
"Riri beda sama gue kalau lama lama berjemur,Ariel mah kulitnya bakal kemerahan kalau gue kulit gue bisa langsung belang hitam kalau lama lama berjemur"ujar Mia.
"Ya gimana,orang kulitnya emang di takdirin gitu"komen Kayla pada Mia.
"Lagian lo juga sih Ri,bisa bisanya lo lupa hari ini make cream sun blok yang biasa lo pakai.
Udah tau hari ini ada upacara bendera"lanjut Kayla kali ini pada Ariel.
"Namanya lupa"saut Ariel singkat.
"Udah mendingan gak Ri?"tanya Aurel pada saudari kembarnya itu.
"Udah kok"jawab Ariel.
"Kalau gitu lo gak papa Ri,ditinggal di UKS sendirian soalnya jam pelajaran udah mau mulai ini?"tanya Mia pada Ariel.
"Gak papa"jawab Ariel singkat.
"Atau mau aku temenin?"tanya Aurel memastikan,ia terlihat sangat khawatir pada sang kembaran.
"Gak perlu"jawab Ariel sambil menggenggam salah satu telapak tangan Aurel guna meyakinkan saudarinya itu untuk tidak terlalu khawatir padanya.
"Kalau gitu kita pamit ke kelas dulu ya,lo jangan khawatir nanti kita izinin lo ke guru kalau lo lagi di UKS"ujar Mia.
"Hm"saut Ariel
Aurel,Kayla,Mia,Shasa pun pergi meninggalkan ruangan UKS untuk kembali secepatnya ke dalam kelas sebelum guru yang mengajar pada mata pelajaran pertama sampai ke kelas duluan.
"Lanjut tidur lo yang tertunda tadi pagi"ujar Shasa sebelum pergi dan menjadi yang terakhir keluar dari UKS.
__ADS_1
Sepeninggal Para sahabat dan kembarannya Ariel langsung membaringkan diri di atas ranjang kecil didalam UKS kemudian langsung memejamkan matanya,ia pikir ada untungnya juga ia harus berakhir di UKS selepas upacara bendera tadi.Karena saat ini seperti yang dibilang oleh Shasa tadi kalau ia bisa melanjutkan tidurnya yang tadi pagi,lagi pula ia masih merasa sangat kelelahan dan butuh istirahat sekarang serta sedang malas juga untuk mengikuti pembelajaran dikelas.
Setelah cukup lama tertidur didalam UKS,tidur Ariel kembali terusik karena ia merasakan kalau ada seseorang yang masuk ke dalam UKS oleh karena itu ia langsung membuka kelopak matanya memastikan siapa yang baru masuk ke dalam UKS.
"Kamu ke bangun Riel?maaf tidur kamu pasti terusik"ujar orang yang baru datang ke situ.
Tanpa melihat wajah orang itupun Ariel langsung bisa menebak siapa tamu tak diundang itu dari cara bicara dan panggilan yang sudah cukup familiar di telinganya,siapa lagi kalau bukan Leo.Ariel langsung mengubah posisinya yang sebelumnya berbaring menjadi duduk di atas ranjang UKS kemudian menatap cowok yang berdiri di sampingnya itu,seolah olah bertanya kenapa cowok itu bisa sampai disini dan apa tujuannya kesini.
"Aku gak sengaja nguping pembicaraan yang lain mereka bilang kalau kamu ada di UKS,karena kebetulan kelas aku lagi gak ada guru yang masuk buat ngajar dan berakhir kelas kosong.Jadi aku mutusin buat nyusul kamu kesini sambil niatnya nemenin kamu biar gak sendirian"jelas Leo panjang lebar seolah olah memahami maksud tatapan penuh tanya Ariel padanya,ia bisa melihat cewek dihadapannya saat ini itu mengangguk pelan sebagai respon dari penjelasannya itu.
"Duduk"suruh Ariel pada Leo
Leo yang mendengar itu langsung duduk di kursi yang berada di samping tempat Ariel.
"Riel kenapa bisa masuk UKS?"tanya Leo
"Sinar matahari"jawab Ariel singkat entah Leo akan paham atau tidak dengan jawabannya itu,ia tak terlalu peduli.
