
Sebuah pesawat baru saja selesai melakukan pendaratan dengan selamat disalah satu bandara besar dipulau jawa,pesawat itu membawa membawa penumpang yang berasal dari US.
Seorang gadis yang merupakan salah satu dari banyaknya penumpang yang naik dalam pesawat itu terlihat membuka kedua kelopak matanya secara perlahan,gadis itu terbangun dari tidurnya saat mendengar pengumuman yang diberikan oleh pilot dan juga pemberitahuan untuk seluruh penumpang supaya bersiap untuk turun dari pesawat.
Gadis remaja itu adalah Kayla,ia segera merapikan penampilannya yang sedikit acak acakan karena tertidur setelah itu barulah ia bersiap untuk keluar dan meninggalkan pesawat.
Hup....Hug....Kayla menghitup udara dan mengeluarkannya kembali setelah ia sudah keluar dari dalam pesawat,gadis itu juga sudah mengambil barang bawaannya.
Kini dengan menyandang tas ransel dipunggungnya,Kayla mulai berjalan untuk menuju keluar bandara.
Tit...tit...
Baru saja ia keluar dari pintu keluar bandara, sudah terdengar sebuah klakson mobil. Kaylapun langsung menoleh kearah sumber suara klakson mobil itu berasal,ternyata suara klakson itu berasal dari sebuah mobil bercat hitam yang tak jauh dari posisinya berdiri saat ini.Tak berapa lama Kayla melihat kaca pintu mobil itu terbuka,sebuah kepala seseorang langsung terulur keluar jendela dan betapa terkejutnya ia saat orang itu menggerakkan tangan seperti memanggilnya.
Tentunya Kayla tak mau kegeeran dulu,ia langsung melihat kesekitar untuk memastikan kalau orang yang barada dimobil hitam itu memang tengah memanggil dirinya.
Tapi sepertinya tidak ada orang yang memperhatikan mobil itu kecuali dirinya,Kayla kemudian memastikan sekali lagi dengan cara menunjuk kearah dirinya sendiri dan benar saja orang itu langsung mengangguk.
*Fiks itu orang dari tadi memang manggilin gue,kesana aja ah lagian gue juga lagi nungguin orang.Jangan jangan itu orangnya*batin Kayla.Gadis muda itupun mulai melangkah mendekat untuk menghampiri mobil hitam itu.
"Halo selamat siang,anda dari tadi manggil manggil saya kan?"tanya Kayla setelah menghampiri laki laki yang ada dimobil hitam itu.
"Iya nona,saya dari tadi memang manggil nona"jawab laki laki itu.
"Bener berarti,saya kira tadi saya salah"ujar Kayla.
"Bener kok nona,saya orang yang ditugaskan oleh bodyguardnya yang membantu nona Aurel.Saya dan teman saya ditugaskan untuk menjemput nona dari bandara dan mengantar nona pulang dengan selamat dan aman"jelas laki laki itu kepada Kayla.
__ADS_1
"Ooh berarti anda ya yang ditugasin sahabat saya"ujar Kayla.
"Benar sekali nona,itu memang saya"saut laki laki itu.
"Kalau begitu silahkan masuk nona,kita akan berangkat"ucap laki laki itu mempersilahkan Kayla masuk.
Kayla mengangguk dan berjalan kesamping beberapa langkah lalu membuka pintu mobil bagian penumpang kemudian masuk kedalam mobil,sesampai didalam mobil tak lupa Kayla melepastkan tas ransel dipunggungnya dan meletakkannya dibagian kursi disampingnya.
"Sudah siap nona?"tanya laki laki itu
"Sudah"jawab Kayla.
"Kalau begitu ayo jalan kawan"suruh laki laki itu kepada laki laki lain yang duduk dikursi pengemudi.
"Nona,disitu saya sudah menyediakan air minum dan juga beberapa buah roti untuk mengganjal perut nona kalau nona merasa lapar.Saya membelinya tadi saat hendak menjemput nona"ujar Laki laki itu kepada Kayla.
