The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 47


__ADS_3

"Shasa nonton TV jangan sampai kemalaman ya"ujar Aurel pada Shasa.


"Iya"jawab Shasa.


"Nonton filmnya juga kartun aja ya,gak usah yang nonton drama atau yang lain"pesan Aurel,kalian masih ingatkan gimana protektifnya baik Aurel maupun Kayla pada Shasa sama Ariel kalau masalah tontonan untuk kedua sahabat termuda mereka itu.


"iya Ri"saut Shasa lagi,gadis itu menoleh kearah Aurel yang berdiri di samping sofa tempatnya duduk saat ini.


"Inget jangan sampai begadang"ujar Aurel kembali mengingatkan Shasa.


Shasa memutar bola matanya jengah mendengar dan melihat sifat bawel dan cerewet Aurel yang sedang kumat malam ini.


"Rere udah gak usah bawel gitu dong,Shasa udah tau kok kalau Shasa gak boleh begadang,gak boleh nonton film atau drama,nonton kartun aja,udah Shasa paham kok jadi Rere tenang aja"ujar Shasa pada Aurel.


"Maaf deh Sha,aku itu cuma gak mau kamu sampai begadang trus sakit,sama gak mau kamu nonton film atau drama tanpa kita temenin.Soalnya kalau kamu salah tontonan kan bisa tercemar sudah nanti otak kamu,kita gak mau"ucap Aurel minta maaf.


"Iya Shasa tau kok,yau deh sana mendingan Rere kelantai atas aja.Bukannya tadi Rere bilang rencananya mau ke kamar Riri ya?" ucap Shasa bertanya pada Aurel.


"Oh iya ya aku lupa,untung kamu ingetin aku Sha"ujar Aurel mengingat rencananya tadi waktu masih dimeja makan.


"Yau dah deh,Aku pamit ke atas dulu ya Sha.selamat menonton TV"ucap Aurel pamit beranjak meninggalkan area kumpul.


"Rere!"panggil Shasa menghentikan Aurel yang hendak menaiki tangga.


"Ada apa Sha?"tanya Aurel.


"Nanti kalau Rere mau nanya nanya sama Riri tentang apa yang dia pikirin,jangan dipaksa Riri nya buat jawab"ujar Shasa mengingatkan Aurel.


"Kalau soal itu mah kamu gak usah bilangin juga aku juga udah tau Sha"saut Aurel melanjutkan langkahnya menaiki tangga menuju ke lantai atas.


Setelah kepergian Aurel,Shasa kembali fokus pada layar TV didepannya yang sedang menayangkan film putri disney.


Disisi lain Ariel sedang duduk di atas tempat tidurnya,badannya bersandar di bagian sandaran ranjang.Mata dan tangan gadis itu fokus pada telepon genggam miliknya,ia sedang cattingan dengan dua orang rekan misinya siapa lagi kalau bukan Rion dan Leo.


...~Grup Chat~...


RION:


Hai guys!


Malam!


Gimana kabar nih?


Kalian nongol dong


Woi jawab ngapa!


Gue tau kalian lagi on ya!


โœ“โœ“


RION:


Cuma di read doang anjir!


LEO:


MULUT!!


KASAR BANGET NGOMONGNYA


NJIR!!


RION:


LO JUGA SAMA YA!!


LEO:


ITU KARENA LO!!


RION:


CAPLOK LO!!


LEO:


LO DULUAN YA!!


RION:

__ADS_1


LO!!


^^^ARIEL:^^^


^^^B-E-R-I-S-I-K!!!^^^


LEO:


Eh hai Riel๐Ÿฅฐ


Gimana kabarnya malam ini baik?


RION:


๐Ÿคฎ๐Ÿคฎ๐Ÿคฎgiliran sama Ariel aja lo


Lembut banget dengernya.


LEO:


GUE NGETIK YA BUKAN NGOMONG!


RION:


WAH INI EMANG MAU CARI RIBUT


INI ANAK.


^^^ARIEL:^^^


^^^๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช^^^


RION:


๐Ÿ™๐Ÿ™Ampun bu bos.


LEO:


๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ ampun bu bos ku๐Ÿ˜‰


^^^ARIEL:^^^


^^^@LEO ๐Ÿ˜‘๐Ÿ™„^^^


LEO:


RION:


Gue kok gak di notice juga sih


bu bos?,masa cuma si kunyuk aja.


LEO:


Ada yang iri dengki nih,siapa ya๐Ÿง?


RION:


Mati aja lo deh!


Ariel mana lo,gue belum disapa udah


ilang lagi.


^^^ARIEL:^^^


^^^๐Ÿง๐Ÿง๐Ÿง^^^


LEO:


HAHAHA!!!


KASIAN DEH LO!


