
Setelah Alister dan Amanda memeriksa kondisi Endang, pria itu langsung membersihkan tubuhnya.
Dia akan menemui Widia menyelesaikan semuanya dan dia sudah mengabari wanita itu sejak semalam dia akan menyelesaikan semuanya seperti ucapan ke dua sahabatnya .
Arif menghampiri tempat tidur Endang mencium kening dan bibirnya sekilas .
" Aku pergi dulu iya, aku akan menyelesaikan semuanya !! Rehan dan Morgan akan menemanimu , Isna sama Rosna juga akan ke sini mereka sedang di perjalanan di jemput sopir ,aku pergi iya sayang , CUP " Arif mencium kening Endang begitu lama lalu mengusap kepala Endang dengan lembut .
" Makasih " Rehan dan Morgan hanya mengaguk ' Pergilah ,biar semuanya selesai dengan cepat " Arif mengaguk lalu ke luar dari ruangan Endang .
Sekalipun berat meninggalkan Endang tapi dia harus menyelesaikan semuanya dan Semoga setelah ini dia akan membuka matanya .
Setelah menempuh beberapa menit Arif sudah sampai di tempat mereka bertemu dan dia sudah melihat wanita itu melambai kan tangannya .
Awalnya Widia memintanya bertemu di apartemen saja tapi dengan tegas Arif menolak nya .
Hingga keduanya bertemu di cafe dekat rumah sakit karena Arif tidak ingin meninggalkan Endang terlalu lama dan kalau terjadi sesuatu dia bisa dengan cepat kembali ke rumah sakit .
" Kenapa susah ......"
" Widia " panggil Arif dengan wajah datarnya" Iya " Jawab Widia .
" Kamu tahu kan hubungan kita seperti apa " Widia mengaguk " Kita hanya saling memuaskan satu sama lain " Lanjut Arif .
" Jadi Jangan lewati batas itu, dan berusaha menjadi wanitaku seutuhnya " Ucap nya datar .
" Aku hanya ingin yang terbaik untukmu dan semua yang aku lakukan untuk mu ..."
' Bukan untuk ku ,tapi untukmu " Potong Arif cepat " Aku bersama wanita bukan hanya kamu tapi banyak Widia dan kamu bukan wanita pertama dan rata² dari mereka hanya ingin uang dan kepuasan salah satunya kamu " Ujar Arif .
" Apa maksudmu hah " Bentak Widia kesal .
" Rendahkan suaramu kamu salah jika berteriak didepan ku " Ujar Arif menatap tajam Widia " Apa kau berharap hubungan kita lebih ,jangan mimpi Widia aku tahu siapa kamu ?? itu alasannya kenapa aku tidak menyentuh mu terlalu jauh " Widia mengepalkan tangannya kuat .
Dia tidak ingin mengakhiri hubungan nya dengan Arif karena hanya pria tambang emas nya yang selalu loyal padanya .
"Tapi aku mencintaimu Arif, aku akan berubah " Ujar Widia dengan wajah sendu .
" Kamu mencintai uangku " Telak Arif datar .
" Tidak, aku mencintaimu sungguh " Arif mengaguk lalu menatap Widia " Baiklah jika kamu memaksa " Widia Tersenyum menatap Arif lalu memegang kedua tangan Arif ' Makasih sayang " Ujar Widia .
Aku akan membuatmu jatuh dalam permainan ku sayang Ucap Widia dalam hati sambil Tersenyum .
__ADS_1
" Maaf , tuan Jose sudah menunggu anda ,dia meminta anda membawa semua barang yang ada di perusahaan ,dan fasilitas yang anda pakai selama ini sudah di tarik " Widia langsung melotot kan matanya menatap pria yang berdiri di dekat mereka .
" Apa maksudmu " Tanya Widia kesal .
" Pria yang ada di depan anda ini melakukan penggelapan dana dan semua fasilitas yang dia pakai selama ini milik perusahaan " Ucap nya tenang .
