
"Lagian lo si Kay,mau minta tolong sama Shasa kok ngegas kayak lo gak tau aja gimana sifatnya"ujar Aurel ikut berbicara.
Saat ini kelas mereka sedang diberi tugas untuk mengerjakan beberapa soal matematika bisa dikerjakan sendiri sendiri atau kerjasama dengan yang lain seperti keempat gadis itu lakukan saat ini.
Itu semua karena guru yang seharusnya mengajar dikelas mereka saat ini sedang memiliki urusan lain sehingga tidak bisa masuk mengajar dikelas mereka hari ini.
"Au ah,kalau gitu lo aja Re yang ngajarin gue no.4"pinta Kayla pada Aurel.
"Nah itu dia gue juga belum bisa nyelesain soalnya,kan gue sama lo kalau soal hitung hitungan gini emang rada susah"jawab Aurel sambil menampilkan senyum pepsoden nya pada Kayla.
"Trus ini gimana,gue mesti minta tolong ajarin sama siapa lagi coba?.Mana Riri lagi gak disini lagi trus yu bocah malah mode ngambek"tanya Kayla tampah frustasi.
"Kenapa lo gak nanya gue aja Kau?"ujar Mia bertanya pada Kayla.
"Percuma,palingan lo juga gak ngerti gimana cara ngerjainnya"jawab Kayla
"Siapa bilang,gue bisa kok"bantah Mia
"Masa?"tanya Kayla kurang yakin dengan Mia.
"Mia bisa kok Kay,ini aja gue nyalin punya dia"ujar Aurel menunjukkan buku tugasnya.
Srek Kayla langsung mengambil alih buku tugas Aurel dari tangan pemiliknya
"Lah tadi lo bilang gak bisa Re,kok dibuku lo udah selesai.Tadi katanya gak bisa,bohong lo ya sama gue?"tanya Kayla setelah melihat jawaban soal no.4 itu telah tercatat rapi dihalaman buku tugas sahabatnya itu,ia menatap tajam sahabatnya itu
"Mana ada gue bohong,tadi kan gue bilang kalau gue belum bisa ngerjain soal no.4 bukan berarti gue belum selesai.Soalnya gue liat jawaban no.4 dari bukunya Mia,bukan gue yang ngerjain"jelas Aurel agar sahabatnya itu tidak kesal padanya.
"Iya juga sih"ujar Kayla
"Udah ah,pokoknya gue liat buku tugas lo"lanjutnya langsung bergerak cepat menyalin jawaban dibuku Ariel.
"Nah kan emang Kay itu orangnya oon"ujar Shasa tiba tiba saja.
Tuk..
"Aduh"keluh Shasa mengusap keningnya yang digetok Kayla dengan pulpen miliknya.
"Rasain lo,udah ngambek aja lo yang tenang jangan ngatain orang"dumel Kayla kembali fokus mencatat menghiraukan Shasa yang mukanya sudah sangat dia ketuk,seolah olah tak terjadi apa pun.
__ADS_1
Mia dan Aurel memilih diam saja tak ingin berbicara melihat tingkah dua orang itu,lebih baik mereka melanjutkan menyelesaikan semua soal soal lain yang belum mereka temukan jawabannya saja.
Kring...kring...kring...bel berbunyi tanda jam istirahat telah tiba.
"Akhirnya udah selesai juga,kepala gue udah hampir pecah"ujar Kayla sangat lega akhirnya tugas matematika yang berikan oleh gurunya sudah selesai.
"Iya Kay,mana kebetulan banget pas pasan sama jam istirahat"ujar Mia.
"GUYS TUGAS KALIAN KUMPULIN KE DEPAN YA,BIAR GUE ANTAR KEMEJA KE KANTOR GURU"teriak ketua kelas mereka didepan.
"Ayok kita kumpul tugasnya habis itu ke kantin trus kita ke UKS nyusulin Riri"ajak Aurel pada ketiga sahabatnya.
"Yuk lah"saut Mia.
Keempatnya langsung mengumpulkan buku tugas mereka ke ketua kelas kemudian mereke pergi segera menuju ke kantin,
Keempat gadis itu memang sengaja ke kantin terlebih dahulu sebelum pergi menyusul Ariel di UKS karena mereka ingin makan dan sekaligus membelikan makanan dahulu untuk Ariel di kantin baru ke UKS.
