The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 113


__ADS_3

"Harus mau,ibuk udah baik hati gak minta guru BK nyeret kamu keluar dari sini karena bolos dari pagi"ujar petugas kesehatan itu kepada salah satu murid disekolah tempat kerjanya itu.


"Jangan sampai dong buk"ujar Leo langsung segera keluar dari ruangan UKS sebelum ia benar benar dilaporkan ke guru BK.


"Anak sekolah jaman sekarang,aneh aneh aja tingkahnya"ujar petugas kesehatan itu geleng geleng kepala,setelah itu ia kembali melanjutkan pekerjaannya yang tadi sebelum tamu tak diundang tadi datang.


~skip~


Saat ini jam pulang sekolah sudah tiba,Aurel dkk-Ariel saat sedang berjalan di lorong sekolah hendak pulang tapi sebelum itu mereka akan menyusul Ariel dulu ke UKS terlebih dahulu.Tapi belum juga setengah jalan mereka sudah melihat seseorang yang hendak mereka susul berjalan kearah mereka dengan muka datar dan tatapan dingin khasnya


"Nah ini anak yang mau kita susulin malah ketemu disini"ujar Kayla sesampai Ariel didekat mereka.


"Hai"sapa Ariel singkat kepada para sahabat dan juga kembarannya.


"Hai hei hai hei nih tas lo bawa,tas lo isinya apa sih ringan banget kayak tas kosong"ujar Kayla langsung menyerahkan tas sekolah Ariel yang ia bawakan dari kelas mereka,dan tanpa bersuara Ariel menerima tasnya itu dan memakainya dipunggung.


"Yuk lanjut ngobrolnya sambil jalan ke parkiran aja"ajak Aurel untuk beranjak dari tempat mereka berdiri saat ini untuk menuju ke parkiran sekolah.


"Oke"saut yang lainnya setuju.


"Ri lo nemplok mulu seharian ini di bangsal UKS gak bosen sama capek apa?"tanya Mia ke Ariel,bagaimana ia bisa tau!itu karena Shasa sebelumnya sudah memberitahu yang lain kalau Ariel bolosnya di UKS dan tentu ia tak memberitahu tentang keberadaan orang lain disana.


"Ya elah Mia,lo nanya itu ke kembaran gue jelas jawaban dia pastinya enggaklah!Kembaran gue ini jelmaan ratu es tapi kebiasaan putri tidur,itu udah salah satu hobi dia"ujar Aurel menjawab pertanyaan Mia yang ditujukan kepada kembarannya itu.

__ADS_1


"Gue kalau jadi lo jangankan diem tiduran gitu seharian,disuruh diem lima menit gak ngapain ngapain aja gue udah mulai frustasi"ujar Mia ke Ariel.


"Lo belum pernah liat aja waktu liburan musim panas tahun lalu waktu kita masih di prancis,ni bocah ngadem didalam kamarnya seminggu gak keluar luar bahkan makan sama minumnya aja harus diantar pelayan saking enggak mau keluarnya dia dari kamarnya yang punya dua AC mana gede lagi"ujar Kayla menceritakan kejadian tahun lalu waktu sekolah mereka sedang liburan musim panas tahun lalu kepada Mia.


Disaat orang orang biasanya menghabiskan musim panas dengan liburan serta berbagai aktivitas diluar rumah maka berbeda dengan Ariel yang memilih tetap berada didalam kamarnya selama seminggu full entah apa yang dia lakukan bahkan ia selalu menolak jika mereka mengajaknya untuk pergi liburan,beruntung ada Shasa yang sebelumnya sudah Aurel sogok terlebih dahulu dengan berbagai macam boneka lucu berhasil menyeret gadis itu keluar dari kawasan favoritnya itu meskipun perlu usaha ekstra supaya berhasil kalau enggak bisa jadi sahabatnya itu gak bakal keluar dari sana sampai liburan musim panas berakhir.


Karena asik terus mengobrol tak terasa kelima gadis remaja itu sudah sampai saja diparkiran tempat dimana kendaraan mereka terparkir.


