The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 149


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul tiga lewat lima belas menit,Ariel yang mulai merasakan kantuk menyerangpun langsung mengambil posisi berbaring dibagian tempat tidur yang kosong disebelah Shasa untuk tidur.


Padahal tadi ia sudah berniat untuk tak tidur sampai pagi karena ia tidak merasakan kantuk akibat kejadian siang tadi yang mebuatnya tertidur cukup lama,tapi ternyata tidak sesuai perkiraannya,Kantuk menyerang membuat matanya menjadi berat.


Saking mengantuknya,begitu seluruh tubuhnya menyentuh kasur dan berbaring dengan posisi nyaman,Ariel terlihat langsung terlelap masuk kealam mimpi.


~Keesokan harinya~


"Ayo Lari Lo Berdua!"


"Semangat,Jangan Letoy!"


teriak Leo kepada dua orang yang sedang lari mengelilingi arena latihan.


Rion dan Shasa yang merupaka dua orang yang dimaksud Leo itu terlihat bercucuran keringat karena terus berlari sejak tadi, terhitung keduanya sudah berlari mengelilingi arena latihan itu selama hampir empat puluh lima menit tanpa dibiarkan berhenti barang sebentar saja.


"Oke Cukup,Lo Berdua Boleh Istirahat!"teriak Leo dari pinggir arena latihan.


Bruk...tubuh Shasa dan Rion langsung tumbang dengan posisi terlentang dan berbaring lemas ditempat mereka terakhir berdiri.


"Hah hah hah,gu-gue gak diba-bayar untuk i-ini"ujar Shasa dengan nafas yang terengah- engah.


"Lo pi-pikir gue dibayar a-pa,hah hah hah"saut Rion yang berbaring disebelah Shasa.


"Lo mah pasti dibayar,hah hah papa lo kan kerja sama om Lion"ujar Shasa


"Ada benernya juga sih"balas Rion.


Leo memerhatikan kedua orang itu dari pinggir arena latihan sambil menggeleng gelengkan kepala.

__ADS_1


"Mereka lagi apa?"


"Eh ya Ampun,Riel bikin kaget aja"ujar Leo kaget akan kedatangan gadis itu yang tiba tiba,pemuda itu mengusap dadanya pelan.


"Mereka habis aku suruh lari buat latihan fisik,Riel"jawab Leo.


"Berapa lama?"tanya Ariel menatap tajam kearah Leo


"Empat puluh lima menit"jawab Leo sedikit khawatir gadis itu marah padanya,namun kekhawatirannya itu langsung hilang setelah mendengar respon gadis itu.


"Harusnya genap satu jam"ujar Ariel.


"Aku kira tadi aku udah cukup kejam sama mereka,eh ternyata kamu lebih lagi"ujar Leo sedikit bercanda.


"Ngomong ngomong kamu baru bangun tidur?"tanya Leo kepada Ariel.


"Pantesan kamu baru nongol,makanya jangan biasain begadang sampai larut kayak kemarin"ujar Leo.


Ariel melihat kembali menatap kearah Leo


setelah mendengar perkataan Leo tadi, pikiran Ariel langsung memutar sesuatu memory diotaknya.


"Leo"ujar Ariel menyebutkan nama cowok yang tengah ditatapnya itu.


"Ya Riel"saut Leo ikut menatap balik Ariel.


"Coba maju sini"pinta Ariel kepada Leo.


Dengan perasaan yang entah kenapa tiba tiba menjadi gugup,Leo menuruti perkataan gadis itu untuk mendekat.Tatapan mata keduanya semakin lekat dan semakin dalam satu sama lain,Ariel tiba tiba tersenyum.

__ADS_1


Buk....


"Akh..Aduh"suara erangan kesakitan dari Leo langsung terdengar,cowok itu langsung berlutut sambil memegangi perutnya yang baru saja terkena hantaman kuat dari tinju Ariel.


"Kok tiba tiba dipukul sih Riel?"keluh Leo kembali menatap Ariel sambil mendongak karena posisi gadis itu yang tengah berdiri sedangkan dia dalam posisi berlutut.


"Itu balasan akan kecupan tadi malam"jawab Ariel, setelah itu tanpa merasa kasihan sedikitpun ia meninggalkan Leo yang masih merasa kesakitan menuju ketempat dimana Rion dan Shasa berada.


"Perut gue pasti lebam ini"gumam Leo pelan mengusap usap bagian perutnya yang diserang oleh Ariel namun tak lama senyuman tipis terukir dibibirnya,ia menatap lekat punggung gadis itu.


*Tadi Riel senyum ke gue kan?senyumannya manis*batin Leo.


Diposisi Shasa dan Rion,keduanya masih dalam posisi berbaring telentang dengan kedua mata yang terpejam.


"Lemah"


Sebuah suara membuat keduanya membuka mata mereka,melihat kesumber suara.


Keduanya melihat kearah sumber suara dan menemukan Ariel yang berdiri didepan mereka,Shasa dan Rion langsung bergerak bangun dari posisi berbaring mereka menjadi duduk.


"Capek tau Ri,gue sama Rion disuruh lari keliling arena latihan lama banget"ujar Shasa.


"Tau tuh mana tadi gue sarapan cuma dikit lagi"ujar Rion.


"Dikit apaan?!makanan yang lo makan tadi itu bisa buat porsi dua orang ya"saut Leo datang mendekat ketempat ketiganya dan berdiri disebelah Ariel.


"Lo dapet ide dari mana sih,tiba tiba nyuruh gue sama Shasa lari kayak tadi?"tanya Rion.


"Lagian gue nyuruh lo berdua latihan fisik itu karena nanti pas misi utama kita dijalanin,lo berdua gak mudah kehabisan energi.Apalagi akhir akhir ini kaliankan lebih banyak diem menatap layar komputer,pasti kurang gerak jadinya"jawab Leo menjelaskan alasannya.

__ADS_1


__ADS_2