Angkasa Dirgantara

Angkasa Dirgantara
Season 2 - Chapter 49


__ADS_3

Nathalie turun dari dalam taxi, berdiri mematung di depan rumah megah yang tak lain adalah rumah Dirga dan Camila. Setelah meminta izin pada penjaga rumah, wanita itu masuk dengan menyeret kopernya. Biasanya, dia akan langsung menuju ke rumah Bunda. Tapi kali ini dia ingin sekali bertemu dengan Camila.


Sampai di depan pintu, gadis itu mengulurkan tangan nya untuk mengetuk pintu. Dua kali ketukan, pintu terbuka. Seorang wanita paruh baya yang merupakan Asisten Rumah Tangga membuka pintu nya.


" Mila ada...." tanya Nath.


Sang Asisten Rumah Tangga menatap sekilas dan berpikir seperti tidak asing dengan tamu yang datang.


" Ada. Silahkan masuk. Ditunggu sebentar, saya panggilan non Mila nya."


" Terimakasih." jawab Nath riang.


Gadis itu melangkah masuk tak lupa koper nya juga ia bawa. Disimpan di samping sofa, lalu ia duduk di salah sofa yang berada di ruang tamu.


Pandangan Nathalie menyisir seluruh penjuru rumah. Dia bangga dengan Mila yang begitu dicintai oleh Kak Dirga. Mereka sudah mempunyai kehidupan yang sempurna. Sudah ada anak juga diantara mereka.


Karir Camila juga cemerlang. Cita cita menjadi seorang dokter kesampaian juga. Dia sangat bangga akan perjuangan Camila selama ini. Saudara perempuan nya yang telah menemukan kebahagiaan hidup nya.


Tidak seperti dirinya yang hingga detik ini pun masih lontang lantung tidak jelas. Hidup nya kacau dan berantakan. Dia yang lebih memilih egois, membiarkan diri nya melanglang buana entah kemana saja.


Cita cita mengelilingi dunia, hingga tak ada niat ataupun komitmen untuk nya menjalani kehidupan rumah tangga. Belum ada di benak Nathalie untuk menikah. Sebenarnya dia tidak menutup diri dari lelaki. Bukti nya saat ini dia juga sedang menjalin kasih bersama seorang pria bernama Willy. Tapi dia tidak tahu mau dibawa kemana hubungan nya bersama Will. Bagi Nath, yang penting dia jalani saja untuk saat ini. Kedepan nya akan dia pikirkan lagi nanti.


" Nath....!!" teriakan nyaring Mila mengagetkan Nath dari lamunan.


Mila masih berdiri mematumg dengan muka berseri. Lalu Nath, gadis itu buru buru beranjak dari duduk nya.


"Mil....!!"


Dan mereka berdua akhirnya saling berpelukan.


" Apa kabar mu? Kenapa datang nggak bilang - bilang." cerocos Mila.


" surprise...." jawab Nath.


" Ayo kita ke dalam saja."


Mila menarik lengan Nathalie membawa nya ke ruang keluarga.

__ADS_1


Asisten Rumah Tangga datang dengan dua gelas jus jeruk dan beberapa camilan. Diletakkan di atas meja.


" Cerita padaku. Kamu darimana saja? Kenapa bisa tiba-tiba sudah muncul disini. "


Nathalie tersenyum.


" Aku memang sengaja datang. Selagi aku tidak ada kerjaan sampai dua minggu ke depan. Jadi kupikir tak ada salah nya aku kesini. Aku juga kangen sama Bunda. "


" Ya Tuhan Nath. Kamu tahu, aku rindu sekali padamu. "


" Bukan nya kita baru beberapa bulan yang lalu bertemu. Masak sudah kangen saja... Hahaha.... " Nath tergelak.


Pasalnya terakhir mereka bertemu saat Danu wisuda S2 di London sekitar satu tahun yang lalu.


" Je mana? "


" Tadi habis pulang sekolah. Sekarang lagi tidur. "


" Yah... Padahal aku rindu padanya. "


" Bentar lagi juga bangun. "


Nathalie yang banyak bercerita tentang hubungan nya dengan Willy. Sebenarnya Camila berharap agar Nath segera menikah saja. Dari segi usia Nath juga sudah matang. Tapi saudaranya ini masih saja tetap setia dengan kesendirian nya.


