
Aurel saat ini sedang berjalan memasuki mansion hendak menuju kekamarnya untuk tidur,malam sudah bisa dibilang sangat larut namun gadis itu baru beranjak dari gazebo yang berada ditaman bagian belakang mansion setelah selesai mengobrol dengan Miko melalui panggilan Vidio.Gadis itu memasuki kamar tidurnya,Aurel langsung masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci muka dan kakinya sekaligus mengganti bajunya menjadi piyama tidur.Setelah itu ia keluar dari sana langsung menaiki ranjang tempat tidurnya bersiap untuk tidur,ia harus segera tidur karena besok ia harus menghadiri acara pameran passion yang diadakan oleh perusahaan milik mamanya,Aurel besok harus benar benar fith karena acaranya akan berlangsung sampai malam.
~Pagi harinya~
Dengan masih menggunakan piyama tidur, Aurel menuruni satu persatu anak tangga mansion secara perlahan sambil tangannya berpegangan pada bagian pinggir tangga.
Hoam...Aurel menutup mulutnya dengan tangan saat menguap,efek tidur kemalaman membuatnya dirinya masih terlihat merasa sangat mengantuk.
"Princes mama sudah bangun?"ujar sang mama melihat Aurel menghampiri meja makan.
Wanita berusia empat puluh tahunan itu terlibat sibuk menyiapkan sarapan roti untuk dirinya dan sang putri.
"Udah ma,papa mana?"tanya Aurel kepada Sela mamanya,gadis itu tak melihat papanya hadir dimeja makan.
"Papa kamu gak pulang tadi malam,urusan pekerjaannya dikota sebelah belum selesai"jawab Sela.
"Ayo duduk disebalah mama"pintanya kepada putrinya itu.
"Hm baiklah"ujar Aurel,gadis itu langsung duduk dikursi disebelah kursi tempat mamanya duduk.
"Ini sarapan dulu"ujar Sela menyerahkan piring berisi roti yang sudah diolesi selai dan juga beberapa potong buah apel yang diletakkan disisi piring.
"Selama diIndonesia,kalian menjaga makanan kalian dengan baikkan?"tanya wanita itu kepada sang putri.
Sedangkan Aurel yang mendengar pertanyaan mamanya langsung merasa sedikit gugup.
"Terima kasih ma"ucap Aurel kepada mamanya menerima piring berisi sarapannya itu.
"Hm tentu saja Rere dan yang lain menjaga makanan kami dengan baik,kami menjaga dan memastikan makanan yang kami makan itu adalah makanan yang sehat dan bergizi"lanjutnya.
*Maafkan Rere kali ini ma,Rere harus berbohong demi keamanan bersama*ucap gadis itu dalam hatinya.
__ADS_1
"Baguslah kalau begitu,mama jadi bisa tenang sekarang.Soalnya mama dari kemarin
Kepikiran kamu,Riri,dan dua sahabat kalian makan makanan yang tidak sehat disana, apalagi tidak ada yang mengawasi kalian"ujar mamanya kepada Aurel.
"Tidak kok mama tenang aja"ujar Aurel
*Tidak salah lagi maksudnya*suara hati gadis itu berbanding terbalik dengan apa yang ia katakan pada mamanya,bisa gawat kalau mamanya itu tau ia,kembarannya,dan dua sahabatnya sering makan mie instan dan juga berbagai makanan cepat saji disana.Bisa kena omelan tujuh hari tujuh malam pastinya mereka berempat nantinya.
"Rere kira mama tidak pulang karena pasti sibuk ngurus persiapan acara perusahaan mama"ujar Aurel.
"Kemarin sih rencananya memang begitu tapi persiapan acara perusaan mama kali ini lebih cepat dari biasanya,jadi mama bisa pulang sebentar ke mansion buat istirahat.Nanti berangkat lagi sebelum acara dimulai sekalian sama Rere"jelas mamanya Aurel.
"Ooh"Aurel membulatkan mulutnya beroh.
Setelah itu ia memulai kegiatan sarapannya tanpa berbicara sedikitpun saat menikmati sarapannya,sesuai dengan aturan tak tertulis yang ada dikeluarganya.
"Adik kamu ada telpon kamu gak?"tanya mamanya Aurel pada gadis itu,saat ini mereka sudah selesai sarapan.