Sesampai di kantin Aurel,Kayla,Shasa,dan Mia langsung memesan makanan untuk mereka dan kemudian duduk dimeja tempat mereka biasa duduk.
"Hai guys"sapa Miko datang bersama Rion,Aditya,dan Ryan di belakangnya.
"Kalian udah pesen makanan?"tanya Rion pada para cewek.
"Udah kok"jawab Mia.
"Tunggu tunggu,ini kok gue liat personel kalian ada yang kurang.Tapi siapa ya?"ujar Ryan berfikir sejenak
"Nah gue tau siapa yang gak ada,Ariel mana?"tanya Ryan
"Riri lagi di UKS"jawab Aurel.
"Ariel ngapain di UKS,sakit?"tanya Aditya.
"Gak sakit sih,cuma kepalanya pusing trus kulitnya juga sakit karena kena panas cahaya matahari pas upacara tadi pagi"jelas Kayla pada para cowok.
"Ooh,berarti dia sensitif dong sama panas cahaya matahari?"tanya Miko menebak.
"Iya"saut Aurel.
__ADS_1
"Tapi ngomong ngomong kayaknya bukan personel kita aja yang kurang tapi kalian juga,itu si Leo kemana?"ujar Mia bertanya akan tidak adaan Leo bersama Saudara kembar dan yang lain.
"Gak tau tuh kita kemana itu bocah"jawab Ryan
"Kenapa sampai gak tau,kalian kan sekelas?"tanya Kayla.
"Tadi kelas kita jam kosong,nah itu anak sih tadinya pamit mau ke toilet eh tapi gak balik balik sampai sekarang.Pasti nyangkut dulu tuh entah dimana"jelas Miko.
Mendengar jawaban Miko sesuatu langsung terlintas dipikiran Shasa,ia langsung melihat Rion dan cowok yang ia lihat langsung mengangguk pelan seakan tau isi pikirannya saat ini setelah itu ia langsung mengalihkan pandangannya kearah lain segera.Tentunya sebelum para sahabat mereka itu ada yang menyadari kegiatan mereka itu.
*Tuh kan,pasti Leo ke UKS nyusulin Riri*ujar Shasa dalam hatinya.
"Permisi,ini pesanannya"ujar penjaga kantin datang ke meja mereka mengantarkan pesanan para cewek dan tak lama berselang pesanan untuk para cowok juga datang,
Setelah itu mereka fokus menikmati makanan mereka masing masing.
Setelah selesai mengabiskan makanan mereka,Aurel dkk-Ariel serta Miko dkk-Leo pergi meninggalkan kantin.Mereka semua berniat untuk pergi menyusul Ariel di UKS dan tentunya mereka tak lupa membawakan bubur dan air minum mineral yang mereka beli di kantin untuk Ariel nantinya.
Ceklek suara pintu UKS dibuka perlahan,Mereka memasuki UKS bersama sama
"Hai Riri"sapa mereka pada Ariel yang sedang duduk di atas bangsal UKS.
"Nih Ri,kita bawaan bubur buat kamu"ujar Aurel langsung duduk di bangku yang ada tepat di samping bangsal.
"Aku suapin ya"ujar Aurel dan dibalas anggukan oleh Ariel.
"Gimana keadaan lo sekarang Ariel?"tanya Rion pada Ariel.
"Lumayan"jawab Ariel singkat,ia menerima suapan bubur dari kembarannya.
"Bagus deh"ucap Rion.
Ceklek suara pintu UKS kembali dibuka oleh seseorang dari luar kemudian masuk kedalam.
"Hai guys,sorry gue baru datang soalnya gue tadi cariin kalian dikelas sama di kantin gak ada.Untung ada adik kelas yang liat kalian ke UKS,jadi gue langsung susul kalian kesini"ujar Leo pada yang lain.
"Dari mana aja lo bro,kok pamitnya ke toilet tapi gak balik balik?"tanya Ryan.
"Gue di atap sekolah,niatnya sih cuma sebentar tapi malah ketiduran disana"jawab Leo pada Ryan.
__ADS_1