
Setelah berperang dingin di meja makan kini Naufal,Queen dan Eliza sudah berada di kamar .
" Susunya sayang " Queen Mengaguk lalu meminum susu yang di berikan Naufal .
" Bunda boleh nonton " Tanya Eliza menatap Queen .
" Hanya 10 menit setelah itu Zaza tidur " Eliza mengaguk lalu menyalah kan TV yang ada di kamar Queen .
Lalu mencari kartun favorit nya Elsa sesuai namanya Eliza .
Entah kebetulan atau sengaja tapi nama mereka hampir bersamaan .
" Maaf mas harus melihat keadaan seperti tadi " Ujar Queen .
" Tidak usah membahas nya yank, biarkan itu menjadi urusan mereka " Ujar Naufal .
" Tapi kasian Reza mas " Naufal menarik napas panjang .
" Kasian boleh tapi jangan pernah ikut campur urusan orang " Queen mengagukan kepalanya .
" Jangan ikut mendiamkan adikmu , bagaimana pun dia adikmu satu² nya perempuan " Queen hanya terdiam karena dia sendiri merasa marah dengan sikap Riane .
" Dia butuh teman cerita yank tapi di saat ingin bercerita semua orang memusuhi nya ,kamu paham kan maksudnya " Lanjutnya lagi .
" Tapi kesal mas " Ujar Queen memanyunkan bibirnya .
" Iya aku tahu, tapi kita tidak punya hak sayang untuk menghakimi nya ,apa lagi aku !! Sekalipun aku sudah menikah dengan mu tapi aku tidak bisa ikut campur urusan keluarga mu Karena aku tetap orang luar " Ujar Naufal lembut .
" Princess obatnya sudah di minum " Tanya Naufal pada sang putri .
" Sudah yah " Jawab Naufal yang tetap fokus pada layar TV .
" Kapan periksa hm " Tanya Naufal sambil mengelus perut buncit Queen karena sudah lewat 4 bulan .
" Nanti saja " Ujar Queen .
" Tidak sia² aku berkeringat tiap malam hingga sampai lutut ku lemas ....Aawwww sakit yank " Pekik Naufal saat pinggang nya di cubit Queen .
" Ada Eliza " Ujar Queen kesal .
" Dia tidak dengar " Naufal mengelus pinggang nya yang terasa panas .
" Apa di Landon kamu berlatih cara membunuh suami " Ujar Naufal kesal .
" Awalnya iya ,tapi setelah di pikir² kasian jika kamu duluan meninggal soalnya hartamu belum aku kuras semua ,lalu masa aku jadi janda hanya pernikahan 7 bulanan kan tidak lucu di dengar ,jadi tunggu saat ade umur 5 tahun " Ujar Queen datar .
" Kau sudah menyiapkan itu " Queen menggaguk " Aku harus merencanakan nya agar lancar " Jawabnya dengan wajah serius .
" Kau yakin ingin membunuhku " Queen kembali mengaguk " Harus ,jadi aku bisa hidup dengan damai " Ucapnya sambil tersenyum jahat .
" Apa kamu baik padaku karena terpaksa " Kini Naufal mulai terpancing .
Hebm
" Zaza ayo istirahat " Eliza langsung mematikan layar tipis itu lalu menuju ke arah tempat tidur .
" Sayang " Queen hany diam saja .
" Princess sebentar ayah mau bicara sama bunda " Eliza menatap Queen yang hanya tersenyum .
" Ayo " Eliza pun baik ke atas tempat tidur dan memeluk Queen .
__ADS_1
" Alexa , Kamu Tidak serius kan " Queen mematikan lampu utama menggunakan remote .
" Sayang jawab dulu " Queen hanya diam .
" Baiklah aku sudah siap mati " Ujar Naufal putus asa ,Queen tertawa dalam hati .
Queen memukul bokong Eliza sambil memejamkan matanya , sedangkan Naufal menatap Queen sejak tadi.
Saat Eliza sudah tertidur ,Queen melepaskan tangan Eliza dengan pelan lalu berjalan ke arah kamar mandi karena ingin mengeluarkan sesuatu .
Tanpa dia tahu jika Naufal juga ikut masuk dalam kamar mandi .
" Arga " Pekik Queen yang kaget melihat suaminya dalam kamar mandi.
" Sayang " Naufal menelan ludahnya kasar saat melihat bibir bawa Queen yang terlihat tembem .
" Apa " Jawabnya ketus .
" Jangan aneh² iya ada Eliza " Ujar Queen saat melihat mata Naufal menatap ke arah bawahnya .
" Sayang " Naufal semakin mendekat ke arah Queen .
" Mas aku belum ....."
