The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 145


__ADS_3

"Baik nona"ujar ketua pelayan itu akhirnya mengalah dan dengan cepat membuka pintu kamar kembaran nonanya ini,ia memang selalu membawa kunci cadangan semua kamar utama dan beberapa kunci ruangan penting bersamnya.Selain supaya ia tak perlu repot bolak balik untuk mengambil kunci kunci itu jika diperlukan,tapi juga sebagai jaga jaga jika ada oknum oknum bertangan gatal yang berniat jahat jika memegang kunci kunci penting itu.


Ceklek...suara kunci pintu kamar Ariel berhasil dibuka oleh ketua pelayan itu


"Sudah saya bukakan nona"ujar ketua pelayan itu kepada majikan mudanya yang masih setia duduk dilantai keramik itu.


"Kalau begitu makasih bik,silahkan lanjutkan pekerjaan bibik"ucap Aurel.


"Baik nona,saya permisi dulu"pamit ketua pelayan itu mengundurkan diri pergi meninggalkan tempat itu untuk melanjutkan pekerjaannya.


Aurel memandangi kepergian ketua pelayan itu sampai jauh tak terlihat kemudian beralih menatap kearah pintu kamar Ariel yang sudah sedikit terbuka,Huf gadis itu membuang nafasnya dan dengan malas ia beranjak dari lantai kemudian berdiri lalu berjalan memasuki kamar kembarannya itu.


Aurel sesungguhnya sama sekali tak tau tujuan pasti dirinya datang kekamar Ariel yang dominan bernuansa gelap ini,gadis itu hanya melangkah satu demi satu langkah menelusuri kamar ini sambil melihat lihat apa saja isi dan pajangan yang ditaruh sang kembaran didalam kamar.Jujur saja Aurel masih sedikit asing dengan semua komponen detail yang terdapat dikamar ini, ia memang tak terlalu suka berkunjung kesini karena warna serta suasana kamar Ariel yang terkesan sangat monoton dan agak membosankan.Jika mereka memutuskan untuk tidur berduapun bisa dihitung jari Aurel menginap dikamar Ariel,Kembarannya yang akan kekamarnya.


Setelah lelah berkeliling kamar Ariel,Aurel langsung merebahkan dirinya sendiri keatas ranjang tempat tidur dikamar itu,gadis itu hanya diam saja berbaring telentang menatap langit langit kamar sambil memeluk satu satunya boneka dikamar itu yaitu boneka beruang berwarna coklat.Tentu saja sudah bisa dipastikan kalau boneka itu bukan Ariel yang membelinya,itu adalah hadiah cople untuk ulang tahun mereka yang diberikan oleh salah sahabat mereka dan tanpa disebutkan namanyapun kalian pasti tau siapa sahabat sikembar yang cukup menggilai boneka karakter beruang.


Saat asik melamun sambil memandang langit langit kamar Ariel,mata Aurel tak sengaja menangkap sesuatu yang terdapat diatas lemari besar yang ada dikamar itu.Aurel langsung terduduk sambil matanya masih memandangi benda yang berwarna hitam berbentuk kotak itu dengan seksama,rasa penasarannya langsung timbul seketika.

__ADS_1


"Itu kotak apa?"gumam Aurel.


Tak mau dibuat semakin penasaran akan kotak hitam apa yang ada diatas lemari baju kembarannya itu,Aurel langsung beranjak turun dari atas tempat tidur berniat untuk mengambil dan melihat kotak apa itu.


Gadis itu menggeser meja belajar milik saudarinya sampai mendekat kearah lemari, setelah memastikan meja itu kokoh dan mampu menahan berat yang lumayan.Aurel langsung naik secara perlahan keatas meja belajar itu dan setelah bisa berdiri seimbang,


gadis itu langsung meraih kotak hitam yang ukurannya lumayan itu secara perlahan lahan dan hati hati dari atas lemari.Aurel memegang kotak itu erat supaya gak jatuh kemudian turun secara perlahan dari atas meja yang ia naiki itu,gadis berhasil turun dengan selamat.


Disinilah Aurel sekarang yaitu duduk diatas tempat tidut milik Ariel sambil memandang kotak hitam dihadapannya,entah kenapa ia masih raku dan deg degan untuk membukanya.Setelah berfikir beberapa menit barulah Aurel langsung menjulurkan tangannya dan membuka kotak itu secara perlahan


*kira kira apa isinya ya?*batin Aurel bertanya penasaran.


