Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
seblak


__ADS_3

Setelah kepulangan Fazri, Queen kembali fokus pada pekerjaan nya di mana dia menggambar sketsa sehingga bisa menjadi sebuah pakaian yang cantik .


Tapi konsentrasi nya buyar nsaat mendengar suara anaknya yang masuk begitu saja .


" Bunda " Queen melotot kan matanya saat melihat Eliza masuk ke ruangan nya.


Sehingga dia menyimpan begitu saja alat tempurnya ..


" Sama siapa ke sini sayang " Tanya Queen menghampiri anaknya .


" Sama mba Isna ,tapi mba di luar lihatin karyawan bunda " Jawab Eliza.


' Ayo ganti baju nya " Eliza mengaguk lalu mengikuti Queen ke kamar pribadi wanita itu .


" Tadi gimana sekolah nya " Tanya Queen sambil membuka pakaian Eliza .


" Baik Bunda tapi Zaza kesal " Ucap Eliza sambil memanyunkan bibirnya.


" Kenapa !! Apa ada yang mengganggu mu " Eliza mengaguk cepat .


" Siapa ? " Tanya Queen menatap lekat anaknya .


" Murid baru di kelas Zaza Bun ,dia suka mengejek Zaza " Aduh Eliza sambil menghentakkan kakinya karena kesal .


" Perempuan " Eliza menggeleng " Laki² " Tanya Queen ragu .


" Iya bunda ,nanti Zaza kasih tau Opa Henry " Queen hanya mengulum senyum .


" Iya sayang " ujar Queen memakaikan pakaian ganti pada sang anak.


" Bunda boleh Zaza pakai HP nya " Tanya Eliza setalah dia sudah duduk di kursi.


Sedangkan Queen kembali bekerja sebelumnya nanti waktu makan siang.


" Buat apa " Tanya Queen menatap sang anak yang duduk di sofa .


" Mau telepon Opa " Queen mengaguk sambil memberikan HP nya .


Mungkin anak itu anak mengadu pada sang Opa karena di ganggu .


Panggilan pertama Henry tidak mengangkat panggilan dari Queen lebih tepatnya Eliza .


Eliza kembali memanggil hingga dering ke tiga Henry baru bisa mengangkat nya .


" Princess " Sapa Henry karena Queen melakukan panggilan video untuk anak nya .


" Kamu di butik bunda sayang " Eliza mengaguk " Opa " Panggil Eliza manja.


" Kenapa ?? Apa bunda memarahi mu sayang " Eliza menggaguk sambil menatap layar HP nya .


" Kenapa Cucu Oma sangat jelek jika seperti itu " Ucap elvi yang duduk di samping Henry .


' Oma " Rengek Eliza ,Queen hanya menggeleng melihat tingkah sang anak .


" Kenapa ?? Katakan pada Opa siapa yang sudah membuat cucu Opa kesal " Eliza memanyunkan bibirnya.


" Di sekolah ada murid baru Opa ,dia nakal ganggu Eliza " Eliza memulai ceritanya sedang kan Queen hanya tersenyum Mendengar ocehan sang anak .


" Apa dia melukaimu sayang " Eliza menggeleng " Dia ambil pensil Zaza Opa " Ucap Eliza .

__ADS_1


" Mungkin dia tidak ada pensil nya sayang ,dan dia mau pinjam pensil Zaza " Ujar Queen dari kursinya .


" Benar kata bunda mu sayang " Jawab Elvi


' Tapi dia Tidak mengembalikan nya Bunda " Ujar Eliza kesal karena Queen membela orang itu .


" Mungkin dia lupa " Ujar Henry tersenyum.


" Tidak Opa ,Zaza sudah meminta nya tapi dia hanya pergi saja " Ujar Eliza semakin kesal .


" Iya sudah nanti Opa belikan yang baru sekalian dengan tokonya "


" Zaza mau pensil yang itu Opa tidak mau yang baru, itu pensil yang di belikan Papa " Ujar Eliza emosi .


" Iya sudah ,nanti Oma minta papa Daniel membeli kan lagi " Semakin kesal saja Eliza saat semua orang membela orang yang sangat di bencinya sehingga membuat nya menangis .


Membaut Queen menghela napas panjang lalu mendekati anaknya .


"Lo koh nangis sayang " Ucap Henry .


" Dia kesal Dad,karena kita tidak membelahnya " Ujar Queen lalu memeluk sang anak .


