
" Waowwwww " Pekik Amanda membuat kedua orang itu menatap nya .
" Kenapa ?? Apa ada masalah atau apa ? " Tanya Naufal kaget sekaligus panik .
" Kaka Ipar memang juara " Ucap Amanda sambil tertawa ..
" Alexa benar hamil " Amanda mengaguk Cepat " Tapi ada yang membuat ku kaget " Keduanya masih menunggu Amanda melanjutkan ucapannya sehingga mereka tidak lagi memfokuskan diri pada monitor " Apa katakan dengan jelas " Desak Queen .
" Kakak bisa lihat ke monitor " keduanya menatap ke monitor " Sudah " Jawab ke duanya hampir bersamaan .
" Di situ ada dua bulatan kecil kan " Keduanya mengaguk bersamaan " Lalu " Tanya Queen bingung .
" Kaka hamil anak kembar " Keduanya hanya mengangguk dan menjawab seadanya .
Tapi detik kemudian Naufal menatap Amanda lekat .
" A-pa tadi " Tanya Naufal gugup .
" Kembar " Amanda mengaguk cepat " Kau serius " Pekik Queen saat kesadaran nya sudah kembali .
" Aku hamil kembar " Tanya Queen harap² cemas .
" Kaka ipar tolong istrinya di sadarkan " Ucap Amanda kesal .
" Selamat sayang , akhirnya kita punya anak kembar CUP " Tanpa mempedulikan Amanda, Naufal mencium seluruh wajah Queen hingga berakhir di bibir manisnya .
" Memuakkan " Cibir Amanda kesal .
" Amanda belum selesai " Bentak Nya keras membuat keduanya diam di posisi masing-masing .
" Usia kandungan Kaka memasuki usia 6 Minggu ,berat dan panjang nya Baik sesuai usianya, untuk Kaka Queen mohon kegiatan nya di kurangi jangan melakukan atau mengangkat hal² yang berat ,sepatunya tolong di kondisikan kakak membawa dua nyawa bukan hanya nya Kaka sendiri ,minum susunya ,vitamin dan obat mualnya juga ,paham " Queen menggaguk cepat .
" Anak pintar " Puji Amanda lalu membersihkan perut Queen dan menutup kembali perutnya nya .
"Karena Kaka sudah pernah hamil pasti sudah tahu apa yang harus kaka lakukan " Tekan Amanda .
Naufal membantu Queen untuk turun lalu berjalan ke arah meja Amanda .
" Ini resepnya nanti di tembus di depan " Ucap Amanda .
" Boleh aku bertanya " Amanda menaikan alisnya hingga akhirnya mengaguk " Hubungan " Queen langsung melototkan matanya .
" Dokter tahu kan keadaan kami saat Alexa hamil Xana " Oke Amanda paham jadi wajar jika Naufal bertanya .
" Untuk sementara Kaka ipar tahan dulu, jangan tiap hari 2x atau 3x seminggu jika dulu temponya sampai berjam-jam mohon waktunya di pangkas iya pelan² saja karena kandungan kakak Queen masih trimester pertama belum terlalu kuat " Naufal mengaguk cepat .
" Kita masih bisa sayang " Queen menatap horor suaminya yang terlihat biasa saja .
__ADS_1
" Kaka jangan begitu Jika dia sering menjenguk si kembar itu bagus membantu jalan lahir mereka " Amanda tersenyum sinis membuat Queen kesal .
" Benarkah ' Amanda mengaguk " Jadi saat kandungan kakak Queen kuat ,Kaka bisa melakukan tiap hari " Seketika mata naufal berbinar.
" Kalau begitu kami pamit dulu dok " Ucap Naufal lembut .
" Ah iya ,karena saya juga harus sarapan " Usir Amanda secara halus " Menyebalkan " Ucap Queen lalu mengambil resep obat dan keluar dari ruangan itu bersama Naufal tanpa mengatakan apa pun .
Setelah menebus obat mereka langsung masuk dalam mobil dan siap akan pulang sejak tadi Naufal tersenyum bahagia .
" Ayo kita pulang Twins ,Opa,Oma dan Kaka pasti senang " Ujar Naufal menjalankan mobilnya .
Tak lupa tangan nya berada di perut Queen membuat wanita itu tersenyum .
" Apa mas tidak marah " Naufal menatap Queen sekilas " Karena " Tanya Naufal bingung .
" Xana masih ASI umurnya juga baru 6 bulan " Ucap Queen mengeluarkan isi hatinya .
