
Risna ke luar dengan wajah kesalnya, bagaimana Tidak di saat keadaan seperti ini Daniel membuatnya harus mandi .
Bukannya dia tidak suka ,tapi mereka sedang berada di rumah orang tuanya ,dan setelah itu Daniel tertidur karena kelelahan membawa mobil dan bekerja di atas kasur sedang kan dia harus turun ke dapur membantu ibunya memasak .
Untuk menyambut orang tua Daniel ,ingin sekali memukul kepala pria itu tapi Risna urungkan dalam arti dia tidak seberani itu .
" Nak Daniel mana Teh" Tanya Iin sambil mengeluarkan belanjaan dari pasar .
" Ibu baru datang " Iin mengaguk " Ibu mandi dulu biar Risna yang bongkar " Ujar Risna mendekati sang ibu .
" Ibu mau masak apa " Tanya Risna saat melihat banyaknya belanja sang ibu .
" Kesukaan orang tua nak Daniel " Jawab Iin .
" Oh, iya sudah Ibu mandi dulu biar Risna yang bersihkan semuanya " Ujar Risna .
" Mangga pesanan Risna ibu beli kan " Lanjutnya lagi
" Ada di kulkas ada jambu biji,jambu air ,nanas sama bengkoang " Jawab Iin.
" Ayah mana " Tanya Risna sambil menatap sekeliling nya .
"katanya tadi mau beli sesuatu ,ibu juga tidak tahu " Risna mengaguk saja .
" Ibu mau buat nasi liwet untuk lauknya terserah saja " Ucap Iin .
" Iya Bu, Risna siapkan bahanya dulu ibu mandi saja " Jawab Risna .
" Ibu tinggal iya " Risna mengaguk lalu mengambil bahan yang akan di masaknya .
" Badanku sakit semua " Keluh Risna sambil menyiapkan apa yang akan mereka masak bersama sang ibu .
Setelah bertempur sendirian di dapur Iin datang menghampiri sang anak .
" Sudah siap semua teh " Tanya Iin .
" Sudah Bu tinggal masak " Jawab Risna .
" Iya sudah kita masak, sebentar lagi sudah waktunya jam makan siang ' Risna menggaguk lalu membantu sang ibu memasak .
" Ayah koh belum pulang " Tanya risna sambil membersihkan ikan untuk di bakar .
" Mungkin dia belum dapat yang dia cari " Jawab Iin .
" Kenapa menggosipkan ayah " Kedua wanita itu membalikkan badan menatap Usman .
" Ayah bawa Apa " Tanya Risna .
" Kepiting kesukaan Adit sekalian beli arang untuk bakar ikan " Ujar Usman .
" Terus kepiting nya di apain Mas " Tanya Iin.
" Masak biasa saja, kalau terlalu banyak bumbu Adit tidak suka " Jawab Usman.
" Iya sudah ,bawa sini biar Risna bersihin " Usman membawa kepiting itu ke wastafel .
" Assalammualaikum ayah ibu "
" Adikmu sudah pulang " Ujar Iin
" Teteh " Pekik Gadis yang berseragam SMA .
" Lo koh sudah pulang dek ,Kamu bolos iya " Intan menggeleng .
" Guru² lagi rapat teh,jadi kami di minta pulang " Ujar intan lalu memeluk Risna .
' Kangen, Intan kira mobil siapa yang di depan bagus sekali ternyata mobil teteh " Risna hanya tersenyum saja .
__ADS_1
" Ayo ganti baju dulu baru turun bantu masak " Ujar Iin .
"Ibu mau masak apa ?? Banyak sekali atau keluarga kakak Didin akan ke sini " Tanya intan menatap Risna .
" Sudah sana gantian jangan banyak bertanya " Ujar Risna .
" Teh, apa tidak bisa teteh tolak keinginan kakak Didin " Risna menatap sang adik bingung .
" Memang kenapa dek !! Apa dia berbuat jahat padamu " Intan menggeleng " Intan gantian dulu Bu " Intan pergi meninggalkan dapur itu .
" Ada apa dengan nya Bu, apa Risna melupakan sesuatu " Tanya Risna menatap iin dan Usman bergantian .
" Kami juga tidak tahu teh,ini pertama nya adikmu bicara begitu " Jawab ibu .
" Sudah ayo bersihin ,nanti tamunya keburu datang tapi belum ada yang siap " Ujar Usman .
" Iya ayah " Jawab anak dan ibu bersamaan .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Setelah semuanya siap kini Risna dan intan menata makanan yang mereka masak di atas meja .
