Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Terbiasa sendiri


__ADS_3

Hari terus berlanjut seminggu sudah Queen mendiamkan Naufal dan sejak saat itu Queen memilih tidur di kamar tamu .


Bahkan untuk makan saja Queen memilih sebelum atau sesudah Naufal makan dan Queen menjalani ke hamilnya sendiri .


Di mana dia berusaha sendiri saat menginginkan sesuatu dia akan menyuruh anak buah daddy nya untuk membelikan nya .


Dan untuk Naufal sendiri pun tidak terusik malahan dia pun melakukan hal yang sama .


Lebih tepatnya dia menghabiskan waktu di perusahaan dan sesekali ke apartemen Lian jika wanita itu sudah menelepon nya .


Kadang juga wanita itu yang keperusahan membuat Daniel menggeram kesal bahkan untuk menegur Naufal pun Daniel enggan ,selain masalah pekerjaan .


Sedangkan Eliza sejak saat itu bersama Orang tua Naufal dan kadang juga orang tua Queen .


Tergantung anak itu akan tinggal di mana dan Isna selalu mengikuti nona muda nya itu ke mana pun dia pergi .


Seperti malam sebelum nya ,Queen harus ke luar kamar karena merasa lapar dan itu sering terjadi .


Bertepatan juga Naufal yang baru masuk ,Queen menatap Naufal yang penampilan yang sedikit berantakan .


Bahkan jas dan dasi nya sudah berada di tangannya !!


Sama halnya dengan Naufal dia menatap jam yang menunjuk pukul 10 malam ,lalu menatap Queen yang berjalan ke arah dapur .


" Apa yang dia cari " Gumam Naufal lalu menyimpan tas dan jas serta dasinya di sofa menyusul Queen ke dapur .


" Kamu lapar " Queen hanya diam saja,dia memilih mengeluarkan beberapa buah .


" Apa kamu akan seperti ini terus " Tetap sama Queen masih terdiam dia memilih mencuci buahnya karena memang sudah lapar .


" Alexa "


" Regina "


" Queen "


Tetap sama Queen tetap diam dia memilih mengupas kulit buah apel .


Naufal menghela nafas panjang nya lalu mengusap wajah nya kasar .


" Apa kau menginginkan sesuatu ,biar aku belikan " Ujar Naufal lembut .


" Aku bisa lakukan sendiri toh ada anak buah daddy yang di siapkan Daddy " Ujar Queen dingin dan datar .


Nyes .


mendengar Queen memilih anak buah dari pada dirinya saat menginginkan sesuatu membuat Naufal sakit .


" Kenapa tidak memberi tahuku " Tanya Naufal lembut .


" Aku tidak ingin mengganggu waktu kencan mu ,apa lagi kamu sibuk di kantor " Ujar Queen dengan ekspresi yang entah lah .


Deg .


" Alexa " Panggil Naufal lirih.


Apa istri nya itu tahu jika dia sering ke apartemen Lian .


Tentu saja Bambang !! Kamu kira dia akan diam saja .


Dia memang hanya diam tapi sekali bergerak bahkan wanita pujaan mu itu bisa saja menghilang.


Tapi dia tidak sekejam itu dia memilih mengikuti permainan bodoh mu .


Queen tersenyum lembut ,tapi bagi Naufal itu senyum yang sangat menakutkan .


" Bahkan aku tidak tahu jika aku masih sebagai istri atau hanya simpanan " Ujar Queen .

__ADS_1


" Kapan aku bisa terima surat cerai nya !! Atau aku saja yang urus mengingat kamu banyak pekerjaan " Ucap Queen dengan tatapan dinginnya .


Naufal bisa melihat jika hanya ada rasa kecewa, sakit ,rapuh ,rindu semuanya bercampur .


" Alexa " Queen menjauhkan tangannya " Aku tunggu " Ujar Queen lalu meninggalkan Naufal sendirian di dapur .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Pagi harinya Naufal di buat sibuk karena dia harus ke perusahaan Raymond Kaka Ipar nya .


karena ada tender yang akan mereka perebutan dan bekerja sama dengan perusahaan milik keluarga Queen .


Sebenarnya ada perasaan gugup mengingat hubungan nya dengan Queen mereka tahu .


Tanpa di beri tahu !! Sekalipun mereka tidak bicara secara langsung.


Kini mereka sudah berada dalam ruangan rapat dan di sana juga sudah ada Daniel karena mereka bertemu saat di parkiran .


Ceklek .


Saat pintu terbuka mata Naufal melotot saat melihat siapa yang masuk .


Henry mertuanya dan juga Daddy Radit pemilik pertama perusahaan yang kini di pegang cucu nya Raymond .


"Tidak usah berdiri " Titah Daddy Radit membuat mereka kembali duduk .


"Raymond Tidak bisa hadir karena cucu ku sedang sakit " Ujar Henry membuka suara .


" Mulai " Titah Daddy Radit .


Satu persatu perwakilan dari perusahaan mulai mempresentasikan tenang proyek yang akan mereka jalani .


Di mana ada 5 perusahaan yang siap memperebutkan tender itu yang akan berkerja sama dengan perusaan besar yang nilainya tidak tanggung² .


