Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
part 19(2)


__ADS_3

" Tuan " Arif menatap Endang " Makan malam nya sudah siap " Arif langsung berdiri meninggalkan kerjaannya begitu saja di sofa .


Endang mengambil kan makanan untuk Arif serta lauk pauk nya lalu memberikan pada pria itu .


Tidak ada suara sama sekali di meja makan itu ,hingga mereka selesai makan !! Endang langsung membereskan meja makan dan membersihkan dapur sedangkan Arif kembali melanjutkan pekerjaan .


Setelah selesai dengan urusan dapur Endang membuatkan kopi untuk teman Arif bekerja .


Lalu membawanya ke ruangan TV dan melekatkan cangkir kopi di atas meja, Arif hanya menatap sekilas ke arah Endang lalu kembali melanjutkan kerjaannya sedangkan Endang memilih ke dalam kamarnya .


Sedangkan di rumah besar Morgan sedang berhadapan dengan ketiga pria yang berbeda usia tapi sangat menyeramkan .


" Kenapa " Tanya Daddy Radit.


" Saya ingin meminta bantuan tuan " Ucap morgan


" Katakan " Ucap Henry .


" Saya ingin menikah dengan Isna tuan dan keluarga tuan Naufal meminta keluarga ku bertemu mereka karena Isna sudah menjadi bagian dari mereka " Ucap Morgan serius .


" Apa kau ingin kami menemanimu " Morgan mengaguk takut " Jika tuan tidak keberatan maaf sudah lancang meminta...


" Katakan pihak sana ,besok malam kita akan ke rumah Naufal " Ucap Daddy Radit,Morgan menghela napas lega .


" Terimakasih tuan " Morgan langsung berdiri menunduk kepalanya 180 derajat sebagai bentuk rasa terimakasih nya .


" Tidak usah memikirkan yang di bawah nanti itu urusan para wanita ,kamu tetap bekerja besoknya " Ucap Henry .


" Baik tuan ,sekali lagi terimakasih " Ucap Morgan .


" Berapa Minggu " Morgan yang paham pun langsung menjawab " 5 Minggu tuan " Jawab Morgan, Raymond mengaguk saja .


" Kalau begitu pergi lah, aku ingin menemani istri ku !! katakan padanya besok malam kita akan ke sana " Ucap Henry .


" Baik tuan ,kalau begitu saya pamit !! Mari " Morgan ke luar dari ruangan itu setelah berpamitan pada penghuni ruangan itu .


Morgan langsung mengelus dadanya saat sampai di luar lalu dia melanjutkan langkahnya ke luar dari rumah besar itu .


Tujuannya apartemen ingin berendam menenangkan diri menelpon Isna dan masih banyak lagi bahkan dia sudah menyusun semuanya apa yang akan dia lakukan setibanya di apartemen .


Sedangkan di apartemen lainnya Rosna di buat kesal oleh suaminya setelah perdebatan tentang ayam KFC dan sambal ayam geprek nya, kini Rehan sedang merengek minta di buatkan puding .


" Sayang ayo " Rehan menggoyang kan tangannya sambil memegang lengan Rosna .


" Ayah belum kenyang " Rehan mengaguk polos " Tadi ayah makan banyak Lo ,nanti perut nya sakit " Rehan memanyunkan bibirnya kesal, membuat Isna kesal dia seperti memiliki dua bayi sekaligus .


" Jaga Aurellia " Ucap Rosna emosi .

__ADS_1


" Terimakasih sayang ,cup .....cup ...cup ....cup " Rehan mencium seluruh wajah Rosna lalu meninggalkan wanita itu di sofa dan mengangkat Aurellia di bawah ke kamar untuk di tidurkan .


" Sebenarnya bayi yang mana sih " Gumam rosna berdiri lalu menuju dapur .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi harinya ketiga pria itu sudah siap untuk kembali memulai aktivitas nya .


Morgan yang memilih sarapan di perusaan, Rehan yang lebih dulu sarapan di rumah , sebenarnya Arif juga awalnya seperti Morgan tapi semenjak ada Endang di apartemen dia memilih sarapan di apartemen .


Tapi pagi ini ada sedikit berbeda,Arif menatap pintu kamar Endang yang tertutup rapat .


