The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 58


__ADS_3

"*Maman cherche un nouveau mari qui a une nature romantique pour qu'il puisse avoir un enfant romantique"


(Mama cari suami baru yang punya sifat romantis aja biar dapat anak yang romantis)


Ariel berujar dengan entengnya.


"Oui, ce n'est pas le cas, cher concept"


(Ya gak gitu juga sayang konsepnya)


Ujar nyonya wyle dari seberang sana*.


"Si c'est le cas, ne vous attendez pas à ce que votre enfant soit romantique, si votre mari est comme çap"


(Kalau gitu gak usah berharap anak mama romantis,kalau suami mama aja kayak gitu)


Ucap Ariel dengan datar pada sang mama melalui teleponnya.


"C'est à toi Ri, maman d'abandonner"


(Terserah kamulah Ri,mama nyerah)


Ujar nyonya wyle menyerah ngomong sama anak datarnya ini.


"Maman, tu ne vas pas à la boutique ou tu ne travailles pas ?"


(mama enggak ke butik atau kerja?)tanya Ariel pada mamanya,karena mamanya ini termasuk kriteria wanita karier yang cukup sibuk.


"Maman veut faire une pause dans son travail, alors j'ai tout le temps de t'appeler."

__ADS_1


(Mama lagi pengen libur dulu kerjanya,makanya mama punya banyak waktu buat nelpon kamu)jawab sang mama.


"Ooh"saut Ariel singkat.


"Allez, Ri, maman, raccroche d'abord le téléphone, parce que maman veut d'abord changer d'appel avec Rere. Maman aussi s'ennuie beaucoup de ton jumeau."


(Yau dah Ri mama tutup dulu teleponnya ya,soalnya mama mau gantian telponan sama Rere dulu.Mama juga kangen banget sama kembaran mu)ujar nyonya Wyle hendak mengakhiri pembicaraannya dengan putrinya melalui telepon seluler itu.


"Je peux deviner que vous discuterez plus tard avec une discussion qui n'est pas loin de la mode ou similaire"


(Bisa ku tebak kalau kalian nanti akan mengobrol dengan pembahasan yang tidak jauh dari fasion atau sejenisnya) ujar Ariel langsung bisa menebak apa topik pembahasan mama dan kembarannya nanti.


"Wow ! L'enfant de cette maman sait vraiment à quoi ressemblent les pensées des autres"


(Wah!anak mama yang satu ini memang paling tahu isi pikiran orang lain sepertinya)


Ucap nyonya Wyle kagum dengan tebakan putrinya itu yang sepenuhnya akan benar.


(Tentu saja itu mudah,lagi pula pembahasan kalian jika bersama tidak pernah jauh akan hal itu)saut Ariel.


"D'accord,A bientôt bébé, maman t'aime"


(Baiklah Sampai jumpa sayang,mama sayang padamu)


"à plus tard, chère maman aussi"


(sampai jumpa,sayang mama juga)


Akhirnya mama dan anak itu mengakhiri panggilan telepon mereka itu,setelah keduanya saling berpamitan.

__ADS_1


Huf...Ariel menghela nafasnya lega,jujur saja ia selalu merasa sedikit kewalahan jika berbincang bincang hanya berdua dengan mamanya tanpa ada orang lain diantara mereka berdua seperti Aurel kembarannya.


Bukan karena ia tidak suka hanya berbincang berdua dengan sang mama tapi,hal ini mungkin karena mamanya itu memiliki sifat yang banyak bicara dan sedikit bawel sehingga ia yang notabenya tipe orang yang semaksimal mungkin hemat untuk bicara sedikit kesulitan menanggapi perkataan mamanya agar berbicara panjang.Karena jika ia menjawab singkat seperti pada orang lain,mamanya akan protes padanya dan utusannya akan lebih panjang nanti.


