Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Berubah


__ADS_3

Setelah pulang dari bandara Naufal langsung membawa Queen ke rumah orang tua nya .


Saat menantu dan anaknya akan tinggal bersama mereka ke dua orang tua Naufal langsung berdiri di depan pintu menunggu mereka .


" Regina " Panggil Desi saat melihat menantunya ke luar dari mobil .


" Mommy sehat " Tanya Queen saat Desi sudah berada di depannya .


" Sehat sayang ,kamu sendiri gimana " Tanya Desi lalu membantu ibu hamil itu berjalan.


Sedangkan Naufal mengekor di belakang .


" Sehat Mom , Daddy gimana kabarnya " Tanya Queen menatap Faisal yang berdiri di pintu .


"Daddy sehat jika kalian juga sehat ,ayo masuk " Ujar Faisal .


" Iya Dad " Jawab Queen.


" Kamarku sudah di bersihkan mom " Tanya Naufal kini mereka sedang duduk di ruangan tengah.


" Belum, soalnya kamu memberi tahu kami saat sudah mau ke sini " Naufal menghela napas .


" Bibi ......Bibi " Teriak Naufal membuat pelayan datang dengan napas memburu .


" Iya tuan muda " Jawab pelayan .


" Bersihkan kamarku , buang semua nya jangan meninggalkan sisa " Ucap Naufal datar .


" Baik tuan " Jawab pelayan .


Merasa di tatap Naufal langsung membalikan wajahnya ke arah Queen .


Benar saja wanita itu menatapnya ,Naufal hanya membalas nya dengan senyuman .


" Gimana kandunganmu nak " Tanya Faisal memecah keheningan dan kecanggungan.


" Baik Dad " Jawab Queen tersenyum .


" Apa yang kamu alami selama ini " Ujar Desi sambil mengelus lengan Queen .


" Tidak ada yang berat Mom " Desi dan Faisal hanya mengaguk .


Bukan mereka tidak percaya tapi mereka tahu kalau hubungan ke dua nya sedang tidak baik² .


Itu semua karena ulah Naufal yang masih berhubungan dengan sang mantan istri .


" Kalau butuh apa katakan saja ?? Mommy akan memasaknya untuk mu " Ujar Desi lembut .


" Alexa Tidak suka makan mom , dia hanya akan makan buah dan sayur yang di jadikan salad ,dia akan makan berat jika dia mengidam saja " Ujar Naufal menjelaskan .


" Benarkah sayang " Queen mengaguk canggung .


"Katakan jika kamu menginginkan apa pun itu " Ujar Faisal .


" Iya Dad, makasih " Ucap Queen lembut .


" Ah iya Mommy lagi bikin kue ,kamu mau " Ujar Desi ,karena memang saat Naufal menghubungi nya dia lagi membuat kue .


" Kue apa Mom " Tanya Queen .


"Lapis legit mau " Queen mengaguk cepat " Tapi mommy lihat dulu iya soalnya tadi mommy tinggal bersama pelayan " Ujar Desi .

__ADS_1


" Mau ikut boleh " Tanya Queen karena ini pertama kalinya dia menginjakkan kaki setelah pernikahan .


" Tidak, kamu tetap di sini di dapur tidak aman untukmu " Bukannya Desi atau Faisal yang menolak tapi seseorang yang terlihat diam sejak tadi .


Siapa lagi jika bukan suaminya sendiri Naufal Zeroun Agrata .


" Tapi ..."


" Duduk ,setelah kamarnya bersih kamu harus istirahat " Ah


Queen merasakan seperti nya dia akan di kurung dan tidak bisa melakukan apa pun .


Apa lagi di sini pelayan nya bnyak belum lagi ada mertuanya .


" Benar kata Naufal ,kamu di sini saja di dapur sangat kacau " Ujar Desi.


" Tapi ...."


" Regina " Jika sudah begini Queen hanya bisa diam bukan .


" Iya mom " Ujar Queen akhirnya .


" Apa yang akan kamu lakukan " Tanya Faisal setelah kepergian istri nya .


" Semuanya sudah selesai Dad" Jawab Naufal tenang .


" Selesai saat kamu menemukan dia menghianati mu lagi " Naufal terdiam .


" Bersyukur lah mertua mu tidak ikut campur dan istri mu masih bertahan " Lanjutnya lagi .


" Sudah lah Dad ,aku malas membahas itu " Ujar Naufal .


" Kenapa ?? Bukannya kamu sendiri yang ingin memperjuangkan nya sehingga kamu melupakan anak dan istri mu yang sedang hamil " Naufal memejamkan matanya kuat.


" Kamu itu CEO ,perusaan besar sekalipun Tidak sebesar keluarga istri mu ,dan kamu sudah tahu dunia bisnis itu seperti apa ?? sekali penjilat akan tetap seperti itu sama halnya dengan nya sekali penghianat akan tetap seperti itu dan kamu dengan suka rela menerima nya kembali dan memaksa cucuku untuk patuh bersama nya ,Sadar kami yang merawatnya bukan wanita itu "


Naufal memilih diam jika dia meladeni Daddy nya sudah di pastikan akan panjang .


