Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Tamu apartemen


__ADS_3

Setelah pembicaraan tentang pernikahan dan makan malam bersama ,Daniel mengantar Risna ke apartemen .


Tapi sebelum itu mereka singgah membeli keperluan yang sudah habis di apartemen .


Lalu mereka melanjutkan kembali ke apartemen dengan menenteng tas belanjaan .


" simpan saja di atas meja Abang " Ujar Risna lalu berjalan ke arah kulkas mengambil minuman .


" Abang mau " Daniel hanya mengaguk sebagai jawaban .


" Ini kartu Abang " Ujar Risna karena saat belanja tadi Daniel memberikan kartunya pada Risna .


" Pegang saja yank " Ujar Daniel santai .


" Mana boleh seperti itu ,kita belum ...."


" Pegang saja,jika kamu butuh papa pakai itu saja " Pungkas Daniel .


" Lalu kalau Abang ingin beli papa ,Gimana " Tanya risna polos ,dia bukan orang bodoh .


Dia jelas tahu kartu yang sedang di tangannya ,tidak sembarang orang bisa memiliki nya .


" Kau tidak berpikir aku miskin kan ?? Sekalipun aku hanya asisten Naufal tapi gajiku banyak sayang " Ujar Daniel tersenyum .


" Aku juga masih ada tenang saja " Lanjutnya lagi .


Risna pun membongkar belanjaan mereka menyusun barang yang mereka beli tadi .


" Abang nginap " Tanya Risna sambil menyusun barang yang khusus di simpan di lemari pendingin.


" kenapa?? Kau merindukan percintaan kita " Risna mendengus kesal " Aku hanya bertanya Abang " Daniel tertawa kecil .


" Tidak ,tapi aku akan memakanmu dulu baru kembali ada pekerjaan yang belum aku selesaikan " Ujar Daniel sambil berjalan ke arah sang kekasih .


" Satu ronde boleh kan Cup " Daniel mencium leher Risna sambil meremas bokong sintal wanita itu membuat sang pemilik memekik .


" Sakit Abang " Daniel hanya tersenyum .


Di tengah kemesraan mereka tiba² suara bel pintu berbunyi .


" Siapa yang bertamu semalam ini " Gumam Risna .


" Mungkin teman-teman mu yank " Ujar Daniel melepaskan tangannya di perut Risna.


" Abang tunggu iya ,aku lihat dulu " Daniel mengaguk lalu duduk di kursi .


Risna membuka pintu apartemen tapi seketika tubuhnya di buat tegang .


Saat orang itu langsung memeluk nya .


" Mas merindukan mu "Ujar orang yang memeluk Risna.


" Ka-pan datang " Tanya Risna terbata sambil berusaha melepas kan pelukan orang itu .


Sebelum Daniel melihat mereka dan akan salah paham .


" Sebentar saja ,aku masih merindukan mu " pelukannya semakin erat membuat Risna semakin tidak nyaman .

__ADS_1


" Ma-s Didin bisa lepas , Sesak " Didi pun langsung melepaskan pelukannya nya lalu menatap Risna .


" Kamu semakin cantik " Ujarnya sambil tersenyum .


" Apa aku tidak di izinkan masuk " Risna menatap kebelakang lalu mempersilahkan Didi masuk .


" Pagi tadi aku ke rumah ibu dan kata ibu kamu sudah berkerja jadi aku menyusul mu ke sini setelah ayah dan ibu memberikan alatmu bekerja dan apartemen mu " Ujar Didin saat sudah duduk di sofa.


" Mas mau minum apa " Tanya Risna gugup .


" Tidak usah repot-repot ,mas ke sini hanya ingin berbicara hal penting denganmu " Risna menelan ludahnya kasar .


" Hal penting apa " Tanya Risna seakan tidak paham dengan maksud pria itu .


" Tentang pernikahan kita " Ujar Didin


Dan bertepatan dengan itu Daniel datang karena merasa Risna terlalu lama jadi di menyusul wanita itu.


" Bukannya aku sudah bilang akan kembali dan kamu berjanji untuk menunggu, Ibu dan ayah juga sudah menerima nya dan aku menjemputmu untuk membahas nya di kampung " Lanjutnya lagi .


" Risna "


" Abang " Risna langsung membalikkan badannya menatap ke belakang .


