
"Oke aku percaya,trus siapa dong yang kirim itu dan apa tujuannya?lalu kenapa isi surat ancamannya kayak gitu?"tanya Aurel beruntun.
"Kita belum tau,tapi tenang aja aku udah kirim orang buat menyelidikinya"ujar Ariel kembali menenangkan Aurel.
"Sekarang mending kita siap siap buat makan malam,Shasa sama Riri udah selesai masak nih"ujar Shasa,meletakkan hidangan terakhir di atas meja dapur.
"Baiklah,biar aku bangunin Kay dulu ke kamarnya"ucap Aurel hendak bangkit dari tempatnya,namun ditahan oleh Ariel.
"Biar gue aja kak,kakak disini saja"ujar Ariel menahan pergerakan Aurel,ia pergi meninggalkan dapur menuju lantai atas ke kamar Kayla.
Aurel yang tidak jadi ke kamar Kayla pun memilih menata semua makanan yang telah kembaran dan sahabatnya masak tadi ke meja makan,sedangkan Shasa memilih untuk ke kamarnya dulu untuk mandi dan mengganti bajunya.Soalnya ia belum sempat sejak tadi sesampai di rumah karena kejadian paket teror tadi,untung saja ia merupakan tipe orang yang tidak mudah untuk keringatan tapi ya tentu saja tidak nyaman.
~Ditempat lain~
Seorang pria memasuki sebuah ruangan dengan minim pencahayaan dengan perlahan,ia tidak sendiri didalam ruangan itu tapi juga ada satu orang lagi.Orang itu adalah tuan Frank sang pemilik ruangan serta berstatus sebagai bosnya,seorang laki laki asing paruh baya yang saat ini duduk didepannya.
"Bagaimana,apa berjalan lancar?"tanya sang bos pada pria itu.
"Semuanya berjalan lancar bos sesuai rencana"jawab pria itu pada bosnya.
"Bagus kalau begitu,mulai siapkan langkah selanjutnya"ujar tuan Frank pada orang suruhannya itu.
"Baik bos,tapi ada satu masalah bos"ucap orang itu pada tuan Frank.
"Masalah,Apa itu?!"tanya tuan Frank pada orang itu dengan sedikit menghardik.
"Anu itu..orang yang disuruh untuk menyusup menjadi salah satu pekerja dikediaman target dipecat bos"lapor orang itu sedikit takut.
"Maksudmu orang itu ketahuan?"tanggap tuan Frank.
"identitas aslinya belum bos tapi,target sepertinya tahu kalau ada penyusup dikediamannya dan juga semua kamera tersembunyi yang kita pasang juga sudah dilenyapkan oleh target bos"lanjut si orang suruhan menjelaskan pada bosnya yaitu tuan Frank.
Tuan Frank yang mendengar laporan dari orang suruhannya itu sedikit merasa geram akan kegagalan itu,namun tak lama ia tersenyum licik.Ia menyalakan tembakau ditangannya setelah itu menghirupnya dan menghembuskan asap yang cukup banyak dari mulut serta hidungnya.
"Ha..ha..ha...Tak ku sangka kemampuan anak itu jauh lebih berkembang,mungkin oleh sebab itu ayahnya tak ragu mengirimnya kesini"ujar tuan Frank tertawa diawalnya.
"Lalu apa yang harus saya lakukan bos,perlukah saya mengirim tikus lain ke kandang target?"tanya orang suruhan.
"Tak perlu itu akan percuma karena kalian sudah pernah terdeteksi satu kali,untuk sementara fokus awasi target sambil mempersiapkan tahap selanjutnya dari rencana yang telah ku susun"jawab Tuan Frank pada orang suruhannya.
"Baik kalau begitu bos"ucap si suruhan
"Dan satu lagi meskipun tujuan kita itu adalah target utama,tapi kalian juga harus tetap fokus pada tiga orang lainnya jangan sampai lengah"Ujar tuan Frank.
"Kenapa bos,bukannya yang tiga lainnya bukan hal yang berbahaya untuk diwaspadai?"tanya orang suruhan itu sedikit penasaran.
