
Alisa yang sudah dinyatakan sehat hari ini diperbolehkan pulang setelah dua Minggu berada dirumah sakit.
Dirinya sudah merasa baikan semenjak dua hari yang lalu. Alisa sudah tak tahan dengan bau rumah sakit ia merengek kepada Mama nya agar bisa pulang lebih cepat padahal Alisa belum diperbolehkan untuk pulang.
Alisa kekeh ingin pulang dengan alasan dirinya merasa bosan berada dirumah sakit. Ya.. walaupun teman temannya sering berkunjung sekedar untuk melepas rindu kepadanya tapi ia tetap ingin pulang.
Hari ini mereka semua yaitu teman teman Alisa termasuk Hendra menjemputnya dengan mobil milik Ema. Salah satu sahabat Alisa yang bisa dibilang kaya tapi nggak sekaya Hendra..Mereka semua berduka cita atas kepulangan Alisa kerumah. Mereka semua mengantar Alisa sampai kerumah.
Setibanya dirumah para warga yang sudah tau akan kondisi Alisa satu persatu datang untuk menjenguk sekedar bertanya kabar. Begitulah jika hidup dikampung penuh dengan rasa kerukunan antar warga.
Saat para warga sedang berkumpul dirumah Alisa di kejauhan sana ada seorang pria yang melihatnya penuh suka cita. Dia adalah Emil, ia begitu bahagia ketika tahu bahwa Alisa pulang hari ini ia pun bergegas kerumah Alisa tapi sesampainya disana dia terdiam mata nya nanar memandang Alisa yang dipapah oleh seorang pemuda sebaya dengannya.
Pemuda yang pernah ia temui dirumah sakit. Melihat keakraban antara Alisa dan kedua orang tuanya membuat Emil menjadi rendah diri. Siapakah dirinya dibandingkan pemuda itu dirinya hanyalah seorang kuli sedangkan pemuda itu dari kalangan berada. Emil tak jadi bertemu dengan Alisa ia mengurungkan niatnya untuk kesana ia memutar badannya dan berbalik berjalan pulang hingga hilang ditikungan jalan.
Alisa yang merasa dirinya melihatnya sekilas bayangan Emil terpaku matanya awas mencari keberadaan nya tapi tak juga ia temui. Apakah ia salah melihat atau cuma halusinasi yang saja. Ditengah lamunannya tentang Emil, Hani datang menepuk bahunya membuat Alisa terkejut.
__ADS_1
''Kamu lamunun apa sih Lis ?? Dari tadi dipanggil nggak nyahut malah ngelamun..apa sih yang kamu pikirkan ??'' cecar Hani
''Eh..eng..enggak..nggak ada apa kok..beneran..''
''Bener nih dari tadi aku perhatikan kamu sibuk memandang kearah sana.. apakah ada yang sedang kamu tunggu Lis ??''
Alisa gelagapan ia jadi salah tingkah karena ketahuan sedang memperhatikan Emil yang entah dimana keberadaannya.
''Enggak ada Haniiii.....kamu salah lihat kali..aku hanya sedang memikirkan tentang sekolah kita itu saja dan tanpa sengaja aku memandang kearah sana..''
''Iya Haniiii ku yang cantik...??''
''Sudah sudah ayo kita masuk..Alisa harus banyak istirahat kan baru saja pulang dari rumah sakit..ayo Lis...'' ajak Hendra.
Hendra begitu telaten memapah Alisa karena dirinya masih merasa pusing jika berjalan dan bangun dengan tiba tiba. Sesampainya didalam Alisa istirahat sedang teman temannya diluar mereka berkumpul bersama bersenda gurau bersama jarang jarang kan mereka ngumpul dirumah Alisa.
__ADS_1
Mama Alina yang begitu ramah membuat mereka betah berlama lama disana. Mereka pulang setelah makan malam itu juga karena mama Alina yang memaksa. Alisa begitu bahagia karena bisa berkumpul bersama dirumahnya.
Dalam suasana bahagia ada hati yang nelangsa memikirkan dimana kah ia berada mengapa tak datang kerumahnya saat ia sudah pulang dari rumah sakit.
***Apa kabar bang Emil?? tadi sekilas Alisa melihat Abang disana..tapi mengapa Abang pergi?? Apakah Abang tidak ingin bertemu lagi denganku..??
Alisa kangen bang Emil...
💟💟💟💟***
Barangkali Emil ya takut tuh ketemu pak Oman secara kan dia sudah mendapatkan mandat dari beliau..🤣🤣
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan nya..
See you...
__ADS_1
🤗🤗🤗😘