HAHAHA,dikacangin


RION:


Tega lo bu bos sama kawan lo yang


Satu ini.

__ADS_1


Cowok ganteng tuh gak bisa diginiin๐Ÿ˜ก.


LEO:


๐Ÿคฎ๐Ÿคฎ๐Ÿคฎ


^^^ARIEL:^^^


^^^๐Ÿคฎ๐Ÿคฎ๐Ÿคฎ^^^


RION:


๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ


Bunda anak ganteng mu ini ternistakan.


โœ“โœ“


Ariel terkekeh pelan membaca isi grup percakapannya dengan Leo dan Rion,


Walaupun isinya gak ada yang jelas tapi menurutnya cukup menghibur untuknya yang sedang banyak pikiran seperti saat ini.


Tok...tok..tok...suara pintu kamarnya diketuk oleh seseorang dari luar.


"MASUK!"suruh nya mempersilahkan orang itu masuk.


"Kamu udah tidur Ri?"


Ariel mengalihkan pandangannya kearah orang yang baru memasuki kamarnya,setelah mendengar suara orang itu.Ia sangat mengenali siapa si pemilik suara,siapa lagi kalau bukan saudari kembarnya yaitu Aurel.


Saudarinya itu dengan tersenyum lembut melangkah mendekati tempat tidurnya dan kemudian langsung mengambil posisi duduk di sampingnya.


Ariel segera mematikan hpnya dan meletakkannya disampingnya melihat saudarinya duduk didekatnya,tak peduli kalau dua orang di grup chat nya itu protes karena ia tiba tiba off dari grup.


"Kok hpnya dimatiin pas kakak datang?"tanya Aurel pada Ariel.


"Udah gak perlu"jawab Ariel.


"Kamu lagi gak rahasiain sesuatu dari kakak kan?"tanya Aurel dengan pandangan menyelidik.


"Enggak kok kak,aku tadi cuma liat liat sosmed aja"jawab Ariel pada kakaknya.


"Ooh"saut Aurel.


"Kakak ada perlu apa kesini?"tanya Ariel pada kembarannya itu.


"Gak ada perlu sih,kakak cuma kangen aja"jawab Aurel,gadis itu memeluk saudarinya dengan erat.


"Kita setiap hari kan ketemu"ujar Ariel,ia ikut membalas pelukan kakak lebih tua lima menit darinya itu.


"Iya sih,tapi kita itu jarang punya quality time berdua tau"ucap Aurel dengan masih memeluk Ariel.


Ariel sendiri hanya bisa terkekeh kecil melihat tingkah manja saudarinya itu yang sedang kumat.Tapi kalau dipikir pikir akhir akhir ini terutama sejak mereka pindah ke Indonesia ia dan Aurel memang hampir tidak pernah punya waktu berdua,pasti selalu bersama Shasa dan Kayla.


"Ri"panggil Aurel.


"Hm"saut Ariel.


"Kamu kenapa sejak tadi siang,aku perhatiin gak banyak omong trus kayak gak fokus sama sekitar kamu?"tanya Aurel.


"Aku kan emang kayak gitu"jawab Ariel,mengusap usap kepala sang kakak.


itu dengan lembut.


"Tapi kamu kayak beda gitu dari hari hari biasanya"ujar Aurel


"Mungkin perasaan kakak aja kali,mungkin kakak lagi capek apalagi kan kakak seharian ini jagain Kay yang lagi sakit.Makanya kayak gitu."ucap Ariel meyakinkan saudarinya.


"Emang gitu ya"ujar Aurel.


"Hm,mendingan sekarang kakak tidur aja udah malam nih"suruh Ariel.


"Oke"ujar Aurel,gadis itu segera mengubah posisinya yang tadinya duduk ke posisi berbaring di atas kasur Ariel.


"Kakak tidur disini?"tanya Ariel melihat sang kakak yang sudah berbaring di atas kasurnya.


"Iya gak papakan,boleh ya"pinta Aurel pada Ariel.


"Boleh lah masa enggak"jawab Ariel memperbolehkan.


Ariel bangkit dari tempat tidurnya untuk mematikan lampu kamar kemudian menyalakan lampu tidur yang tergeletak di atas meja kecil di samping tempat tidurnya,sebagai pengganti pencahayaan kamarnya.Ia juga mengambil hpnya yang tadinya ada di atas kasur dan menyimpannya di atas nakas,setelah semuanya selesai Ariel kembali ke atas kasurnya kemudian berbaring di samping Aurel sambil memeluk kembarannya itu.Tak lama berselang ia sudah menyusul kembarannya itu ke alam mimpi.

__ADS_1


~padahal ini bab rencananya mau aku upload kemarin malam eh malah ketiduran,yau dah pagi ini aja~


__ADS_2