Ariel kembali menyimpan hp miliknya di atas nakas kemudian melakukan peregangan sebentar untuk merenggangkan otot dan sendinya yang terasa kaku akibat berada di posisinya yang sama dalam waktu lama,setelah itu ia segera beranjak dari atas tempat tidurnya menuju ke arah kamar mandi untuk mandi karena sudah sore.Ia melihat jam kalau sudah pukul 17:23 WIB.


*Pantas mama nelpon tadi,saat di prancis kan


Masih siang sekitar jam dua belasan karena beda lima jam dari sini*pikir Ariel dalam hatinya saat melihat jam.


Sekitar empat puluh lima menitan Ariel sudah selesai mandi dan keluar dari kamar mandi menggunakan piyama tidur dengan tangannya yang masih sibuk mengeringkan rambut dengan handuk kering miliknya.Setelah selesai mengeringkan rambutnya yang basah akibat keramas tadi dan juga sudah menyisirnya hingga rapi,Ariel memilih untuk kelantai bawah melihat sahabat sahabatnya apakah sudah ada pak disana atau masih dikamar masing masing kecuali mungkin Aurel.Soalnya ia yakin hampir 90% kalau saudari kembarnya itu pasti masih asyik mengobrol dengan mamanya melalui telepon,karena dua orang dengan tipe dan sifat yang hampir sama itu tidak pernah mengabiskan waktu yang sebentar jika sudah memiliki waktu ngobrol berdua apalagi jika pembahasan mereka tentang fassion beh Ariel bisa jamin keduanya bahkan bisa mengobrol seharian penuh tanpa jeda.


Ariel berjalan menuruni tangga sambil menggenggam hp miliknya disalah satu tangannya,sesampai dilantai bawah Ariel tidak melihat keberadaan salah satu sahabatnya disana.Ia memutuskan menuju ke arah dapur karena mungkin ada orang disana dan benar saja tebakannya,sesampai di dapur ia langsung menemukan Kayla dan Shasa yang sedang sibuk memasak dan keliatannya itu untuk makan malam.


Ariel memilih duduk didekat meja dapur melihat kearah kedua orang gadis yang berstatus sebagai sahabatnya itu yang sepertinya belum menyadari keberadaannya disana,Ariel bisa melihat betapa fokusnya Shasa dan Kayla sekarang dalam melakukan pekerjaan mereka masing masing bahkan tidak ada yang mengeluarkan suara sedikitpun kecuali suara peralatan masak yang kedua sahabatnya itu gunakan.


"YA Ampun!"Kayla terlonjak kaget saat berbalik badan,ia sudah melihat Ariel duduk di kursi di depannya.Shasa yang mendengar suara Kayla itu juga otomatis ikut berbalik.


"Kenapa Kay?"tanya Shasa


"Itu Riri bikin gue kaget,tiba tiba udah ada di dapur aja"jawab Kayla memberi tau alasan kenapa ia bisa kaget.


Shasa melihat ke arah Ariel,gadis yang menjadi penyebab Kayla kaget itu hanya memandang kearah mereka dengan muka datar khas miliknya.


"Riri sejak kapan di dapur?"tanya Shasa pada sahabatnya itu.


"Baru"jawab Ariel singkat.


"Ri kalau lo datang bilang bilang dong jangan diam aja kayak tadi,gue jadi kaget kan liat lo tiba tiba udah duduk manis aja di depan gue waktu gue balik badan.Mana muka lo datar banget lagi"ujar Kayla pada Ariel,sedangkan orang yang dia ajak bicara itu hanya mengangguk sebagai respon.

__ADS_1


"Gue sama Shasa cuma masak spageti buat makan malam gak papakan?soalnya kita gak tau mau masak apa"tanya Kayla dan lagi lagi Ariel hanya memberi respon anggukan tanda iya saja.


Sedangkan Shasa dan Kayla yang sejak tadi mendapat respon singkat itu memutuskan fiks sahabat mereka yang satu ini lagi mode cosplay jadi triplek plus kutub selatan pikir keduanya.


__ADS_2