
"Keren banget pakai privasi time segala"komen Miko.
"Keren kenapa coba?"tanya Aditya heran.
"Iya keren soalnya Aurel sama Ariel kan kembar tapi punya waktu buat privasi time kayak gitu,Beda banget dibanding gue sama Mia gak ada tuh istilah privasi privasi time kayak gitu"jawab Miko.
"Iya bener,gue sama Miko gak ada kayak gitu bareng terus kecuali waktu malam itu pun karena tidur dikamar masing masing selebihnya mah pasti hampir bareng terus setiap waktu.Mulai dari TK,SD,SMP,SMA satu sekolah ditambah kita berdua pasti ditempatin satu kelas mulu"ujar Mia setuju dengan Miko kembarannya.
"Kadang kadang malahan sering pas gue bangun tidur,nih anak udah nemplok aja di atas kasur gue entah kapan pindahnya dia pagi pagi gue buka mata dia udah molor di samping gue"sambung Miko.
"Kenapa kalian gak minta di sekolahin atau enggak ditempatin dikelas yang beda aja?"ucap Leo bertanya pada si kembar Miko-Mia.
"Kita pernah minta kayak gitu kok tapi mama bilang kalau biar gak ribet buat antar jemput nya karena bisa sekalian,trus sama kayak kelas kita juga pernah minta ke guru biar ditempatin di kelas yang beda tapi kata gurunya gak bisa dan biarin aja soalnya kita itukan kembar jadi gak papa bareng terus bisa saling jaga"ujar Mia menjawab pertanyaan Leo.
"Kalo lo sama Ariel gimana Rel?"tanya Rion
__ADS_1
"Kalau dibandingin sama Miko-Mia sih lumayan jauh beda,soalnya meskipun gue sama Riri kembar tapi bisa dibilang kita itu emang gak selalu bareng kayak mereka bahkan hampir sebaliknya gue dulu sama Riri itu pas SD di sekolahin beda tempat,waktu SMP kita satu sekolah sih tapi tetep beda kelas.Soalnya dia satu kelas sama Shasa sedangkan gue sendiri sekelas sama Kay,Baru pas masuk SMA aja kita satu sekolah plus satu kelas terus itupun gue yang minta.Kita ngabisin waktu bareng cuma di sekolah atau di rumah itu pun kalau gak ada kegiatan sepulang sekolah sama hari libur"jawab Aurel menjelaskan tentang dirinya dan Ariel.
"Seriusan gitu,wah beda banget ya kita"ujar Mia.
"Kalau menurut gue sih nih ya yang gue liat Mia sama Miko bisa dibilang punya sifat dan kepribadian yang hampir sama,mereka berdua sama sama tipe orang yang humble dan terbuka sekaligus banyak ngomong juga.Beda banget dibanding Aurel-Ariel yang dari pertama ketemu aja udah keliatan banget beda kepribadiannya,Aurel yang cendrung ramah sama murah senyum sedangkan Ariel malah sebaliknya,gak banyak omong cendrung dingin dan tertutup banget sama orang lain"jelas Leo mendeskripsikan perbedaan dua saudara kembar yang menjadi temannya itu menurut pendapat dan pengamatan pribadinya.
"Gue setuju sih sama pendapat Leo trus ditambah satu lagi,Mia-Miko itu tipe saudara kembar yang menunjukkan interaksi yang terbuka satu sama lain sedangkan Aurel-Ariel tipe saudara kembar yang nunjukin interaksi yang tipe gak banyak omong lebih ke memahami personal pribadi gitu"tambah Aditya.
"Yang kalian bilang soal gue sama Riri bener sih,soalnya gue sama Riri itu meskipun punya wajah yang mirip banget tapi kita punya hobby dan kesukaan yang hampir selalu bertolak belakang dari dulu.Mulai dari Riri yang suka pelajaran lainnya yang menguras otak kayak perhitungan sedangkan gue sebaliknya lebih suka sesuatu yang gak perlu mikir banyak kayak seni,hobby juga gitu dia yang suka ngoleksi mobil sport sedangkan gue lebih suka barang barang feminim yang identik sama cewek kayak tas,baju,atau sepatu"Ucap Aurel membenarkan apa yang dikatakan teman temannya.
Banyak hal lagi yang mereka bicarakan sambil menonton TV yang menyala didepan mereka.
Ditempat lain saat ini Shasa sedang berada di pembukaan sebuah toko baru yang menjual berbagai macam jenis kue,roti,dan desert manis lainnya,bersama pengunjung lain ia mengelilingi area dalam toko memperhatikan interior toko yang menarik dan tentunya juga melihat lihat isi etalase tempat dimana berbagai menu yang dijual dipajang disana dengan cantik.
Shasa memesan beberapa cake berukuran kecil untuk dibungkus dan dibawa pulang dan satu buah cake rasa strowbery untuk dimakan disana,setelah pesanannya selesai gadis itu menuju sebuah meja di bagian pinggir toko untuk sedikit menghindari keramaian pengunjung dan ia meletakkan semuanya di atas meja lalu duduk di kursi untuk menikmati cake strowbery miliknya tanpa mempedulikan keributan pengunjung lain.
__ADS_1
Srek..terdengar suara sesuatu yang beradu dengan permukaan meja,Shasa segera mengangkat kepalanya yang sedikit tertunduk guna melihat apa itu.Shasa melihat sebuah map coklat sudah ada di atas meja dan kemudian beralih menatap orang tiba tiba duduk di seberang meja tepat didepannya.
"Apa ini pak Cen?"tanya Shasa langsung tak berniat basa basi untuk saat ini.
"Beberapa informasi terbaru yang baru tim saya dapatkan nona"jawab pak Cen pada nona mudanya itu.
"Baiklah,apa ada hal lain?kalau tidak lebih baik pak Cen segera tinggalkan saya sendiri,bisa jadi ada yang mengikuti saya"ujar Shasa masih fokus menyuapkan cake didepannya ke mulutnya dengan sendok tanpa melihat kearah pak Cen lagi.
"Baik nona saya paham,tapi nona anda sebaiknya segera membaca isinya karena salah satunya mungkin akan mengejutkan anda.Kalau gitu saya permisi"ujar pak Cen kemudian langsung pamit dan pergi meninggalkan meja itu.
Kening Shasa sedikit menyergit tanpa tunggu lama ia meraih map coklat didepannya dan langsung memasukkan ke tas ransel kecil yang ia bawa,setelah itu gadis itu langsung beranjak pergi dari sana sambil menenteng kantong berisi cake dia bungkus tadi.
Shasa memasuki mobil miliknya duduk tepat didepan setir kemudi lalu meletakkan semua barang yang ia beli di kursi belakang,ia mengeluarkan map coklat yang diberikan pak Cen tadi dan langsung membuka dan membaca apa isi yang tertulis disana.
Benar saja apa yang dikatakan orang kepercayaannya tadi karena wajah gadis itu langsung terlihat kaget terutama setelah membaca salah satu informasi yang tertera disana,setelah selesai Shasa kembali menyimpan map itu kedalam tas ranselnya kemudian menyalakan mobil miliknya dan mulai melajukan mobil itu pergi meninggalkan Area parkiran toko yang baru ia kunjungi tadi.
__ADS_1