Aku Bukan Pembawa Sial

Aku Bukan Pembawa Sial
Suami Masa depan


__ADS_3

Mungkin sebagian orang percaya akan takwil mimpi. Namun, ada juga yang tidak percaya. Seperti saat ini, Alisa masih larut dalam tidur panjangnya.


Alisa masih damai disana. Di alam bawah sadarnya, ia melihat seseorang yang begitu di kenalnya.


Alisa mematung melihat pemuda itu menjauh. Alisa berlari sekuat tenaga mengejar pemuda itu yang pergi meninggalkan nya tanpa sepatah kata pun.


''Tunggu!!! Jangan tinggalkan aku!!! kita perlu bicara!!! tunggu aku!!!'' seru Alisa.


Ia masih terus mengejar pemuda yang semakin menjauh itu. Pemuda itu mendengar suara yang begitu dikenalnya, berhenti dan menoleh.


Raut wajah yang begitu kusut dan sendu. Di sudut kedua matanya, terdapat sisa-sisa air mata yang masih menggenang disana.


''Tunggu hiks.. jangan tinggalin aku!! hiks.. kamu tega ninggalin aku!! kamu jahat!!!'' seru Alisa sambil menubruk tubuh pemuda itu.


Alisa tersedu di pelukannya. Sesak rasanya hati saat melihat orang yang kita sayangi menangis sesegukan seperti itu.


''Hiks.. hiks.. kamu jahat!! kamu mau ninggalin aku kan?! hah?!'' ucapnya dengan sesekali sesegukan.


Pemuda itu memejam kan kedua matanya. Ia meredam tangis yang sedang melanda dirinya. Hanya air mata yang terlihat mengalir disana. Ia mendongak ke atas, agar suara isakannya nya tidak terdengar oleh pujaan hatinya itu.


Alisa mengangkat kepalanya. Ia melihat pemuda itu menangis dalam diam. Hanya air mata saja yang membuktikan bahwa ia sedang menangis.


''Hiks... ma-maaf... ma-maafkan aku sayang... jangan pergi! jangan pergi ninggalin aku! aku tak bisa hidup tanpa mu! Tolong mengertilah posisi ku! Sampai kapan pun kau adalah orang yang paling ku cinta, baik dibawah alam sadar ku, maupun di alam sadarku!'' ujar Alisa masih dengan sesegukan.


Pemuda itu mengeratkan pelukannya kepada Alisa. Lalu ia menunduk dan melihat Alisa yang juga sedang mendongak menatap nya.


''Aku nggak akan pergi! jika bukan kau yang menyuruh ku pergi sayang!'' imbuhnya, seraya menatap manik mata hitam yang berkilauan itu kini meredup.


Cup!


Pemuda itu mengecup kening Alisa, dengan penuh kasih sayang. Alisa dapat merasakan setiap cinta yang ia salurkan melalui kecupan hangatnya itu.


Semakin kuat Alisa memeluk dirinya. Begitu juga dengan pemuda itu.


''Kamu tetap akan menjadi milikku! Tapi tidak sekarang sayang.. kamu akan menjadi milikku disaat waktu yang tepat! yaitu dimasa depan! Untuk sekarang, jalanilah takdir yang sudah semestinya harus kamu jalani! Karena takdir ini akan terhubung langsung denganku! Tanpa perantara! Ada sesuatu di dalam diri mu yang akan menjadi penghubung kita berdua. Walaupun nantinya kita berpisah, tapi kita tetap akan bersatu! Untuk itu bersabar lah! Aku akan tetap ada disisi mu sampai kapanpun! Kamu jangan takut ya sayang? Hem?'' ucap pemuda itu dengan menatap mata Alisa.

__ADS_1


Alisa menggeleng. ''Aku nggak kuat.. aku udah nggak sanggup! Biarkan aku ikut denganmu saja ya? Disini? Didalam mimpi! Aku lebih menyukai disini, dibandingkan dunia nyata! Aku.. aku.. tersiksa disana!'' lirih Alisa.


''Ssshhhtt.. kamu nggak boleh bilang gitu sayang! Itu sama saja dengan kamu menentang takdir!'' seru pemuda itu yang membuat Alisa mendongak menatap nya.


''Maksudnya??''


Pemuda itu menghela nafasnya. ''Ya! sebelum kita berdua bertemu! Kau harus menjadi milik orang lain terlebih dahulu! begitu juga denganku! Aku harus dengan yang lain dan bersama denganmu setelah kita selesai dengan takdir kita masing-masing. Kamu paham kan sayang??''


''Enggak! aku nggak mau! Aku maunya denganmu! Sekarang! maupun nanti!!'' kekeuh Alisa.


''Sayang! dengar kan aku baik-baik! Untuk terakhir kalinya aku katakan! Jika kau adalah tempatku berpulang! Kaulah ibu dari anak-anakku! Kaulah tempatku Kembali! Kaulah Pelabuhan Terakhirku sayang! Untuk sekarang, kita memiliki jalan yang berbeda. Kita harus menjalani takdir yang seharusnya kita jalani! kita tidak bisa menolaknya! Karena goresan takdir sudah tertulis di dalam Lauhul Mahfudh sayang! Mengertilah! Kaulah segalanya untukku! Kau bidadari surga ku! Kita akan Ke Jannah Nya bersama! Tapi tidak sekarang sayang.. jalan kita masih panjang! Saat nanti kau bertemu denganku dimasa depan! Ingatlah dengan mimpi ini! Kita akan bertemu karena takdir yang menginginkan! Karena kau adalah jodohku yang terakhir! Tak ada yang lain selain dirimu! Sebenarnya... aku pun berat menjalani semua ini! Tapi aku harus menjalaninya bukan? Karena inilah takdirku! Bertemu denganmu di alam bawah sadarku, adalah suatu kebahagian tersendiri untukku! Kau dengar sayang??''