" Nanti besok bunda antar sekolah,meminta kembali pensil Zaza gimana " Eliza menggeleng .


" Memang siapa yang ambil pensil kesayangan Opa " Tanya Henry .


" Attar Opa murid baru " Celetuk Eliza


" pria " Eliza menggaguk, Henry dan Elvi tersenyum tapi tidak berani memperlihatkan pada sang cucu karena takut semakin menangis nantinya .


" Berani sekali dia membuat cucu Opa menangis , tunggu saja Opa akan menyuruh pengawal memukul bokong nya " Seketika tangisan Eliza terhenti " Opa janji " Henry mengaguk " Terimakasih Opa " Henry hanya membalasnya dengan senyuman .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Kini waktu makan siang telah tiba, ruangan Queen terbuka dari arah luar memperlihatkan seorang pria dan di ikuti seseorang .


" Sayang " Queen menatap ke arah pintu .


" Eliza tidur " Naufal dan Daniel mengikuti arah tangan Queen .


" Sudah lama " Queen mengaguk " Dia lelah habis telepon sama Daddy " Ujar Queen lalu merapikan barang² yang ada di atas mejanya.


" Sudah makan " Queen menggeleng .


CUP .


" Mataku " Celetuk Daniel saat Naufal mencium kening Queen .


" Biasa saja " Ujar Naufal ketus .


" Aku mau lihat dulu Risna ,pamit nona bos " Queen hanya tersenyum .


" Jangan lupa makanannya " Daniel mengaguk " Siap aku hanya panggil Risna " Ujar Daniel lalu ke luar dari ruangan Queen .


" Apa dia rewel " Queen menggeleng " Hanya pagi saja selebihnya tidak " Ujar Queen .


" Mau makan apa hm " Tanya Naufal lembut sambil mengelus perut Adara .


" Apa iya ?? Seblak kayanya enak " Ucap Queen lalu berdiri setelah mejanya sudah bersih .

__ADS_1


" Tapi itu pedas sayang nanti kamu sakit perut " Ujar Naufal lembut sambil membawa Queen duduk di sofa di mana Eliza juga tertidur di setho dengan bantal yang menahan nya .


" Tapi aku ingin seblak mas " Naufal mendudukkan Queen di pangkuan nya sambil melingkarkan tangannya di perut Queen .


" Aku akan memberikan tapi makan dulu yang lain jangan langsung itu " Ujar Naufal lembut .


" Nasi liwet gimana " Naufal mengaguk setuju .


Tidak berselang lama Daniel dan Risna masuk dalam ruangan .


" Apa sofa di sini sudah tidak muat " Ujar Daniel .


" Biarkan saja " Ujar Naufal saat Queen akan turun dari pangkuan nya .


" pesan nasi liwet ,sama seblak jangan terlalu pedas yang lainnya terserah kamu, jangan lupa makanan princess " Titah Naufal .


" Baik tuan " Naufal hanya diam saja .


" Mau makan apa sayang " Tanya Daniel pada Risna .


" Seblak kayanya enak " Daniel menggeleng cepat ' No ,yang lain " Risna kembali berpikir .


" Bakso " Lagi² Daniel menggeleng " Apa kamu juga mengidam seperti nona Regina " Celetuk Daniel kesal .


PLak.


" Sembarangan, Aku hanya ingin " Ujar Risna kesal karena Naufal dan Queen langsung menatap nya curiga " Aku hanya ingin ,pesankan saja sesuai keinginan mu " Lanjutnya lagi .


" Siapa tahu ? Padahal aku belum menc...Aww sakit sayang ' Pekik Daniel saat pinggang nya terasa panas karena cubitan Risna " Ok² maaf " Ujar Daniel lalu memesan makanan .


" Papa " Panggil Eliza lirih .


" Sudah bangun " Daniel lanhs mengangkat tubuh Eliza di dudukan di pangkuannya .


Eliza melingkar kan tangannya di perut Daniel karena masih suntuk .


" apa ayah tidak di sapa " Eliza menatap sang ayah ,lalu kembali menggeleng


" Ayah lagi pangkuan sama bunda " jawab Eliza lirih tapi masih di dengar Naufal .


" Apa tidak boleh " Tanya Naufal menatap sang putri .


" Boleh " Jawab Eliza singkat lalu kembali membenamkan wajahnya di dada Daniel karena memang masih suntuk .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Visual Lian



Yang kurang setuju maafkan author ,silahkan masukan usulannya .


DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT


VOTE

__ADS_1


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘😘


__ADS_2