepat didepan kursi yang Ariel tempati tadi.
__ADS_1
Tanpa mempedulikan Kayla yang dari tadi mengikutinya.
"Pagi juga Re,pagi Kay"ujar Shasa menyapa balik Ariel dan juga menyapa Kayla.
"Pagi"ucap Kayla singkat dengan muka cemberutnya.
"Sha ini susunya"ujar Ariel datang dari dapur membawa sebuah susu kotak berukuran setengah liter ditangannya dan langsung meletakkannya di atas meja.
"Tolong tuangin ke gelas ya Ri"pinta Shasa,Ariel mengangguk dan langsung menuangkan susu putih kotak itu ke dalam empat buah gelas sesuai dengan jumlah mereka saat ini.
Sedangkan Shasa sudah selesai membuat roti selai untuk sarapan kemudian ia meletakkan roti itu ke piring kecil dan menaruhnya tepat didepan para sahabatnya.
"Re.."
"Sarapan dulu Kay,nanti aja ngomongnya"ujar Aurel langsung memotong perkataan Kayla lagi,huh..Kayla mendengus pelan dan menuruti perkataan Aurel untuk sarapan dahulu dengan muka yang cemberut.
Sedangkan Shasa dan Ariel tampaknya tidak peduli,mereka fokus memakan sarapan mereka.
"Re udah selesai sarapannya?"tanya Kayla pada Aurel.
"Udah kenapa?"tanya Aurel sambil membereskan piring bekas sarapannya.
"Berarti,Re bolehin gue masuk sekolah dong"ujar Kayla mulai membujuk Aurel lagi.
"Is Rere,kok gue malah di acuhin sih"protes Kayla merengek terus membuntuti langkah Aurel dibelakang.
"Ri"panggil Shasa
"Apa Sha?"saut Ariel.
"Shasa mau nanya dong"ujar Shasa
"Nanya apa?"tanya Ariel.
"Itu orang tua kenapa ngerengek kayak bocah gitu,mana mukanya sama bibirnya di cemberutin git?"tanya Shasa pada Ariel,yang dia maksud itu adalah Kayla.
"Minta diizinin buat masuk sekolah hari ini,gak usah di peduliin biar Rere aja yang urus"ujar Ariel menjawab pertanyaan Shasa dengan ekspresi datar andalannya.
"Iya,tapi jujur Shasa jijik liat Kay pasang muka cemberut kayak gitu"ujar Shasa.
__ADS_1
"Kenapa jijik?"tanya Ariel
"Jijik aja soalnya kebanyakan orang kalau cemberut itu keliatan lucu,gemes,atau setidaknya bikin orang rada kasihan.Lah Kay mukanya malah gak ada menyedihkannya sama sekali,malah jatuhnya serem serem pengen dilempar sepatu rasanya kemukanya.
Jijik Shasa liatnya"jawab Shasa tanpa beban pada Ariel.
Ariel terkekeh kecil dan hanya bisa menggelengkan kepala mendengar jawaban Shasa,jujur saja iya sendiri setuju dengan ucapan Shasa barusan soal Kayla.
"Jangan ngomong gitu,nanti orangnya denger gawat bisa bisa tambah cemberut dia.Nanti malah kena amukan macan betina"ujar Ariel pada Shasa sambil memberi isyarat kedatangan Aurel dan Kayla dari dapur.
"Re ayo dong,masa lo biarin sahabat lo ini nanti ketinggalan banyak pelajaran"ujar Kayla
Ternyata ini orang masih belum selesai juga buat bujuk Aurel.
"Kalian berdua bantuin gue dong buat bujuk Rere"pinta Kayla pada Shasa dan Ariel,tapi kedua gadis itu malah langsung berakting seolah olah tidak mendengar dan melihat keberadaannya.
*Sialan ni dua bocah,malah ikut ngacangin gue mereka"dumel Kayla dalam hatinya melihat tingkah Shasa dan Ariel yang masih duduk di kursi makan masing masing bersikap seolah tak mendengarnya bicara.
"Re"ujar Kayla menggoyang goyangkan lengan Aurel.
"Kayla"ucap Aurel menatap tajam kearah sahabatnya itu,ia mulai jengah dengan Kayla.
"Lo liat gue atau Shasa sama Riri pakai seragam sekolah gak?"tanya Aurel pada Kayla.
"Enggak,eh iya ya kok kalian bertiga gak make seragam sekolah sih?malah masih pakai piyama tidur"tanya Kayla baru sadar akan hal itu,ia terdiam beberapa saat sambil berfikir.
"Kalian bertiga gak sekolah?"tanya Kayla pada ketiga sahabatnya itu dan langsung dijawab gelengan oleh ketiganya.
"Kenapa?"tanya Kayla lagi sambil menatap kearah Shasa dan Ariel.
"Enggak Kay,Shasa hari ini libur aja"jawab Shasa pada Kayla.
"Loh.."
"Sha yuk ke depan kita nonton kartun aja ke kamar"ajak Ariel berdiri dari kursinya.
"Ayo Ri,mumpung Kay lagi sakit bisa kita manfaatin buat alasan izin gak masuk sekolah.Lumayankan kita bisa maraton nonton film kartun desney"ujar Shasa ikut berdiri dan langsung pergi begitu saja dengan Ariel meninggalkan Kayla dan Shasa dimeja makan.
"Gue juga mau ke ruang kumpul dulu ya Kay,mau maraton drakor terbaru mumpung lagi libur ya kan.Lo kalau mau kekeh berangkat ke sekolah pergi aja tapi gue sama yang lain udah ambil surat izin buat empat hari kemarin"ujar Aurel langsung pergi dari sana.
__ADS_1
Kayla terdiam loading sebentar
"Sialan,mereka suruh gue libur karena mereka yang mau libur toh"ucap Kayla tersadar.