
Tapi saat mendatangi satu persatu kamar sahabat sahabatnya itu,Kayla dibuat bingung karena gak ada satupun pemilik kamar yang ada disana.
*Apa yang lain lagi dibawah ya?"tanya Kayla pada dirinya sendiri didalam hati.
Kayla pun segera turun ke lantai bawah untuk mencari keberadaan teman temannya,ia melihat semua sudut rumah mulai dari ruang tamu,ruang kumpul,kolam renang,taman belakang rumah,ruang makan namun tetap saja ia tak menemukan keberadaan salah satupun sahabatnya.Sampai akhirnya ia ke area dapur untuk bertanya pada para pelayan disana mungkin mereka tahu kemana perginya ketiga sahabatnya itu.
"Mbak"ujar Kayla menghampiri salah satu pelayan yang ada di dapur saat ini.
"Iya non,ada yang bisa saya bantu?"tanya pelayan itu dengan sopan pada majikan mudanya itu apa yang bisa dia bantu.
"Mbak liat tiga sahabat saya nggak?"tanya Kayla
"Ah ketiga nona yang lain sedang tidak ada di rumah nona"jawab si pelayan.
"Kira kira mbak tau gak mereka perginya barengan atau pisah pisah?"tanya Kayla lagi
"Seingat saya nona kalau menurut waktu perginya tadi,nona Aurel pergi terlebih dahulu terus baru deh nona Ariel sama nona Shasa ikut pergi sekitar tiga puluh menit kemudian.
Jadi sepertinya gak pergi bersama bertiga nona"jelas pelayan itu menjawab pertanyaan Kayla sesuai apa yang pelayan itu lihat tadi.
"Ooh berarti Shasa Riri pergi berdua sedangkan Riri pergi sendiri ya"ujar Kayla mendengar penjelasan sang pelayan.
"Tapi nona Aurel tidak pergi sendiri nona"ucap pelayan itu pada Kayla.
"Hah trus Rere pergi sama siapa mbak?kan di rumah ini kami cuma berempat aja kecuali kalian para pekerja"tanya Kayla pada pelayan itu saat mendengar Aurel tak pergi sendiri.
"Tadi nona Aurel dijemput sama seseorang,
teman cowok nona"jawab pelayan itu.
"Temen cowok?Siapa?"tanya Kayla.
"Saya tidak tau nona,tapi sepertinya nona Ariel juga mengenalnya soalnya tadi sebelum nona Aurel pergi bersama cowok itu mereka sempat berbincang bertiga dengan nona Ariel"jawab si pelayan.
__ADS_1
"Oke deh mbak,makasih infonya.Kalau gitu mbak lanjut kerjanya saya permisi"ujar Kayla berterimakasih setelah itu langsung beranjak meninggalkan dapur.
Kayla berjalan dengan gontai menuju ke arah sofa,kemudian duduk disana sambil bersandar di sandaran sofa.
"Bener bener nih para sahabat gue,udah pergi gak ngajak mana gak bilang sekaligus pamit lagi sama gue.Itu juga Rere pergi berdua sama siapa lagi,cowok lagi"ujar Kayla mendumel pelan pada ketiga sahabatnya yang sedang tidak ada disana saat ini.
"Awas aja kalau udah balik lo bertiga,gue bakal marah plus ngambek lama sama mereka.Biar mereka capek nanti bujukin gue,gue gak bakal peduli"lanjutnya masih terus mendumel kesal.
Agak aneh emang cewek yang satu ini,masa mau ngambek pake direncanain sih.
Kayla mengambil remot tv kemudian langsung menyalakan tv didepannya dan mencari acara tv yang cukup manarik baginya untuk di tonton.
Kreok...kreok...kreok perutnya berbunyi tanda dia sedang lapar
"Laper,gue lupa tadi tujuan utama keluar kamar mau cari makanan karna gue laper"ujar Kayla lemas sambil mengusap perutnya yang tengah keroncongan,keliatannya cacing cacing diperutnya sedang berdemo minta makan.
