
Naufal terdiam sambil memandang Eliza gadis kecil itu belum juga menunjukkan untuk bangun .
Kini di dalam ruangan tinggal Henry, Elvi dan ke dua orang tua Naufal .
Sedang kan Para pria 4 serangkai telah pulang ,karena memiliki kepentingan tersendiri .
Tok ....Tok ....
" Masuk "
Ceklek .
Mereka menatap pintu yang ternyata Daniel sambil membawa beberapa berkas .
Seperti nya dia memerlukan tanda tangan Naufal .
" Fal " Naufal membalikkan badannya lalu mengaguk " Kau sudah memeriksa nya " Tanya Naufal sambil mengambil berkas yang ada di tangan Daniel .
" Sudah ,tinggal tanda tangan saja ,Ada masalah di lapangan " Naufal menghela napas panjang lalu memberikan tanda tangan nya pada berkas itu .
" Masalah apa lagi " Tanya Naufal lirih lalu memberikan berkas itu pada Daniel.
" Ada yang mengganti bahan material dengan yang lebih murah dari biasanya dan itu terjadi beberapa hari yang lalu padahal pembangunan sudah 90 % " Ucap Daniel pelan , mengingat di sana ada Henry sang penanggung jawab yang paling besar .
" Berapa yang dia ambil " Tanya Naufal.
" Tidak terlalu banyak karena itu terjadi barusan ,tapi jika di biarkan bisa saja dia sampai ratusan atau miliyaran " Jawab Daniel pelan .
" Kumpulkan bukti dan adakan rapat secepatnya " Ujar Naufal dingin .
" Baik , kalau begitu saya permisi " Naufal mengaguk saja, Daniel juga tidak lupa berpamitan pada orang yang di ruangan itu .
Lalu ke luar dari ruangan Eliza dan menutup kembali ruangan Eliza .
Sedangkan di tempat lain ,Queen yang Baru saja tiba dengan tidak sabarnya langsung meminta sopir untuk ke rumah sakit .
" Pak langsung ke rumah sakit " Titah Queen sedang kan Daddy Radit dan mommy Ellena hanya bisa mengikuti saja .
Karena menahannya pun percuma,lelah itu sudah pasti mengingat umur mereka sudah tidak muda lagi .
Tapi mengingat ibu hamil itu mereka tidak akan membiarkan nya pergi sendirian .
" Ingat kandungan mu, jika terjadi sesuatu Opa akan memulangkan kamu kembali ke Landon " Queen mengaguk sambil mengelus perutnya dengan lembut .
Sebentar lagi kamu akan bertemu Kaka Zaza sayang Batin Queen .
Queen menatap ke arah luar jendela, perasaan nya semakin tidak tenang .
Bukan karena apa ?? Tapi dia takut apa yang ada di pikiran nya benar !! Dan dia tidak ingin terjadi papa dengan Eliza.
" Oma apa Daddy tidak mengatakan papa " Tanya Queen panik .
" Apa yang kamu takut kan ? Eliza baik² saja bahkan dia sudah melewati masa kritisnya sekalipun dia belum sadar " Jawab Daddy Radit .
" Apa lukanya parah sekali " Gumam Queen , mommy Ellena menatap sang suami yang hanya menghela napas .
" Ada yang ingin Opa katakan !! Tapi jangan memotong ataupun mencela " Queen menggaguk sambil menatap Daddy Radit .
__ADS_1
" Eliza bukan akan kandung Naufal ...."
" Siapa yang bilang " Bantah Queen tegas .
" Dengarkan "
" Eliza kehilangan banyak darah, dan saat ayah mu ke luar berbicara dengan Naufal darah mereka berbeda !! Dan mantan istri nya sudah mengakuinya jika memang Eliza bukan anak Naufal tapi anak yang membuat Naufal dulu bangkrut " Queen menutup mulutnya dengan tangannya .
" Lalu bagaimana dengan mas Arga Opa " Tanya Queen dengan lelehan air mata.
Pasti pria itu sangat terpukul !! mengingat dia sangat menyayangi Eliza !! Tapi sekarang , Queen menggeleng kan kepalanya .
Perasaan nya semakin tidak baik² saja, rasa bersalah seketika hadir dalam dirinya.
" Dia banyak diam, bahkan dia hanya akan bicara jika perlu jika tidak hanya mengaguk atau menggeleng itulah jawaban nya " Queen semakin terisak.
" Bisa cepat pak " Ujar Queen ,Oma Ellena menenangkan Queen .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Sesampainya di rumah sakit Queen langsung turun bahkan mobil yang mereka tumpangi langsung berhenti di depan pintu rumah sakit membuat dokter dan perawat yang berlalu lalang di situ langsung menunduk hormat .