" Nath, kenapa kau tak menikah saja?"


" Entahlah Mil. Aku masih belum minat. Aku masih ingin menikmati hidup."


" Tapi mau sampai kapan? Ingat usia Nath."


" Ya aku tahu. Jika sudah tiba saat nya nanti aku pasti akan menikah."


" Kenapa kau tak menikah saja dengan kak Daffi. Kak Daffi itu orang yang baik. Kak Daffi juga masih sabar menunggu mu. "


Nath terdiam. Dia tidak bisa menikah dengan Daffi.


" Justru itu Mil. Karena Daffi adalah lelaki baik maka aku tak akan mungkin menikah dengan nya. "

__ADS_1


" Kenapa begitu? Kak Daffi itu mencintai mu Nath. Kenapa kamu nggak peka sih. "


" Bukan aku tidak peka. Aku tahu Daffi merasa bersalah padaku. Maka dari itu dia terus saja mengejarku. Dan aku tak akan menikah dengan nya. Semua yang pernah terjadi antara aku dan Daffi itu semua murni karena kesalahan ku. Bukan kesalahan Daffi. Jadi aku tak akan membiarkan Daffi mempertanggung jawabkan hal yang bukan kesalahan nya. "


" Susah aku ngomong sama kamu Nath. "


" Kamu tak akan pernah mengerti aku Mil. "


" Ya, aku memang tak bisa mengerti jalan pikiran mu. "


Nath hanya mengedikkan bahunya.


****


Jika sudah mengobrol, mereka berdua pasti akan lupa segalanya. Banyak hal yang mereka ceritakan hingga tak terasa sore menjelang.


" Kamu nginep disini saja Nath. " pinta Camila.


" Rencana nya aku mau pulang ke rumah Bunda."


" Besok saja pulang ke rumah Bunda nya. Aku antarkan."


" Baiklah." pada akhirnya Nath menyerah juga dan menurut dengan apa yang diminta Mila.


Camila tentu saja senang. Nath mau menginap di Rumah nya. Dengan adanya Nath, dia bisa melepas rasa rindu nya. Dan jika bersama Nath maka tak akan ada habisnya hal yang Mila ceritakan pada saudaranya itu.


Je yang mangetahui kedatangan aunty nya, awalnya enggan mendekat. Begitulah sifat balita itu. Jika tidak pernah bertemu seolah ia tak kenal dan akan sedikit susah pendekatan di awal.


Akan tetapi karena Nath pun sangat pandai mengambil hati keponakan nya, jadilah sekarang Je sudah lengket dengan aunty nya. Bahkan Je tak segan segan mengeluarkan banyak mainan nya. Memamerkan nya pada sang aunty.


Camila lebih banyak tertawa melihat interaksi kedua nya. Dalam hati Camila tak henti nya berdoa. Semoga Allah segera mendekatkan jodoh untuk Nath. Lihatlah, bahkan Nath pun begitu pintar membawa diri bermain bersama putra nya. Jiwa keibuan di dalam diri Nath menguar begitu saja.


Tapi hanya karena terbelenggu akan kesalahan masa lalu, membuat Nath jadi melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan yang membutuhkan pendamping.


Sementara itu mengenai lelaki yang Nath ceritakan bernama Willy, lelaki yang saat ini sedang menjalin kasih bersama saudaranya itu. Camila tidak begitu yakin dengan hubungan mereka. Willy adalah orang bule yang tidak sekeyakinan dengan Nath.


Nath, meskipun dia ada darah campuran tapi agama yang dia anut adalah muslim. Karena papa kandung Nath sendiri adalah seorang muslim. Dulu mami Nath lebih mengikuti keyakinan yang dianut oleh papa Nath saat mereka memutuskan untuk menikah.

__ADS_1


Dan sekarang, Nath menjalin kasih dengan lelaki non muslim. Camila sungguh tidak yakin jika Willy mau pindah keyakinan. Kalau Nath yang pindah keyakinan sudah pasti itu tidak akan terjadi karena keluarga besar pasti menentang nya.


__ADS_2