
" Kamu tidak Masalah kan kalau dia hadir saat kita belum menikah " Risna mengaguk lemah dalam pelukan Daniel .
Bahkan mereka masih menyatu di mana setelah Daniel mendapatkan pelepasannya Risna kembali bergerak di atas Daniel atas permintaan pria itu .
Hingga keduanya mendapat kan apa yang mereka ingin kan setelah hampir 1 jam lebih Risna bergerak di atas tubuh Daniel membuat pria itu menggeram kenikmatan .
" Kau lelah " Tanya Daniel sambil mengusap lembut punggung Risna .
" Iya " Jawabnya lirih .
" Mau istirahat dulu atau mau lanjut? Kau tidak lupa bukan dengan janjimu " Daniel tersenyum seringai melihat keterkejutan Risna .
" Bisa makan dulu, aku lapar " Rengek Risna manja .
" Tapi dia sudah bangun lagi sayang " Bisik Daniel sambil menekan pinggang Risna .
" Abang "
" Setelah ini baru kita makan " Ujar Daniel lalu membalikkan badan Risna hingga kini dia menghadap meja .
Jleb
" Aaarrgghhhh " Erangan panjang Daniel memenuhi ruangan itu saat miliknya terasa di jepit .
shiiit sempit benar kata Naufal Batin Daniel lalu menggerakkan pinggulnya .
Sambil memegang pinggang ramping Risna.
plak
PLak
" Aakkhhh " Pekik Risna saat Daniel memukul bokong nya .
" Jangan setengah Aaahhhh "
" Begini " Risna meremas ujung meja makan saat Daniel menghentakkan miliknya dengan keras .
Tapi ini sangat nikmat bukan ,bahkan dia meminta Daniel untuk melakukan hal yang lebih .
Dengan senang hati Daniel melakukan sambil meremas benda kenyal yang ikut bergoyang mengikuti irama hentakannya .
Suara Erangan dan lenguhan ke duanya memenuhi ruangan itu ,Daniel menaikan kepala Risna ******* bibir yang sudah menjadi candu nya sambil bergerak .
" Ini sangat nikmat sayangHhhhh " Erang Daniel tertahan .
" Aku Aaahhh "
" Bersama sayang " Daniel kembali membungkam mulut Risna hingga mereka mendapatkan puncak yang membuat semua orang melayang ke atas awan .
" Aaahhhhh"
" Aaarrrggggghhhhhhh " Hentakan terkahir Daniel membuat miliknya meledak di dalam sana apa lagi sampai menyentuh GSpot milik Risna .
" Aku akan bertanya pada Naufal setelah ini " Ujar Daniel lalu menarik Risna untuk duduk di kursi dan memeluk wanita itu dari belakang .
" Lepas dulu "
" Biarkan seperti ini ,aku tidak akan kembali menyerang mu " Ujar Daniel .
" Abang Lapar " Daniel mengangkat tubuh Risna sehingga terlepas begitu saja penyatuan mereka .
" Kita mandi dulu setelah ini aku pesan makanan " Risna menurut saja lalu melingkar kan kaki dan tangannya di leher Daniel .
Daniel hanya tersenyum saja sambil membawa Risna masuk ke dalam kamarnya yang sering mereka gunakan untuk pembajak lahan .
Sedangkan di rumah dan kamar yang lain Naufal dan Queen sedang menemani Eliza nonton .
" Kamu tadi cek CCTV yank " Queen mengaguk .
" Awalnya aku mau pantau kerja karyawan selama ini karena hari ini pertama nya aku ke butik setelah lama aku tinggal sebulan "
" Jadi aku cek dari awal aku tinggal tapi ada yang membuat ku penasaran saat melihat Daniel dan Risna " Queen menggerakkan tangannya karena ada Eliza sehingga dia memberikan isyarat .
" Terus " Tanya Naufal penasaran .
" Aku tidak melanjutkan lagi saat mereka sudah masuk dalam kamar , Seperti nya mereka melakukan nya tiap hari " Ujar Queen .
__ADS_1
" Pantasan wajahnya lebih segar " Cibir Naufal .
" Ayah ,kapan Zaza sekolah " Naufal dan Queen menatap gadis centil itu .
" Kalau Opa Davin sudah mengizinkan sayang " Jawab Queen .
" Tapi kapan " Tanya Eliza lagi .
" Nanti bunda tanya Opa Davin iya " Eliza mengaguk lalu kembali fokus pada tontonan nya .
" Memang ada apa di sekolah princess " Tanya Naufal
" Tidak ada papa " Jawab Eliza seadanya .
" Ayah kira ,Zaza merindukan Attar "
" Bunda ,ayah nakal " Aduhnya lalu berjalan mendekati Queen .
" Memang dia siapa sayang " Tanya Queen lembut .
" Pacar Zaza bunda " Jawab Naufal terkekeh .
" Bukan " Pekik Eliza kesal
" Mas " Naufal hanya tersenyum lalu memeluk pinggang Queen dan bersandar di pundak wanita itu .
" Dia selalu kesal jika membahas anak kecil itu " Bisik Naufal membuat Queen menggeleng .