" Apa dia belum bangun ,tapi itu tidak mungkin kan ,karena dia memasak " Gumam Arif lalu membuka penutup makanan yang di atas meja .


" Hanya satu porsi " Gumam Arif menatap roti selai cokla mix keju lalu segelas jus " Apa dia sudah berangkat " Arif menarik kursi lalu duduk menyantap sarapan pagi nya .


Di perusahaan Morgan di kagetkan oleh kehadiran Endang yang menurutnya terlalu pagi ,kalau Morgan memang selalu datang pagi untuk sarapan lebih dulu di kantin baru setelah itu dia akan kembali ke luar mengurus pekerjaan nya .


" Apa ada meeting " Tanya Morgan bingung menatap Endang bergantian dengan jam tangan mahal miliknya .


" Tidak tuan ,saya memang datang terlalu pagi " Jawab Endang menunduk kepalanya sedikit .


" Aku kira ada meeting " Gumamnya lalu meneruskan langkahnya tapi saat akan membuka pintu ruangannya .


Morgan kembali membalikkan badannya " Pesankan makan di kantin, seperti nya aku malas ke sana " Ucap Morgan .


" Dek, kakak kangen !! Cepat sembuh biar kita berkumpul kembali " Gumam Endang setelah menelpon pihak kantin .


Dia mengambil HP nya menatap fotonya bersama Nada yang di jadikan layar depan .


" Kuatlah, dan kakak juga akan kuat untukmu !! Bertahanlah Kaka yakin sedikit lagi kamu sembuh " Lanjutnya lagi .


Karena waktu belum masuk jam kerja Endang memilih bersantai sambil membaringkan kepalanya di atas meja menatap HPnya di mana semua koleksi foto nya dan Nada .


🌵


🌵


🌵


🌵


🌵


Rehan dan Arif berjalan bersisian menuju ruangan Morgan ,Endang melihat itu langsung berdiri menundukkan kepalanya pelan .


" Ada Morgan " Tanya Rehan .

__ADS_1


" Ada tuan " Jawab Endang tanpa menatap Arif yang sejak tadi menatapnya .


Ada apa dengan nya. Batin Arif lalu masuk dalam ruangan Morgan .


" Woooi " Morgan meletakan tangganya di bibirnya untuk tidak berisik karena dia sedang melakukan panggilan video Dengan jeje membahas tentang pemasukan bulanan dan penggantian CEO perusaan miliknya di mana Alister akan menggantikan tapi tetap Morgan yang memimpin .


Rehan dan Arif yang paham kode Morgan hanya duduk di sofa sambil bermain HP.


" Gimana sudah ada " Arif menatap Rehan lalu mengaguk " Ada dua tapi Tuan Alister harus mencocokannya " Ucap Arif .


" Milik siapa " Tanya Rehan .


" anak seusia Nada, dia meninggal karena kecelakaan " Rehan langsung menatap Arif .


" Apa keluarga nya setuju " Tanya Rehan .


" Itu Urusan Tuan Alister " Rehan mengagguk paham " Lalu kapan Nada akan di pulangkan " Tanya Rehan.


" Jika hasilnya bagus , langsung di pulangkan dan melakukan operasi " Jawab Arif .


" Syukurlah ,setidaknya semuanya baik-baik saja " Arif menggaguk ,tidak berselang lama Morgan itu bergantung bersama mereka .


" Nanti malam ikut kan " Tanya Morgan .


" Kemana " Tanya Rehan bingung .


" Sorry ,semalam aku lupa mengabari kalian ,malam ini kita ke rumah tuan Naufal bersama keluarga bos " Ucap Morgan .


" Terus kamu kenapa masuk kerja ,apa semuanya sudah siap " Morgan menggaguk " kata tuan Henry biar mereka yang siapkan ,aku kerja saja " Jawab Morgan .


" Apa kita harus cari baju " Arif menatap Rehan " Untuk apa " Tanya Rehan .


" Tahu dia ,orang hanya pembahasan pernikahan saja kenapa harus cari baju ,pakai baju ini saja sudah ok " Timpal Morgan .


" jangan aneh-aneh di apartemen ada istri dan anakmu " Ucap Arif ketus membuat senyum di bibir Rehan menghilang dan menatap Arif kesal .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Like ....


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


Tinggalkan jejak nya dong biar author semangat 😁😁😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2