"Untuk saat ini memang begitu tapi,tetap saja kalian harus tetap waspada dengan gerakan ketiganya.Ingat status ketiga lainnya juga hampir sama dengan target utama kita,ketiganya bukan orang biasa meskipun saat ini masih belum terlibat tapi kita harus berhati hati terhadap mereka"jawab tuan Frank.
"Saya mengerti sekarang bos"ucap orang suruhan itu.
"Apa ada yang lain?"tanya tuan Frank
"Untuk saat ini cukup sampai situ bos"jawab si suruhan itu.
"Kalau begitu kamu boleh pergi"ujar tuan Frank.
__ADS_1
"Baik kalau begitu saya permisi dulu bos"ujar pria itu izin untuk meninggalkan ruangan bosnya.
"Hm"saut tuan Frank menyetujui
Setelah dapat persetujuan dari bosnya orang itu meninggalkan ruangan itu.
Sedangkan tuan Frank sepeninggal orang suruhannya tadi,saat ini menarik laci meja yang menyerupai meja kerja.Ia mengambil sesuatu berupa selembar foto dari dalam laci yang terbuka.
"Mari kita lihat apakah gadis ini bisa menandingi serta melampaui kelicikan dan kecerdasan guru beserta ayahnya,atau hanya jadi seorang pecundang yang gagal"ujar tuan Frank sambil menatap kearah selembar foto yang ia pegang.
Ha...ha...ha...lagi lagi ia tertawa dengan kencang didalam ruangannya itu.
~Kembali ke kediaman Aurel dkk~
Saat ini Ariel sedang melakukan kebiasaannya saat malam hari yaitu berdiri di balkon kamarnya sambil menatap langit malam yang dihiasi bintang walaupun tak begitu banyak saat ini,gadis itu tadi langsung pamit ke saudari dan kedua sahabatnya untuk ke kamarnya setelah makan malam berakhir.
Dari sorot matanya terlihat jelas kalau gadis itu sedang memiliki banyak pikiran,Huf...suara
Helaan nafas terdengar berat keluar dari mulutnya.Setelah itu ia beranjak dari balkon kembali kedalam kamarnya,setelah kembali kedalam kamarnya Aurel meraih ponselnya yang terletak di atas meja belajar miliknya.
Gadis itu mengaktifkan hpnya dan membuka aplikasi WA lalu membuka salah satu grup obrolan yang berisi tiga anggota yaitu Rion,Leo,dan satu lagi dirinya sendiri.
...~Grup Chat On~...
^^^ARIEL:^^^
^^^Keluar lo berdua!^^^
LEO:
RION:
Sepertinya tidak ada,apa nona Ariel kita ini kesambet?😲.
^^^ARIEL:^^^
^^^😑😑😑^^^
RION:
Kita bercanda kok,ya gak Leo?
LEO:
He...he...he...iya bercanda Riel
😅.
RION:
Ngomong2 keliatannya ada yg penting sampek2 lo nongol duluan di GC.
LEO:
2in
__ADS_1
^^^ARIEL:^^^
^^^yg td ada yg krm paket isi teror+surat ancaman ke rmh gue.^^^
RION:
Oh iya ya,jd gimana itu paket teror?
LEO:
Jangan bilang itu dari...
^^^ARIEL:^^^
^^^Hmm,bnr dr orang itu dr buronan kt.^^^
RION:
Wah gawat,berarti dia udah tau pergerakan kita dong?
^^^ARIEL:^^^
^^^Hmm,spt nya^^^
LEO:
Kalau gitu kita hrs tambah hati2 mulai skrg
^^^ARIEL:^^^
^^^Bnr dan Rion,mulai bsk minta anak buah mu untuk menjaga kakak dan shbt gue.^^^
RION:
OK
LEO:
Lo juga harus hati2 juga Riel,jgn sampai lo kenapa2.
^^^ARIEL:^^^
^^^Ok sampai sini dulu,kita lanjut bsk lg di markas.^^^
RION:
👍
LEO:
👍
...~Grup Chat off~...
Halo guys ketemu lagi kita,gimana ceritanya menurut kalian?author sempet terkendala dalam pengembangan ini cerita.Maklumin aja ya soalnya author juga penulis baru dan masih perlu banyak belajar,apa lagi ini karya pertama author.Dan satu lagi cerita ini bakal dilanjutin setiap tiga hari sekali
__ADS_1