
...Selamat siang kesayangan author maafkan author yang baru up iya ....
...Selamat beraktifitas buat kalian semoga selalu lancar dan di berikan kesehatan...
...Tidak terasa kita idul adha tinggal tiga hari mungkin ini terlalu cepat ....
...Tapi author takut tidak sempat menyapa kalian saat sudah tiba harinya...
...Taqabballahu Minna wa minkum, taqobbal ya kariim. Ketika tangan tak mampu menjabat kaki tak dapat melangkah, hanya hati yang mampu berbisik mohon maaf atas segala kesalahan. Selamat Hari Raya Idul Adha 1443 ππ»ππ»ππ»ππ»ππ»...
...Makasih kita kembali ke topik iya ππππππ...
βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
Sesuai ucapan semalam Naufal dan Queen bangun lebih pagi lebih tepatnya Queen karena dia merasa perut nya kembali di aduk ,setelah itu mereka membersihkan diri masingΒ².
Kini keduanya sedang sarapan bersama di kamar suitroom yang sangat luas itu sambil memperlihatkan pemandangan di luar sana .
" Sayang " Queen menatap Naufal .
" Kenapa " Queen menggeleng pelan.Selamat siang kesayangan author maafkan author yang baru up iya .
Selamat beraktifitas buat kalian semoga selalu lancar dan di berikan kesehatan
Tidak terasa kita idul adha tinggal tiga hari mungkin ini terlalu cepat .
Tapi author takut tidak sempat menyapa kalian saat sudah tiba harinya
Taqabballahu Minna wa minkum, taqobbal ya kariim. Ketika tangan tak mampu menjabat kaki tak dapat melangkah, hanya hati yang mampu berbisik mohon maaf atas segala kesalahan. Selamat Hari Raya Idul Adha 1443 ππ»ππ»ππ»ππ»ππ»
Makasih kita kembali ke topik iya ππππππ
" Mau yang lain " Queen menggeleng ,karena memang sarapannya lagi ini sesuai keinginan nya Soto dan segelas susu hamil .
" Lalu kenapa " Tanya Naufal yang masih menatap Queen .
" Tidak papa , Lanjut lagi mas nanti kita telat " Naufal hanya bisa menghela napas panjang .
Bukan hal yang muda meyakinkan Queen ,mungkin karena selama ini dirinya sudah melewati batasnya .
Dan kini dia hanya bisa meyakinkan Queen jika dia sedang berusaha .
" Sayang, Apa kamu sangat membenciku " Tanya Naufal pada akhirnya .
" Aku hanya lemas mas " Jawab Queen .
" Mau aku suap " Queen menggeleng ,tapi Naufal tetap mengambil ahli makan Queen .
Padahal dia sendiri belum makan sama sekali .
" Buka mulutnya " Queen menggeleng cepat " Mas juga belum makan " Ujar Queen pelan .
" Buka " Akhirnya Queen membuka mulutnya sesekali Naufal meniup nya karena soto nya memang masih panas.
" Mas juga makan " Naufal hanya mengaguk " Kalian lebih penting ' Ujar naufal apa adanya .
Kau lihat hari ini ayah menyuapi kita nak, seperti keinginan bunda dulu tapi karena ayah sibuk sehingga bunda tidak berani meminta. Batin Queen sambil mengelus perut nya .
" Jika kurang bilang nanti di antarkan lagi " Queen mengagukan kepalanya .
Queen mengambil sarapan Naufal lalu mengarah kan ke mulutnya " Mas juga harus makan " Naufal langsung membuka mulutnya menerima sandwich yang di berikan Queen .
" Lebih enak dari tangan mu " Ujar Naufal tersenyum .
" Gombal " Ujar Queen dengan wajah yang memerah .
" Serius sayang " Ujar Naufal tersenyum saat melihat wajah sang istri .
" Apa tidak ada pakaian " Queen memilih mengalikan pembicaraan membuat Naufal tertawa kecil .
Karena memang kini mereka sedang memakai bathrobe hotel ,sangat tidak mungkin memakai pakaian yang semalam bukan .
" Sebentar lagi sayang " Ujar Naufal tersenyum .
CUP
" Makan yang benar " Queen melototkan matanya " Mas " pekik Queen kesal .
" Aku hanya membantunya membersihkan sayang " Ujar Naufal .
PLak
" tapi bisa pakai tisu " Ujar Queen kesal sambil memukul lengan suaminya yang sudah menciumnya secara mendadak .
__ADS_1
"Lebih manis pakai bibir sayang " Queen berdecak kesal " makan " Naufal menggigit sandwich nya sambil menatap Queen yang salah tingkah .
