The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 111


__ADS_3

~Waktu istirahat~


Aurel,Kayla,Shasa,dan Mia saat ini sedang berjalan menelusuri koridor sekolah untuk mencari keberadaan Ariel yang sejak pertengahan jam pelajaran pertama udah ngacir dari kelas trus gak balik balik sampai jam istirahat tiba,mana gak kasih kabar nyangkut dimana lagi itu anak.Padahal mereka niatnya ingin mengajak anak itu untuk menemani Kayla dan Aurel ke kantor kepala sekolah untuk mengambil surat izin buat libur untuk beberapa hari karena besok keduanya harus berangkat ke Prancis dan AS.


"Ini kembaran lo kemana sih Re?dari tadi belum keliatan batang hidungnya dimana"ujar Kayla kepada Aurel.


"Mana gue tahu,orang gue aja sama kayak lo.Belum liat Riri lagi sejak bocah itu izin keluar kelas"saut Aurel.


"Sha,emangnya Riri gak ngabarin lo gitu dia dimana sekarang?kan biasanya dia selalu ngasih tau lo"tanya Mia ke Shasa.


Shasa menggelengkan kepalanya tanda tidak tau kemudian berkata


"Enggak Mia,Shasa kali ini gak ngirim pesan dia dimana sekarang"Shasa menjawab pertanyaan Mia kepadanya.


"emm mendingan Kay sama Rere pergi duluan aja ke ruang kepala sekolahnya,biar Shasa sama Mia aja yang pergi nyari Riri dimana.Solanya nanti keburu masuk"ujar Shasa memberi usulan kepada ketiga sahabatnya itu.


"Gue setuju sama Shasa,mendingan kalian pergi ambil surat izinnya sekarang aja daripada nanti pulang sekolah"ucap Mia setuju dengan usulan Shasa.


Mendengar saran kedua sahabat mereka,Kay dan Aurel nampak berfikir sejenak kemudian mengangguk setuju


"Yau dah deh,kalau gitu gue sama Rere pergi ke kantor kepala sekolah dulu ya"pamit Kayla.


"Kalian tolong cariin Riri ya,gue takut dia ketiduran disembarang tempat"pesan Aurel meminta tolong kepada Mia dan Shasa untuk tetap mencari Ariel.


"Beres Re,serahin aja ke gue sama Shasa dijamin ketemu"ujar Mia kepada Aurel.


"Kalau gitu sampai jumpa nanti"ucap Kayla menarik pergelangan Aurel pergi menuju ke kantor kepala sekolah meninggalkan Mia dan Shasa.


"Sha kita mencar yuk nyari Riri nya biar cepet ketemu,soalnya ini sekolah lumayan luas kalau kita carinya barengan"ujar Mia memberi usul kepada Shasa untuk berpencar saja.

__ADS_1


"Shasa sih oke oke aja Mia"saut Shasa setuju.


"Kalau gitu gue cari kearah barat dan lo kearah timur sekolah ya"ujar Mia.


"Oke"ucap Shasa setuju kemudian langsung berjalan menuju kearah timur sekolah,begitu juga dengan Mia.


Shasa terus melangkah menelusuri area sekolahnya mencari keberadaan Ariel, sepanjang jalan ia sering kali mendapat sapaan ramah dari adik kelas atau murid satu angkatannya dan rayuan rayuan kecil dari siswa siswa yang nongkrong dibeberapa tempat didepan kelas lain.Shasa sendiri hanya memberikan senyuman ramahnya saja untuk menanggapi semua itu dan lebih memilih fokus mencari keberadaan sang sahabat,langkah Shasa akhirnya terhenti didepan sebuah ruangan dan di pintu berwarna putih itu tertulis kata UKS dengan warna hijau.


Shasa membuka pintu ruangan itu kemudian masuk secara perlahan dan sesampai didalam ruangan itu dirinya langsung dibuat kaget oleh suara seseorang


"Mau cari sahabat kamu ya?"


"Eh iya buk,ada disini?"tanya Shasa menyauti orang itu,yang ternyata petugas kesehatan yang bertugas disana.


"Ada disana,dibalik tirai nomor tiga sama temennya dia"jawab petugas kesehatan yang sedang duduk dimeja kerjanya.