Apa yang dia Takut kan tadi akhirnya terjadi juga Daniel sedang menatap nya datar


" Risna bisa jelaskan " Ujar Risna saat sudah di dekat Daniel .


" Siapa Neng " Risna memejamkan matanya lalu kembali membukanya .


" Ah iya Mas kenalkan ini Daniel ,Abang kenalkan itu mas Didin " Ujar Risna selembut mungkin .


" Abang jangan dulu salah paham tolong dengar ....."


" Aku harus kembali , seperti nya kalian butuh ruang untuk bicara berdua " Risna langsung menggeleng cepat " Kita bicara bertiga iya " Bujuk Risna memohon .


" Aku harus kembali karena ada pekerjaan " Ujar Daniel Tersenyum .


" Kalau begitu aku balik dulu " Lanjutnya lalu meninggalkan Risna yang masih berdiri di depannya tadi .


" Mas tunggu sebentar iya " Didin hanya mengaguk karena Risna akan mengantar kan Daniel ke pintu .


" Abang dengarkan Risna dulu "


" Aku pergi , cup " Daniel mencium kening Risna lalu meninggalkan apartemen itu .


Risna kembali dengan perasaan tak karuan ,dia takut Daniel salah paham.


" Teman mu " Tanya Didi yang saat melihat risna sudah kembali .


" Ah Maaf, mas bisa kembali sendiri karena Risna harus menyelesaikan beberapa pekerjaan setelah itu Risna akan pulang " Ujar Risna lembut .


" Mas akan menunggumu " Risna menggeleng "Tidak usah mas duluan saja ,karena pekerjaan Risna belum tahu kapan kelarnya " Ujar Risna lembut .


" Apa banyak " Risna mengagguk " Akhir² ini bnyak pesanan orang dan waktunya sangat mempet jadi harus di selesaikan dengan cepat, kalau sudah selesai Risna akan kembali karena Risna juga ada yang ingin di bahas " Ujar Risna .


" Baiklah ,jika sudah ingin kembali telepon saja nanti mas jemput " Risna mengaguk saja " Mas sudah makan " Tanya Risna mengalikan pembicaraan .

__ADS_1


" Sudah, tadi sebelum ke sini singgah makan dulu " Ujar Didin .


" Mas tinggal di mana " Tanya Risna .


" di Hotel dekat sini " Ujar Didin .


"Maaf Risna tidak buat papa ,soalnya baru belanja " Ujar Risna .


" Tidak papa ,Kalau begitu saya pamit dulu soalnya sudah larut " Pamit Didin.


" Iya mas ,nanti jika sudah mau kembali kabarin saja " Didin mengaguk .


" Apa besok mas bisa sarapan di sini ,mas kangen masakanmu " Pinta Didin .


" Mas mau di masakin apa " Tanya Risna .


" Apa saja semua masakanmu aku suka " Ujar Didin .


" Baiklah ,lalu kapan mas balik " Tanya Risna .


" Mungkin Lusa karena ada urusan juga d sini " Risna menggaguk paham .


" Iya sudah mas balik iya " Risna menggaguk lalu mengantar Didin sampai di pintu .


" Langsung istirahat iya " Ujar Didin .


" Iya mas ,hati² " Didin mengaguk lalu meninggalkan apartemen Risna .


Selepas Didin pergi Risna langsung menutup pintu nya kamu berlari ke arah dapur mencari HP nya .


Dia tidak peduli Daniel lagi bekerja atau tidak yang penting saat ini dia ingin menjelaskan semuanya .


Tapi hingga panggilan berakhir Daniel belum juga mengangkat telepon nya .


Risna kembali mengulang nya berharap pria itu mengangkat nya .


Tapi hasilnya tetap sama ,Daniel tidak mengangkat nya .


" Apa Abang marah ?? tidak biasanya Abang mengabaikan panggilan dari ku " Ujar Risna mencoba sekali lagi menelpon Daniel .


Sedangkan di ruangan kerja Daniel memfokuskan dirinya pada pekerjaan ,bahkan dia tidak tahu jika sejak tadi Risna menelpon nya .


Karena memang dia sengaja silent Hp nya agar dia bisa fokus bekerja dan selesai dengan cepat .


Biar tidak menumpuk terus menerus.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


*Dukung terus Naufal dan Queen


Daniel dan Risna


like


koment


vote

__ADS_1


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*


__ADS_2