Sedangkan ke dua orang tua mereka sedang membuat bumbu rusak dan mengupas buah .
" Adek kenapa ?? " Intan menggeleng
" Tidak ingin cerita dengan teteh " Intan menatap Risna lalu duduk di kursi .
" Apa jika intan bilang suka sama Kaka Didin teteh akan marah " Risna melototkan matanya tajam .
" Adek suka Mas Didin " Tanya Risna kaget .
" Kenapa tidak bilang saja teteh " Lanjutnya lagi .
" Apa jika intan bilang dari awal , apa Semuanya akan berubah " Tanya intan lirih .
" Koh sudah bangun ,kan belum di bangunin " Jawab Risna lalu mengambilkan minum untuk Daniel .
" Lapar " Ucapnya lalu memeluk Risna dia belum sadar jika di ruangan itu ada intan .
" Tunggu sebentar iya, Ayah sama ibu belum Datang " Daniel mengaguk " Ayo minum dulu " Daniel melepaskan pelukannya lalu mengambil minum dari tangan Risna .
" Teteh " Risna menatap intan begitu juga Daniel .
Uhuk ....uhuk ....
Daniel tersedak air minum yang baru saja masuk karena kaget .
" Anak siapa yank " Tanya Daniel sambil menatap intan .
" Anak ayah sama ibu ,adik aku " jawab Risna .
" Dia adikmu " Risna mengaguk " Astaga aku kira anak tetangga " Ujar Daniel .
" Dia siapa teh " Tanya intan penasaran .
" Ah iya pacar kakak " Intan melotot kan matanya berbinar .
" Serius " Pekik intan Tersenyum.
" Kenapa kamu bahagia sekali " Tanya Risna menaikan alisnya sebelah .
" Selamat Kaka ,jadi masakan ini bukan untuk menyambut keluarga kakak Didin " Risna tertawa kecil .
" Apa kau berharap begitu " Intan menggeleng " Tidak " Jawabnya Tersenyum malu .
" Dia menyukai mas Didin " Ujar Risna pada Daniel .
__ADS_1
" Iya ambillah agar dia tidak menggangu calon istri ku " Ujar daniel .
" Abang " Daniel hanya diam saja lalu menarik kursi untuk duduk .
" Kamu yang masak yank " Risna menggeleng " sama ibu sama intan " Jawab Risna .
" Lo sudah bangun nak " Tanya Usman yang baru datang dengan membawa nampan besar .
" Iya yah " Jawab Daniel .
" Ayah sini " Ujar Risna menatap nampan yang isinya berbagai buah .
" Nanti makan sama² nak " Ujar Iin sambil membawa sambil rujak .
" Icip-icip Bu " Ujar Risna lalu mengambil piring dan mengambil mangga dan jambu air tak lupa juga sambalnya .
" Teteh mau " Risna menahan tangan intan .
" Mau kakak Aduin " Intan kembali ke tempat duduknya .
" Enak " Risna mengaguk " Mau " Daniel menggigit buah mangga yang ada di tangan Risna .
" Asem Yank " Pekik daniel lalu berlari ke arah wastafel.
" Apanya yang asem bang, mangga nya segar koh " Ujar Risna sambil melanjutkan makannya .
" segar apa nya !! Rasa nya membuat lidahku Beku " Ujar Daniel .
" Kapan kalian akan ketemu Didin " Tanya Usman menatap Risna dan daniel .
" Mungkin sore yah, karena Abang harus kembali besok harus kerja hari ini dia libur " Jawab Risna .
" Teteh juga balik " Risna mengaguk " Kakak juga izin jadi besok harus masuk kerja " Jawab Risna .
" Kenapa cepat sekali ,intan masih kangen sama teteh " Ujar intan cemberut .
" Kamu bisa ke sana jika weekend dek " Ujar Risna .
" Ayah mana mau !! Intan kan harus bantu ayah di sawah " Ujar intan kesal .
" Jika kamu tidak bantu ayah bagaimana kamu bisa sekolah " Ujar Usman .
" Teteh yang kirimkan uang " Jawab intan polos .
" Jangan suka meminta uang pada kakakmu nak " Ucap Iin .
" teteh sendiri yang kirim " Jawab intan .
Tok ....tok ....
" Assalammualaikum"
" Itu ayah " Jawab Daniel.
" Ayo Bu kita lihat " Iin mengaguk lalu berdiri ke arah pintu bersama Usman dan juga yang lainnya .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