The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 40


__ADS_3

"Kenapa?"tanya Aurel.


"Gak tau,Riri gak bilang"ujar Shasa.


"Oke"ucap Aurel


Sedangkan Shasa bergerak meninggalkan kamar Kayla kembali untuk menuju ke kamarnya untuk mandi pagi,soalnya ia belum sempat mandi tadi dirinya saja saat ini masih menggunakan piyama tidur bergambar beruang coklat.Tapi sebelum itu tak lupa ia menutup pintu kamar Kayla lagi.


Setelah kepergian Shasa,Aurel memulai kegiatannya untuk mengompres kening Kayla yang panas agar suhunya cepat turun.Mula mula Aurel membasahi handuk kecil bersih dengan memasukkannya kedalam air hangat didalam baskom kemudian memeras airnya baru meletakkannya di atas kening Kayla,hal itu ia lakukan berulang kali.


Klek..bunyi pintu kamar Kayla dibuka oleh seseorang


"Riri,ada apa kesini?"tanya Aurel,setelah menyadari ternyata yang baru saja masuk ke kamar Kayla adalah saudari kembarnya.


"Shasa bilang Kay sakit?"ujar Ariel menghampiri Aurel dipinggir ranjang Kayla.


"Iya,badannya panas"jawab Aurel,tangannya masih sibuk mengompres kening Kayla yang sedang tertidur.


"Pasti gara gara kemarin"ucap Ariel sambil memperhatikan wajah Kayla,wajah sahabatnya itu yang terlihat pucat akibat sakit.


"Bisa jadi sih karena itu,padahal kemarin malam Kay kelihatan baik baik aja eh taunya paginya malah demam kayak gini"ujar Aurel.


"Kay kan emang pasti selalu demam kayak gini kalau sehabis fobia nya muncul"ucap Ariel.


"Oh iya,kata Shasa kamu nyuruh kita semua gak masuk sekolah hari ini kenapa?"tanya Aurel pada Ariel.


"Hm,kalau kita sekolah hari ini nanti gak ada yang jagain Kay"jawab Ariel.


"Tapikan bisa salah satu dari kita libur buat jaga Kay,trus yang dua orang lagi pergi ke sekolah.Misalnya gue yang jagain Kay,kamu sama Shasa sekolah"ujar Aurel

__ADS_1


"Emang sih bisa kayak gitu,tapi mengingat situasi apalagi mengingat kejadian kemarin,


untuk sementara waktu lebih baik kalau kita gak sendirian atau cuma berdua tinggal di rumah untuk antisipasi sekaligus jaga jaga"jelas Ariel panjang lebar mengatakan alasan kenapa ia meminta untuk tidak berangkat sekolah dulu.


"Ooh"saut Aurel,ia tidak lagi banyak bertanya karena jika Ariel sudah menjelaskan panjang lebar kayak sekarang itu artinya,kembarannya itu sudah memikirkan dengan matang dan pasti tidak ingin dibantah oleh siapapun.


Apalagi yang dikatakan Ariel menurutnya benar dan iya menyetujuinya.


"Kay udah minum obat?"tanya Ariel


"Belum"jawab Aurel.


"Makan/sarapan?"tanya Ariel lagi


"Belum juga,gue belum sempat masak"jawab Aurel.


"Kalau gitu gue pergi keluar untuk beli obat buat Kay,trus nanti biar Shasa yang bikinin bubur buat Kay sekaligus sarapan untuk kamu"ujar Ariel pada kembarannya.


"Iya,tapi gak usah khawatir aku bakal aman kok.Lagian aku juga punya sedikit urusan sebentar sebelum ke apotek,sebelum siang juga bakal balik"jawab Ariel.


"Urusan apa?"tanya Aurel ingin tahu.


"Tentang kemarin,kalau gitu gue pergi sekarang"pamit Ariel langsung bergerak menuju pintu kamar Kayla.


"Hati hati"ujar Aurel berpesan ke kembarannya itu.


"Ya"ujar Ariel melenggang pergi.


Ariel keluar dari kamar Kayla setelah itu menuju ke kamarnya sebentar untuk mengambil jaket,dompet,hp,dan kunci mobil miliknya sebelum pergi.

__ADS_1


Setelah mengambil semua yang ia perlukan dan memastikan tidak ada yang ketinggalan,


Keluar dari kamarnya menuju kearah tangga.


"Riri mau pergi?"tanya Shasa yang ia jumpai di depan tangga,gadis itu memperhatikan Ariel yang memegang jaket dan kunci mobil di tangan.


"Iya"jawab Ariel singkat sambil memakai jaket kulit hitam miliknya.


"Emang mau kemana?"tanya Shasa.


"Mau ke Apotik,beli obat demam buat Kay sekalian ada urusan sebentar"jawab Ariel.


"Shasa sendiri tadi lagi chat siapa?"tanya balik Ariel pada Shasa,karena ia melihat Shasa memegang hp dan terlihat aplikasi WA yang terbuka.


"Shasa tadi chat Mia,minta tolong izinin buat kita yang gak masuk"jawab Shasa.


"Oh,kalau gitu Shasa bisa tolong buatin bubur buat Kay sekalian sarapan buat Rere ya,


Kasian mereka belum sarapan apalagi Kay juga harus makan"ujar Ariel minta tolong pada Shasa.


"Oke,Shasa bakal buatin"ucap Shasa mengiyakan.


"Sekarang gue mau keluar jadi tolong kunci pintunya nanti jangan biarin ada orang yang gak dikenal masuk sama satu lagi kalau ada apa apa jangan lupa cepet kabarin Shasa pastiin juga mereka berdua yang dikamar aman"pesan Keyra panjang lebar pada Shasa.


Shasa yang mendengar Ariel yang ngomong panjang lebar tanpa titik koma sama sekali kayak sekarang membuat mulut gadis itu sedikit menganga.


"Riri kebiasaan kalau ngomong panjang pasti lupa direm"ujar Shasa


"Lagian Riri percaya aja sama Shasa,pasti Shasa jagain kok"ujar Shasa pada Ariel.

__ADS_1


"Iya,kalau gitu gue ke pergi dulu"pamit Ariel berlalu menuruni tangga.


"Oke"jawab Shasa,kemudian ia ikut menuruni tangga mengikuti Ariel dari belakang untuk pergi ke dapur,tapi sebelum itu ia mengunci pintu dulu setelah Ariel pergi.


__ADS_2