
Hai author comeback nih🥰
thanks buat kalian yang mau sabar buat tiga hari ini untuk nungguin kelanjutan kisah Twin's kita.
Buat chapter kali ini Author khususkan untuk Aurel dulu soalnya aku ngerasa kalau cerita bagian Aurel itu masih dikit banget sejak cerita ini dibuat.Selamat menikmati❤️
Aurel menghempaskan tubuhnya keatas tempat tidurnya,tubuh terasa sangat lelah karena selama berada dipesawat ia tak terlalu bisa tidur.Gadis itu memutuskan untuk tidur terlebih dahulu beberapa saat tanpa berniat untuk mandi atau bersih bersih terlebih dahulu,kedua kelopak matanya yang sejak tadi sudah terasa berat perlahan menutup dan langsung terlelap kealam mimpi.
~sekitar dua jam kemudian~
Gadis yang tengah berbaring diatas tempat tidur disebuah kamar yang sangat luas untuk sebuah kamar mulai membuka matanya perlahan bangun dari tidurnya dia adalah Aurel,dengan mata yang masih setengah terpejam Aurel mengubah posisinya menjadi duduk.
Enghh...ia melakukan peregengan otot otot lengan dan badannya,Aurel memilih mengamati sekeliling kamarnya yang sudah lebih dari satu bulan tak ia tempati ini sambil mengumpulkan energi dan kesadarannya setelah bangun dari tidur.Semua letak barang barangnya masih sama persis dan tidak ada yang diubah,kamarnya ini juga terlihat sangat rapi dan bersih karena pasti selalu dibersihkan oleh para pelayan yang bekerja dimansion keluarganya ini.Setelah energi dan kesadarannya secara penuh Aurel langsung beranjak dari atas tempat tidurnya kemudian menuju kearah kamar mandi dan masuk kesana.
Aurel tak membutuhkan waktu yang begitu lama untuk selesai mandi,setelah selesai mandi ia masuk ke dressing room yang bisa diakses connecting door yang berada didalam kamar mandi.Ia keluar dari dressing room dengan sudah berpakaian lengkap dan tentunya merupakan pakaian yang bersih, Aurel duduk didepan cermin riasnya dan mulai memoles kulit dan wajahnya dengan berbagai cream perawatan,ia juga menyisir dan merapikan rambutnya.
Setelah semuanya beres barulah gadis itu keluar dari dalam kamarnya dengan hp yang ia genggam ditangan kirinya,Aurel memutuskan turun kelantai bawah untuk menuju ruang makan karena ia merasa sangat lapar.Hal ini mungkin karena ia hanya makan sedikit saja saat didalam pesawat dan saat sampai dimansionpun dirinya juga belum sempat untuk mengisi perut.
~Ruang makan~
Saat ini Aurel tengah menikmati makan malamnya dengan lahap sendirian dimeja makan,papanya ada urusan bisnis keluar kota sedangkan mamanya sendiri tadi menitipkan pesan kepada kepala pelayan untuk disampaikan kepadanya kalau mamanya tak bisa menemaninya makan malam hari ini karena harus berada diperusahaan untuk mengurus persiapan acara yang diadakan perusahaan mamanya itu besok.
Gadis itu menyelesaikan makan malamnya dengan menghabiskan air minumnya,Aurel tak langsung pergi dari meja makan setelah menyelesaikan makan malamnya.Gadis itu memandangi meja makan yang tidak ada siapapun kecuali dirinya sendiri.
"Suasana seperti ini mengingatkanku akan masa masa itu"ujarnya seraya mengingat masa lalu.
Dulu saat Ariel kembarannya masih dilibatkan ayahnya untuk mengurus perusahaan,dirinya hampir setiap jam makan dimansion selalu duduk dan makan sendirian dimeja makan yang mempunyai ukuran cukup besar ini.
Papanya yang selalu sibuk akan urusan perusahaan sehingga tak jarang pulang larut malam atau bahkan memilih menginap dikantornya dan mamanya yang juga sibuk mengurus perusahan dibidang fassion miliknya membuat mamanya juga tak memiliki waktu banyak untuknya,Riri sendiri bahkan tak kalah sibuk dari kedua orang tuanya.Kembarannya itu selalu saja memiliki jadwalnya sendiri,mereka berdua hanya bisa bertemu saat disekolah atau saat Aurel yang dengan iseng mengganggu Ariel yang sibuk mengerjakan pekerjaan perusahaan yang ditugaskan papa mereka didalam kamar.
