
Saat Risna sedang bergulat di dapur dia mendengar ada yang memencet bel.
Dia yakin jika itu Didin jika Daniel dia akan langsung masuk .
" Iya tunggu " Pekik Risna dari arah dapur sambil berjalan ke pintu apartemen .
Ceklek .
" Masuk mas "
Benar tebakannya jika yang datang Didin karena Daniel tidak pernah memencet Bel.
" Maaf sudah membuatmu bangun lebih pagi " Ujar Didin sambil mengikuti langkah Risna.
" Tidak mas , lagian tanpa mas minta Risna selalu begini tiap pagi " Ujar Risna tersenyum .
Didin Tersenyum menatap Risna yang terlihat lebih cantik , mungkin karena berkerja di butik sehingga penampilan nya banyak yang berubah .
" Ayo mas sarapan " Ujar Risna setelah menyusun rapi sarapan mereka .
" Makasih " Risna hanya mengaguk .
" Apa setelah ini kamu ke butik " Risna mengaguk .
" Mas antar iya " Tawar Didin.
"Maaf tapi Risna harus jemput Bos dulu mas ,karena dia sedang hamil jadi di larang suaminya membawa mobil " Elak Risna
" Iya sudah tidak papa ,hati² bawa mobilnya jangan balap² " Ujar Didin lembut .
" Iya mas " Jawab Risna lalu mereka kembali fokus pada sarapan mereka .
Risna lebih dulu menghabiskan sarapan nya,jadi dia meninggal kan Didin di meja makan dan pergi ke kamar mengambil tasnya .
" Maaf mas lama iya " Didin membalikkan badannya Tersenyum lembut .
" Cantik " Ujar Didin jujur di mana Risna sudah memakai sepatu heels nya dan menentang tasnya .
" Mas sudah sarapan nya " Didin mengaguk, Risna pun membereskan semua meja lalu mencuci piring bekas Didin.
" Biar aku saja ,kamu terlihat lucu jika berpenampilan begitu sedang mencuci piring " Ujar Didin tertawa kecil .
" Ini sudah biasa mas ,jadi mas duduk saja " Didin mengeluarkan hp nya mengambil gambar Risna sekalipun dari samping .
Setelah selesai mereka ke luar bersamaan dari apartemen itu .
" Kamu bawa bekal " Tanya Didin .
" Iya mas " Jawab Risna seadanya .
Lalu mereka masuk dalam lift menuju lantai bawah di mana apartemen Risna berada di lantai 5 .
Sesampainya di bawah merasa langsung memasuki mobil masing-masing .
Karena memang Didin membawa mobil sendiri dari kampung,setelah berpamitan lewat klakson mobil mereka menuju tempat masing².
Di dalam mobil Risna menghubungi Queen .
" Iya Ris "
__ADS_1
" Nona bos bisa minta izin " Tanya Risna .
" Lo kamu mau ke mana " Tanya Queen .
" Hm itu nona bos ada masalah sedikit jadi mau izin ketemu bang Daniel boleh kan nona bos " Tanya Risna lagi .
" Astaga Ris ,kamu bikin takut saja , kirain ada apa pergi saja semoga masalah nya cepat selesai " Ujar Queen memberi semangat.
" Tapi nona bos bisa minta tolong lagi soalnya bang Daniel dari semalam bang Daniel susah di hubungi pesan ku juga belum di balas " Ucap Risna tak enak .
" Apa itu katakan saja " Ujar Queen .
" Bisa kasih tahu tuan Naufal untuk minta bang Daniel ke bawah soalnya saya menuju perusahaan nanti saya krim pesan pada nona bos jika sudah sampai " Ujar Risna sambil fokus pada jalannya .
" Iya sudah hati² bawa mobilnya ,nanti aku kasih tamu mas Arga " Jawab Queen .
" Makasih nona bos " Ucap Risna .
" Iya sudah ,fokus sama jalanan mu dulu " Ucap Queen lalu mematikan sambungan telepon itu .
Risna bisa bernapas lega setidaknya saat sampai di sana Riana tidak seperti orang bego .
