
Queen memasuki Restoran ternama yang ada di hotel itu yang seperti nya sudah di boking memang,karena dia tidak melihat pengunjung yang lainnya .
" Mari nyonya ,tuan Alvin sudah menunggu anda " Queen hanya mengaguk menuju tempat di mana pria itu berada .
Sedangkan dari ujung tempat Alvin sudah melihat Queen mendekati nya .
Dengan senyum manisnya dia menatap lekat wanita yang sudah mencuri perhatian nya .
" Aku akan mendapatkan mu " Gumam Alvin Tersenyum jahat .
" Maaf sudah menunggu lama " Ujar Queen duduk di depan Alvin .
" Tidak papa,Kau sangat cantik " Puji Alvin pada Queen .
" Benarkah ,berarti selama ini aku jelek " Tanya Queen menaikan tangannya di atas meja sambil menatap Alvin .
" Kau selalu cantik " Ralat Alvin Tersenyum .
" Kenapa harus mengosongkan tempat ini ,jika hanya untuk makan malam " Tanya Queen .
"Ini makan malam spesial jadi aku ingin menikmati nya tanpa gangguan orang lain " Ujar Alvin .
" Eliza mengirim kan salam untuk mu " Pancing Queen Tersenyum.
" Benarkah, salam balik " Jawabnya gugup .
" Aku akan menyampaikan nya " Alvin hanya mengaguk.
Entah kenapa mod nya berubah saat Queen mengungkit Eliza .
Padahal tujuannya kembali ke sini adalah Eliza dan saat bertemu Queen semuanya berubah begitu saja .
" Sudah berapa bulan " Tanya Alvin basa basi .
" Sudah mau 4 bulan lebih " Jawab Queen yang mengerti arah pembicaraan Alvin .
" Tuan Naufal sangat beruntung mendapatkan mu " Queen hanya tersenyum kuda " Benarkah ?? Padahal aku yang beruntung mendapatkan nya karena dia sangat kaya " Tekan Queen lalu tertawa kecil .
" Aku juga bisa memberikan jika kau menginginkan ke kekayaan " Ujar alvin serius .
" Aku tidak ingin pergi jauh ,karena di sini tempat ku " Jawab Queen .
" Kita akan pindah ke sini jika kau menginginkan nya " Jawab Alvin cepat .
" Apa kamu mempunyai perasaan padaku " Tanya Queen menatap Alvin .
" Jika aku bicara iya ! Kau akan meninggalkan nya untukku " Tanya Alvin yang juga menatap Queen .
" Entah lah, dia juga seperti nya masih mengharap kan mantan istri nya " Pancing Queen lalu menatap seorang pelayan yang berdiri tak jauh dari mereka .
"Aku akan membahagiakan mu " Ujar Alvin .
" Bukannya kamu juga punya kekasih ? Tidak mungkin kamu meninggalkan nya hanya karena saya " Jawab Queen lalu meminum jus yang di depannya .
Seketika senyum di bibir Alvin terangkat ke atas saat Queen mulai meminum nya .
" Aku akan melakukan semuanya ,asal kamu mau meninggalkan pria itu " Jawab Alvin Tersenyum .
" Aku akan memikirkan nya " Ujar Queen.
" Aku menunggu nya ,apa malam ini kita bisa bersama " Tanya Alvin .
__ADS_1
" boleh !! Kebetulan suamiku lagi di luar kota "Bolehkan Alvin tertawa , Tapi dia harus menjaga image nya bukan ??
Jadi sebisa mungkin dia terlihat biasa saja ,hanya senyuman yang dia perlihatkan untuk Queen .
" Boleh aku makan ?? Aku sangat lapar " Alvin tertawa kecil " Maaf sudah menahanmu terlalu lama !! Pasti anak kita sudah kelaparan " Queen hanya tersenyum .
Bahkan untuk makan di meja ini saja aku tidak Sudi !! Anak mu hei kau sudah gila Pekik Queen dalam hati .
" Vin " Alvin menatap Queen yang memegang kepalanya .
" Kenapa ?? Kau sakit " Tanya Alvin panik .
" Panas " Lirih Queen sambil memegang kepalanya .
" Apa nya yang panas ?? AC di sini cukup dingin " Ujar Alvin
" Panas Vin " Gumam Queen lagi sambil menarik bajunya dengan pelan .
" Ayo aku antar " Queen menggeleng " Biarkan pelayan " Ujar Queen .
