The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 77


__ADS_3

"Riri ayo bangun,nanti aja disekolah lanjut tidurnya kalau masih ngantuk"ujar Shasa masih berusaha membangunkan Ariel.


"Aku masih mau tidur Sha"saut Ariel pada Shasa,ia malah tambah membenamkan dirinya pada selimut.


"Ayo bangun Riri,nanti Kay ngomel lagi kalau Riri gak bangun bangun"ujar Shasa,ia itu menarik pergelangan tangan Ariel sampai gadis yang masih memejamkan matanya itu terduduk.


"Cepet bangun,nanti sambung tidurnya dikelas aja"ujar Shasa kembali,ia menyeret Ariel untuk pergi ke dalam kamar mandi dan menyalakan shower lalu tanpa pemberitahuan menyiramkannya ke Ariel yang masih tengah tidur dalam keadaan berdiri itu.


"SHASA!"teriak Ariel kaget kala air dingin dari shower secara mendadak menerpa kulitnya.


"SORRY RI,MANDI CEPET.SHASA BALIK KE KAMAR DULU!"teriak Shasa langsung ngacir lari keluar dari kamar mandi dan meninggalkan kamar Ariel menuju kamarnya untuk mandi juga.


"Si..sialan"umpat Ariel pelan sambil sedikit menggigil memeluk dirinya yang sendiri yang sudah separuh basah akibat disiram air oleh Shasa,baju piyama tidur yang ia pakai ikut basah tentunya.Kantuk berat yang ia rasakan tadi pun mendadak lenyap seketika,ia akhirnya memutuskan untuk lanjut mandi saja sekalian.


Shasa berjalan menuju kearah meja makan dimana Kayla dan Aurel sudah lebih dahulu ada disana.


"Pagi Rere,Kay!"ucap Shasa tersenyum cerah pada Aurel dan Kayla,ia langsung mengambil posisi duduk didepan Kayla.


"Riri mana Sha?"tanya Aurel pada Shasa.


"Masih dikamar Re,bentar lagi juga pasti Riri datang"jawab Shasa yang mulai menyantap sarapannya padahal dua sahabatnya yang sejak tadi lebih dulu tiba dimeja makan saja belum menyentuh sarapan didepan mereka karena menunggu dirinya dan Ariel terlebih dahulu,sedangkan dua orang didepannya hanya bisa menggeleng maklum dengan tingkahnya itu.


"Sha gimana bisa lo sampai ke kamarnya Riri, padahal gue liat lo tidur dikamar lo sendiri?"tanya Kayla yang mengingat kalau Shasa tadi pagi ada dikamar Ariel.


"Shasa kebangun abis mimpi buruk tadi malam,habis itu Shasa jadi takut tidur sendiri.Makanya Shasa pindah ke kamar Riri"jelas Shasa memberi alasan kenapa ia berakhir tidur dikamar Ariel pada Shasa.


"Tumben amat,biasanya kalau lo kebangun abis mimpi buruk pasti datangnya ke kamar gue"ujar Kayla mengetahui kebiasaan Shasa sejak dulu.

__ADS_1


"Shasa juga gak terlalu inget kenapa Shasa masuk ke kamar Riri,soalnya Shasa setengah sadar sih dan mungkin karena kamarnya Riri yang paling deket"ujar Shasa,Kayla hendak mengajukan pertanyaan lagi namun terhenti karena kedatangan Ariel disana.


"Pagi"sapa Ariel singkat pada semuanya.


"Pagi juga"saut ketiga orang lainnya.


"Ayo duduk Ri trus sarapan dulu"suruh Aurel pada kembarannya itu,Ariel hanya mengangguk menuruti perkataan Aurel.


Ia duduk di samping kursi tempat duduk Shasa,sekilas matanya melirik kearah gadis itu dan gadis itu hanya menampilkan senyum lebar tanpa bersalahnya kearahnya saat ini dan tentunya Ariel tak mempedulikan hal itu memilih untuk memukai sarapannya saja.


Begitu juga dengan Kayla dan Aurel yang mulai menyantap menu sarapan yang dibuat oleh pelayan untuk mereka,setelah Ariel hadir dimeja makan.