Lalu dia menatap kotak bekal yang dia bawah tadi lalu tersenyum .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Naufal menaikan alisnya saat melihat pesan yang masuk di HP nya lalu menatap Daniel yang tengah fokus pada pekerjaan nya .
Karena mereka sendang meyelesaikan beberapa pekerjaan sejak baru datang.
" Kau sedang punya Masalah " Daniel mengangkat wajahnya lalu menunjuk dirinya .
" Iya " Jawab Naufal lalu memperlihatkan isi pesan Queen yang di kirim kan padanya .
" Kenapa harus menghubungi nona Regina sih " Ujar Daniel dengan langkah besarnya menuju lift .
Itu salah mu Bambang karena kamu susah di hubungi .
Jadi bukan salah Risna bukan jika meminta bantuan pada Queen .
Karena itu jalan tercepat agar semua nya bisa selesai .
Sedangkan di bawah Risna sedang berdiri di samping mobilnya yang sudah di parkir dia rela perusahaan sambil memegang kotak bekal .
" Apa Abang sibuk iya " Ujar Risna sambil melihat jam tangan nya .
"Apa aku pulang saja !! Tapi aku sudah jauh² ke sini jika kembali nanti makin panjang " Lanjutnya lagi .
Saat akan masuk dalam mobil, dia melihat kedatangan Daniel .
" Kenapa tidak hubungi aku saja " Ujar Daniel kesal .
" Hp Abang susah di hubungi " Jawab Risna ,Daniel mengambil HP nya yang ada di saku celananya .
Mati Batin Daniel lalu menatap Risna.
" Ayo kita ke atas " Risna pun menurut lalu mengikuti langkah Daniel .
" Kamu bawa apa " Tanya Daniel saat mereka sudah dalam lift .
" Makanan kesukaan Abang " Ujar Risna .
__ADS_1
" Abang ...."
" Nanti di ruangan " Potong Daniel .
Risna tidak akan ke sini jika tidak ada hal penting .
Dan bisa saja itu tentang semalam sehingga membuat wanita itu datang keperusahan .
Saat mereka sudah sampai di lantai atas Daniel membawa Risna masuk ke ruangannya .
" tunggu di dalam " Risna mengagguk , sedang kan Daniel ke ruangan Naufal sebentar .
Ceklek .
" Fal bisa berikan aku waktu " Naufal hanya mengaguk " Selesai kan lah " Jawab Naufal tanpa menatap Daniel .
" Makasih " Naufal hanya mengaguk ,setelah itu Daniel ke luar dari ruangan Naufal .
Ceklek .
Risna menatap ke arah pintu sambil tersenyum
" Kenapa ke sini " Tanya Daniel sambil mendudukkan bokongnya di depan Risna .
" Maaf untuk yang tadi malam ,aku ....."
" Siapa dia " Tanya Daniel bersandar di sofa dan tangannya di simpan di dadanya sambil menatap tajam Risna .
" Mas Didin, ...."
' Hubungan kalian " Potong Daniel lagi .
" Tidak ada hubungannya papa ,tapi memang dulu kami memiliki janji untuk saling menunggu dan mendukung dalam hal apa pun dan dia berjanji suatu saat jika dia sukses akan bertemu orang tuaku dan memintaku menjadi istri nya " Ujar Risna jujur tanpa di tutupi .
" Lalu kedatangan nya semalam untuk itu " Risna menggaguk " Kalian sering bertukar pesan " Risna menggeleng " Dia tahu dari ayah dan ibu tentang alamat apartemen dan butik " Jawab Risna lirih .
" Kau mencintai nya " Risna menggeleng ceoat .
" Tidak , Aku sudah bicara padanya akan kembali ketemu sama ibu dan ayah karena aku juga ada hal penting yang ingin aku bicarakan pada mereka tentang hubungan ku sama Abang " Daniel mendekat wajahnya memicing kan matanya menatap Risna .
" Kau tidak bohong " Risna mengaguk Cepat.
" Abang percaya kan " Daniel menaikan bahunya lalu mengambil kotak bekal yang di bawah Risna .
"Abang " Panggil Risna .
"Aku lapar " Jawab Daniel membuat Risna terdiam .
Membiarkan orang itu makan baru dia akan kembali membahasnya .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
*Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*
"