"Eh besok Rere sama Kay flight nya jam berapa?"tanya Mia


"Gue sih jadwalnya jam setengah tujuh trus Rere jadwal penerbangannya setelahnya"ujar Kayla menjawab pertanyaan dari Mia.


"Emang kenapa Mia?"tanya Aurel menanyakan tujuan Mia menanyakan jadwal keberangkatannya dan Kayla besok.


"Tadinya sih gue niatnya mau ikut antar kalian ke bandara tapi setelah mendengar jamnya gue jadi ragu,apa gue bisa bangun cepet biar tepat waktu"jawab Mia.


"Iya deh"saut Mia


"Bener yang dibilang Rere,lagian nih ya gue aja gak yakin kalau dua bocah ini bisa bangun cepet besok.Kemungkinan besar sih waktu gue sama Rere berangkat ke bandara mereka berdua masih mimpi indah dikamar"ujar Kayla kepada Mia,yang dia maksud mereka itu adalah siapa lagi kalau bukan Ariel dan Shasa yang berdiri di kiri kanannya.


"Soal itu gue rada setuju sih"ucap Aurel setuju dengan ucapan sahabatnya itu.


Ariel dan Shasa yang sadar kalau yang dimaksud Kayla itu adalah mereka hanya diam memutar bola mata mereka malas,keduanya tak punya niat mengomentari lagi pula yang dibilang sahabat mereka itu gak terlalu salah juga.

__ADS_1


"Ya gimana lagi,bangun pagi apalagi bangun lebih awal itu salah satu hal yang paling susah dilakuin soalnya"komen Mia tanpa sadar sudah mewakili isi hati Ariel dan Shasa serta kebanyakan orang diluar sana.


Setelah pembicaraan itu mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing masing,Mia pulang dengan mobilnya sendirian sedangkan Aurel,Ariel,Kayla,dan Shasa pulang sama seperti saat mereka datang ke sekolah tadi pagi.Yaitu Shasa dan Ariel satu mobil dengan Shasa yang mengemudi,serta Aurel dan Kayla dengan mobil satunya lalu Aurel yang berada di kursi kemudi setelah tadi pagi Kayla yang menyetir.


~Skip~


Siang menjelang sore hari di rumah tempat tinggal Aurel dkk sedang sedikit kerepotan dan sibuk akibat Kayla dan Aurel yang sedang menyiapkan isi koper yang akan mereka bawa besok didalam kamar masing masing,dan tentunya Shasa serta Ariel juga ikut sibuk akibat harus membantu kedua orang itu.


"Bawa yang penting aja"ujar Ariel yang sedari tadi berusaha sabar dengan kerempongan kembarannya yang sejak tadi sibuk memilih berbagai macam pakaian yang hendak dibawa,kondisi kamar Aurel pun bisa dibilang seperti kapal pecah akibat banyaknya barang yang berserakan.Ariel yang duduk di atas tempat tidur lebih memilih melihat hpnya saja dari pada tambah pusing melihat tingkah sang kembaran.


"Gue tau kok Ri,eh ini mana yang bagus Ri yang warna hitam atau putih kalau enggak yang warna cream?"saut Aurel bertanya kepada Ariel sambil menunjukkan dua dress berwarna hitam dan putih yang ada kedua tangannya.


"Terserah,semua bagus"jawab Ariel tanpa melihat kearah Aurel.


"Riri ayo dong simpan dulu hpnya,trus liat kesini bantuin gue milih dress yang bagus"rengek Aurel kepada Ariel.


"Iya iya"ujar Ariel meletakkan hpnya disampingnya kemudian kembali melihat kearah kembarannya itu.


"Lagian itu buat apa sih ribet banget?"tanya Ariel menanyakan untuk apa kembarannya itu repot repot memilih dress.


"Ini buat gue pakai pas hadir di acaranya mama"jawab Aurel.


"Gak usah bawa dari sini,pasti mama udah siapin dress khusus buat lo disana"ujar Ariel.

__ADS_1


"Bener juga ya,yau dah deh gak usah gue bawa"putus Aurel setelah mendengar perkataan kembarannya itu.


Huf...Ariel menghela nafasnya berat.


__ADS_2