Ucapan Queen terbuang begitu saja karena Naufal sudah membungkam mulutnya dengan lembut .
dengan sekuat tenaga Queen mendorong tubuh Naufal tapi itu membuat Naufal semakin mempererat pelukannya dan menahan tengkuk nya .
Hingga akhirnya Queen membalas ciuman itu panas itu,dia mengalungkan tangannya di leher sang suami .
Mendapatkan balasan dari Queen membuat Naufal semakin bersemangat sehingga ciuman itu turun ke leher jenjang Queen mengecup nya dan memberikan tanda kepemilikan di sana .
" Eeuugg "
Naufal menurunkan tali spageti milik Queen hingga terlihatlah benda kenyal yang selama ini dia rindukan setelah sebulan lebih tidak menikmati nya .
" ArgaHhhhhhh" Desah Queen saat Naufal memainkan ujung benda kenyal itu .
Naufal membuka pelindung benda itu sehingga kini terlihat dengan jelas semakin berisi .
Mungkin karena hamil sehingga benda itu semakin menantang nya untuk di kulum ,di hisap bahkan di pelintir nya .
Memikirkan saja membuat darah nya semakin mendidih apa lagi bagian bawahnya sudah sesak sejak tadi .
Naufal membuka kain melekat di tubuh Queen begitu juga dirinya .
Dia tersenyum jahat menatap Queen yang sudah berkabut .
Naufal kembali membungkam mulut Queen lalu mengangkat wanita itu duduk di atas wastafel .
Tangannya tidak di biarkan begitu saja dia bermain di bagian benda kenyal hingga sampai di lahan yang sedikit di tumbuhi rumput² halus .
" Aaahhhh " Queen menengadah ke atas saat jari Naufal memasuki lahan itu .
Munafik Jika dia tidak menikmati nya karena memang dia sendiri sangat merindukan penyatuan panas mereka .
Queen semakin menekan kepala Naufal memberikan pijatan lembut di mana pria itu bermain dengan buah ceri miliknya .
" Kau basah sayang " Ujar Naufal serak matanya sudah sayu.
" ArgaHhhhhhhhh" Saat Naufal bermain dengan bibir bawahnya lidah dan mulutnya bergantian bermain di bawah sana .
__ADS_1
" Aaaahhh "
Ceesssss
Tanpa rasa jijik Naufal mengisap cairan hangat lalu bangun dan membungkam mulut Queen .
" Aaahhhh "
" Aaarrrggggghhhhhhh " Geram keduanya saat benda itu kembali menyatu setelah sekian lama terpisah .
Naufal bersandar di pundak Queen merasakan pijitan lembut di lembah basah itu .
" Milikmu semakin enak sayang " Naufal menatap Queen sambil menggoyangkan pinggulnya nya .
" Kau nyaman " Tanya Naufal di sela permainan mereka .
" Ini enak " Jawab Queen sambil meremas ujung wastafel .
Naufal melepaskan penyatuan mereka membuat Queen kesal tapi detik berikutnya nya Queen memekik kenikmatan.
Di mana Naufal masuk lewat belakang dan kaki satunya di naikan di atas wastafel .
" Jangan setengah " Erang Queen di sela lenguhan dan ******* nya .
" Nanti Ade ...."
" Tidak.....papa ... Aahhhh pelan " Naufal mengikuti keinginan bumil itu .
Dan dia Semakin mempercepat gerakan nya saat milik Queen berdenyut begitu juga milik nya yang sudah siap meledak .
" Ini sangat enak sayang "
Jleb... jleb...jleb...
" Aaahhhhh "
" Alexaaaaaaaaaahhhhhhhhhh" Naufal membenamkan miliknya sampai menyentuh GSpot milik Queen dan memeluk Queen dari belakang .
" Apa Ade baik² saja " Tanya Naufal dengan napas yang naik turun .
" Hebm " Jawab Queen karena dia sendiri masih mengatur napasnya .
" Mas lemas " Naufal berdiri lalu melepaskan penyatuan nya .
" Aakkhh " Naufal Tersenyum lalu mencium punggung mulus Queen .
" Maaf sayang ,ayo aku bantu bersihkan badan mu , Nanti princess bangun " Queen hanya mengaguk saja karena memang dia sangat lemas .
" Makasih " Queen hanya mengaguk saja, lalu Naufal membersihkan Queen terlebih dahulu sebelum wanita itu tertidur karena kelelahan.
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Semoga lulus jadi Vote² yang banyak iya kak
mungkin nanti akan ada part Reza dan Risna jadi di tunggu iya 😘😘😘😘
***Dukung terus Naufal dan Queen
like
koment
__ADS_1
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟***