
Hari ini Queen berencana akan ke mall membelikan hadiah untuk keponakan nya anaknya Raymond .
Setelah melewati banyak masalah karena Kaka iparnya di nyatakan tiada hingga membuat nya merasa sakit saat melihat Kaka terbaiknya seperti kehilangan jiwanya
Tapi karena kehendak Tuhan sehingga Kaka iparnya bisa kembali bersama kakaknya dan ke dua anaknya .
Dan hari ini dia akan membeli kan hadiah di temani oleh Risna asistennya sekalian melihat perkembangan butik yang ada di mall milik keluarga nya .
" Nona bos " Queen menatap Risna " Iya " jawabnya .
Risna memberikan laporan pada Queen .
" terimakasih " Ucap Queen sambil menerima nya .
" Maaf jam berapa kita mencari hadiah untuk tuan muda dan nona muda kecil nona bos " Tanya Risna .
" Aku periksa dulu ini ,baru kita cari sekalian makan siang " Ujar Queen .
" Baik nona bos " Ujar Risna lalu meninggalkan Queen yang memeriksa laporan.
Setelah beberapa saat Queen memeriksa laporan, dia langsung berdiri mencari keberadaan Risna .
" Ris" Risna langsung berdiri saat namanya di panggil.
" Ayo " Risna mengaguk lalu berjalan bersamaan dengan Queen.
" Menurut mu apa yang bagus " Tanya Queen .
" Saya juga tidak tahu nona bos karena pasti sudah banyak barang² nya " Ujar Risna jujur .
" pakaian " Risna menggeleng karena sudah pasti pakaian keponakan untuk nona bosnya sudah banyak .
Bahkan dari merek² terkenal !!
" Gimana kalau untuk tuan muda kecil sepatu sedangkan Nona muda kecil tas " Ujar Risna memberi usulan
" Ide yang bagus, ayo kita cari " Ujar Queen merangkul lengan Risna .
" Tas atau sepatu dulu " Tanya Queen .
" Tas dulu nona bos karena tokonya ada di depan " Queen tertawa kecil .
" Ayo " Ujar Queen.
Sedang kan di tempat lain Naufal dan Eliza sedang menuju apartemen seseorang .
Di mana tadi Naufal menjemput Eliza dari sekolah sedang kan Isna di minta kembali ke apartemen .
" Kita ke mana ayah " Naufal menatap Eliza lalu menepikan mobilnya sebentar .
" Kalau ayah membawa Eliza ketemu bunda Lian mau tidak " Eliza menatap Naufal .
" Apa dia yang meminta bertemu Zaza " Naufal mengaguk " Boleh " Eliza hanya diam saja .
" Princess " panggil Naufal lembut .
" Terserah ayah " Naufal menghembuskan napas panjang nya " Setelah ini dia mengajak Zaza bermain " Eliza hanya mengaguk saja .
Naufal kembali menjalankan mobilnya ke apartemen Lian,karena wanita itu meminta untuk bermain dengan Eliza .
Hingga akhirnya mereka sampai di apartemen di mana tempat tinggal Lian .
__ADS_1
Setelah menunggu beberapa lama pintu apartemen Lian terbuka dari dalam .
" Kenapa tidak masuk saja bukannya kamu tahu kodenya " Naufal hanya tersenyum saja .
" Apa dia Eliza " Naufal mengaguk " princess " Eliza hanya diam saja .
Lian berjongkok di depan Eliza " Apa Eliza tidak merindukan bunda " Eliza menggeleng cepat membuat Lian pias .
" Princess " Tegur Naufal .
" Kenapa Zaza harus merindukan nya sedangkan dia yang meninggalkan Zaza " Tanya Eliza tepat di wajah Lian .
sialan anak ini,sabar sabar Batin Lian tersenyum .
" Tidak papa, jangan memaksanya ini memang salah ku " Naufal hanya menghela napasnya .
" Eliza sudah makan " Eliza menggeleng " Mau makan dulu setelah itu bunda temani Eliza main " Eliza hanya diam saja .
" Bunda Eliza hanya satu , Bunda Queen " Tegas Eliza menatap tajam Lian .
" Eliza " Bentak Naufal kesal .
" Eliza mau makan " Naufal langsung menggendong Eliza " Kau sudah siap " Lian mengaguk tersenyum .
" Aku ambil tas dulu " Naufal Mengaguk lalu menatap Eliza " Ayah tidak akan memaksamu tapi hargai bundamu yang melahirkan kamu Zaza " Eliza hanya diam.
" Ayo " Ujar Lian lalu melingkar tangannya di lengan Naufal .
jika orang yang tidak tahu mereka seperti layaknya keluarga sungguhan .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Sesampainya di mall Naufal membawa Eliza dan Lian makan terlebih dahulu sebelum menemani Eliza .
sial kenapa dulu aku meninggalkan nya dan memilih pria tua seperti nya ,tapi Tidak apa sekarang aku akan berpura² menyesal Batin Lian tersenyum bahagia .