" Tuan kamarnya sudah siap " Ujar pelayan ,Naufal hanya mengaguk saja sebagai jawaban .


" Istirahat lah ,nanti mommy mu membawakan kuenya ke kamar mungkin belum selesai karena tadi dia sedang membuat adonan saat kalian menelpon " Ujar Faisal .


" Iya Dad " jawab Queen .


Naufal membantu Queen berdiri padahal Queen bisa saja melakukan sendiri karena memang perutnya belum terlalu besar sekalipun sudah menonjol.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" Apa ini kamarmu bersama nya " Tanya Queen saat sudah memasuki kamar .


" Hebm "Queen mengaguk saja lalu duduk di sofa di ikuti Queen .


" Jika kamu tidak nyaman kita bisa pindah di kamar lain " Ucap Naufal .


" Tidak papa, bukannya aku harus terbiasa seperti apartemen " Ujar Queen tersenyum .


" Maaf " Cicit Naufal .


" Kenapa meminta maaf ?? Harusnya aku yang meminta maaf karena membuat mu harus memilih " Naufal menatap Queen dengan datar .


" Aku akan bertemu dengan nya nanti !! Aku sudah memikirkan nya semalam mungkin memang jalannya harus seperti ini !! Bukannya orang pasti berubah begitu juga dengan ..."

__ADS_1


" Apa yang kamu inginkan " Potong Naufal cepat .


" Perpisahan "Lanjutnya lagi .


" Kamu harus bahagia Agra !! Jangan memaksakan dirimu aku hanya tidak ingin kamu tertekan menjalani semuanya, Kamu punya tanggung jawab yaitu Eliza " Ucap Queen .


" Kamu dengar bukan kata Oma , dia harus dewasa sebelum waktunya karena keadaan " Lanjutnya lagi .


" Lalu anak yang dalam perut mu bukan tanggung jawab ku "Tanya Naufal dengan suara rendah dan dingin nya .


" Dia anakku Alexa bukan hanya anakmu !! Tolong jangan mengajakku berdebat pikirkan keadaan mu ,jangan memikirkan yang membuatmu lelah dan tertekan " Lanjutnya lagi frustasi .


" Aku ..."


" Tidak bisa kah memberikan aku kesempatan !! Bukannya semalam aku bilang bertahan sedikit saja aku mohon " Potong Naufal cepat .


" Aku tidak ingin kamu terbebani dengan keadaan ini !! Apa lagi kamu sangat mencintainya bukan hal yang muda melupakan nya " Ujar Queen lembut .


" Tapi bukan berarti aku tidak bisa melupakan nya bukan " Tanya Naufal datar .


" Mas masih bisa bertemu dengan ..."


" CUKUP !! Katakan apa yang harus aku lakukan kenapa harus terus membahasnya , Aku sudah berusaha dan sedang belajar tidak bisa kah kamu menghargainya " Bentak Naufal ,dia sudah frustasi setiap Queen membahas itu ,belum lagi keluarga nya begitu juga keluarga Istri nya sekalipun mereka tidak mengatakan apa pun .


Tapi dia bukan orang bodoh,mana mungkin mereka hanya diam saja saat anak dan cucunya dia sakiti .


" Aku tahu, aku bukan suami yang baik untukmu karena di awal pernikahan aku sudah memberikan luka, Seperti katamu tadi bukannya setiap orang pasti berubah lalu apa aku tidak bisa berubah " Lanjutnya lagi ,Queen hanya terdiam .


" Istirahat lah, Jika kamu tidak nyaman kamu bisa merubahnya " Ujar Naufal menyadarkan punggungnya di sofa .


"Aku tidak mengantuk ,mau tunggu mommy " Jawab Queen .


" Nanti aku bangunkan " Jawab Naufal menatap Queen yang duduk di samping nya .


" Ini masih pagi " Naufal menarik Queen dalam pelukan nya sehingga wanita itu berdasar di dadanya .


" Jangan mengajakku berdebat bantu aku !! Aku tahu ini sakit untukmu ,Ayo mulai dari awal bersama Eliza dan adik²nya ,CUP " Naufal mencium kening Queen sambil mengelus punggung istrinya .


" Maaf " Cicit Queen ,Naufal hanya mengaguk sambil mencium aroma sampo dari rambut Queen .


" Kenapa mommy lama sekali " Ujar Queen .


" Kau lapar " Queen menggeleng " Aku hanya penasaran rasanya seperti apa " Naufal hanya tersenyum kuda .


" Sabarlah kalau sudah jadi pasti kamu orang pertama yang mencicipi nya " Queen mendongkakan kepalanya ke atas .


CUP


" Mas " Naufal hanya tersenyum " Kenapa " Tanya Naufal .


Bugh


Queen kembali menunduk dan memeluk pinggang suaminya dengan erat .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT

__ADS_1


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘


__ADS_2