Aku Bukan Pembawa Sial

Aku Bukan Pembawa Sial
Jodoh dari kecil


__ADS_3

Jika seorang pria lebih tua dari wanita masih wajar kan sebagai pasangan?? Lah ini wanitanya keburu tua sedang prianya bertambah matang. Kira kira apa yang akan terjadi apakah mereka akan bertahan atau semakin menjauh??


Inilah yang terjadi pada Gilang dari ia kecil sudah dijodohkan oleh mamanya yaitu mama Dewi.


Mereka para orang tua sengaja mengikat anak mereka dengan tali perjodohan katanya sih biar tambah erat kekeluargaan nya.


Gilang dijodohkan dengan seorang gadis sebaya dengannya yaitu anak sahabat mama Dewi. Sejak anak mereka dalam kandungan mereka para mama sudah berjanji akan menjodohkan mereka berdua jika anak mereka berbeda jenis kelamin.


Dan tepat ketika mereka melahirkan terjadilah kesepakatan itu.


Sedangkan bayi yang baru lahir itu tidak tau apa apa tetapi kedua orang tua mereka sepakat untuk yuk mengikat mereka berdua dengan tali perjodohan.


Semua itu berlangsung hingga Gilang mencapai sembilan belas tahun. Maka perjanjian itu akan terlaksana.


Sedari kecil mereka sudah diperkenalkan..untuk bisa lebih dekat dan benar saja mereka dekat, dekat versi anak anak belum tau jika versi remaja nya bisa saja kan berubah.


Gilang yang pada saat itu dikenalkan dengan gadis manis berlesung Pipit ia menyukainya bahkan sangat menyukai nya. Untuk pertama kalinya gilangenyukai seorang perempuan sedari kecil.


Mereka tumbuh bersama sama sebagai sahabat. Gilang yang sedikit mengerti dengan tali perjodohan bertanya kepada Oma Diana apa maksud dari tali perjodohan.


Oma yang terkejut bertanya kepada Gilang dari Mana ia tahu Gilang mengatakan jika mamanya yang memberi tahu. Oma yang mendengar nya jadiarah ia tidak terima jika Gilang dijodohkan dengan wanita pilihan mamanya.

__ADS_1


Oma Diana tersenyum kecut bahkan Gilang belum disunat tapi sudah dijodohkan apakah segitu mendesaknya menantunya ini hingga memaksa Gilang untuk dijodohkan. Oma Diana berjalan tergesa dimana Mama Dewi sedang duduk bersama dengan Papa Angga.


''Apa maksud dari semua ini Dewi?? kamu mengatakan jika Gilang sudah dijodohkan sedari lahir?? dengan siapa?? kenapa kamu tidak memberitahu kan nya sama Mama?? apakah segitu tuanya Mama hingga kamu melupakan Mama Dewi??''


Mama Dewi tersentak mendengar nya ''bu-bukan begitu Ma ..Dewi nggak bermaksud hanya saja kami sudah berjanji jika nanti kami seorang anak berpasangan kami akan menjodohkan mereka itu janji kami sejak kami duduk di bangku kuliah Ma..''


Oma Diana menarik nafasnya yang terasa sesak ''Begitu inginkah kamu menjadi seorang mertua hingga kamu tidak bertanya kepada Mama?? Mama juga orang tua Dewi jangan lupakan itu..Mama juga berhak mengambil keputusan tentang masa depan Gilang..kenapa seolah dirumah ini hanya Mama saja yang tidak tau sedangkan semua pembantu dirumahnya ini mengetahui nya..segitu inginkah kamu Dewi mbuang Mama yang sudah tua ini??"


Deg!


"Nggak seperti itu Ma..Dewi nggak bermaksud..


"Sudahlah Ma..biarkan saja Dewi melakukan apa yang sudah dijanjikannya dulu ketika kami kuliah apa salahnya jika kami menepati toh selama ini Mama juga mengenal mereka dengan baik bukan??" bela papa Angga


"Ohh...jadienurut kamu Mama ini tidak pantas untuk mengambil keputusan untuk masa depan Gilang?? apakah keinginanku juga tidak boleh direalisasi kan?? Bagaimana denganmu yang duluenolak keinginan Mama untukenikaho salah satu perempuan yang tinggal di Medan?? Mengapa hanya keinginan istrimu saja yang kamu turuti sedangkan Mama kamu abaikan?? Air susu dibalas dengan air tuba.."


Deg!


Papa Angga tersentak mendengarnya ia jadi merasa bersalah karena telah mengatakan sesuatu yang menyakiti hati Mama nya. Ia tertunduk.


"Baiklah jika itu yang kamu inginkan Mama akan mengikuti maunya kalian..bukankah Mama ini hanya seorang perempuan tua yang sebentar lagi akan mati jadi buat apa meminta sesuatu yang tak mungkin bisa dilakukan. Terserah kalian mau berbuat apa..Mama pasrah semua keputusan untuk putra kalian ada ditangan kalian berdua.."

__ADS_1


Setelah mengatakan hal itu Oma diaan bangkit dari duduknya masuk kedalam kamar menutup pintu hingga keesokan harinya.


Sedang Papa dan Mama Dewierwka duduk termenung. Apakah mereka salah telah menjodohkan Gilang dari kecil?? Tapi mengapa ??


Keadaan itu terus berlanjut sampai mereka pindah ke kota Medan. Oma Diana mendiamkan menantinya itu ia berbicara seperlunya saja sedangkan Mama Dewi dan Papa Angga mereka tak berani berkata-kata lagi setelah kejadian hari itu mereka takut akan menyakiti hati Oma Diana lagi.


Semenjak hari itu rumah mereka terasa sunyi tanpa ada suara Oma Diana di meja makan Oma lebih mengurung dirinya. Hanya hilanglah dan bik Inah lah yang diizinkan masuk untuk menjenguk ataupun mengantarkan Oma makanan.


Hidup tanpa orang yang disayangi sangatlah sulit tapi apa mau dikata semua itu dimulai oleh nya yang lebih mementingkan keinginan istri dibanding keinginan ibunya.


Walau mereka sudah berpindah tempat Mama Dewi tidak memutuskan hubungan dengan keluarga calon besannya itu. Mereka tetap melanjutkan nya dengan atau tanpa izin dari Oma Diana.


Keegoisan Mana Dewi inilah yang akan membuat Gilang berubah mampukah ia merubahnya??


🌸🌸🌸🌸


Nantikan lanjutannya di season duanya udah realis lho..


See you


πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2