" Apa kamu tidak bisa pelan " Bentak Daddy Radit kesal .
" Maaf Opa " Sesal Queen kini mereka sudah berada di lift khusus menuju ruangan rawat Eliza .
Queen menggigit jarinya mengusir rasa gelisah nya .
" Kenapa lama sekali " Ujar Queen kesal .
" Apa Alister sudah malas mengurus rumah sakit ini " Lanjutnya lagi mengomel .
" Iya Dad " Jawab Naufal tanpa membalikkan badannya ,sejak kembali dari ruangan Lian dia belum mengganti posisi duduknya dia hanya menatap ke arah Eliza .
" Kamu makan siang dulu , Eliza biar Daddy dan mommy yang Jaga " Ujar Faisal .
" Naufal tidak lapar Dad " Jawab Naufal .
" Jika kamu mati gimana ?? Kamu menjaga orang sakit juga perlu tenaga !! Apa kamu akan kenyang hanya .....Aaaww sakit sayang " Ucap Henry saat merasakan perut nya terasa panas .
" Makanya kalau bicara itu di jaga " Ucap Elvi kesal .
" Aku bicara yang sebenarnya ,Bahkan dia harus makan banyak agar tenaganya banyak " Ujar Henry yang tidak mau di salahkan .
Ceklek .
Semua orang menatap ke arah pintu membuat Faisal dan Desi melotot kan matanya saat tahu siapa yang masuk ,tapi tidak dengan Naufal dia tetap seperti semula .
" Eliza .
Deg .
Naufal menegang kaku saat mendengar suara yang sangat dia rindukan .
Alexa Batin Naufal
Bahkan hanya untuk berbalik saja dia enggak ,karena takut ini hanya halusinasi nya saja .
__ADS_1
" Sayang ,bangun ini bunda sayang " Naufal menatap sosok wanita yang selalu di rindukan nya .
Bahkan wanita itu kini sudah berada di depannya tapi Naufal masih takut jika itu halusinasi .
" Princess ini Eyang ,bangun dan katakan pada Eyang kamu ingin apa aku akan membeli kan bahkan dengan pabriknya " Naufal menatap Daddy Radit dan tidak jauh dari nya berdiri mommy Ellena .
" Dad ,mom katakan ini bukan mimpi bukan " Tanya Naufal yang masih menatap Queen .
"Ayo Bu kita ke luar dulu mungkin mereka butuh waktu sekalian makan siang " Ujar Elvi pada besannya .
" Iya Bu " Jawab Desi Tersenyum sekali pun air matanya jatuh .
" Dad " Panggil Henry, Daddy Radit hanya mengaguk lalu mencium kening Eliza yang di tutupi perban begitu juga mommy Ellena .
" Mas " Panggil Queen menatap Naufal yang juga menatap nya bahkan pria itu sudah menjatuhkan cairan bening .
" Ini bukan mimpi kan " Queen mendekati Naufal lalu memeluk nya membuat tangisan Naufal pecah .
" Maafkan aku ,maafkan aku jangan pergi lagi aku minta maaf jangan hukum aku seperti ini ,aku tidak kuat maafkan aku " Ucap Naufal ,Queen mengelus punggung Naufal .
" Maaf jika aku meninggalkan mu terlalu lama " Naufal menggeleng " Ini semua kesalahan ku maafkan aku yang selalu menyakiti mu maafkan aku " Ucapnya lagi .
" Jangan tinggalkan kami lagi Hiks hiks " Queen mengelus punggung Naufal yang bergetar .
" Eliza ..."
" Jangan Katakan jika itu berat , Dia tetap anak kita itu yang harus kamu ingat " Naufal semakin mempererat pelukannya sambil menangis .
" Terimakasih ,maaf selalu menyakiti mu ' Ucap Naufal lirih.
Sejak tahu Eliza bukan anak kandung nya Naufal selalu kepikiran akan tanggapan Queen .
Bukan karena apa ? Mengingat dia selalu menyakiti Queen dan nyatanya anak itu bukan anaknya sendiri .
Sekalipun keluarga Queen. tidak pernah mempermasalahkan itu .
Tapi kini semua beban yang menghimpit dadanya seolah terangkat saat Queen bisa menerima Eliza juga .
" Kenapa kurus hm " Tanya Queen lembut.
" Aku merindukan kalian " Gumam Naufal .
" Kami sudah di sini " Jawab Queen ,Naufal melepaskan pelukannya lalu kembali menatap Queen yang tersenyum padanya sambil menghapus air mata nya.
" Maaf aku datang terlambat " Naufal menggeleng lalu kembali memeluk Queen .
"Jangan pergi lagi " Queen hanya tersenyum tanpa menjawab ucapan nya .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN
LIKE
KOMENT
VOTE
__ADS_1
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 🌟🌟🌟