" Ayo istirahat ,ini sudah jam 10 " Eliza mengaguk patuh .
" Di peluk bunda "
" Tidak, Bunda milik ayah " Tolak Naufal cepat .
" Ayah ..."
" Iya bunda sama Zaza " Ujar Queen cepat saat Eliza sudah siap meluncur kan air mancur dari matanya .
" Sudah ayo tidur " Akhirnya Queen tidur di tengah di mana Eliza dan Naufal berebut memeluknya .
" Ingat ada Ade " Kedua orang itu mengaguk bersamaan.
Naufal menatap sengit ke arah Daniel saat pria itu memasuki ruangan kerjanya .
" Cih tutupi lehermu , menjijikan " Umpat Naufal .
Daniel pun langsung berjalan ke arah lemari kaca yang ada di ujung ruangan .
" Shiiit " Bahkan dia tidak sadar dengan penampilan nya syukur bisa di tutupi dengan kerak pakaian nya .
" Kau sudah sadar " Danie membalikkan badannya Tersenyum .
" Maaf ,aku terlalu semangat hari ini untuk bekerja " Ujar Daniel tanpa dosa .
" Apa kau sudah mempraktekkan nya " Daniel mengaguk cepat .
" di meja makan " Naufal langsung melotot kan matanya menatap tajam Daniel .
" Kau gila " pekik Naufal .
" Tidak ada orang hanya ada kami, kau benar posisi belakang membuat ku ketagihan " Daniel duduk di dekat meja kerja Naufal .
" Kau benar² gila Niel " Naufal menggeleng kan kepalanya .
Apa jadwalku hari ini " Tanya Naufal menatap Daniel .
Tok ....tok ...
" Masuk "
Naufal membenarkan duduknya saat melihat pengawal masuk dalam ruangan nya .
" Kenapa " Kini wajahnya berubah jadi dingin dan tajam .
" Tuan Alvin kembali ke butik hari ini " Lapor pengawal .
" Biarkan saja , istri ku tidak kebutik harinya ini " Ujar Naufal tenang .
__ADS_1
" Tapi tuan Alvin membawa beberapa anak buahnya tuan " Jawab pengawal .
Tidak berselang lama HP Naufal berbunyi menandakan ada pesan masuk .
Naufal menatap layar hp nya ternyata dari Alvin dan dia mengirim gambar .
📥
Seperti nya akan menyenangkan bermain dengan nya sama seperti dulu dengan mantan istri mu ,ah aku Tidak Sabar membuatnya mendesah di bawah Kungkungan ku seperti dia terlihat lebih panas .
Naufal meremas benda pipi itu dengan keras lalu dia menelpon Queen menanyakan keberadaan nya .
" Hallo...."
" Kamu di mana " Tanya Naufal saat sambungan sudah terhubung.
" Di rumah !! Kenapa mas " Jawab Queen bingung .
" Apa kau tahu dia di butik " tanya Naufal to the poin.
" Iya aku tahu ,karena Risna mengirimkan pesan pada ku "
" Lalu apa kau akan ke sana " Tanya Naufal lagi .
" Tidak ,karena aku harus ke rumah sakit memeriksa ade " Naufal melototkan matanya .
" Kenapa tidak bilang " Ucap Naufal kesal .
" Kan nanti aku keperusahan mas ,sekalian antarkan makan siang , periksa nya setelah makan siang " Ujar Queen lembut .
" Niel apa ada jadwalku setelah makan siang " Daniel mengaguk .
" Bersama tuan Raymond " Jawab Daniel .
" Undurkan ,aku harus menemani istriku periksa "
" Kau gila ,aku bisa di bunuh bangsat " Umpat Daniel .
" Nanti aku kasih tau kak " Kini Queen yang membuka suara .
" Lain kali bicara sebelumnya ,agar waktunya tidak tabrakan " Ujar Naufal dengan kesal .
" Iya maaf sayang, iya sudah aku tutup aku lagi di dapur lihat mommy bikin kue " Ujar Queen.
" Bawakan nantinya "
" Iya " Queen langsung mematikan sambungan telepon itu membuat Naufal berdecak .
" Apa kata nona Regina " Tanya Daniel .
" Dia yang akan memberitahu tuan Raymond " Jawab Naufal .
" Biarkan dia di butik sampai karatan " Ujar Naufal saat menatap pengawal masih berdiri di depan nya .
" Baik tuan " Jawab pengawal lalu ke luar dari ruangan Naufal .
" Seperti nya dia tidak akan mundur bahkan dia lupa niat awalnya ke sini Fal " Ujar Daniel Serius.
" Biarkan saja ,aku percaya dengan Queen dia bukan wanita bodoh yang gampang di ajak " Ujar Naufal tersenyum bangga .
" Iya dia bukan wanita yang gampang di ajak beda dengan wanita yang dulu kamu bela sampai membuat istri mu kabur " Sindir Daniel .
Tak .
" Sakit bodoh " Naufal hanya menaikan bahu nya masa bodoh .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
*Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
__ADS_1
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*