Mereka masuk di restoran kesukaan Eliza lebih tepatnya kesukaan Naufal dan Eliza .
Naufal mendudukkan Eliza di kursi khusus untuknya , sedangkan Naufal dan Lian saling berhadapan .
" Pesan seperti biasa nya " Naufal menatap Lian " Samakan saja " Jawab Lian yang mengerti tatapan Naufal .
" 3 minumannya air mineral " Ujar Naufal .
" Baik tuan,mohon di tunggu " Naufal hanya mengaguk .
" Princess " Eliza menatap Naufal " Are you ok " Eliza hanya terdiam dia memilih menatap ke arah lain .
Sehingga matanya tidak sengaja bertemu dengan mata yang sangat dia sayangi .
" Bunda " Panggil Eliza lirih tapi masih di dengar Naufal dan Lian .
" Iya sayang " Jawab Lian senang saat Eliza memanggilnya Bunda .
" Ayah turunin Zaza ,Eliza mau ketemu bunda " Naufal menaikan alisnya sebelah .
" Maksud Zaza " Tanya Naufal ,sedang kan Lian sudah kesal karena di kira Eliza memanggilnya ternyata salah lalu dia menatap orang sekitaran .
" Eliza lihat bunda sama aunty Risna ke luar " Naufal langsung melotot kan matanya " Dia lihat Zaza " Eliza mengaguk.
" cepat ayah " Bentak Eliza yang sudah mulai kesal ,Naufal pun langsung menurun Eliza karena takut anaknya jatuh .
__ADS_1
" Sayang kamu belum makan " Ujar Lian mencoba menahan Eliza ,tapi Eliza memilih ke luar di ikuti Naufal .
" Sial " Umpat Lian kesal mau tidak mau dia pun ikut berdiri .
" princess " Panggil Naufal lalu menahan nya " Eliza tidak salah lihat " Eliza mengaguk cepat .
" Naufal " Naufal menatap Lian " maaf kami tidak bisa menemanimu ,kami harus kembali " Ujar Naufal lalu meninggalkan Lian yang masih terdiam .
" Naufal aku tidak bawah Uang " Ujar Lian ,Naufal mengambil dompet nya dari saku belakang celana nya lalu mengambil uang ratusan 10 lembar " Ini cukup bukan " Ujar Naufal memberikan pada Lian .
"kenapa dulu aku tidak membunuh anak sialan itu " Ucap Lian kesal .
Sedangkan di dalam mobil Risna menatap sendu ke arah Queen saat melihat suami dan anaknya bersama mantan istri nya .
" Nona bos " Queen tersenyum kuda " Kau kenapa " Tanya Queen tertawa kecil .
" Apa kita langsung pulang " tanya Risna .
" Apa jam segini bisa kita ke rumah sakit " Tanya Queen menatap Risna .
" Bisa saja sih tapi mungkin nyonya Adara istirahat begitu juga keponakan nona bos " Queen mengaguk paham.
" baiklah kita pulang saja, karena aku pun sudah lelah hanya untuk membeli hadiah mereka " Ujar Queen tertawa kecil .
Risna hanya diam saja ,dia tahu jika Queen hanya menyembunyikan perasaan nya .
" Jangan lupa besok jemput " Risna mengaguk " Jam berapa nona bos " Tanya Risna .
" Jam 8 atau 9 karena paginya kamu tau sendiri bukan " Ucap Queen tersenyum .
" Baik nona bos " Ujar Risna .
Hingga tidak terasa mobil yang membawa mereka sudah sampai di apartemen .
" Apa setelah ini kamu kembali ke butik " Tanya Queen sebelum ke luar dari mobil Risna .
" Iya nona bos " Jawab Risna .
" Jangan terlalu memaksakan dirimu , nanti besok saja kita kerjakan sama² " Ujar Queen lalu membuka pintu mobil .
" Iya nona bos " Uang Risna lalu mengambil paper bag hadiah untuk keponakan bosnya .
" Terimakasih " Risna hanya tersenyum " Hati² jangan balap² " Lanjut nya lagi .
" Iya nona bos " Ucap Risna lalu meninggalkan parkiran apartemen begitu juga Queen langsung masuk dalam lift .
" Terimakasih hari ini sudah menemani bunda jalan² " Ucap Queen tersenyum sambil mengelus perutnya .
Queen tersenyum saat mengingat kejadian di mana dia harus melihat pemandangan yang sangat menyakitkan .
"Aku akan kembali kan padamu " Gumam Queen tersenyum .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN
LIKE
KOMENT
VOTE
__ADS_1
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘😘