
Jika Aurel,Kayla,dan Shasa sedang berada di rumah maka berbeda dengan Ariel saat ini yang sibuk mengendarai mobil miliknya berkeliling kota tanpa arah tujuan yang pasti sejak tadi.Sebenarnya sih bukan tanpa alasan ia melakukan itu tapi karena dari tadi semenjak mobilnya keluar dari lingkungan komplek tempat tinggalnya,ia di ikuti oleh sebuah mobil van hitam tak jauh dibelakang mobilnya.
Jadi berhubung ia lagi gabut dan niat nya keluar dari rumah tadinya hanya untuk melihat kondisi kota tempat tinggalnya saat ini sekaligus ingin mencari angin,jadilah Ariel punya ide gila mempermainkan tikus penguntit itu dengan membimbingnya mengelilingi kota dan bahkan sesekali gadis remaja itu sengaja memelankan serta mempercepat laju mobilnya secara mendadak dan juga kadang ia menyalip mobil di depannya.
"Ikutin aja terus sampai bensin mobil lo pada habis hahaha"ujar Ariel tertawa penuh seringai sambil tangannya terus mengendalikan setir mobilnya dengan sesekali mengintip melalui kaca spion mengawasi penguntit nya.
Setelah hampir satu jam berkeliaran di jalan raya dengan mobilnya tanpa tujuan yang jelas,akhirnya Ariel memutuskan untuk berhenti disebuah pusat perbelanjaan untuk mencari makanan karena ia merasa sangat lapar dan haus apalagi ia juga belum makan siang.
Ariel memarkirkan mobilnya diparkiran khusus pengunjung mall dan kemudian keluar dari mobilnya sambil membawa sebuah tas ransel dipunggung nya,tapi sebelum itu tak lupa ia memastikan apakah mobil van yang mengikutinya tadi masih mengikutinya dan ternyata masih.
Ariel memasuki pusat perbelanjaan yang cukup ramai itu sambil berfikir makanan apa yang akan ia beli untuk mengatasi rasa laparnya,setelah cukup lama berfikir akhirnya ia memilih untuk makan ayam goreng saja disalah satu tempat makan yang berada dilantai tiga mall ini.Untuk menuju ke sana Ariel memutuskan untuk naik lift saja karena ia sedang malas naik eskalator.
Sesampai disebuah restauran dalam mall,
tanpa menunggu lagi ia langsung memilih meja yang ingin ia tempati kemudian memesan makan dan juga minum untuk dirinya,tak lama kemudian makan pesanannya datang diantar oleh pelayan ke mejanya.Ariel langsung saja menyantap makanan di depannya tanpa peduli kalau dirinya saat ini masih diikuti oleh penguntit tadi.
Ariel meminum jus jeruknya sampai habis setelah menyelesaikan makannya setelah itu duduk beberapa saat untuk menunggu semua makanan yang baru ia makan turun,ia memanggil pelayan untuk membayar semua pesanannya dan kemudian langsung meninggalkan restauran itu.Setelah keluar dari restoran tadi Ariel merasa bingung harus kemana lagi sekarang apakah ia akan pulang atau ketempat lain dulu,apalagi sampai sekarang ia rasa kalau tikus penguntit masih mengikutinya.
Setelah berfikir sejenak Ariel akhirnya memutuskan untuk membeli ice cream dulu disalah satu stand kemudian ia memilih untuk pulang saja ke rumah,karena ia sudah tidak semangat lagi untuk meladeni penguntit nya.Dengan langkah yang santai ia berjalan sambil menikmati ice cream rasa coklat ditangannya menuju kearah pintu keluar pusat perbelanjaan itu,Ariel menuju kearah tempat parkir dimana mobilnya berada.
Setelah menghabiskan ice cream miliknya,Ariel langsung menyalakan mobilnya dan segera melaju meninggalkan kawasan parkiran itu menuju kearah jalan raya yang mengarah kejalan tempat tinggalnya.
__ADS_1
*Tikus tikus sialan itu harus bersyukur ini siang hari kalau enggak gue pastiin mereka enggak akan bisa pulang ke sarang mereka dalam keadaan baik baik aja*gumam Ariel dalam pikirannya sambil terus melihat kearah kaca spion mobilnya.