Dimana mereka akan membangun sebuah mall yang akan langsung dengan apartemen dan taman bermain untuk anak² serta dengan fasilitas yang cukup lengkap .


Hingga rapat itu berkahir hingga memakan waktu hampir 4 jam di mana masing² perusahan meyakinkan diri layak untuk memenangkan tender itu .


" Agra Corp kami meminta kalian yang menghandle semuanya,jangan memikirkan karena dia cucu menantuku tapi di sini kita profesional kerja karena memang saya tertarik dengan persentase mereka " Lanjutnya lagi .


Naufal langsung berdiri dan menjabat tangan pada Daddy Radit dan Henry .


" Terimakasih untuk kesempatan nya saya akan melakukan yang terbaik sesuai isi persentase saya " Ujar Naufal formal .


" Kami menunggunya " Jawab Henry tenang .


" Selamat tuan Naufal " Naufal hanya tersenyum sambil menunduk kepalanya sedikit begitu juga Daniel .


Hingga kini hanya mereka berlima dalam ruangan itu di mana ada Reza, Daddy Radit,Henry ,Naufal dan Daniel .


" Gimana keadaan Queen " Tanya Henry basa basi .


" Baik Dad " Ujar Naufal .


" Kami Tidak akan ikut campur urusan rumah tangga kalian ,tapi jika sampai wanita itu menyentuh Queen kamu sudah tahu akhirnya bukan " Naufal menelan ludah nya kasar .


Apa mertuanya tahu !! Sudah pasti dia tahu .


Karena apa yang tidak di ketahui keluarga Mateo .


Apa lagi itu berkaitan dengan keluarga nya sendiri .


" Kami diam bukan berarti kami Tidak tahu ,tapi kami menghargai keputusan Queen yang meminta Kami diam ,bahkan kami tahu jika kamu sering ke apartemen dan jaga dia dengan baik jika sampai dia menyentuh Queen jangan kan hidupnya bahkan hidup mu juga hancur " Ujar Henry dingin menatap Naufal .


" Jangan lewati batasmu karena aku bukan orang yang sabar ,aku masih sanggup memberi makan pada anakku dan cucuku bahkan sangat sanggup jadi siapkan dirimu saat hari itu tiba " Uang Henry berdiri meninggalkan mereka yang masih di ruangan itu .


" Kamu memintanya pada kami secara baik² jadi jika sampai dia terluka kamu tahu hasilnya dan jika sampai waktunya tiba kami akan membawa Queen pergi menjauh dari mu dan juga anakmu " Daddy Radit berdiri meninggalnya Naufal dan Daniel yang masih terdiam .

__ADS_1


" Fal " Naufal menatap Daniel " Kau tahu bukan apa yang harus kamu lakukan !! sekarang pikirkan itu " Ujar Daniel lalu berdiri di ikuti Naufal .


"Kembali keperusahan ada yang harus aku lakukan " Daniel diam saja .


Tanpa dia bertanya pasti sahabat nya itu ke apartemen wanita ular itu .


Daniel dan Naufal berpisah di tempat parkiran .


Naufal memikirkan ucapan mertuanya dan juga Daddy Radit .


Tanpa terasa di sampai lah di sebuah gedung tinggi tempat wanita tercinta nya .


Tanpa menunggu waktu dia langsung menuju unit apartemen Lian ,bahkan mengabari wanita itu saja tidak .


Daniel berjalan cepat ke arah apartemen Lian saat sudah sampai di lantai apartemen Lian .


Langsung memasukan kode apartemen Lian .


Ceklek .


Naufal menaikan alisnya sebelah saat melihat pakaian yang berceceran di lantai .


Tapi kenapa ada pakaian laki² di sini ,Naufal langsung melotot kan matanya .


Lalu berjalan cepat ke arah kamar wanita itu dengan langkah besarnya .


Naufal mengepal kan tangannya saat berada di depan pintu kamar yang tidak tertutup rapat itu .


" Aaahhh babe ini Enak "


" Kau menyukai nya " Ujar sang pria sambil menghentakkan kuat miliknya membuat sang wanita menjerit kenikmatan .


" Aaahhhhh "


" Aku ahhhhh "


" Bersama "


" Aaarrgghhhh "


" Aahhhh "


Erang mereka berdua hingga akhirnya sang pria ambruk di atas wanita itu .


" Kau masih melanjutkan permainan mu " Lian mengaguk " Aku belum mendapatkan yang aku inginkan kan ,Tapi karena orang tua bodoh itu aku harus sabar hingga anak sialan itu menerima ku " Naufal mengepal kan tangannya kuat .


" Jika aku tahu ,aku akan menggugurkan saja dulu "


BRAK


Kedua orang itu menatap ke arah pintu di mana Naufal sudah berdiri tegap dengan sorot mata menajam .


" Na-u- fal " Ujar Lian lalu mendorong pria yang di atasnya hingga melepaskan penyatuan mereka .


"menjijikan " Ucap Naufal lalu meninggalkan apartemen milik wanita itu .


Aku benar-benar bodoh Batin Naufal berjalan ke arah lift .


💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔


DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT


VOTE

__ADS_1


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘


BUAT NYEMANGATIN AUTHOR 🤣🤣🤣🤣


__ADS_2