The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 117


__ADS_3

"Oke muka lo meyakinkan,kita percaya"ujar Leo selanjutnya tak mempedulikan Miko yang menatap dirinya tajam.


*Mampus,gue yakin kalau Riel disini pasti dia bakal puas banget liat gue berhasil nyudutin Miko hahaha*ujar Leo senang dalam hatinya.


ngomong ngomong soal gadis itu Leo langsung melihat kearah jendela lagi untuk melihat keadaan gadis itu kembali.


*Moga aja Riel baik baik aja,dia gak bisa kena panas lama lama.Apa gue susulin aja ya bawa minum?*Leo bergelut dalam hatinya.


Tak lama berselang Mia terlihat datang mendekat ketengah lapangan menuju tempat Aurel dan kayla berada sekarang kemudian tampak kembaran Miko itu memberikan minum kepada dua gadis yang sedang dihukum itu,hal ini membuat Leo merasa lega setidaknya kekhawatirannya sedikit berkurang setelah Ariel terlibat meneguk air minum yang diberikan Mia dan ia membatalkan niatnya yang hendak menyusul gadis itu.


~Di lapangan~


Shasa dan Ariel masih setia melaksanakan hukuman mereka ditengah lapangan yang terik.


"Mia kesini"ujar Shasa melihat Mia yang berjalan mendekat kearah mereka.


"Hai yang lagi dihukum"sapa Mia sambil tersenyum kepada dua sahabatnya.


"Hii ying ligi di**hikim gak usah basa basi,ngapain Mia kesini?"tanya Shasa ke Mia.


"Nih,ngasih minum buat kalian berdua"jawab Mia menyerahkan masing masing satu botol air mineral ke Shasa dan Ariel.Dan tanpa berkomentar kedua gadis itu langsung menerima dan segera meminum air itu.


"Prihatin gue liatin lo berdua dari jendela kelas,apalagi noh bocah udah kayak mayat hidup aja"ujar Mia menunjuk Ariel dengan gerakan dagunya.


"Makasih minumnya Mia"ucap Shasa setelah selesai meminum air mineral itu untuk menuntaskan dahaganya.


"Lo gak makasih sama gue Ri?"tanya Mia


"Tanks"ucap Ariel seadanya.


"Dih gitu banget"komen Mia ke Ariel.


"Maklumin aja orang yang di samping Shasa ini,udah gak kuat ngomong dia tuh.


Kepanasan soalnya"ujar Shasa meminta Mia memaklumi sikap Ariel yang sedang tak cocok diajak bicara.

__ADS_1


"Kalian sampai kapan dihukum?"tanya Mia ke Shasa.


"Shasa sama Riri dihukum sampai jam istirahat"jawab Shasa


"Lama juga ya"komentar Mia.


"Eh tapi kok lo sama Riri cuma berdiri doang?"tanya Mia


"Berdiri aja maksudnya Mia pengen Shasa sama Riri harus lari gitu?!"saut Shasa sedikit ngegas.


"Santai jangan ngegas gitu,maksud gue bukan gitu tapi kenapa kalian gak disuruh hormat ke bendera yang ada di atas tiang?"tanya Mia memperbaiki pertanyaannya.


"Menurut Mia sendiri kenapa?Shasa sama Riri itu asli mana?"tanya Shasa merasa jengah.


"Hehehe iya juga ya,gue sama kalian kan beda made in yak"ujar Mia cengengesan.


"Mia sendiri kalau kesini gak takut kena marah apa? Kan seharusnya Mia harusnya masuk dikelas"tanya Shasa apakah tak apa jika sahabatnya itu berada disini.


"Kalau ditanya kena marah atau enggak sih,ya jelas pasti kena marah kalau ketahuan.Tapi sebelum kesini gue udah pastiin kok gak ada guru yang liat"ujar Mia sambil menoleh ke kiri dan kanan memastikan keadaan aman terkendali,soalnya jangan sampai dia ketahuan bisa bisa dia bergabung dihukum bersama dua sahabatnya.


"Sha itu si Riri gak papakan?kok gue takut liatnya"bisik Mia sedikit mendekat ke Shasa supaya yang menjadi topik pembicaraan tak mendengarnya.


