
Morgan memasuki apartemen nya dengan wajah kusutnya lalu membuang tubuhnya di atas sofa empuk miliknya .
" Benar² melelahkan " Gumam lalu memejamkan matanya .
" Dia seperti orang lain jika seperti tadi " Morgan Tersenyum tipis dia bisa melihat sisi kemanusiaan dari sang sahabat belum lagi alasan konyolnya .
Saat dia sedang melamun karena sikap sang sahabat yang menurut nya sangat jauh itu ,dering HP nya membuat kelopak matanya terbuka .
Senyum di bibirnya semakin terangkat saat tahu siapa penelpon nya .
" Hello honey " Sapa Morgan lembut .
" Babe "
" Hebm kenapa "
" Kangen " Morgan menutup mulutnya rapat hampir saja dia keceplosan dan bisa saja membuat orang yang di seberang sana marah .
" Maaf hari ini aku tidak mengabari mu ,banyak hal yang aku lakukan " Ucap Morgan lembut tapi detik kemudian dia mendengar tangisan " Honey kamu menangis ?? Ada masalah " Morgan langsung membenarkan posisinya dari baring menjadi duduk .
" Ka-ngen " Jawabnya di sela tangisannya " maaf² ,besok pagi aku akan ke sana iya ,maaf Honey jangan menangis ok " Bukannya berhenti Isna malah menangis sesegukan membuat Morgan semakin bingung .
"Mau peluk "
Uhuk ......uhuk .....
Morgan langsung tersedak saat mendengar ucapan Isna ,kangen,mau peluk !! Sebenarnya ada apa dengan kekasihnya ini .
Ini bukan Isna yang dia kenal,apa kekasihnya itu kesurupan karena sudah jarang ke luar atau kah dia bosan karena sekarang Eliza sudah tidak sekolah lagi .
" Iya Honey besok pagi aku ke sana iya " Ucap Morgan lembut .
" tadi kerjaannya banyak iya " Tanya Isna lembut .
__ADS_1
" Tidak honey ,hanya mengurus adiknya Endang yang sakit jadi harus di bawah ke luar negeri untuk perawatan lebih lanjut " Ucap Morgan .
" Sekretaris mu punya adik,memang dia sakit apa ?? " Tanya Isna heboh .
" Iya masih kecil ,mungkin 11 atau 12 ,dia sakit gagal ginjal ' Ucap Morgan .
" Lalu dia di sana sama siapa ,apa sekertarismu juga ke sana terus kerjaan mu bagaimana " Morgan Tersenyum kuda, kenapa kekasihnya ini semakin cerewet dan manja .
" Dia di sini honey, adiknya di temani perawat dan dokter dan ada pelayan juga untuk menjaga nya di sana " Ucap Morgan .
" Kasian iya sekertaris nya babe , pasti dia sangat terpukul belum lagi orang tuanya "Gumam Isna .
" Orang tuanya sudah meninggal honey mereka tinggal berdua " Ucap Morgan .
" astaga ,maaf Isna tidak tahu " Ucapnya
" Lupakan saja ,aku mandi dulu boleh " Pamit Morgan lembut .
" Tapi habis itu telepon iya mau lihat wajah nya ,jangan pakai baju " Morgan hanya menggeleng saja ,jujur dia bingung dengan sikap yang kekasih .
Setelah mendapat kan apa yang dia mau Morgan lalu mematikan sambungan telepon lalu menuju kamarnya menaiki tangga satu persatu .
Sedangkan di apartemen yang cukup mewah sepasang suami istri serta bayi kecil sedang duduk di karpet sambil menemani sang anak menonton kartun kesukaan nya .
" Apa hari ini dia rewel " Rosna menggeleng " Sepertinya dia sudah paham sama pekerjaan ayahnya " Jawabnya sambil tersenyum .
Karena sebelumnya sang putri akan terus menangis jika Rehan tidak menghubungi mereka .
" Syukurlah ,maaf hari ini aku benar-benar sibuk " Rosna hanya mengaguk saja lalu mengambil buah di masukan dalam mulut suaminya .
Hap
" Makasih , CUP " Ucpa Rehan .
__ADS_1
" Sudah masak " Rosna mengaguk " ayah sudah lapar " Kini Rehan yang mengaguk " Ayo makan dulu " Ucpa Rosna lalu berdiri mendahului suami dan anaknya karena harus menyiapkan makanan untuk suaminya .
" Princess kita makan dulu iya " Aurellia hanya tertawa hingga liurnya berhamburan .
" Ayo " Rehan mengangkat tubuh anaknya sambil menghapus liur sekitaran mulut Aurel .
Sesampainya di dapur Rehan langsung mendudukan Aurellia di kursi khusus miliknya lalu dia ikut duduk di samping sang anak .
" Makasih " Rosna hanya membalas nya dengan senyuman lalu duduk di depan sang suami yang juga dekat Aurellia .
" Selamat makan ayah " Ucap Rosna sambil menyuapi sang anak " selamat makan princess ayah ,makan yang banyak iya " Balas Rehan Tersenyum .
" Ah iya yah,boleh setelah ini antar belanja tapi kalau sibuk tidak papa ,nanti kami pergi sama penjaga saja " Rehan menatap sang istri " Barang² habis " Rosna mengaguk " Kebutuhan Aurellia juga habis " Jawabnya .
" Iya sudah nanti setelah ini kita pergi " Jawabnya serius .
" Kalau ayah ....."
" Aku tidak selemah itu Sayang ,bahkan aku bisa membuat adik untuk Aurellia sekarang " Rosna hanya berdecak saja ,selalu saja otak suaminya itu Tidak jauh dari hal itu .
" Tapi nanti di kasih bonus kan " Rosna menatap sinis sang suami yang hanya tersenyum kuda .
" Terserah " jawabnya ketus " Terimakasih sayang " Ucpa Rehan Tersenyum miring membuat Rosna merinding .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus pengawal keluarga Mateo 😘😘😚😚
like
koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