Tangan Aurel mulai mengambil satu persatu isi yang ada dikotak itu sambil matanya terus menelisik dengan serius setiap isi kotak itu, awalnya tidak ada yang mencurigakan sama sekali karena isi kotak yang Aurel keluarkan itu hanya terlihat sebagai mainan dan barang barang masa kecil kembarannya itu saja.Namun lama kelamaan Aurel mulai merasa aneh,dimulai dari saat ia menemukan satu kamera kecil didalam kotak itu dan juga sebuah album foto kecil.


Aurel tau pasti kalau dirinya tak pernah tau kalau kembarannya memiliki kamera dan album seperti itu,gadis itu memutuskan untuk membuka album foto itu untuk melihat apa isinya.Semakin Aurel membalik lembar demi lembar halaman album itu,keningnya semakin tampak berkerut melihat foto foto yang disimpan rapi dalam album itu.


Album foto itu berisi foto Ariel dengan latar tempat yang banyak,yang membuat gadis itu bingung bukan karena latar foto tapi hal lain yang ditampilkan dalam foto itu. Dikebanyakan foto terlihat kembarannya tak berfoto sendiri tapi disamping Ariel terlihat sosok laki laki dewasa dengan pakaian serba hitam berdiri disamping adiknya itu sambil menatap kearah kamera,Aurel sama sekali tak mengenali orang itu bahkan ia yakin tak pernah bertemu.Rasa heran dan penasaran Aurel semakin timbul saat melihat dibeberapa foto berikutnya terdapat foto salah satu sahabatnya yaitu Shasa yang juga didampingi sosok laki laki dewasa,kalau itu Aurel sedikit kenal siapa sosok itu.sosok yang berada disebelah Shasa itu adalah pak Can,asisten sekaligus bodyguard yang ditugaskan oleh orang tua sahabatnya itu untuk selalu ada membantu Shasa.

__ADS_1


Aurel semakin penasaran dengan sosok laki laki itu setelah menyadari kalau kembarannya sangat sering terlihat berwajah ceria dan tersenyum lepas didalam foto,sampai dihalaman terakhir.Dibagian halaman terakhir album itu,Aurel menemukan dua foto yang belum disusun rapi dialbum itu melainkan hanya diselipkan dihalaman itu saja.


Foto pertama adalah foto sosok laki laki misterius difoto foto sebelumnya yang terlihat berfoto sambil tersenyum ramah kearah kamera bersama seorang anak laki laki disebelahnya yang juga tersenyum tak kalah lebar,Aurel juga sama sekali tak mengenali atau pernah melihat bocah itu.


Dibalik foto itu ada tulisan tangan


Aku baru tau Nic punya keponakan dan keponakannya itu seumuran denganku,aku meminta foto ini dari Nic.Aku ingin bersahabat dengan keponakan Nic.


Lanjut beralih ke foto yang kedua dimana terlihat Ariel dan Shasa masih kecil berfoto berempat bersama pak Can dan sosok laki laki misterius itu,dan dibalik foto itu juga terdapat tulisan tangan kembarannya.


Foto saat aku dan Shasa pertama kali belajar menembak dan menggunakan senjata,ada Nic dan pak Can yang mengajari kami tentunya.


"Tunggu,Apa?!Belajar menembak?siapa?! Riri dan Shasa?!Shasa sahabat gue yang paling imut dan polos?!"


Itu adalah kalimat yang spontan keluar dari mulut Aurel,ia memegang keningnya yang mendadak pusing saking terkejut dan tak menyangka serta sedikit tak percaya dengan apa yang baru saja dirinya baca.Gadis itu terdiam sejenak untuk tersadar dari keterkejutannya,kemudian ia menatap kotak hitam yang masih memiliki beberapa benda didalamnya.


*Semoga tidak ada benda atau hal selain ini yang membuatku tambah terkejut*batin Aurel penuh harap.

__ADS_1


Aurel meletakkan kedua foto itu diatas permukaan kasur lalu tangannya kembali mengambil benda lain yang menjadi isi kotak itu,ia sekarang mengambil sebuah kotak kecil mirip seperti kotak hadiah.


__ADS_2