"Kayaknya masih gak papa,Riri lagi mencoba buat tetep tenang makanya diam gitu"ujar Shasa ikut berbisik sambil melirik kearah samping,sejujurnya ia sedikit ragu dengan dengan jawabannya sendiri.


Kring...Kring........suara tanda jam istirahat tiba langsung membuat Shasa dan Mia sama sama menghembuskan nafas lega sekaligus senang.


"Ayok kita bawa Riri cepet ke kantin"ajak Shasa ke Mia dan dengan sigap menarik lengan Ariel untuk segera meninggalkan lapangan diikuti Mia.


Ariel sempat sedikit tersentak saat pergelangan tangannya ditarik oleh seseorang bahkan ia sempat ingin melepaskannya namun setelah sadar itu perbuatan salah satu sahabatnya,Ariel hanya pasrah saja saat Shasa membawanya entah kemana.


~Kantin sekolah~


Dimeja yang biasa ditempati oleh Aurel dkk dan Mia dkk saat ini terlihat Ariel dan Shasa sedang lahap memakan semua makanan yang Mia pesan untuk mereka,sedangkan teman teman mereka yang lain yang juga duduk dimeja itu hanya melihat mereka sambil memperhatikan mereka.


"Lo berdua pasti gak sempat sarapan kan tadi pagi karena buru buru ke sekolah?"tanya Mia pada keduanya,Ariel dan Shasa langsung berhenti makan sejenak dan mengangguk kemudian melanjutkan kegiatan makan mereka lagi.

__ADS_1


"Buru buru sekolah trus dateng terlambat, pasti karena telat bangunkan?"tanya Mia lagi dan kembali mendapat anggukan dari dua bocah didepannya.


"Nih almamater sama dasi yang baru"ujar Leo dan Rion yang baru datang dari koprasi sekolah untuk membeli almamater baru untuk Shasa dan juga dasi baru untuk Ariel karena dua orang itu lupa membawanya.


"Tanks Leo,Rion nanti duitnya gue ganti"ucap Mia menerima almamater dan dasi baru itu kemudian meletakkannya di atas meja.


"Gak usah diganti"ujar Rion dan Leo serentak.


"Okelah kalau gitu,berarti duit gue aman"ujar Mia,kemudian ia beralih melihat ke Shasa dan Ariel yang duduk dihadapannya.


"Ntar kalau udah selesai makan,pakek tuh jangan sampai lo berdua dihukum dua kali"ujar Mia kepada Shasa dan Ariel dan lagi lagi hanya mendapat anggukan dari keduanya.


"Kalian berdua emangnya gak punya jam alarm gitu dikamar biar gak telat?"tanya Aditya kepada kedua gadis itu.


"Punya kok"jawab Shasa


"Trus kenapa masih bisa telat bangun?gak diaktifin"tanya Aditya lagi.


"Diaktifin"ujar Shasa.


"Lah trus kenapa masih telat?kalian gak denger?"tanya Miko


"Denger,tapi"jawab Shasa


"Tapi apa?"tanya Miko


Shasa kali ini tak langsung menjawab melainkan meminum es jeruknya sampai habis tak bersisa ditempatnya,baru melanjutkan jawabannya.


"Tapi dilempar sama Riri kelantai trus hancur dan gak bunyi lagi,Shasa sama Riri lanjut tidur lagi"ujar Shasa.


"Hade...h"yang lainnya kompak menghadeh tak habis pikir mendengar penjelasan Shasa.


"Huf...pantesan aja Rere sama Kay niat banget ngirimin pesan ke gua pagi pagi buta,minta gue buat ngawasin lo berdua pas disekolah"ujar Mia menunjukkan pesan yang dikirim Aurel dan Kayla kepadanya tadi pagi pagi banget bahkan ia sendiri belum bangun.


"Gue kira mereka rada berlebihan atau gimana,eh ternyata belum juga setengah hari ditinggal mereka berdua.Lo berdua udah kayak anak ayam yang ditinggal induknya, linglung dan tak tau arah kayak gini"lanjutnya menatap Ariel dan Shasa yang baru saja selesai makan,keduanya berantakan mirip bocah TK yang tak diurus ibunya saat mau berangkat sekolah.

__ADS_1


__ADS_2