Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Berkemah


__ADS_3

" Maaf aku harus pergi " Endang langsung menatap Arif " Tidak makan dulu " Arif menggeleng " Nanti saja " Jawabnya.


CUP


" Maaf iya " Endang hanya mengagguk " Makan saja dengan mereka tidak usah sungkan " Endang mengaguk saja .


Arif menatap Morgan dan Rehan yang sedang menatap nya .


" Aku pergi dulu " Mereka hanya mengangguk lalu melanjutkan makannya sedangkan Endang mengantar Arif ke depan pintu .


Lalu dia kembali makan bersama Rehan dan Morgan, jujur dia sedikit penasaran .


" Jangan memikirkan yang tidak penting ,percaya dengan suamimu " Ucap Rehan .


" Iya tuan " Jawab Endang Terbata .


" Apa yang ingin kamu tanyakan " Ucap Morgan menatap Endang.


" Maaf tadi saya melihat nama Widia , A-pa dia kekasih tuan Arif " Tanya nya sambil menatap Morgan .


"Oh itu kepala keuangan " Jawab Morgan, Endang mengagguk sedikit tenang setelah mendengar jawaban Morgan .


Mungkin ada hal serius di perusahaan sehingga Arif harus meninggalkan makan siangnya kembali ke perusahaan .


Sedangkan Arif langsung masuk dalam sebuah apartemen tanpa memencet bel nya karena dia sendiri tahu sandi nya .


" Sayang "


" Berhenti di situ " wanita itu langsung berhenti dengan wajah kesalnya.


" Apa ?? Kenapa memintaku ke sini " Tanya Arif memasukan kedua tangannya di saku celananya berjalan ke arah sofa .


" Aku kangen " Jawabnya dengan manja .


" Kangen sama siapa ?? Uang ku " Tanya duduk di sofa bersandar .


" Dua² nya " Jawabnya lalu duduk di pangkuan Arif bahkan kedua kakinya di lingkarkan di pinggang nya lalu meletakan kedua tangannya di leher pria itu .


" Berapa " Tanya Arif to the poin .


" 100 " Jawabnya tanpa beban lalu membungkam mulut Arif dengan kasar, Arif hanya diam saja .


Arif memejamkan matanya kuat ,saat merasakan gesekan di bagian bawah .


" Widia " Geram Arif tertahan .


" Mau main " Arif hanya diam saja " Aku akan melakukan seperti biasanya " Lanjutnya .


Shiiitt Umpat Arif kesal ,apa lagi dia sudah merasakan kenikmatan menyatu dan iya dapat kan dari Endang .


" Iya lakukan lah " Jawabnya serak ,dengan senang hati Widia yang turun dari pangkuan Arif berjongkok di depan Arif .


Menurunkan sedikit celananya dan juga boxernya hingga terlihat jelas benda tumpul yang sudah berdiri .

__ADS_1


" Aaarrgghhhh " Geram Arif langsung menarik rambut Widia lalu kembali mendorong nya .


" Lebih dalam lagi " Widia menurut hingga membuat Arif menggeram panjang .


" Aaaarrrgghhhhh " Arif memejamkan matanya kuat lalu membuka nya menatap Widia yang tersenyum ke arahnya .


"Berdiri " Widia berdiri ,Arif mendorong tubuhnya hingga berbaring di sofa .


" Mau masuk " Arif hanya diam saja lalu kembali membungkam mulut Widia dengan senjatanya .


" Aaarrrggggghhhhhhh .....Ini. ..sangat ....nikmat ...."


Arif terus menggerakkan pinggulnya hingga dia merasakan miliknya akan meledak begitu juga Widia yang merasakan milik Arif sedikit membesar .


" Aaarrrggggghhhhhhh " Arif menengadah ke atas dan menarik miliknya hingga puding putih itu menyembur memenuhi wajah Widia .


( Spil .....Spil ....Spil ......silahkan lanjutkan sendiri 😂😂🤣🤣🤣🤣)


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Babe " Pekik Isna saat melihat suaminya pulang dan langsung memeluk nya bahkan Morgan belum membuka sepatu Kerja nya .


" Kangen , CUP " Morgan hanya menggeleng saja .


" Aku baru pulang ,kenapa langsung peluk honey ,kasian baby " Ucap Morgan .