Kayla terdiam berfikir sejenak baru bergerak mengambil ponsel pintar miliknya yang ia taruh di kantung celananya,ia menyalakannya dan menekan menu kontak mencari nomor seseorang.Setelah menemukan nomor yang ia cari barulah ia memilih kontak itu kemudian menekan ikon panggilan untuk menghubungi si pemilik kontak.
Tut...tut...tut...panggilan sedang dihubungkan
"Halo,Ri lo lagi dimana?"tanya Kayla pada Ariel yang ternyata merupakan pemilik nomor yang dia hubungi.
"Lagi nemenin Shasa liat boneka keluaran terbaru"jawab Ariel dari seberang sana.
"Kapan balik?masih lama gak?"tanya Kayla
"Gak tau,liat nanti.Kenapa?"balas Ariel
"Riri,lo sama Shasa pulang sekarang aja ya sekalian beliin gue makanan soalnya gue laper"pinta Kayla dengan nada sedikit merengek pada Ariel
"Order aja"ujar Ariel dari seberang sana.
"Gak mau,gue males.Lo sama Shasa aja yang beliin sekalian pulang,emang kalian tega biarin sahabat kalian yang paling cantik ini mati kelaparan.Nanti kalian sedih,galau,
__ADS_1
merana lagi kehilangan sahabat yang baik hati dan gak sombong kayak gue"cerocos Kayla masih merengek pada Ariel,tapi meskipun begitu Kayla tetaplah Kayla gadis yang narsis dengan tingkat kepercayaan diri tingkat atas masih sempat sempatnya dia memuji dirinya sendiri.
"Iya iya,gue sama Shasa balik sekarang"ujar Ariel dari seberang sana terdengar pasrah.
"Gitu dong,yau dah gue tunggu bai"ucap Kayla langsung mengakhiri panggilan telepon itu secara sepihak tanpa menunggu balasan lagi dari Ariel.Setelah itu gadis itu kembali melanjutkan acara menonton tv nya dengan tenang sambil menunggu kepulangan para sahabatnya itu.
Disisi lain tepatnya di markas tempat Ariel dan tiga rekannya berada,gadis menghela menghela nafasnya berat setelah panggilan telepon dari salah satu sahabatnya yaitu Kayla dimatikan sepihak oleh sahabatnya itu,ia menyimpan ponselnya ke saku jaketnya dan melihat kearah tiga rekannya yang tengah menatapnya penuh tanya.
Tadi saat keempatnya Ariel,Shasa,Leo,dan Rion tengah sibuk berbincang bincang membahas tentang berjalannya misi mereka,ponsel milik Ariel tiba tiba berbunyi menandakan adanya panggilan masuk.Ariel tanpa menunggu lama langsung mengangkat panggilan itu siapa tau penting dan itu membuat pembicaraan keempatnya berhenti sejenak.
"Siapa Ri"tanya Shasa pada sahabatnya itu.
"Kay"jawab Ariel singkat
"pembicaraannya kita cukup sampai disini,gue sama Shasa mesti balik"lanjutnya dengan nada datar.
"Iya Riel gak papa"ujar Leo
"Hmm,yau dah deh kita lanjut lain waktu aja"ucap Leo.
Setelah mendapat persetujuan dari Leo dan Rion,Ariel segera beranjak dari kursinya menarik Shasa pergi keluar dari ruangan tempat mereka sekaligus bergegas meninggalkan markas.Sedangkan Shasa hanya pasrah saja ditarik tarik seperti itu oleh sang sahabat.
"Emang Kay ngomong apaan sih Ri,sampai sampai kita harus pulang sekarang padahal nanggung banget pembahasan kita tadi udah hampir selesai tadi?"tanya Shasa pada Ariel saat mereka sudah ada didalam mobil yang tengah dikemudikan oleh sang sahabat.
"Kay laper,suruh pulang bawa makanan"jawab Ariel seadanya.
"Cuma gara gara itu?kenapa gak delivery aja tau suruh pelayan aja masak,kan lebih gampang?"tanya Shasa heran
"Males,gak mau dia"jawab Ariel sambil fokus pada kemudinya.
Huh Shasa menghela nafasnya
"Emang ya kita berempat kalau udah laper,nyusahin nya minta ampun emang"ujar Shasa pasrah.
__ADS_1
"Makanya"saut Ariel.