The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 88


__ADS_3

"Tapi gue rada kasian sama tuan Lui,udah disekap kayak gitu ditambah gagal dapat duit lagi.Soalnya duitnya diambil lagi padahal pasti dia udah seneng tuh"ujar Shasa merasa sedikit miris dengan nasib tuan Lui yang cukup malang namun sepadan bagi orang sepertinya.


"Ngapain juga kasian,lagian siapa suruh mau coba nipu kita"ujar Rion.


"Iya juga sih"balas Shasa.


"Lalu kapan rencananya kalian mau introgasi ulang itu orang?gue mau ikut soalnya"lanjut Shasa bertanya dengan antusias.


"Kita gak perlu repot repot turun tangan lagi soal hal itu,biar bawahan kita aja yang mengorek infomasi dari orang itu sampai dasarnya.Lebih baik kita bahas rencana selanjutnya aja"jawab Leo pada Shasa.


"Yah kok gitu sih,padahal gue mau main"komen Shasa dengan nada sedih dan wajah ditekuk mendengar jawaban dari Leo.


"Mainnya nanti aja Sha kalau introgasi nya selesai,baru lo boleh main sama tuan Lui sampai puas"ujar Ariel pada Shasa agar sahabatnya itu tidak cemberut seperti itu


Ia mengetahui dengan jelas maksud dari kata bermain dalam kalimat Shasa tadi,pastinya tak jauh jauh dari yang namanya senjata tajam dan tubuh manusia.Disaranin gak usah dibayangin ya kalau kalian gak sanggup.


"Nah gitu dong,baru gue semangat.Huh udah gak sabar Hihihi..."ujar Shasa membuang muka cemberutnya kemudian kembali memasang muka cerah dalam hitungan detik,ia menyengir diakhir bukan cengiran biasa tapi terdengar seperti seringai yang mengerikan.


Leo dan Rion melihat kearah Shasa dengan sedikit perasaan ngeri namun tak mau berkomentar tapi hanya membatin saja.


*Sumpah ini anak gue kira hati hello kitty tapi ternyata annabell weh,curiga gue dia psikopat*kata Rion dalam hatinya.


*Riel sahabat kamu kayaknya punya gejala bipolar deh*ujar Leo dalam hatinya.


Ariel cukup tau apa yang sedang dipikirkan dua cowok itu saat ini tentang sahabatnya dapat dilihat dari ekspresi serta raut wajah keduanya,tapi Ariel sendiri merasa wajar hal itu karena tingkah sahabatnya yang satu itu memang terlihat aneh dan tak terprediksi.


"Cukup pembicaraan soal itu,sekarang kita bahas rencana selanjutnya"ujarnya memutus topik pembahasan sebelumnya.


"Oke"saut Shasa,Leo,serta Rion hampir bersamaan.


"Kita cuma punya waktu paling lama satu bulan lagi buat nuntasin semuanya"ujar Ariel menatap ketiga orang yang sedang bersamanya itu bergantian.


"Lumayan mepet dong berati"saut Shasa

__ADS_1


"Bener tuh,apalagi rencana lengkap kita aja masih baru hampir berjalan separuh"ucap Leo


"Emang kita gak bisa minta tambahan waktu lebih lama lagi Rel?"tanya Rion pada Ariel.


Ariel langsung menggelengkan kepalanya pelan mendengar pertanyaan Rion padanya


"Gak bisa,itu aja waktu tambahan yang gue minta"jawab Ariel.


"Gak papa Riel,gue rasa kita bisa selesain ini semua dalam kurun waktu sebulan bahkan lebih cepat dari itu mungkin.Kalau kita bener bener bekerja serius dan cepat serta gak buang buang waktu"ujar Leo pada yang lain,


Ketiga orang lainnya mengangguk setuju dengan ucapan Leo itu


"Sepertinya kita harus melakukan pembagian tugas ulang supaya pekerjaan kita lebih efisien dan efektif,jadi kalian ada saran soal itu?"ujar Ariel meminta saran pada ketiga rekan rekannya itu.


"Gue punya usul gimana kalau pembagian tugasnya kayak gini aja;Shasa bakal jadi bagian informan utama kita,Leo dan Ariel bakal jadi tim eksekusi utama sama pengawas jalannya rencana,sedangkan gue bakal jadi pengawas situasi lapangan serta mastiin keamanan kita tetap terjamin"jelas Rion memberikan saran pembagian tugas mereka.