Tapi sejak kejadian buruk yang menimpa kembarannya dahulu,membuat keadaan sedikit berubah.Karena sejak kejadian itu Ariel sudah tak dilibatkan lagi oleh papa mereka untuk mengurus perusahaan, membuat Aurel tidak terlalu kesepian lagi karena selalu ada Ariel didekatnya sejak saat itu.
"Kabar Riri sekarang gimana ya?"gumam Aurel bertanya pada dirinya sendiri mengingat kembarannya itu.
"Mau ditelpon tapi hpnya Riri rusak katanya dan belum bener"gumam Aurel lagi.
"Ah udahlah"ujar Aurel beranjak meninggalkan meja makan.
Seperginya Aurel dari meja makan,ia tak langsung kembali kekamarnya melainkan menuju kearah bagian belakang mansion dimana ada taman disana,sesampai ditaman belakang gadis itu duduk diatas gazebo yang ada disana.Ia mengutak atik hpnya untuk mengisi waktu,saat asik menjelajah disosial media tiba tiba ada sebuah panggilan masuk ke nomornya.Aurel langsung menggeser simbol hijau dilayar hpnya itu untuk menerima panggilan yang masuk itu.
__ADS_1
"Halo"ujar Aurel kepada penelepon.
"Halo Rel,selamat malam dari aku untuk kamu disana"ujar orang yang menelepon Aurel itu.
"Hahaha,tumben lo pake aku-kamu segala sih Mik?"tanya Aurel yang diawali dengan tawa,
dari panggilan namanya sudah bisa ditebak kalau yang menghubungi Aurel itu adalah Miko.
"Sesekali Rel,lagian kamukan lagi ada diPrancis dengan ibukota Paris yang terkenal sebagai salah satu kota paling romantis didunia"jawab Miko
"Emang ada hubungannya ya?"tanya Aurel
"Gak tau,tapi lo anggap aja emang ada"saut Miko dari seberang sana,yang berhasil membuat Aurel tertawa lagi.
"Iyain deh,biar kamu senang Mik"ujar Aurel sengaja ikut pakai kata aku-kamu.
"Gak papa khusus malam ini,kan aku ada diparis jadi harus romantis hihihi"jawab Aurel.
"Kalau pakai aku-kamunya selama lo sampai lo balik lagi keIndonesia boleh Rel?"tanya Miko.Emang ini anak dikasih hati minta jantung,lupa pasti nih Miko kalau kalau sampai Ariel tau pasti mampus dia.
"Hm oke deh,buat kamu bolehlah"ujar Aurel setuju dengan permintaan lawan teleponnya itu.
"Rel tolong aku Rek"pinta Miko
"Miko kamu kenapa?"tanya Aurel sedikit khawatir
"Aku ngerasa kayaknya hati aku udah terbang deh"ujar Miko.
__ADS_1
"Terbang kemana?"tanya Aurel
"Terbang ke Prancis tepatnya ke hati kamu"jawab Miko
"Wah udah berani gombal ya tuan Miko,aku lapor Riri nanti ah"ujar Aurel
"Eh eh jangan dong,bisa bisa besok kamu terima telpon aku dari dalam makam"ujar Miko.
"Wah kok serem ya dengernya"saut Aurel ke Miko.
"Makanya itu jangan dilaporin Rel"pinta Miko
"Oke deh gak jadi,takut digentayangin hantu kamu akunya"ujar Aurel.
"Rel kamu sekarang lagi dimana?"tanya Miko ke Aurel.
"Aku lagi ada ditaman belakang mansion sih,kamu sendiri?"jawab Aurel kemudian bertanya balik.
"Aku ada didalam kamar sih"jawab Miko
"Btw kamu gak takut sendirian ditaman Rel?pasti gelapkan?"tanyanya lagi ke Aurel.
"Gak takut sih,lagian ditaman ada lampunya buat penerangan"jawab Aurel.
"Rel mau VC-an gak,biar lebih asik ngobrolnya?"tanya Miko ke Aurel.
"Boleh"jawab Aurel.
__ADS_1
Setelah itu panggilan dimatikan Miko sebentar setelah itu panggilan Vidio masuk,
Aurel tentu langsung mengangkatnya kembali.Keduanya melanjutkan obrolan mereka melalui Vidio call.