
"Dari mana aja lo bro,kok pamitnya ke toilet tapi gak balik balik?"tanya Ryan.
"Gue di atap sekolah,niatnya sih cuma sebentar tapi malah ketiduran disana"jawab Leo pada Ryan.
*pembohong handal*ujar Rion dalam hatinya.
"Ada ada lo"komen Aditya mendengar jawaban dari Leo.
"Eh ngomong ngomong Riel kenapa,kamu sakit?" tanya Leo.
"Gak sakit sih,cuma kepalanya pusing trus kulitnya rada iritasi kena cahaya matahari"bukan Ariel yang menjawab tapi Kayla.
"Tapi sekarang udah mendingan kan?"tanya Leo lagi,Ariel menganggukkan kepalanya memberi respon karena antara mulutnya masih sibuk memakan bubur yang disuapi kembarannya padanya atau memang ia memang gak berniat menjawab.
"Bagus deh kayak gitu"ujar Leo
*Akting yang bagus tuan Leo*puji Shasa dalam hati.
"Kalau gitu gue sama anak anak yang lain pamit balik ke kelas kita duluan ya,soalnya istirahat udah mau selesai nih"ujar Miko mewakili para cowok hendak pamit kembali ke kelas mereka duluan,lagi pula niat mereka ikut para cewek kesini cuma mau liat keadaannya Ariel doang.
"Iya gak papa,kalian balik ke kelas kalian aja.Makasih ya udah sempatin liat Riri di UKS"
ucap Aurel pada para cowok.
"Kalau gitu kita pergi ke kelas dulu ya"pamit Miko dkk pada Aurel dkk kemudian pergi meninggalkan ruangan UKS.
Tapi sebelum benar benar pergi Leo dan Ariel sempat beradu tatapan beberapa detik dan dengan jahilnya Leo mengedipkan sebelah matanya pada Ariel kemudian langsung pergi dari sana bersama teman temannya.
*Idih mata tu bocah kenapa kedip kedip gitu,sakit atau gimana?*Shasa bertanya heran dalam hatinya,Shasa dapat melihat tingkah Leo itu karena kebetulan dia memang berdiri di samping tempat Ariel persis menghadap kearah pintu UKS.
Sedangkan yang diberi kedipan itu tak memberikan reaksi apapun dan tetap dalam muka datar miliknya.
*Makhluk aneh*itu adalah yang terlintas dipikiran Ariel saat itu tentang Leo.
"Udah selesai,sekarang minum dulu"ujar Aurel selesai menyuapi Ariel bubur kemudian memberikan kembarannya itu minum.
"Kenapa bubur?"tanya Ariel langsung setelah selesai minum.Keempat sahabatnya yang mendengar pertanyaannya itu terdiam sejenak memikirkan maksud dari pertanyaan anehnya itu.
"Shasa sama yang lain beliin Riri bubur karena Riri sakit"jawab Shasa menjadi yang pertama konek dengan maksud pertanyaan Ariel.
__ADS_1
"Gua gak demam"saut Ariel
"Ya lo emang gak demam Ri,tapi bubur itu biasanya jadi salah satu makanan yang identik dengan orang sakit.jadinya kita beliin lo itu"ujar Mia menjelaskan alasannya.
"Bener apa yang dibilang sama mereka Ri,lagian tadi kepala kamu sempet pusing juga kan?"ujar Aurel.
"Hmm"saut Ariel.
Kring...kring...kring...suara bel berbunyi
"Udah bel masuk nih,Ri lo ke kelas atau tetep disini?"tanya Kayla pada sahabatnya itu.
"Kelas"jawab Ariel singkat,ia langsung bergerak turun dari bangsal UKS.
"Emang kamu udah gak papa Ri?"tanya Aurel masih khawatir dengan saudari kembarnya itu.
"Hmm"jawab Ariel berdehem mengiyakan.
"Kalau gitu ayok kita ke kelas"ujar Shasa
Kemudian ke lima cewek remaja SMA itu pun meninggalkan UKS untuk kembali ke kelas mereka.
Kalian semua pasti penasaran kan kenapa pas para sahabat Ariel datang ke UKS hanya ada Ariel sendiri didalam sana,padahal tadinya Leo juga ada disana dan bahkan juga sempat tertidur.Namun ia kelihatan baru datang ke sana dan mengatakan kalau ia dari atap sekolah saat Ryan menanyainya dari mana,jadi gini ceritanya.