"Ya"jawab Ariel
Leo mengelus telapak tangan Ariel yang masih keliatan kemerahan itu dengan pelan
"Masih sakit?"tanya Leo dengan masih fokus pada kegiatannya.
"Sedikit"saut Ariel,ia hanya diam dengan ekspresi datar andalannya.Ariel hanya diam saja melihat Leo yang mengelus tangannya dengan pelan dan sangat lembut menurutnya.
"Kamu udah kasih tau Shasa soal misi kita kemarin malam?"tanya Leo
"Hasilnya aja,belum rinciannya"saut Ariel.
__ADS_1
Setelah itu keduanya hanya diam saja dengan pemikiran masing masing dan tentunya Leo masih saja mengelus tangan Ariel.
Ariel terlihat menguap kecil beberapa kali,ia menutup mulutnya yang terbuka akibat menguap dengan tangannya yang satunya dan kelopak matanya terasa lama kelamaan makin berat saja.
"Kamu keliatannya ngantuk banget,pasti karena kemari malam"ujar Leo yang menyadari hal itu.
"Riel kamu tidur aja lagi kalau masih ngantuk,tenang gue gak bakal gangguin kok"lanjut Leo
"Hm"saut Ariel,ia tanpa pikir panjang langsung menuruti perkataan Leo.Ia kembali berbaring di atas dipan UKS dan benar saja baru sebentar ia kembali berbaring,Ariel sudah kembali tertidur.
Leo memandangi wajah gadis yang tengah terlelap dihadapannya itu dengan tulus,ia mengangkat lengannya perlahan dan langsung mengelus kepala Ariel dengan lembut serta ia juga menyingkirkan surai surai anak rambut yang sedikit berantakan menghalangi wajah Ariel.
Lagi dan lagi Leo selalu dibuat kagum dengan pahatan wajah Ariel yang terlihat sangat sempurna dimata Leo,wajah gadis itu terlihat sangat damai,tenang dan terlihat sangat polos saat tertidur seperti ini.Leo terus mengagumi wajah milik Ariel sampai matanya ikut memberat mulai mengantuk dan tak lama setelah itu cowok itu mulai tertidur sambil duduk dengan kepalanya berada di atas nipan tempat Ariel tidur saat ini dan tangan Ariel yang sejak tadi ia elus menjadi alas kepalanya.
Kedua remaja itu saat ini sudah terlelap dalam alam bawah sadar masing masing dengan posisi yang berbeda,yang satu berbaring di atas dipan UKS sedangkan yang satunya dalam posisi duduk di kursi yang berada di samping dipan.Mari kita tinggalkan keduanya saat ini dan kita akan ke kelas Aurel dkk aja.
"Sha,ini yang nomer 4 gimana cara ngerjainnya dah?dari tadi gue cari pake rumus tapi hasilnya gak ketemu ketemu juga"ujar Kayla.
"Ih yang nomor 4 itu mudah tau Kay,masa gak ngerti Shasa aja ngerti"saut Shasa.
"Itu kan bagi lo Sha bukan gue,ayo cepetan kasih tau gimana caranya"pinta Kayla sedikit ngegas.
"Kay mah kebiasaan,mau minta tolong tapi ngegas.Shasa gak suka tau,Shasa ngambek gak mau ngajarin"ujar Shasa sambil cemberut.
"Yah nih bocah malah ngambek mana bilang bilang lagi kalau lagi ngambek,bukannya ngasih tau gue gimana caranya"ucap Kayla terlihat sedikit frustasi melihat tingkah Shasa yang ngambekan.
"Sabar Kay,orang sabar disayang sama tuhan"ujar Mia pada Kayla yang terlihat frustasi.
"Lagian lo si Kay,mau minta tolong sama Shasa kok ngegas kayak lo gak tau aja gimana sifatnya"ujar Aurel ikut berbicara.
__ADS_1
Saat ini kelas mereka sedang diberi tugas untuk mengerjakan beberapa soal matematika bisa dikerjakan sendiri sendiri atau kerjasama dengan yang lain seperti keempat gadis itu lakukan saat ini.
Itu semua karena guru yang seharusnya mengajar dikelas mereka saat ini sedang memiliki urusan lain sehingga tidak bisa masuk mengajar dikelas mereka hari ini.