
Huh Shasa menghela nafasnya
"Emang ya kita berempat kalau udah laper,nyusahin nya minta ampun emang"ujar Shasa pasrah.
"Makanya"saut Ariel.
"Trus sekarang kita beli makanan dulu kan sebelum pulang,kita beli dimana?"tanya Shasa
"Drive true,gak ribet"jawab Ariel
"Bagus deh,biar kita gak perlu keluar mobil lagi"ujar Shasa.
Mobil yang mereka kendarai terus melaju menelusuri jalanan arah pulang ke rumah mereka,keduanya sempat mampir disalah satu drive true makanan cepat saji yang cukup ternama untuk membeli makanan untuk Kayla sahabat mereka baru benar benar pulang ke rumah.Bisa gawat kalau mereka gak jadi beliin itu anak makanan,bisa cosplay jadi macan betina dia tuh.Belum lagi kalau udah ngambek,beh bisa bisa isi dompet mereka RIP dibuat sahabat mereka yang paling tua itu.
Sedangkan ditempat yang hampir sama yaitu sedang didalam mobil,Miko sedang dalam keadaan menyetir mobilnya untuk mengantar Aurel pulang kembali ke rumah gadis itu dengan seaman mungkin.Aurel sendiri duduk tenang di samping Miko sambil melihat ke kaca jendela mobil,memperhatikan jalanan yang mobil Miko lalui.
Tit...tit...tit...bunyi klakson mobil sebagai isyarat untuk penjaga di gerbang kediaman Aurel dkk agar membuka gerbang dibunyikan oleh Ariel,dengan segera penjaga yang ada disana membuka pintu gerbang agar mobil sang majikan bisa masuk.Tak lama berselang setelah mobil yang dikendarai Ariel Shasa masuk kedalam kawasan kediaman mereka itu,mobil Miko juga tiba disana langsung melewati gerbang setelah menyapa penjaga dengan membunyikan klakson mobil sebanyak satu kali dan berhenti tepat jalan beton didepan pintu masuk utama rumah.
Miko keluar terlebih dahulu dari dalam mobilnya kemudian berjalan cepat membukakan pintu sebelah tempat Aurel duduk supaya gadis itu bisa keluar.
"Makasih"ucap Aurel sambil tersenyum manis pada Miko karena cowok itu sudah membukakannya pintu mobil.
"Sama sama"balas Miko dengan senyuman yang gak kalah manis pada Aurel.
Ariel dan Shasa yang melihat adegan itu hanya bisa berekspresi datar,keduanya berdiri tepat didepan pintu masuk dengan gaya dan cara berdiri yang sama yaitu berdiri lurus sambil melipat kedua tangannya ke depan.
Kedua orang ini memang agak anti sama yang namanya adegan manis seperti itu meskipun hanya tipis tipis seperti yang ada didepan mereka saat ini,bocah anti romantik mereka tuh.
__ADS_1
"Ekhem! Udah kali saling senyum kayak gitu,mata Shasa mendadak burem liatnya.Iya gak Ri?"ujar Shasa yang langsung dapat mengambil atensi Miko dan Ariel,gadis itu dengan cepat mengubah ekspresi datar yang sempat ia tunjukkan menjadi seperti biasa sebelum kedua orang yang ia maksud menoleh kearahnya dan Ariel.
"Hmm"saut Ariel.
"Eh kok ada kalian disini?"ujar Miko kaku,ia melihat tampang dua orang itu terlihat sedikit menyeramkan seperti hendak menerkamnya saja,apalagi kembarannya Aurel beh kayak mau bikin dia gak bisa hidup aja keliatannya.
"Emang masalah ya kalau Shasa sama Riri ada disini?"tanya Shasa memasang tampang polos miliknya.
"Enggak ada masalah sih Sha"jawab Miko,entah perasaan Miko saja kalau wajah Shasa yang terlihat polos tapi tetap saja Miko ngerasain aura gadis itu gak kayak gitu saat ini.