Alisa tertegun. Ia pikir, hanya dirinya saja yang mengalami hal itu. Ternyata... pemuda itu pun sama! Sangat sulit rasanya berpisah dengan orang yang begitu kita sayangi. Walau hanya dalam mimpi saja.


Mimpi yang terasa nyata untuk mereka berdua.


''Baiklah... jika itu yang kamu inginkan! Maka aku akan mengingatnya! Sampai kita akan bertemu nantinya! Tapi.. bagaimana caranya aku bisa mengenali diri mu nanti?? Sedang kita kan lama tak berjumpa? Dan lagi... apakah setelah ini kita tidak akan bertemu lagi disini?? Di alam mimpi ini?? Dan apakah jika suatu saat kita bertemu, kamu akan tetap mencintai ku seperti sekarang ini??'' tanya Alisa.


Pemuda itu tersenyum. ''Ya! kamu benar! Akan ada satu orang yang mengenali diriku! Dia adalah sesuatu yang dekat denganmu! Bahkan lebih dekat dibanding diriku! Ia rela memberikan nyawa nya untukmu! Karena dia adalah yang terpilih untuk mempertemukan kita berdua! Dan juga ada sesuatu dari dirimu yang akan mengikat kita berdua! Ya... Walaupun nanti nya kita sempat berpisah sih.. tapi tetap akan bersatu kembali! Seperti ini!'' imbuhnya dengan tersenyum manis.


Alisa mengangguk dan tersenyum.


"Aku merasa.. takdir kita memang sudah terhubung disini. Tapi karena goresan takdir terlebih dahulu yang harus kita jalani, maka kita harus menjalaninya. Selama aku tidak bertemu dengan mu dialam mimpi ini, ingatlah satu hal. Apapun yang terjadi ke depannya, kamu jangan pernah mengeluh dan menyerah! Bersabarlah! Karena jika waktu yang di tentukan untuk kita bertemu, maka kita berdua akan di pertemukan! Untuk sekarang kita harus berpisah disini!" ujarnya dengan lembut, serta mengecup kening Alisa lama.


"Ingat sayang! Aku! Gilang Bhaskara! Yang akan menjadi suami masa depanmu! dan aku yang akan menjadi suami terakhir mu! Kaulah pelabuhan Terakhirku! Tunggu aku sayang! Aku sangat, sangat, sangat mencintai mu!!" pekiknya lantang.


Membuat Alisa tersipu malu. Gilang menoleh padanya. "Selalu kuat ya sayang! sampai kita dipertemukan! Apapun yang terjadi, ingatlah ada aku yang menunggu mu dimasa depan! Untuk sekarang jalanilah takdir yang semestinya harus kita jalani berdua. Aku sangat mencintaimu Sayang! sampai kapan pun!" imbuhnya lagi.


Alisa semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh lelaki yang akan menjadi candu untuk dirinya nanti.


"Aku juga sangat, sangat, sangat mencintai mu Gilang Bhaskara ! Tunggu aku! aku sayang kamu!!" ucap Alisa dengan pipi yang memerah karena malu.


Gilang tergelak. "Inilah yang akan aku ingat tentang dirimu! Pipimu yang selalu kemerah merahan saat sedang malu ketika memandangku! Aku sangat mencintai mu Alisa! sangat! sekarang kita harus pergi! Waktu kita untuk kembali ke dunia nyata!" imbuhnya.


Alisa mengangguk, "Ya!" sahutnya.

__ADS_1


Tanpa diduga, kejadian itu begitu cepat.


Cup!


Cup!


Cup!


Alisa mengecup kedua pipi, dan terakhir bibir Gilang. Gilang terpaku. Matanya melotot melihat Alisa. Sedangkan Alisa sudah berlari sekencang mungkin sambil tertawa melihat Gilang yang berdiri mematung karena kecupannya.


Setelah sadar barulah ia terkekeh. "Kamu nakal sayang! Awas aja kamu! Tunggu pembalasan ku!!"


"AKU... MENCINTAI MU GILAAAAANGGGG..." seru Alisa membuat Gilang tertawa.


"YA! AKU JUGA MENCINTAI MU SAYANGKU! ALISA FEBRIYANTI!!!" balas Gilang.


Mereka tertawa bersama sambil berlarian di alam mimpi.


Berharap mimpi itu menjadi nyata, biar hanya bunga tidur semata! Semoga apa yang mereka berdua inginkan, akan terwujud di masa depan. Biarlah sekarang harus merasakan sakit saat berpisah, tapi akan merasakan bahagia saat pertemuan nantinya.


Di masa depan mereka berdua akan dipertemukan kembali, dalam ikatan yang suci.


💕


Ada yang tau siapa babang Gilang ini??


Cuss kepoin babang Gilang nya!


Udah nongol tuh, di sebelah! 😅😅


Udah ada hampir 60 bab loh...


Biar nyambung.. baca yang ini dulu okey?


See you again...

__ADS_1


TBC


__ADS_2