Saat Aurel dkk dan Miko dkk-Ariel dan Leo masih berada di kantin,setelah mereka semua menghabiskan makanan mereka Aurel hendak pergi memesan bubur untuk kembarannya tapi segera dihentikan oleh Rion.
"Rel lo mau kemana?"tanya Rion melihat Aurel beranjak dari tempat duduknya.
"Mau beli bubur buat dibawa ke UKS,untuk Riri makan"jawab Aurel pada Rion.
"Gue aja deh yang beliin"ujar Rion
"Gak usah Rion,biar gue aja"ujar Aurel menolak.
"Ada apa nih gerangan Rion mau beliin bubur buat Ariel?"tanya Miko dengan nada menggoda Rion dan tak lupa ia menaik turunkan alisnya kearah Rion.
Rion memutar matanya malas mendengar perkataan Miko namun ia tak berniat menyauti nya,ia kembali beralih ke arah Aurel.
"Gue aja Re,soalnya gue mau sekalian beli minum juga.lagian tempat jual buburnya sebelahan sama tempat beli minum"ujar Rion pada Aurel.
__ADS_1
"Gitu ya,yau dah deh asal gak ngerepotin aja"ucap Aurel mengiyakan.
"Gak bakal ngerepotin kok"ujar Rion kemudian langsung pergi menuju kearah tempat penjual makanan di dalam kantin sekolah.
"Mbak buburnya satu ya,dibungkus"pesan Rion pada mbak mbak penjual.
"Iya,tunggu bentar ya den"pinta mbak mbak penjual itu pada Rion.
"Mbak kalau udah selesai titip sini dulu ya,saya mau ke toilet sebentar dan ini uangnya"ujar Rion menyerahkan selembar uang berwarna hijau kemudian pergi dari sana.
"Baik den"ucap penjual itu.
Rion langsung pergi ke toilet kemudian masuk kedalam,sesampai didalam ia langsung mengambil ponsel miliknya di sakunya kemudian menghubungi seseorang.
Ditempat lain Leo yang tadinya tidak sengaja tertidur sambil duduk di kursi samping bangsal UKS tempat Ariel berada tiba tiba terusik saat suara hp yang ia simpan disaku almamaternya,ia mengangkat kepalanya dari atas tangan Ariel yang tidak sengaja ia jadikan alas kepalanya dan dengan perlahan melepaskan genggaman tangannya dari jari jari Ariel.
"Halo,Rion"ujarnya menyapa sang penelpon
"Lo lagi dimana?"tanya Rion dari seberang sana,ternyata rekannya itu yang menelponnya.
"Huah...di UKS"jawabnya sambil menguap.
"Lagi sama Ariel kan lo?"tanya Leo lagi dari seberang sana tepatnya di toilet.
Ariel sendiri ternyata ikut terbangun mendengar suara Leo yang sedang teleponan dengan Rion,Leo menyadari itu langsung kembali menggenggam tangan Ariel dengan sebelah tangannya kemudian kembali ke pembicaraan dengan Rion.
"Iya,lagi nemenin Riel.Kenapa emangnya?"
Jawab Leo kemudian bertanya balik.
"Pergi dari sana"suruh Rion
"Kenapa?"tanya Leo
"Gue sama yang lain mau ke sana nyusulin Ariel,jangan sampai mereka liat lo disana nanti mereka curiga atau banyak nanya entar"jawab Leo,sesekali Leo melirik kearah pintu masuk toilet memastikan tidak ada yang mendengar perkataannya pada Leo melalui telepon itu.
"Oke tut..tut.."ujar Leo kemudian langsung memutuskan sambungan telepon dari Rion.
"Lah!langsung dimatiin dong"ujar Rion menatap layar ponsel miliknya,ia dengan segera pergi dari toilet itu dan kembali ketempat penjual tadi mengambil bubur pesanannya kemudian balik ke meja tempat teman temannya berada.
__ADS_1
Sedangkan Leo yang berada di UKS saat ini,setelah mematikan telepon dari Rion secara sepihak.Ia menyimpan kembali ponselnya kedalam saku almamaternya.
"Ada apa?"tanya Ariel pada Leo.