"Kamu sendiri udah nelpon Riri?"tanya Sela lagi kepada putrinya itu.
"Enggak ma,Rere gak bisa hubungin Riri"jawab Aurel menbuat mamanya sedikit heran mendengarnya.
"Loh kenapa kamu gak bisa hubungin Riri,hp milik kembaran kamu itu gak aktif?"tanya mama Aurel.
"Bukan gak aktif ma tapi hpnya Riri rusak beberapa hari sebelum Rere pulang kesini"jawab Aurel menjelaskan kepada mamanya kenapa ia tidak bisa menghubungi adiknya.
"Rusak?apa yang saudarimu itu lakukan pada ponselnya?kenapa bisa sampai rusak?"tanya Sela kepada Aurel putrinya.
"Rere tidak tau pasti sih ma,tapi mungkin tak sengaja jatuh makanya bisa rusak"jawab Aurel.
"Riri ada ada saja"ujar mamanya Aurel menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Yasudah,karena kamu sudah selesai sarapan.Sekarang lebih baik Rere kembali kekamar untuk mandi dan segera bersiap siap untuk pergi keacara perusahaan mama, nanti baju yang akan kamu kenakan akan diantar oleh pelayan kekamarmu"suruh mamanya Aurel kepada gadis muda itu.
"Baik ma,kalau begitu Rere kekamar dulu"pamit Aurel beranjak meninggalkan meja makan.
Setelah putrinya meninggalkan meja makan, Sela juga ikut beranjak dari sana menuju ke kamarnya.Wanita yang merupakan istri dari pengusaha sukses Lion Wayle itu juga harus segera bersiap siap juga untuk pergi keacara perusahaan miliknya.
~Skip~
Aurel berdiri didepan cermin memandangi pantulan dirinya yang sudah selesai bersiap siap didalam cermin dihadapannya itu,sebuah gaun dengan model dan motif simple namun memancarkan pesona yang indah dan elegan saat melekat pas ditubuh Aurel.Gaun itu adalah karya rancangan salah satu desainer yang bernaung dibawah perusahaan milik mamanya,dirancang dan dibuat khusus untuk ia kenakan untuk hadir diacara malam ini.
"Cantik sekali putri mama"
"Eh mama"ujar Aurel sambil tersenyum saat menyadari kehadiran mamanya dikamarnya.
"Mama sudah bisa menebak gaun ini akan sangat cocok kalau Rere yang menggunakan- nya"ujar Sela melihat betapa cantiknya sang putri sulung menggunakan gaun itu.
"Gaun ini sangat indah ma,Rere sangat menyukainya"ujar Aurel pada mamanya.
"Perpaduan gaun yang indah dan putri mama yang sangat cantik,itu sangat tak ada tandingannya"Sela memuji putrinya, sedangkan Aurel yang dipuji merasa malu mendengar pujian mamanya itu.
"Baiklah kalau begitu ayo kita turun sekarang, supir sudah menunggu mama dan Rere untuk berangkat"ajak Sela mamanya Aurel kepada putrinya itu.
"Baiklah ma,Ayo"saut Aurel.
Kedua perempuan yang berstatus ibu dan anak itupun keluar dari kamar Aurel,keduanya turun kelantai bawah dan langsung menuju kearea luar mansion dimana sudah ada supir mereka yang sudah menunggu siap dengan mobil yang akan mereka gunakan untuk pergi.
"S'il vous plaît entrer madame et manquer
(Silahkan masuk nyonya dan nona)"salah satu bodyguard disana membukakan pintu mobil untuk kedua majikan mereka serta mempersilahkan masuk kedalam mobil.
Aurel dan mamanya masuk kedalam mobil yang sudah dibukakan oleh bodyguard untuk mereka.Setelah kedua majikannya masuk,bodyguard yang tadi menutup pintu mobil kembali dan setelah itu supir yang sudah berada didalam mobil sejak awal langsung mulai menjalankan mobil.
__ADS_1
Mobil yang dinaiki Aurel dan sang mama terlihat berjalan menjauh dari mansion keluarga Wyle dengan diiringi satu mobil lain dibelakangnya,mobil lain itu berisi beberapa bodyguard yang bertugas untuk menjaga mereka.