"Kamu lucu sayang jika seperti ini " Queen melotot kan matanya ,bukannya takut Naufal malah tertawa .
" Ayo habiskan sotomu " Queen menerima suapan sang suami dengan wajah kesal nya .
βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
Setelah melewati pagi yang penuh drama romansa yang di mana Naufal selalu menggoda Queen .
Membuat wanita itu semakin kesal dan itu semakin membuat Naufal Kembali menggoda nya .
Kini mereka sudah sampai di bandara di mana keluarga Queen sudah berkumpul di sana .
" Kenapa Queen " tanya Jeje saat melihat wajah kesal Queen .
" Kau apa kan lagi " Tanya Henry dingin.
" Diam " Bentak Queen saat melihat Naufal akan bersuara.
" Daddy bertanya sayang " Ujar Naufal tenang .
" Sekalipun " Sedangkan yang di sana saling pandang satu sama lain .
Tapi suara seseorang membuyarkan mereka.
"Bunda lehernya kenapa " Tanya Eliza yang berada di gendongan Jeje .
" Kenapa " Tanya Queen sambil memegang lehernya .
" Tutupi kissmart suami mu jika ke luar atau bertemu orang " Ujar Alan kesal .
Queen langsung menutup Lehernya dengan rambutnya lalu menatap Naufal yang membuang pandangan nya ke arah lain .
" Kami yang menikah kenapa Kaka yang malam pertama ,kami saja belum " Celetuk Amanda tersenyum kuda .
" Diam Amanda " Ujar Queen kesal menatap kesal ke arah Amanda yang kini status nya sudah berubah menjadi Kaka ipar nya .
" Kaka ipar sangat liar " Ujar syahzani tertawa kecil .
" Jika kau ingin aku akan membuatnya " Ujar Xavier dingin .
" Kau selalu membuatnya " Celetuk syahzani .
" Iya ayah " Jawab Naufal .
" Ayah jenguk ade " Tanya Eliza yang sejak tadi memperhatikan mereka mengobrol .
" Iya , Ayah mu sedang memberikan siraman rohani pada adikmu " Ujar Daddy Radit .
Seperti biasanya mulut lakiΒ² tertua dari keluarga Mateo selalu ceplas ceplos.
" Opa " Panggil Queen kesal .
" Apa ?? Memang benar kan semalam suamimu menjenguk anaknya " Ujar Daddy Radit tanpa rasa bersalah .
" Ada Eliza Opa " Ujar Rif'at membuka suara .
" Apa Zaza bisa jenguk ade , seperti ayah " Davin,Alan Jeje mau pun Henry hanya tertawa kecil mendengar permintaan anak kecil itu .
"Mas mau pulang " Rengek Queen pada Naufal .
" Tapi mereka belum berangkat sayang " Queen menggeleng " yang penting sudah melihat mereka " Ujar Queen sambil bersembunyi di belakang lengan suaminya .
" Zaza ingin bertemu Ade " Eliza mengaguk cepat " Nanti iya jika bunda ke rumah sakit periksa Zaza bisa lihat adiknya " Ujar Davin lembut .
" Apa ayah menjenguk Ade di rumah sakit juga " Queen semakin bersembunyi di lengan suaminya.
Kenapa dia memiliki anak yang sangat pintar dan cerewet seperti Zaza .
Bisakah dia menukarnya agar Anak itu tidak banyak ingin tahunya !!
Tapi sepertinya percuma bukan,Queen hanya bisa meringis saja .
" Iya sayang,rumah sakit suitroom " Jawab Jeje tersenyum .
" Papi " Queen menekuk wajahnya selain kesal dia juga malu karena adik dan kakaknya hanya tersenyum kuda .
Queen memilih mendekat ke arah Henry dan Elvi .
" Kau malu " Queen hanya mengaguk pelan .
" kau seperti anak perawan saja " Henry tersenyum sambil mencium kening Queen .
__ADS_1
" Maaf tuan, 5 menit lagi sudah take off" Ujar salah satu anak buah mereka .
" Baiklah " Jawab Daddy Radit.
" HatiΒ² saat honeymoon sekalipun kalian beda tujuan ,kabari kami jika sudah sampai jangan lupa bawa hasil jika gagal jangan harap bisa masuk ke rumah " Ujar Daddy Radit tajam.
" Iya Opa ,kami akan berusaha siang dan malam 80% dikamar selebihnya di luar " Ujar Rif'at.
" Kaka .."
" Apa kau ingin di usir " Amanda menggeleng cepat " makanya nurut " Amanda hanya diam saja , sedang kan Rifat sudah tersenyum .
