Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Antara dua negara


__ADS_3

Naufal masih terdiam dalam kamarnya sejak kemarin bahkan hari ini dia tidak pergi bekerja .


Sehingga membuat Daniel harus menghendle semua kerjaan Naufal yang harusnya dia sendiri urus .


Setalah pulang dari kantor Daniel menepatkan diri untuk menemui Naufal dan berbicara dari hati ke hati .


Dan kini Daniel sudah duduk di depan Naufal yang berdiam diri di tempat tidur sambil bersandar di tempat tidur dan matanya fokus pada balkon .


" Apa kamu terus seperti ini ?? Tidak mau mencari nona Regina " Tanya Daniel .


" Dia marah padaku Niel, aku suami yang tidak berguna aku suami yang buruk Niel " Ujar Naufal ,lagi² dia harus kembali menangis jika mengingat Queen .


" Tapi bukan berarti kamu harus seperti ini Fal, ingat Eliza dan kamu juga harus mencari Queen dia sendang hamil anakmu Fal ,minta tolong pada mertuamu tidak mungkin mereka Tidak tahu , sekalipun mereka menolak mu tapi usahalah tidak semua orang tua membiarkan anaknya hidup tersakiti " Ujar Daniel memberikan semangat pada Naufal .


" Sekalipun sulit tapi coba lah ,aku yakin mereka Tidak sekejam itu bukan " Lanjutnya lagi .


Suara pintu terbuka membuat Daniel menghentikan ucapannya.


" Ayah " Naufal menatap Eliza dengan sendu " Ayah sakit " Naufal hanya terdiam .


" Ayah hanya lelah princess , kenapa hm " Tanya Daniel lembut .


" Zaza kangen bunda !! Katanya bunda kerjanya hanya sebentar tapi ini sudah dua hari " Ujar Eliza .


" Mungkin kerjaan bunda banyak sayang, sabar lah " Ujar Daniel .


" Zaza main dulu sama Mba Isna iya " Eliza mengaguk lalu ke luar dari kamar Naufal .


" Kau lihat bukan ,Baru dua hari Eliza sudah merindukan nona Regina lalu apa kamu akan terus seperti ini " Tanya Daniel menatap Naufal .


" Aku harus mencari ke mana Niel, Bahkan kamu sendiri tidak bisa melacaknya " Jawab Naufal .


" Kita memang tidak bisa melacak nya karena keluarga pasti sudah menutup nya ,tapi coba lah ke sana meminta maaf mereka juga akan melihat jika kamu sungguh² " Ujar Daniel .


" Aku akan menemanimu ,besok kita akan ke sana !! Sekarang mandi dulu ada beberapa pekerjaan yang harus kita selesaikan " Naufal menghela napas panjang .


" Kamu juga mandi lah ,pakai saja baju yang ada di dalam sana " Ujar Naufal lalu berdiri meninggalkan Daniel .


" Bahkan kamu tidak seperti ini saat wanita itu meninggalkanmu bahkan kamu memilih bekerja dari pada mengurung diri , Tapi ini apa ? bahkan hanya makan saja kamu harus di paksa " Gumam Daniel menatap pintu kamar mandi yang sudah tertutup rapat.


Lalu Daniel masuk dalam ruangan walk in close mencari pakaian yang cocok untuknya .


Lalu dia ke luar dari kamar itu menuju kamar tamu .


" Gimana nak " Tanya Desi saat melihat Daniel ke luar dari kamar Naufal .


" Tante tenang saja , ingat kesehatan Tante ,Daniel akan melakukan yang terbaik " Ujar Daniel tersenyum.


" Dia sudah mau ke luar kamar " Tanya Faisal .


" Iya ,jadi Om dan tante tidak usah khawatir lagi iya " Faisal dan Desi mengaguk .


" Terimakasih nak " Ujar Desi.


" Daniel tidak melakukan papa Tante " Ujar daniel tertawa kecil .

__ADS_1


" Kamu mau mandi nak " Tanya Faisal .


" Iya Om ,karena habis ini mau bahas pekerjaan sama Naufal " Jawab Daniel .


" Mandi lah ,nanti Tante siap kan minuman dan cemilan untuk menemani kalian " Ujar Desi .