"Gimana kalian setuju?"tanya Rion


"Gue sih oke"ujar Shasa


"Kalau lo Rel?"tanya Rion pada Ariel.


"Gue setuju,tapi meski gitu kita tetap harus saling bantu menjalankan tugas yang lain tapi harus tetap fokus pada tugas utama masing masing"ujar Arie setuju dengan Rion dan ia juga menambahkan sedikit.


"Baguslah kalau kalian setuju,berarti deal ya?"ucap Rion memastikan sekali lagi persetujuan dari rekan rekannya.


"Deal"balas Shasa,Leo,dan Ariel bersamaan.


"Kalau gitu ayo kita bahas rencana pelaksanaan tahap selanjutnya"ajak Leo.


Keempat remaja itupun memulai kegiatan diskusi mereka tentang pelaksanaan rencana mereka selanjutnya dengan sangat serius dan fokus.Mari kita tinggalkan saja mereka yang tengah berdiskusi dan mari kita melihat keadaan Miko dan Aurel yang masih berada di mall.


Miko dan Aurel saat ini sedang berada di timezone yang masih berada didalam mall yang mereka datangi tadi sejak hampir satu jam yang lalu,udah lumayan lama juga ya.

__ADS_1


Miko lah yang mengajak Aurel untuk bermain beberapa permainan didalam timezone setelah mereka berdua selesai membeli hadiah ulang tahun untuk Mia,kalau kata Miko sih mumpung mereka udah ada disana jadi gak papa cari hiburan sedikit dan beruntung Aurel mau diajak.


"Re udahan yuk mainnya capek gue lagian udah lama kita disini"ujar Miko mengajak Aurel untuk selesai bermain.


"Yau dah,lagian udah hampir satu jam kita disini"saut Aurel.


Keduanya pun memutuskan keluar meninggalkan area timezone.


"Ngomong ngomong habis ini kita mau langsung pulang?"tanya Aurel pada Miko.


"Kamu laper gak?"bukannya menjawab pertanyaan Aurel,Miko malah bertanya balik.


"Lumayan laper sih"jawab Aurel.


"Kalau gitu kita pergi cari makan dulu gimana?habis itu baru pulang"tanya Miko mengajak Aurel untuk makan terlebih dahulu.


"Boleh,tapi jangan lama lama soalnya gue udah harus sampai rumah sebelum jam 8 malam"saut Aurel menyetujui ajakan Miko


"Tenang aja soal itu mah,gue juga ingat soal itu dan gak mungkin juga gue cari cari masalah sama Ariel"ujar Miko pada Aurel.


Miko dan Aurel pun memasuki sebuah tempat makan didalam mall itu.


Disisi lain Kayla sekarang sedang asik bergulat pada komputer didepan matanya,gadis itu saat ini sedang sibuk memainkan sebuah game online yang cukup populer dikalangan remaja saat ini apalagi kalau bukan ML.


"Yes,Winner lagi"sorak Kayla kegirangan saat ia berhasil memenangkan permainannya untuk sekian kalinya.


"Duh udahan aja kali yah,gue haus mana laper juga"gumam gadis itu pada dirinya sendiri.


Kayla melepas semua perangkat game yang ia kenakan mulai dari Head seat sampai sarung tangan yang sengaja ia kenakan agar jari jarinya tidak sakit saat bermain game setelah itu ia juga mematikan komputer miliknya.


Kayla melakukan sedikit peregangan untuk merilekskan otot dan sendinya yang sedikit kaku karena terlalu lama berada diposisi saat bermain game tadi.Setelah selesai melakukan peregangan barulah ia beranjak dari tempatnya dan berjalan menuju kearah pintu kamarnya dan keluar dari kamarnya.


sekeluar dari dalam kamarnya Kayla langsung menuju kamar para sahabatnya untuk mengajak memesan makanan dari luar karena pasti para pelayan mereka belum memasak makanan karena waktu makan malam masih lama.

__ADS_1


Tapi saat mendatangi satu persatu kamar sahabat sahabatnya itu,Kayla dibuat bingung karena gak ada satupun pemilik kamar yang ada disana.


*Apa yang lain lagi dibawah ya?"tanya Kayla pada dirinya sendiri didalam hati.


__ADS_2