
Tap...tap...tap...suara derap langkah kaki seorang laki laki yang menggunakan sepatu kulit terdengar memenuhi sebuah lorong, ditangan kanan laki laki itu terlihat sebuah map coklat.Laki laki yang terlihat menggunakan pakaian serba hitam itu terlihat membawa sebuah senjata berjenis pistol kecil dipinggangnya,sosok laki laki itu juga menggunakan topeng untuk menutupi wajah bagian atasnya.Setelah cukup lama berjalan laki laki itu berhenti didepan sebuah pintu ruangan.
Tok...tok...tok...laki laki itu mengetuk pintu ruangan itu beberapa kali
"Masuk!"
Suara seseorang mengintrupsi laki laki itu untuk masuk kedalam ruangan tersebut.
"Kau membawa apa yang kuminta?"
Sebuah pertanyaan langsung menyambut kedatangan laki laki itu didalam ruangan, pertanyaan berasal dari sang pemilik ruangan
yang saat ini sedang duduk disebuah kursi dibalik meja.
Laki laki itu tersenyum misterius
"Tentu saja tuan Frank"jawab laki laki itu,ia terlihat menyerahkan map coklat yang tadi dirinya bawa ditangan kanannya saat menuju keruangan itu.
Tuan Frank langsung menerima map coklat itu dan langsung melihat apa isinya.
"Itu semua daftar nama nama bocah yang cukup dekat dengan dua bocah iblis itu,nama saudari kembar dan sahabat mereka yang satunya sengaja tidak dimasukkan karena menurut saya tak perlu"jelas laki laki itu kepada tuan Frank.
Tuan Frank mengangguk anggukkan kepalanya membaca daftar nama nama yang tertera dalam kertas itu,Huf....laki laki berdarah asing itu menghembuskan nafasnya sehingga terlihat asap tembakau yang dihisapnya mengepul ke udara.
"Bagus juga hasil kerjamu Herman"ucap tuan Frank memuji hasil kerja laki laki yang ternyata bernama Herman itu.
"Tentu saja,saya turun tangan langsung untuk mendapatkan itu"saut Herman.
"Kalau begitu mulailah langkah kedua Herman,suruh anak buahmu mulai berburu dengan cara yang cantik"ujar tuan Frank memberi perintah kepada Herman.
__ADS_1
"Baik tuan,saya dan anak buah saya akan berburu dengan senang hati"ujar Herman langsung menyeringai,beberapa detik kemudian laki laki itu langsung keluar dari ruangan itu untuk melanjutkan pekerjaannya.
Sedangkan tuan Frank yang masih setia duduk dikursi kebesarannya,masih terlihat membaca dan menatap satu persatu foto dan keterangan singkat didalam lembaran yang mengisi map coklat yang diberikan bawahannya tadi.Kemudian ia memutar kursinya dan menatap kearah dinding dimana terdapat beberapa foto disana
"Sekarang mari kita lihat bagaimana iblis kecil didikan anda bisa menghadapi semua rencana yang saya siapkan,tuan Wyle"ujar tuan Frank sambil fokus menatap foto seorang remaja perempuan berwajah dingin disana.
"Sedangkan Iblis kecil yang satunya,biar jadi urusan si Herman saja,itu bagiannya"lanjut laki laki berdarah asing itu beralih kefoto seorang remaja disebelah foto pertama tadi.
Sekeluar dirinya dari ruangan sang bos, Herman langsung berjalan menuju keruangan lain yang letaknya tak jauh dari ruangan tuan Frank.
Kriet...laki laki dewasa itu membuka langsung membuka pintu sebuah ruangan
"Selamat datang ketua"sambut para anak buahnya setelah melihat Herman yang merupakan ketua dari kumpulan orang yang ada didalam ruangan itu.
Brak...Herman melempar beberapa lembar kertas ke atas meja yang berada ditengah tengah para anak buahnya itu.
"Kumpulkan semua yang datanya tertera didalam kertas itu,disana sudah ada fotonya jadi jangan sampai salah sasaran"ujar Herman memberi perintah.