" Aku belum mandi koh,mandi sama² iya " Ucap Isna sambil tersenyum .


" Apa kamu nonton ini " Isna mengagguk lalu memberikan minuman pada Morgan .


" Mereka sangat lucu " Morgan yang masih minum langsung menatap Isna menaikan alisnya sebelah " Lucu " Ucap Morgan setelah meletakan gelas minum di atas meja .


" Iya ' Morgan kembali menatap layar tv " Bahkan aku tidak tahu jika ada kartun model seperti ini " Ucap Morgan


Di mana sepasang ulat atau apa lah saling berkejaran yang satu warna kuning dan satu warna merah lalu apa lagi itu lalat besar atau apa itu ,Morgan menggeleng kepalanya .


" Aku mau mandi , melihat mu menonton itu membuat ku semakin cape " Morgan langsung berdiri .


' Aku ikut " Morgan merentangkan tangannya " sejak kapan kamu nonton " Tanya Morgan berjalan menuju kamar sedangkan tv di biarkan menyala begitu saja.


" Sejak sama Eliza " Jawabnya jujur.


" Oh " Jawab Morgan singkat kini dia sudah tidak heran lagi ternyata ada yang mengajari istri nya .


Di sisi lain Rehan yang baru pulang pun langsung membersihkan tubuhnya sebelum berkumpul dengan istri dana anaknya yang tengah duduk di balkon apartemen menikmati pemandangan sore hari .


Lalu dia ikut bergabung langsung mencium pipi Rosna dan Aurellia .


" Kalau sudah di luar iya ,suka betul " Rehan mengambil alih tubuh Aurel dalam gendongan Rosna .


" Bosan dia di dalam apartemen terus yah " Jawab Rosna .


" Kalian bisa jalan² " Ucap Rehan .

__ADS_1


" Aku bingung mau jalan ke mana ? Aurel belum bisa jalan jadi susah " Ucap Rosna .


" Ah iya aku sampai lupa " Rehan menatap sang istri " Boleh tidak Aurel sekolah " Tanya Rosna .


terserah yank,asal kamu tidak meninggalkan dia sendirian di sana " Jawab Rehan .


" Tadi aku searching sekolah yang bagus,besok atau lusa aku ke sana sekalian tanya²,aku ingin memastikan sendiri " Ucap Rosna .


" Aku akan menemanimu " Ucap Morgan


" Bukannya ayah kerja " Tanya Rosna .


" Aku akan menemanimu nanti selesai baru aku ke perusahaan " Jawab Rehan .


" Aku punya dua pilihan " Rehan hanya mengaguk " Sudah mau sekolah iya " Rehan mencium pipi Aurellia .


" Nanti jangan nakal sama temannya " Ucap Rehan lembut .


" Ibu akan menemani mu, kalau ayah sempat akan menjemput kalian jika tidak seperti biasa di jemput sopir " Lanjutnya sambil menggigit pipi Aurel dengan kedua bibirnya .


membuat bayi mungil itu memukul wajah Rehan entah karena sakit atau memang dia tidak suka .


" Sorry .... sorry sayang " Ucap Rehan lalu mengelus pipi anaknya yang memerah .


" Mau barbeque di sini tidak " Usul Rosna Tersenyum .


" memang Ada bahan " Rosna mengaguk " Deal " Ucap Rehan antusias .


" Ayo kita masuk dulu ,ayah mau buat tenda dulu " Ucap Rehan .


" Let's go ayah " Ucap Rosna memegang tangan Aurel .


" Apa kita tidur di tenda saja " Ucap Rosna menaikan alisnya " Nanti hujan ,kalau Aurel masuk angin gimana " Tanya Rehan .


" Kalau hujan kan tinggal masuk ayah, nanti aku ganti pakaian nya yang lebih tebal ' Jawab Rosna tenang .


" Ok Deal " Ucap Rehan .


" Deal , Aurel di kereta dulu ayah sama ibu mau persiapkan kemah dadakan iya " Rosna menarik kereta Aurellia di bawah ke dapur karena dia harus menyiapkan semuanya di sana .


" Ok princess kamu sama ibu di sini dulu ,ayah siapkan kebutuhan kita di luar , CUP " Ucap Rehan sambil meletakkan anaknya di kereta lalu memberinya ciuman baru dia pergi .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘😘


Like


Koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2