" Kau yakin " Queen menggaguk lemah , Alvin menatap pelayan wanita untuk membawa Queen ke kamar yang sudah dia siapkan .
" Bawa dia di kamar yang sudah aku siapkan " Ke dua pelayan itu mengaguk patuh .
" Baik tuan " Jawab mereka lalu membawa Queen ke kamar yang sudah di siapkan Alvin .
Alvin mengeluarkan hp nya lalu mengirim kan pesan serta foto Queen yang di bawah pelayan ke kamar yang sudah di siapkan .
" Kau tidak akan bisa kalah dari ku Naufal Zeroun Agrata " Gumam Alvin tersenyum jahat .
" Kita lihat sampai di mana kau bermain² dengan ku " Gumam nya .
Lalu dia meminum jus yang ada di atas meja sebelum menyusul Queen yang sudah menunggunya di kamar .
" Iya tuan " Jawab ke dua pelayan .
" Bagus " Jawab Alvin lalu memberikan sejumlah uang pada ke dua pelayan itu .
lalu dia masuk dalam kamar dengan senyuman di wajahnya .
" Kenapa mati lampunya " Tanya Alvin bingung .
" Jangan di nyalakan aku malu karena aku sudah tidak pakai baju " Ujar Queen serak .
" Tapi...."
" Vin aku butuh kamu " Ujar Queen dengan suara lembut .
" Tapi aku tidak ....."
" Tolong Vin ,aku butuh pelepasan " Ujar Queen saat mendengar penolakan dari Alvin .
Alvin langsung menuju tempat tidur karena masih ada cahaya dan dapat dia lihat jika memang seseorang sudah menunggu nya di atas tempat tidur .
" Aku akan melakukan nya " Bisik alvin nakal .
" Aku yang akan memimpin " Ujar nya ,lalu membalikkan keadaan.
Dengan cepat dia membuka pakaian atas Alvin hingga semuanya naked .
Lalu dia mengambil dasi menutup mata Alvin .
" Darl kenapa kau ..."
__ADS_1
" Aku akan membuatmu puas malam ini baby " Bisik wanita itu dengan nakal .
" Aku akan menikmati nya maka puaskan aku " Ujar Alvin Tersenyum dalam hati .
Lalu dia mengikat tangan Alvin dan di angkat ke atas kepalanya .
" Aaarrrggggghhhhhhh Regina " Geram Alvin saat senjatanya di isap dengan nikmat .
" Sssttttt ,terus darl " Racau alvin saat wanita di bawahnya semakin mempercepat gerakannya .
" Darl faster ...... Aaarrgghhhh "
Milik Alvin semakin membengkak hingga membuat pria itu semakin meracau tidak jelas .
" Reginaaaaaaa " Geram panjang Alvin saat miliknya meledak dalam mulut wanita itu .
" Aku akan memanjakan mu " Bisiknya dengan nakal sambil memggesekan miliknya dengan senjata yang baru saja mengeluarkan laharnya.
" Menyukai permainan mu darl ,maka nikmati tubuhku dengan puas darl " Ujar Alvin serak .
" Dia bangun " Ucap nya lagi .
" Kau nakal " Jawab Alvin ,tapi berapa detik kemudian dia kembali menggeram panjang
Jleb
" Aahhhh"
" Aaarrgghhhh "Alvin mencoba membuka ikatan itu dia sudah tidak tahan ingin menghantam Queen .
" Kenapa " Tanya nya saat Alvin menarik tangannya .
" E-nak darl " Jawabny terbata karena miliknya sangat lah nikmat .
" Kau suka " Alvin mengaguk Cepat " Aku akan memberikan yang terbaik " Jawabnya lalu bergerak dengan cepat dia atas tubuh Alvin .
Hingga membuat ruangan redup kurang pencahayaan itu semakin panas bahkan dinginnya ruangan AC tidak bisa membuat dua orang yang memadu surganya dunia itu berhenti .
Suara erangan dan ******* kedua nya memenuhi ruangan kamar itu .
Alvin terus meracau memanggil nama Queen hingga dia merasa miliknya akan meledak dan semakin sesak di bawah sana .
" Faster ReginaAaaaaa "
Jleb.....jleb ....jleb .....
" Aaahhhh"
" Aaarrgghhhh " Keduanya mencapai pelepasan yang begitu nikmat .
Bahkan milik ke duanya masih menyatu di sisa penyatuan mereka .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
*Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*