"Makasih buk"ucap Shasa sedikit membungkukkan badannya kemudian langsung bergerak menuju ketempat yang dimaksud petugas kesehatan tadi.


"Ckk...ckk...ckk...orang capek capek nyariin,yang dicari malah enak enakan tidur pulas disini.Trus mana ni bocah satu ada disini juga lagi"gumam Shasa pelan melihat Ariel yang tertidur pulas dan juga menyadari keberadaan Leo disana.


"Ini lagi,posisi apaan nih kayak gitu"lanjutnya berkomentar pada posisi tidur kedua orang itu,Ariel yang berbaring tenang di atas bangsal sedangkan Leo yang tidur sambil duduk di kursi samping tempat Ariel.Telapak tangan kiri cowok itu terlihat menempel di pucuk kepala sahabatnya sedangkan tangan kanan Leo menggenggam tangan kiri Ariel dan genggaman tangan keduanya itu bertemu dengan pipi Leo dijadikan alas kepala pria itu yang tertidur.


Hah Shasa menghela nafas pelan melipat tangannya ke depan sambil menggeleng geleng kan kepalanya melihat tingkah kedua remaja itu,ia tak habis pikir bagaimana kedua orang yang masih tertidur pulas didepannya itu bisa begitu santai terlihat akrab dan dekat seperti ini dilingkungan sekolah.Untung dia datang sendiri enggak sama sahabatnya yang lain atau ada murid lain yang melihat mereka seperti ini gimana bisa bisa gosip tersebar cepat satu sekolahan,kalau gosip mah gak usah dipikirin tapi kalau udah sampai ke telinga para sahabatnya pasti udah jadi masalah itu.


Leo bergerak tak nyaman dari posisinya ia merasa seperti ada seseorang yang berdiri disebelahnya,Ekhem suara seorang cewek langsung membuat kesadarannya terkumpul dan kepalanya otomatis terangkat melihat dari mana suara itu berasal begitu juga tangannya yang tadinya berada di kepala Ariel bergeser dari sana.


"Eh Shasa,lo disini"ujar Leo melibat keberadaan Shasa didekatnya.


"Nyenyak tidur?"tanya Shasa dengan suara datar menatap tajam Leo.

__ADS_1


"Sorry Sha gue ketiduran,tadi niatnya cuma nemenin Riel doang eh malah kebablasan ikut ketiduran hehehe"ujar Leo cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"Cengengesan lo,itu tangan lo!"ujar Shasa kali ini tertuju ke tangan Leo yang masih setia menggenggam tangan kanan Ariel.


"Ya elah biarin ngapa Sha lagi nyaman juga, lagian Riri dari tadi gak komplen"ucap Leo kepada Shasa.


"Terserahlah"ujar Shasa sambil memutar kedua bola matanya malas dan akhirnya ia membiarkan kedua tangan kedua orang dihadapannya itu tetap bertautan.


"Nah gitu dong,kooperatif dikit sama patner"ucap Leo.


Ariel membuka matanya secara perlahan mendengar percakapan Shasa dan Leo yang terdengar sayup sayup ke indera pendengarannya.


"Sha lo disini?"tanyanya dengan suara sedikit serak khas bangun tidur.


"Ya,gimana badan lo masih sakit?"saut Shasa.


"Dikit"jawab Ariel,ia dengan sedikit usaha ekstra ia bangun dari posisi tidurannya untuk duduk.


"Kalian ceroboh banget sih,gimana kalau yang lain liat kalian tadi bukan gue.Bisa jadi masalah besar nantinya"ujar Shasa kepada Leo dan Ariel.


"Maaf"ucap Ariel dan Leo bersamaan.


"Huh,lain kali hati hati"ucap Shasa mengingatkan keduanya.


"Ri,kembaran lo sama Kay tadi lagi pergi ambil surat izin libur mereka ke kepala sekolah"lanjut Shasa memberitahu Ariel.


"Tiket pesawat mereka jadwalnya jadi besok?"tanya Ariel.


"Iya,jadi"jawab Shasa.

__ADS_1


Leo sendiri hanya celingak celinguk tak paham dengan topik pembicaraan kedua cewek itu.


__ADS_2