"Kita naik mobil sendiri sendiri atau satu mobil bareng"tanya Aurel pada tiga orang gadis yang berdiri disampingnya,Aurel dkk saat ini sedang berada di garasi bersiap untuk segera berangkat ke sekolah.


"Terserah,yuk Sha bareng.lo yang nyetir"ujar Ariel langsung menarik tangan Shasa menuju ke mobilnya tanpa menunggu persetujuan dari Shasa terlebih dahulu.


"Yuk lah Re,kita satu mobil aja"ajak Kayla pada Aurel.


"Gas lah,kebetulan gue lagi malas nyetir"ujar Aurel langsung menyetujui ajakan Kayla.


Kedua mobil yang dikemudikan oleh Shasa dan Kayla itupun mulai melaju keluar dari garasi dan meninggalkan pekarangan tempat tinggal mereka menuju ke arah jalan raya.


"Gimana misi kalian tadi malam,berhasil?"


Tanya Shasa memulia pembicaraan terlebih dahulu.


"Berhasil"jawab Ariel.

__ADS_1


"Bagus deh,jadi itu tikus kalian taruh dimana?"tanya Shasa lagi.


"Di markas"jawab Ariel dengan singkat tentunya.


"Singkat amat lo jawabnya,jangan bilang lo ngambek gara gara tadi pagi?"tanya Shasa memastikan,Ariel hanya diam saja tak menjawab.Sepertinya tebakan Shasa benar kalau sahabatnya itu ngambek gara gara ia siram air dingin menggunakan shower tadi pagi.


"Riri mah muka datar tapi ngambekan"ujarnya pada Ariel namun lagi lagi tak digubris oleh sahabatnya yang berwajah datar itu.


"Dah lah,ngambek aja lo.Nanti kalau mau apa apa bilang aja nanti gue beliin"ujar Shasa menyerah untuk membujuk Ariel dan memilih fokus untuk menyetir mobil saja.


Hari senin ini terbilang cukup panas untuk pagi hari,sekarang semua SMA tempat Aurel dkk sekolah sedang mengadakan kegiatan rutinitas pagi bagi semua sekolah di Indonesia yaitu upacara bendera setiap senin pagi.


Hampir sebagian besar murid yang mengikuti upacara itu mengeluh akibat kepanasan baik dengan cara mengomel didalam hati ataupun ada yang mengeluh dengan mengoceh kecil,


salah satu diantaranya adalah Ariel.Cewek itu dari tadi menahan sekuat tenaga panas cahaya matahari yang terasa sangat menusuk ke lapisan kulitnya,bisa dipastikan kulitnya pasti akan kemerahan saat ini akibat terbakar.


Aurel yang berdiri tepat di samping kembarannya itu juga sedari tadi melirik sesekali untuk memastikan keadaan saudari kembarnya itu apakah baik baik saja,ia sangat tau bagaimana cukup sensitifnya Ariel kembarannya itu terhadap panas.


"Ini kompres dulu"ujar Kayla menyerahkan kantong berisi es batu pada Ariel yang sedang duduk di atas ranjang diruang UKS.


"Hm"ucap Ariel menerima kantong es batu itu.


"Gue baru tau kalau lo sensitif banget sama panas Ri,liat aja kulit lo merah merah gitu"ujar Mia yang berdiri didekat Ariel,ia tak sendiri tapi ada Kayla dan Shasa yang juga ikut berdiri melingkar mengelilingi Ariel hanya Aurel saja yang duduk di kursi yang ada di samping ranjang tempat Ariel.Gadis itu sibuk membantu mengompres telapak tangan kembarannya yang kemerahan dengan es batu.


Kelima gadis itu langsung menuju UKS karena Ariel tiba tiba mengeluh pusing dan merasa sedikit perih pada kulitnya akibat terlalu lama berjemur saat upacara,jadilah mereka disini sekarang.


"Biasanya sih ini anak selalu pakai cream sun blok sebelum kegiatan diluar rumah yang bakal berada dibawah panas matahari dalam waktu lama,tapi hari ini bisa bisanya dia lupa"ujar Kayla.

__ADS_1


"Riri beda sama gue kalau lama lama berjemur,Ariel mah kulitnya bakal kemerahan kalau gue kulit gue bisa langsung belang hitam kalau lama lama berjemur"ujar Mia.


__ADS_2