"Benarkah?wah kebetulan sekali saya memang lapar dan haus"ujar Kayla yang langsung melihat sekitarnya untuk menemukan makanan dan minuman yang dimaksud oleh laki laki yang menjemputnya itu
Tak sampai sepuluh menit tapi Kayla sudah menghabiskan makanan dan dua bungkus roti,gadis itu kemudian merapikan sisa bungkus plastik roti itu baru kemudian ia fokus untuk memperhatikan jalanan melalui kaca jendela mobil.Lama kelamaan Kayla mulai merasakan kelopak matanya memberat, rasa kantuk yang sangat sangat mulai menyerangnya.Ia menyandarkan dirinya pada sandaran belakang kursinya kemudian tak sampai beberapa menit,mata gadis itu sudah terpejam sempurna dan terlelap tidur.
Sepasang mata mengintip pergerakan gadis itu melalui kaca spion depan mobil,sebuah senyuman langsung terbit dari laki laki itu saat melihat gadis yang ia jemput itu sudah tertidur dibelakang sana.
"Jalankan lebih cepat,bos sudah menunggu" suruh laki laki itu kepada laki laki lain yang bertugas menyetir mobil itu.
"Siap"saut laki laki yang tengah menyetir itu.
Laju mobil meningkat dengan cukup cepat, bergerak menelusuri jalanan kota.
__ADS_1
~Jet Pribadi Wyle~
Dua pasang suami istri saat ini tengah berada didalam sebuah jet pribadi milik keluarga Wyle,mereka adalah Tuan dan Nyonya Wyle serta Tuan dan Nyonya Kimberly.
Tunggu!kalian pasti bertanya tanya kenapa sepasang suami istri yang merupakan kedua orang tua dari Shasa itu bisa berada disana bersama kedua orang tuanya sikembar A,
yap itu bisa terjadi karena sebelum berangkat tadi tuan Wyle mengirim pesan tentang anak anak mereka kepada sahabatnya yaitu tuan Kimberly.Namun sayang seribu sayang pesan yang dikirim itu bukannya dibaca oleh tuan Kimberly nelainkan oleh sang nyonya Kimberly,akhirnya dengan sedikit perdebatan meski tak separah perdebatan Tuan Wyle dan nyonya Wyle,kedua orang tua dari Shasa itu akhirnya ikut menyusul keIndonesia dengan menggunakan Jet yang sama.
"Biar kutebak,istrimu pasti marah besar kepadamukan Lion?"tebak Tuan kimberly.
"Tidak"jawab tuan Wyle singkat.
"Halah tidak katanya,jujur saja pada sobat baikmu ini.Kalau Hera tidak sedang marah besar,mana mungkin tadi dia menolak untuk duduk bersebelahan denganmu.Bukannya menarik istriku untuk duduk dengannya"ujar Tuan Wyle yang bisa langsung menebak kondisi sepasang suami istri Wyle itu.
"Dia memang marah,marah besar padaku"ujar tuan Wyle datar akhirnya mengaku kepada sobatnya itu.
"Maklumi saja,lagi pula sudah pasti Hera marah mengetahui kondisi dua putri kalian. Istriku juga tadi begitu pas tak sengaja membaca pesan yang kau kirimkan keponselku,ngomong-ngomong semarah apa istrimu tadi?"ujar tuan Kimberly.
"Hera sempat mengancam untuk mengajukan surat perceraian,tapi beruntung berhasilku hentikan"ujar tuan Wyle datar.
"Wah berarti Hera memang marah besar padamu kalau sudah sempat memberikan ancaman begitu"ujar tuan Kimberly.
"Kau sendiri,bagaimana bisa istrimu yang membaca pesan yang ku kirim ke ponselmu Erik?"tanya tuan Wyle menyebut nama tuan Kimberly.
"Hehehe,tadi aku dan Elena sedang saling melakukan pemeriksaan rutin ponsel masing masing seperti biasa"cengir tuan Kimberly.
"Masih melakukan tradisi konyol kalian itu?"tanya tuan Wyle.
__ADS_1
"Itu bukan kebiasaan konyol Lion,tapi itu salah satu cara menjaga hubungan sebagai pasangan"ujar tuan Kimberly
"Tapi kalian melakukannya sudah dari semenjak pacaran,itulah konyol yangku maksud"ujar tuan Wyle datar.