
~US~
Kayla terlihat sedang berbicara melalui sambungan seluler,temannya berbicara saat ini adalah Aurel sahabatnya yang menghubunginya melalui Prancis.Keduanya terdengar berbicara dalam bahasa inggris.
"Lo sure Re, with this plan?
(Lo yakin Re,sama rencana ini?)"tanya Kayla kepada Aurel.
"Sure not sure, but what else can you do? His attitude of Papa lately was really suspicious of knowing, where it was also followed by being strange and it seemed deliberately mutus communication with me again
(Yakin gak yakin sih,tapi mau gimana lagi?
Sikapnya papa akhir akhir ini mencurigakan banget tau,mana Riri juga ikutan bersikap aneh dan kayaknya sengaja mutus komunikasi sama gue lagi)"saut Aurel dari seberang sana.
"If you are strange, it's not just my father, but my father too, like it looks pretty good, so I made it in Indonesia in a quick time. There's just the reason, if I say I want to be keindo
(Kalau bersikap aneh sih bukan cuma papa lo aja tapi papa gue juga,kayak keliatan benget gitu nahan gue buat keIndonesia dalam waktu cepat.Ada aja alasannya,kalau gue bilang pengen keIndo)"ujar Kayla.
"Well, my father even like it is like to gain motion, I know it's not. That's usually not too limited to getting out of the mansion now, even though I say it will be accompanin by the bodyguard, it's still hard to dialyzin.
(Nah benerkan,papa gue bahkan kayak ngebatasin gerak gerik gue tau gak.Yang biasanya gue gak terlalu dibatasin buat keluar mansion sekarang,meskipun gue bilang bakal ditemenin sama bodyguard tetep aja susah buat diizinin.Mana kalau gue perhatiin jumlah bodyguart dimansion ini nambah lagi)"ujar Aurel.
"When talking about the bodyguard, my parents also seem to send more than usual for me from afar
(Kalau bicara soal bodyguard sih,orang tua gue juga kayaknya ngirim lebih banyak dari biasanya buat ngawasin gue dari jauh)"timpal Kayla.
"Therefore we have to use this method so that you can be in Indonesia as soon as possible, even though it's a bit anti-mainstrem. How come it's more upset because it's worried about Riri, lately I like to think about him because
(Oleh sebab itu kita harus pakai cara ini biar bisa keindonesia secepatnya,meski agak anti mainstrem.Mau gimana lagi?gue makin gusar karena khawatir sama Riri,akhir akhir ini gue suka kepikiran tentang dia soalnya)"ujar Aurel.
__ADS_1
"Same as me too, seeing the situation that is not in Indonesia, it seems like it's deliberately planned. Trus of Shasa and Riri's attitude that seems to know if we will take a long time for Indonesia again, the problem is that there is nothing to ask directly about our delay in
(Sama gue juga,ngeliat siatuasi yang gak ada diindonesia kayaknya emang sengaja direncanain.Trus sikap Shasa dan Riri yang kayaknya tau kalau kita bakal butuh waktu lama buat keindonesia lagi,soalnya gak ada satupun dari mereka yang nanyain secara langsung soal keterlambatan kita keindonesia lagi.Ditambah semua cerita lo tentang kehidupan lain yang Shasa dan Riri sembunyiin ke kita berdua selama ini,bikin gue kepikiran mulu dari kemarin)"ujar Kayla.
"So you are a time to take part in this plan?
(Jadi lo setujukan buat ikut pakai rencana ini?)"tanya Aurel meminta keputusan dari sahabatnya itu.
"Of course I agree
(Tentu gue setuju)"putus Kayla.
"Good if so, I will ask for a guard who is willing to help me to compete this plan to tell his friend who is there to take care of your departure to Indonesia
(Bagus kalau begitu,gue bakal minta penjaga yang bersedia bantuin gue buat nyusun rencana ini untuk nyuruh temennya yang ada disana buat urus keberangkatan lo ke Indonesia)"ujar Aurel.
(Oke gue tunggu kabar selanjutnya,kalau gitu udahan dulu telponannya.Sebentar lagi kakak gue bakal balik)"ujar Kayla.
"Yes, I also have to be done some of my things before
(Yaudah deh,gue juga masih harus beresin beberapa barang barang gue dulu)"saut Aurel setuju untuk mengakhiri pembicaraan mereka kali ini.
"See you in Indonesia, Rere
(Sampai jumpa diIndonesia,Rere)"ucap Kayla
"See you in Indonesia too, Kay
(Sampai jumpa diIndonesia juga,Kay)"balas Aurel.
__ADS_1
Kedua gadis yang tengah berada didua negara dan dua benua yang berbeda itu mengakhiri pembicaraan mereka saat itu juga.
Mari kita tinggalkan sejenak kedua gadis yang tengah mempersiapkan diri untuk keIndonesia kembali tanpa sepengetahuan orang tua mereka masing masing,sekarang kita beranjak kembali melihat kondisi diIndonesia.
~Indonesia~
Sikembar Miko dan Mia saat ini sedang berada didalam mobil Miko yang tengah dipacu dengan kencang untuk mengejar seseorang,Mia bahkan sampai berpegangan
dipegangan penumpang bagian atas mobil.
"Mik,pelan pelan ngapa.Gue belum mau mati muda woi!"seru Mia kepada sang kembaran.
Namun Miko tak mengacuhkan seruan kembarannya itu,pemuda itu malah sibuk memacu mobil yang mereka tumpangi untuk mengejar salah satu pengguna sepeda motor yang tadi sempat mencari gara gara dengan pemuda itu saat berada dijalan besar. Bukannya terlalu kepancing emosi atau apa tapi pengendara peseda motor itu terlihat dengan sengaja membaret mobil milik Miko, sehingga terlihat bekas goresan yang cukup parah dibadan mobil itu.Masalah lainnya adalah mobil milik Miko itu bukan mobil biasa melainkan jenis mobil sport yang kalau lecet sedikit pasti biaya perbaikannya pasti mahal, belum lagi kalau ortunya tahu bisa bisa kena omelan dia.
Akhirnya setelah beberapa saat melakukan pengejaran,pemilik sepeda motor yang memancing amarah Miko itu menghentikan laju sepeda motornya disebuah gang sepi.
Dua orang laki laki dengan pakaian hitam dengan full helm turun dari atas sepeda motor itu dan berdiri dengan dua tangan kedepan,seolah olah memang untuk menunggu kedatangan sipengendara mobil yang mereka ganggu.
Cit....t suara decitan terdengar saat Miko menginjak rem mobil yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi itu dengan kuat.
"Heh Mik,lo bener...."
Brak....suara pintu mobil ditutup dengan keras,Mia yang belum sempat habis bicarapun langsung ikut menyusul kembarannya keluar dari mobil.
Dengan emosi yang hampir meledak,Miko melangkah menghampiri dua laki laki yang menjadi sumber emosinya itu
"HEH LO MAU CARI GARA GARA SAMA GUE!"seru Miko dengan emosi yang menggebu gebu.
"Sabar Mik,jangan emosi"ujar Mia memperingati kembarannya itu untuk jangan terlalu terbawa emosi.
__ADS_1