" Jadi dia bukan lagi ....." Widia menatap Arif yang terlihat tenang saja .
" Benar,dia tidak memiliki papa lagi " Jawabnya .
" Arif aku harus pergi, karena ada urusan penting " Arif menahan lengan Widia " Kenapa ?? Kamu ingin meninggalkan aku bukannya tadi kamu ingin memulai hubungan yang baru dengan ku " Tanya Arif .
" Bukannya kamu mencintai ku " Lanjutnya lagi .
" Maaf Arif aku harus pergi, hubungan kita tidak sedekat itu kita hanya saling memuaskan " Ujar Widia lalu melepaskan tangan Arif dan meninggalkan cafe itu .
" Ikuti dia kemana saja ,jangan sampai dia mendekat ke arahku atau istri ku " Ujar Arif serius .
" Baik bos " Arif berdiri memukul pelan pundaknya " Thanks " Ujar Arif lalu meninggalkan cafe itu dengan Tersenyum .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ceklek
" Apa aku lama ?? Maaf iya sayang " Ujarnya dengan lembut .
" Makan dulu mas " Ucap Rosna .
" Iya " Jawab Arif ,karena memang dia belum mengisi perut nya pagi ini .
"Sudah " Arif mengaguk lalu duduk di samping Rehan yang menggendong Aurel .
CUP
CUP
CUP
Arif mencium pipi Aurel hingga membuat bayi kecil itu terusik karena dia sedang tertidur.
" Nanti dia rewel " Arif menarik kepala nya lalu mengambil Makanan yang sudah di siapkan Rosna .
" Makasih ' Rosna hanya mengaguk " Apa kalian membuat Aurel begadang ,ini masih pagi " Ujar Arif sambil menyantap sarapannya yang sudah terlambat .
__ADS_1
"Tadi aku membangunkan dia terlalu pagi ,dia harus mandi sarapan sebelum ke sini ' Jawab Rosna .
" Pantasan dia begitu nyenyak Tidur nya ,bawa saja ke tempat tidur Han " Ujar Arif .
" Apa kau tidak melihat siapa penghuni tempat tidur mu " Arif menatap ke arah tempat tidur lalu menatap Morgan yang hanya Duduk sendirian .
" Sejak kapan dia berada di sana " Tanya Arif heran, pantasan sejak tadi hanya ada Rosna yang bersuara dan dia juga tidak melihat dengan jelas saat ke arah tempat tidur Endang tadi .
" Sejak dia datang, dia sama dengan Aurel bangun terlalu pagi karena biasanya dia akan bangun hanya sarapan lalu tidur kembali " Jawab Morgan melipat kedua tangannya di dada dan menatap sang istri yang begitu terlelap dalam tidurnya .
" Apa yang kamu lakukan, aku kira kamu akan lama di sana " Ujar Rehan .
" Aku tidak melakukan papa !! Hanya sedikit berbohong " Jawabnya tenang .
" Maksudnya " Tanya Morgan .
" Di pecat dari perusahaan dan semua fasilitas yang aku punya di tarik " Jawab Arif .
" Kau yakin akan berhasil lalu bagaimana kalau dia tahu kamu berbohong " Tanya Morgan .
" Aku sudah menyuruh seseorang untuk selalu mengikuti nya agar tidak mendekat ke arahku atau Endang " Jawabnya sambil menatap ke arah tempat tidur .
" Selagi dia tidak tahu Endang siapa ,dia tidak akan mendekatinya " Jawab Rehan .
" Iya aku tahu ,tapi aku hanya tidak ingin kejadian kemarin terulang lagi " jawab nya dengan helaan napas berat .
" Sudah habiskan dulu makananmu " Ucap Morgan
" Kalian yang mengajak ku bicara Sialan " Umpat Arif kesal .
" Kami hanya bertanya saja " Ucap Morgan .
"Cih " Lidah Arif berdecak .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘
Like
Koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