"Ooh Shasa kirain Miko gak suka kalau Shasa sama Riri disini"ujar Shasa.
"Siapa bilang,lagian tadi gue cuma basa basi aja Sha"ujar Miko lagi pada Shasa.
"Riri sama Shasa keliatannya baru pulang juga ya,kalian habis dari mana?"tanya Aurel dengan lembut pada kembaran dan sahabatnya itu.
"Udah ada bonekanya?"tanya Aurel.
Shasa menggelengkan kepalanya sambil sedikit cemberut,menjadikannya terlihat imut kayak bocah
"Belum,minggu depan baru ada"jawab Shasa lesu.
"Yau dah kalau gitu Shasa sabar aja,tunggu satu minggu lagi"ujar Aurel pada Shasa dan langsung mendapatkan anggukan dari gadis itu.
"Sha ambilin makanan Kay,Rere juga tolong bantuin"suruh Ariel pada Shasa dan Aurel,.
"Iya Ri,ayo Re temenin Shasa"saut Shasa langsung menuju kearah Aurel dan segera menarik pergelangan tangan sahabatnya itu menuju ke garasi tempat mobil Ariel yang tadi digunakan berada.Shasa sangat paham kalau Ariel saat ini sedang ingin membicarakan sesuatu kepada Miko dan jelas jangan sampai Aurel mendengarnya.
__ADS_1
"Eh pelan pelan Sha"ujar Aurel pada Shasa yang menarik pergelangan tangannya dengan sedikit kencang.
Miko dan Ariel melihat kepergian dua orang itu sampai keduanya benar benar masuk kedalam garasi,setelah itu keduanya saling melihat satu sama lain.Ariel menatap Miko dengan semirik mengerikan miliknya sedangkan Miko yang langsung menelan ludahnya sendiri menyadari semirik itu ditujukan padanya.
Ariel berjalan mendekat kearah Miko yang sedang berdiri di samping mobil milik cowok itu
"Ada apa Ri,gue kan udah antar Aurel pulang dengan selamat dan gak telat juga?"tanya Miko dengan gugup dicampur takut saat Ariel.
"Gue kasih lo apresiasi soal itu dan tanks udah anter pulang kembaran gue dengan selamat tanpa lecet sedikitpun"ujar Ariel masih menatap Miko dengan sorotan mata yang mematikan dan jangan lupa dengan semirik nya.
"Sa..sama sama"balas Miko sedikit terbata bata.
"Gue mau kasih tau sama lo kalau ada satu aturan yang sangat sangat harus dipenuhi, kalau seandainya seseorang mau ngajak baik kembaran maupun salah satu sahabat gue pergi pergi"ujar Ariel
Lo mau tau gak apa aturan itu?"tanyanya pada Miko.
"Ma..mau"saut Miko sambil mengangguk kaku.
"Kalau seandainya ada cowok,siapa pun itu baik udah kenal lama ataupun baru kenal sama kita.Kalau mereka mau ngajak sahabat gue pergi,maka orang itu harus minta izin dulu sama gue setidaknya beberapa sebelum pergi"jelas Ariel memberitahu Miko dengan penuh penekanan.
"Oke,lain kali gue bakal izin dulu sama lo dan maaf tadi gue belum tau soal itu"ujar Miko mulai bisa berbicara dengan baik pada Ariel.
"Oke gue maafin,tapi lain kali gak ada kata maaf.Sekarang lo balik sana!"ujar Ariel menyuruh Miko pulang dari sana.
"Oke,gue duluan"saut Miko pamit dan langsung berbalik masuk kedalam mobilnya,dan segera pergi mengendarai mobilnya menjauh keluar dari gerbang kediaman Aurel dkk.
Setelah memastikan Miko sudah benar benar pergi dari sana,Ariel pun memutuskan untuk masuk kedalam rumah.Sedangkan Miko didalam mobilnya saat ini langsung menghela nafas lega.
__ADS_1
"gue tau sekarang kenapa Ariel minim ngomong,sekali ngomong panjang demege nya minta ampun"gumam Miko.