" Tante memang terbaik " Ujar Daniel tersenyum


" Kalau begitu Daniel masuk dulu iya " Mereka mengaguk lalu Daniel masuk dalam kamar tamu .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Sedangkan Queen yang baru saja terbangun lagi² harus mengalami mual seperti biasanya .


Jika di Indonesia sore menjelang malam ,maka di landon pagi hari .


Hoek...... Hoek...


Hoek ....Hoek ...


Queen mengeluarkan isi perutnya hingga hanya cairan saja .


10 menit berada dalam kamar mandi Queen ke luar dengan wajah pucatnya .


" Nyonya ,apa sudah bangun " Queen berjalan ke arah pintu .


Ceklek


" Nyonya baik² saja " Tanya Alif khawatir menatap wajah pucat Queen .


" Aku baik² saja ,Mas Alif bawah apa " Ah


Karena khawatir sehingga dia melupakan semuanya .


" Maaf nyonya ,minuman hangat " Queen menerima gelas yang dari tangan Alif .


" tolong antarkan buah iya " Ujar Queen .


" Baik nyonya " Jawab Alif .


Queen kembali menutup pintu kamarnya lalu berjalan ke arah tempat tidurnya .


" Mereka sedang apa iya ?? Di sana malam apa mereka sudah makan malam " Gumam Queen lalu meminum teh hangat yang di berikan Alif .


" Bunda merindukan kakakmu nak " Ujar Queen menatap ke arah luar .


" Apa kamu membenci bunda sayang, maaf bunda harap kamu mengerti jika semua yang bunda lakukan untuk kebaikan kita !! Bunda tidak ingin kamu sakit jadi tumbulah dengan baik, saat waktu nanti dan bunda sudah siap bertemu Kaka dan ayah mu ,kita akan kembali ke sana " Ujar Queen sambil mengelus perutnya.


" Mas, Queen rindu " Queen kembali menetas kan air matanya.


Rasa sayang nya lebih besar sehingga beberapa kali terluka dan kecewa dia masih saja bertahan di samping Naufal .


" Apa mas merindukan Queen ?? Sepertinya tidak karena dalam hati mas !! Tidak ada nama Queen di sana " Ujar Queen sendu .


" Semoga mas bahagia sekarang ,karena tidak ada lagi yang menghalangi kalian !! Queen akan ikhlas jika itu membuat mas bahagia karena bersama Queen pun mas tersiksa " Gumam Queen .

__ADS_1


Tok ....tok ....


Queen menghapus air matanya dengan cepat saat pintu kamarnya di ketuk dari luar .


" Masuk "


Ceklek .


" Maaf nyonya ,buahnya " Queen mengaguk " Masuk mas " Ujar Queen lembut .


" Nyonya baik² saja, Apa ada yang anda butuhkan " Tanya Alif lembut .


" Queen merindukan mereka mas !! " Ujar Queen lirih sambil menunduk .


" Apa mau saya telepon kan nyonya " Queen menggeleng " Tidak mas " Jawab Queen .


" Nyonya mau jalan², Cuacanya cukup bagus ' Ucap Alif .


" Apa bisa " Tanya Queen menatap Alif .


" Tentu bisa nyonya ,saya akan menyiapkan mobil " Ujar Alif .


" Makasih ,maaf sudah merepotkan mu " Ujar Queen .


"Tidak sama sekali nyonya, saya senang bisa membantu anda " Ujar Alif sopan .


" Sarapan saja dulu mas ,aku tahu mas belum sarapan " Ujar Queen .


" Baik nyonya ,permisi " Queen mengaguk " Iya mas " Jawab Queen .


Alif ke luar dari kamar Queen lalu kembali menutup rapat pintu kamar itu .


" Kita makan dulu iya sayang, setelah itu kita akan jalan² " Ujar Queen semangat .


Lalu dia memakan buah yang di antarkan Alif tadi hingga habis setelah itu dia membersihkan diri .


Tidak butuh waktu lama ,dia ke luar dari kamar mandi dengan keadaan yang sudah segar .


Lalu dia ke ruangan walk in close mencari pakaian yang cocok untuk dia kenakan hari ini .


💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔


Penampilan bumil ke luar rumah



**Maaf telat up kesayangan author lagi kurang sehat karena lagi musim hujan dan kurang bahagia waktu kecil


Sehingga membuat kepala author nyut²an setelah mandi hujan .


DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT

__ADS_1


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😚**


__ADS_2