"Baik ketua"jawab para anak buah Herman.
"Sana,mulai laksanakan"ujar Herman sambil mengibaskan tangannya menyuruh para anak buahnya itu pergi dari sana.
Laki laki itu kemudian mengambil telepon genggam miliknya kemudian mulai menekan nekan layar hp itu lalu mulai mendekatkan hp itu ketelinganya,nampaknya Herman sedang menghubungi seseorang.
"....."
"Sudah waktunya,suruh mereka mengirim hadiah istimewa yang sudah kita siapkan sebelumnya kepada dua gadis itu"
"....."
__ADS_1
"Pastikan kalian mengawasi setiap pergerakan kedua gadis itu,temukan waktu yang tepat dan jalankan tahap ketiga"
"....."
"Ingat! jangan sampai terdeteksi"
"....."
Tut....Herman mematikan hpnya setelah selesai melakukan pembicaraan singkat dengan seseorang melalui hpnya itu.
Herman kemudian berjalan memasuki ruangan pribadinya dimana pintu masuknya berada diruangan tempatnya berada saat ini ,alias tuangan didalam ruangan.Sesampai didalam ruangan pribadinya,Herman kemudian berjalan mendekat kearah sebuah cermin besar setinggi manusia dewasa.
Laki laki itu berdiri didepan cermin kemudian tangannya mulai bergerak melepas topeng yang menutupi wajah bagian atasnya,Herman mengusap ngusap sebuah bekas garis luka pada ujung sudut mata kirinya sambil melihat pantulan dirinya didepan cermin.
Tangan laki laki itu berpindah kebagian bawah dagunya,dimana disana juga terdapat bekas luka bekas sayatan benda tajam.
"Akan ku buat gadis kecil itu membayar semua bekas luka ini,Akan kubuat dia membayar mata kiriku yang kehilangan fungsinya,akan kupastikan bocah itu mengganti kematian rekan rekanku waktu itu,Akan ku pastikan dengan tanganku sendiri gadis itu membayar semua yang dilakukan padaku waktu itu"ujar Herman penuh penekanan dan dari pantulan dari cermin dapat dilihat sorot mata penuh amarah serta dendam kesumat didalamnya.
"Akan Ku pastikan,Anda membayarnya nona muda Kimberly"lanjut Laki laki itu masih dengan penuh penekan dan aura yang sama.
Siapa sebenarnya Herman?
Herman adalah pimpinan kelompok yang sedari awal sepakat untuk mendukung tuan Frank untuk melakukan segala aksinya, Herman dan anak buahnya lah yang selalu mengeksekusi semua rencana yang selama ini disusun oleh tuan Frank sedangkan laki laki itu masih sibuk bersembunyi dibalik bayangan.Entah karena alasan apa sampai Herman mau mendukung tuan Frank,hanya laki laki itu saja yang tahu jelas jawabannya dan yang pasti itu bukan alasana yang kecil atau sepele.
Herman sendiri memiliki darah campuran Indonesia dan Francis,laki laki itu dulunya adalah seorang mantan anggota salah satu kelompok mafia di Francis.Tapi karena sebuah peristiwa yang terjadi dimasa lalu lah laki laki itu memutuskan untuk berpindah keIndonesia,sebuah peristiwa dimana laki laki itu mendapatkan semua luka diwajahnya serta membuatnya kehilangan beberapa temannya.
Tak lama setelah memutuskan menetap diIndonesia,Herman membentuk kelompoknya sendiri dan setelah kelompoknya terbentu
Jika kalian bertanya apakah Herman punya sangkut paut dengan sang nona muda keluarga Kimberly yang tak lain dan tak bukan adalah Shasa yang merupakan sahabat baiknya Ariel putri dari tuan Wyle? Jawabannya ada.
__ADS_1
Tapi jika kalian tanya apa itu?kita tidak akan mengetahuinya sekarang namun suatu saat nanti pasti akan segera terungkap apa kaitannya Shasa dengan laki laki itu,sehingga bisa dilihat Herman seperti mempunyai dendam pribadi yang sangat besar kepada sahabat imut Ariel yang satu itu.