" Sudah sana masuk " Ujar Henry .
" Iya Dad " Jawab mereka lalu saling berpamitan satu sama lain .
" Zaza ayo kita pulang " Ujar Queen setelah Kakak dan adiknya sudah take off hanya meninggalkan mereka saja .
" Zaza belum tidur di rumah Oma Elsa bunda " Ujar gadis kecil itu .
"Apa Zaza sudah tidak sayang sama bunda " Uang Queen kadang dia merindukan anaknya itu karena Jika bersama nya Queen tidak memikirkan apa pun itu .
" Sayang " Cicit Zaza
" Lalu kenapa tidak mau ikut " Eliza menatap Daddy Radit membuat Queen mendengus kesal " Opa " bentak Queen kesal .
" Apa " Tanya Daddy Radit watados seperti biasanya .
" Kata Eyang , Zaza jangan ganggu ayah sama bunda dulu .karena ayah nakal " Queen mengepal kan tangan nya sedangkan Naufal hanya terdiam .
Dia tahu maksud keluarga Queen baik mereka hanya ingin keduanya baikΒ² seperti semula .
" Opa jangan terus mencuci pikirkan anak Queen " Ujar Queen sendu .
" Harusnya kalian sadar ,Jika ada Eliza jangan membuat anak kalian curiga ,kalian tahu apa yang sering dia tanyakan saat dia bersama kami i ?? "
" Kenapa ayah bersama bunda Lian ,kenapa bunda tidak melarang ayah ,apa ayah tidak sayang bunda lagi ,apa bunda akan meninggalkan Zaza sama ayah ,bahkan dia mempertanyakan kenapa kamu tidak memberi tahunya saat kamu hamil ,padahal dia sangat menginginkan nya , dia anak pintar Sekalipun umur nya masih beranjak 4 tahun tapi karena keadaan dia harus dewasa ,apa kalian sadar kenapa dia milih tinggal di rumah dari pada bersama kalian di apartemen ?? " Ujar mommy Ellena beruntun menatap kedua orang yang kini hanya terdiam .
" Naufal jarang pulang , Kamu yang sendiri yang memilih mengurung dirinya dalam kamar ,bahkan kamar kalian terpisah bukan ,bahkan bisa di katakan semalam penyatuan kalian setelah beberapa bulan belakangan ini kan " Cercah mommy Ellena .
" Selesaikan urusan kalian jangan pernah libatkan cicitku ,dia akan bergantian tinggal dengan kami atau orang tua Naufal " Ujar Daddy Radit tegas .
Sedangkan yang lainnya hanya diam saja syukur mereka dalam ruangan pribadi sehingga hanya ada mereka saja .
"Jangan nakal saat bersama Opa jangan menyusahkan mereka hm " Naufal mengelus rambut Eliza ada rasa sesak dan sakit saat tahu jika anaknya ikut tersiksa karena ulahnya sendiri .
" Ayah akan sering menelepon mu" Eliza mengaguk cepat " Jangan nakal lagi " Naufal tersenyum lembut lalu mencium kening Eliza yang berada di gedongan Jeje .
" Pasti princess " Ujar Naufal lembut .
" Jangan lamaΒ² di rumah Opa ,bunda kesepian " Ujar Queen sendu .
" Iya bunda " Jawab Eliza ,dia sebenarnya merindukan Queen tapi keadaan yang tidak memungkinkan .
Keheningan mereka kembali terganggu saat Henry menerima pesan dari seseorang .
" Shiiittt " Umpat Henry emosi .
" Kenapa " Tanya Jeje .
" Hubungi pengawal Jo, Raymond ke luar membawa twins dan Adara tanpa pengawal mobil mereka sedang di ikuti sejak keluar rumah " Ujar Henry emosi .
" Kenapa mereka pergi tanpa pengawalan" Ujar Daddy Radit kesal .
" Kalian pergi menyusul mereka ,kami akan kembali ke rumah , kau bawa istri mu ke rumah orang tuamu , apartemen mu sudah tidak aman " Titah Daddy Radit .
" Iya Opa " Jawab Naufal .
" Pergilah, ada pengawal yang mengikuti kalian " Ujar Henry datar .
"iya Dad " Jawab Naufal lalu berpamitan pada mereka begitu juga Queen .
" Jangan lamaΒ² di rumah eyang iya " Eliza mengaguk tersenyum ." Zaza sayang bunda " Queen mencium pipi Eliza sebelum pergi meninggalkan mereka .
β₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈβ₯οΈ
DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN
LIKE
KOMENT
VOTE
__ADS_1
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 ππππ