Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
part 14 (2)


__ADS_3

Morgan memasuki apartemen nya dengan wajah kusutnya lalu membuang tubuhnya di atas sofa empuk miliknya .


" Benar² melelahkan " Gumam lalu memejamkan matanya .


" Dia seperti orang lain jika seperti tadi " Morgan Tersenyum tipis dia bisa melihat sisi kemanusiaan dari sang sahabat belum lagi alasan konyolnya .


Saat dia sedang melamun karena sikap sang sahabat yang menurut nya sangat jauh itu ,dering HP nya membuat kelopak matanya terbuka .


Senyum di bibirnya semakin terangkat saat tahu siapa penelpon nya .


" Hello honey " Sapa Morgan lembut .


" Babe "


" Hebm kenapa "


" Kangen " Morgan menutup mulutnya rapat hampir saja dia keceplosan dan bisa saja membuat orang yang di seberang sana marah .


" Maaf hari ini aku tidak mengabari mu ,banyak hal yang aku lakukan " Ucap Morgan lembut tapi detik kemudian dia mendengar tangisan " Honey kamu menangis ?? Ada masalah " Morgan langsung membenarkan posisinya dari baring menjadi duduk .


" Ka-ngen " Jawabnya di sela tangisannya " maaf² ,besok pagi aku akan ke sana iya ,maaf Honey jangan menangis ok " Bukannya berhenti Isna malah menangis sesegukan membuat Morgan semakin bingung .


"Mau peluk "


Uhuk ......uhuk .....


Morgan langsung tersedak saat mendengar ucapan Isna ,kangen,mau peluk !! Sebenarnya ada apa dengan kekasihnya ini .


Ini bukan Isna yang dia kenal,apa kekasihnya itu kesurupan karena sudah jarang ke luar atau kah dia bosan karena sekarang Eliza sudah tidak sekolah lagi .


" Iya Honey besok pagi aku ke sana iya " Ucap Morgan lembut .


" tadi kerjaannya banyak iya " Tanya Isna lembut .

__ADS_1


" Tidak honey ,hanya mengurus adiknya Endang yang sakit jadi harus di bawah ke luar negeri untuk perawatan lebih lanjut " Ucap Morgan .


" Sekretaris mu punya adik,memang dia sakit apa ?? " Tanya Isna heboh .


" Iya masih kecil ,mungkin 11 atau 12 ,dia sakit gagal ginjal ' Ucap Morgan .


" Lalu dia di sana sama siapa ,apa sekertarismu juga ke sana terus kerjaan mu bagaimana " Morgan Tersenyum kuda, kenapa kekasihnya ini semakin cerewet dan manja .


" Dia di sini honey, adiknya di temani perawat dan dokter dan ada pelayan juga untuk menjaga nya di sana " Ucap Morgan .


" Kasian iya sekertaris nya babe , pasti dia sangat terpukul belum lagi orang tuanya "Gumam Isna .


" Orang tuanya sudah meninggal honey mereka tinggal berdua " Ucap Morgan .


" astaga ,maaf Isna tidak tahu " Ucapnya


" Lupakan saja ,aku mandi dulu boleh " Pamit Morgan lembut .


" Tapi habis itu telepon iya mau lihat wajah nya ,jangan pakai baju " Morgan hanya menggeleng saja ,jujur dia bingung dengan sikap yang kekasih .


Setelah mendapat kan apa yang dia mau Morgan lalu mematikan sambungan telepon lalu menuju kamarnya menaiki tangga satu persatu .


Sedangkan di apartemen yang cukup mewah sepasang suami istri serta bayi kecil sedang duduk di karpet sambil menemani sang anak menonton kartun kesukaan nya .


" Apa hari ini dia rewel " Rosna menggeleng " Sepertinya dia sudah paham sama pekerjaan ayahnya " Jawabnya sambil tersenyum .


Karena sebelumnya sang putri akan terus menangis jika Rehan tidak menghubungi mereka .


" Syukurlah ,maaf hari ini aku benar-benar sibuk " Rosna hanya mengaguk saja lalu mengambil buah di masukan dalam mulut suaminya .


Hap


" Makasih , CUP " Ucpa Rehan .

__ADS_1


" Sudah masak " Rosna mengaguk " ayah sudah lapar " Kini Rehan yang mengaguk " Ayo makan dulu " Ucpa Rosna lalu berdiri mendahului suami dan anaknya karena harus menyiapkan makanan untuk suaminya .


" Princess kita makan dulu iya " Aurellia hanya tertawa hingga liurnya berhamburan .


" Ayo " Rehan mengangkat tubuh anaknya sambil menghapus liur sekitaran mulut Aurel .


Sesampainya di dapur Rehan langsung mendudukan Aurellia di kursi khusus miliknya lalu dia ikut duduk di samping sang anak .


" Makasih " Rosna hanya membalas nya dengan senyuman lalu duduk di depan sang suami yang juga dekat Aurellia .


" Selamat makan ayah " Ucap Rosna sambil menyuapi sang anak " selamat makan princess ayah ,makan yang banyak iya " Balas Rehan Tersenyum .


" Ah iya yah,boleh setelah ini antar belanja tapi kalau sibuk tidak papa ,nanti kami pergi sama penjaga saja " Rehan menatap sang istri " Barang² habis " Rosna mengaguk " Kebutuhan Aurellia juga habis " Jawabnya .


" Iya sudah nanti setelah ini kita pergi " Jawabnya serius .


" Kalau ayah ....."


" Aku tidak selemah itu Sayang ,bahkan aku bisa membuat adik untuk Aurellia sekarang " Rosna hanya berdecak saja ,selalu saja otak suaminya itu Tidak jauh dari hal itu .


" Tapi nanti di kasih bonus kan " Rosna menatap sinis sang suami yang hanya tersenyum kuda .


" Terserah " jawabnya ketus " Terimakasih sayang " Ucpa Rehan Tersenyum miring membuat Rosna merinding .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus pengawal keluarga Mateo 😘😘😚😚


like


koment


vote

__ADS_1


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2