Mobil Ariel melambat saat mendekati gerbang rumahnya dan akhirnya berhenti tepat didepan pintu gerbang,ia menekan tombol pada remot kontrol gerbang yang memang sengaja ia bawa satu tadi saat pergi agar tidak repot saat ia kembali.Setelah gerbang terbuka sempurna baru ia menjalankan mobilnya kembali memasuki area halaman rumah kemudian langsung memasuki garasi mobil.
Ariel membuka pintu bagian kemudi keluar dari mobilnya tak lupa membawa tasnya,ia menekan remot kontrol gerbang agar tertutup lagi setelah itu masuk kedalam rumah.
"Udah pulang lo Ri?"tanya Kayla basa basi melihat kedatangan Ariel,gadis itu terlihat sedang menonton TV bersama Shasa dan Aurel.
"Udah"jawab Ariel seadanya,Ariel mendekat kearah sofa dan langsung duduk di samping Aurel kemudian menyandarkan kepalanya di bahu kembarannya itu.
"Gimana me timenya seru gak?"tanya Aurel sambil mengusap usap kepala Ariel yang bersandar di bahunya dengan lembut.
"Lumayan seru"saut Ariel
"Cuma keliling dijalan sambil naik mobil aja,habis itu ke mall trus pulang"jawab Ariel pelan meringkas kegiatannya diluar tadi.
"Udah makan siang belum?"tanya Aurel sambil masih melakukan kegiatannya mengelus kepala kembarannya.
"Udah"jawab Ariel dengan suara yang terdengar semakin pelan,rupanya gadis itu saat ini sedang berusaha menahan kantuk akibat merasa nyaman karena usapan di kepalanya.
"Riri kayaknya ngantuk tuh Re"ujar Shasa pada Aurel melihat mata sahabatnya itu yang sudah beberapa kali terpejam.
__ADS_1
"Ri pindah ke kamar kamu sana,bersih bersih dulu habis itu tidur"suruh Aurel pada Ariel.
"Oke"saut Ariel,dengan sangat malas ia bangkit dari sofa dan berjalan menuju kearah tangga tapi baru dua langkah ia berbalik lagi.
"Kenapa kok Riri balik lagi?"tanya Shasa pada Ariel.
"Gue lupa bilang,besok pekerja baru di rumah ini bakal mulai kerja"ujar Ariel memberikan informasi pada ketiga gadis di depannya.
"Serius Ri,kapan?"tanya Kayla dengan eksaitid.
"Besok siang"jawab Ariel.
"Yes akhirnya kita gak perlu capek capek lagi buat bersihin satu rumah"ujar Kayla merasa sangat senang akan hal itu.
"Padahal baru tadi kita bicarain soal itu Ri"ucap Shasa pada Ariel.
"Huah...yau dah gue ke kamar dulu"pamit Ariel sambil menguap,ia melanjutkan langkahnya yang tadi sempat tertunda menuju ke tangga untuk pergi menuju kamarnya yang ada dilantai atas.
"Itu anak habis dari mana sih sampek kecapean banget keliatannya?"tanya Kayla melihat kepergian Ariel.
"Katanya sih cuma keliling aja naik mobil,ke mall habis itu pulang katanya"jawab Aurel pada Kayla yang bertanya,ia menjawab sesuai apa yang dikatakan Ariel padanya.
__ADS_1
Ariel memasuki kamarnya dengan langkah gontai,ia meletakkan tas ransel kecil yang ia bawa tadi di atas sofa kecil di kamarnya kemudian langsung menuju ke kamar mandi untuk mencuci kaki,tangan,dan mukanya agar debu tidak ada yang menempel lagi setelah itu tak lupa mengganti pakaiannya dengan yang jauh lebih santai.
Setelah semua kegiatannya itu beres,ia langsung keluar dari kamar mandi dan langsung menghempaskan dirinya ke atas kasur untuk tidur.Ia sungguh merasa lelah dan sangat mengantuk,terbukti baru beberapa saat setelah bertemu dengan kasur ia langsung terlelap dan pergi berkelana ke alam mimpi.