" Kenapa harus marah ,kalau pun aku marah yang di salahkan itu aku bukan kamu Dan untuk Xana kamu sudah dengar sendiri tadi kata Amanda kamu masih bisa memberikan ASI jadi tidak usah memikirkan itu toh Xana sudah bisa makan juga kan " Queen mengaguk " Fokus pada si kembar untuk anak² ada Isna dan Mommy mereka pasti tidak keberatan untuk itu dan butik aku yakin kamu bisa atasi tapi aku mohon untuk tidak memakai apa pun yang wujud yang tinggi " Queen berdecak kesal " Mulut " Queen mengaguk pelan .
" Kita singgah beli susu dulu iya " Queen menggeleng " Nanti saja " Jawab Queen .
" Kenapa ?? Kamu harus minum susu sayang " Ucap Naufal lembut " Baiklah " Jawab Queen ,Naufal pun membelokan mobilnya di sebuah perbelanjaan .
Sedangkan di sisi Lain Daniel tengah menikmati perannya sebagai suami siaga di mana kini Risna sudah di pindahkan di ruangan sedangkan bayinya sore hari baru bisa bergabung bersama mereka .
" Abang " Panggil Risna lirih .
" Sudah bangun "
" Mi-num " Ucap Risna rasa hausnya mengalahkan rasa ngantuk nya sehingga dia memaksa matanya untuk terbuka .
Daniel memberikan minuman untuk istrinya di bantu sedotan kecil .
" Abang tidak kerja " Tanya Risna lirih .
" Shiiit aku lupa mengabari Naufal " Umpat Daniel.
" Abang kerja ...."
" Tidak aku tetap di sini ,aku akan izin pada Naufal " Ucap Daniel cepat .
" Abang bawa HP " Daniel menggeleng " aku tidak punya waktu untuk itu sayang " Ucap Daniel .
Jangankan HP bahkan sampai sekarang pun dia masih memakai piyama tidur ,maka dari itu dia menyuruh orang tuanya pulang .
Agar mereka membawakan keperluannnya nantinya saat kembali ke rumah sakit .
__ADS_1
" Nanti Ayah sama ibu ke sini lagi jadi aku bisa menghubungi Naufal nantinya " Risna mengaguk lemah .
" Istirahat lah ,baby kanz sore baru di antar ke sini " Ucap Daniel lembut .
" Kanz " Daniel mengaguk " Nama yang cantik " Ucap Risna .
" Maaf tidak bertanya dulu padamu " Risna menggeleng " Tidka papa ,aku yakin Abang memberikan nama yang baik " Dnaile hanya tersenyum .
" Istirahat lah ,aku akan menemanimu " Ucap Daniel .
" Abang juga istirahat ,Apa ini sakit " Tanya Risna saat matanya menangkap banyaknya luka di lengan Daniel .
" Tidak " Jawab Daniel cepat, Risna menatap Daniel dengan tatapan bersalah " Maaf " Cicitnya .
" Jangan memikirkan yang tidak penting sayang " Daniel mengelus pelan rambut Risna " Tapi ini pasti sangat sakit " imbun Risna berkaca² .
" Ini tidak ada artinya bagiku saat melihat mu seperti tadi bahkan hatiku lebih sakit saat melihat mu seperti tadi berjuang melahirkan anak kita , terimakasih sayang " Risna mengaguk saja air matanya jatuh seketika sambil mengelus pelan luka Daniel " Obatin iya " Daniel mengaguk saja sambil menghapus air mata istri nya .
" Ayo istirahat dulu ,nanti datang ayah sama ibu baru di obati karena sekalian mereka membawa baju ganti dan sarapan " Risna menggaguk patuh karena memang dia masih mengantuk .
" Abang juga " Risna menggeser tempat tidurnya " Mau aku naik ke situ " Risna mengaguk .
" Ini cukup besar untuk aku jadi Abang bisa tidur ,aku juga pengen di peluk " Ucap Risna .
" Tapi kamu ..."
" Abang aku mau di peluk " Daniel terlihat enggan untuk naik takut menyakiti istrinya " Iya sudah " Ucap Riska kesal .
" Abang naik ,kalau tidak nyaman bilang iya " Risna mengaguk cepat , Daniel pun naik dengan pelan
" Makasih " Risna pun masuk dalam pelukan Daniel dan memeluk nya dengan erat .
" Tidur lah " Daniel mengusap pelan punggung Risna hingga keduanya tertidur di atas tempat tidur yang seadanya itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Naufal dan Queen menjadi novel favorit kalian .
Daniel dan Risna
like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
__ADS_1