Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Ancaman


__ADS_3

Kini di ruangan itu hanya tinggal Naufal,Queen dan Eliza , sedang kan Isna sudah berada di ruangan sebelahnya.


" Kenapa menatapku begitu " Tanya Queen menyusul suaminya duduk di sofa .


" Kau bisa pakai pistol " Tanya Naufal to the poin.


" Kami semua bisa memakainya !! Kata Opa itu hanya untuk jaga² saat kami sedang di luar " Jawab Queen tenang .


" Kau terlihat seperti orang lain jika seperti tadi " Ucap Naufal .


" Karena aku tidak suka ada yang mengusik ku " Jawab Queen Tersenyum .


" Jangan lakukan itu lagi ,kamu membuat ku hampir mati berdiri " Queen tertawa kecil saat melihat wajah panik Naufal .


" Kami hanya melakukan jika sudah keadaan mendesak saja " Ucap Queen .


" Sekalipun sayang " Ujar Naufal tegas membuat Queen terdiam.


" Kamu di mana selama ini " Tanya Naufal sambil membaringkan kepalanya di paha Queen .


" Landon "


" Jauh sekali, bahkan Daddy menutup semua akses tentang mu " Aduh Naufal .


" Opa yang melakukan nya " Jawab Queen sambil mengelus kepala Naufal .


" Kenapa Eliza belum bangun juga ,apa lukanya separah itu atau kah mimpinya sangat indah " Tanya Queen lembut .


" maybe " Jawab Naufal seadanya .


" Apa coba yang dia mimpikan !! Apa dia tidak merindukan aku sehingga dia masih betah menutup matanya " Tanya Queen lagi .


Queen menatap ke bawah saat Tidak mendengar jawaban dari Naufal.


" Secepat itu " Ucap Queen saat melihat Naufal sudah tertidur sambil memeluk pinggang nya .


Karena memang semenjak Queen pergi lalu di tambah masalah Eliza ,waktu tidur Naufal berkurang bahkan dia hanya tidur sejam atau dua jam saja .


" Apa kamu begitu tersiksa saat aku tinggal ,bahkan penampilan mu sangat berantakan " Queen mengelus wajah Naufal yang sudah di tumbuhi bulu² halus ,mata panda , rambut panjang.


Entahlah pria itu sudah berapa lama tidak merapikan rambutnya yang pasti dari Queen lihat Naufal tidak memerhatikan penampilan seperti sebelum nya .


" Mas tidur di tempat tidur ayo " Queen membangunkan Naufal dengan pelan .


" Mas " Naufal membuka matanya sayu " Ayo ke tempat tidur " Ucapnya lagi .


" Temanin " Queen mengaguk sambil membantu Naufal bangun dan menuju tempat tidur .


" Hadap sini "


" Pengap mas " Jawab Queen lalu membaringkan tubuhnya .


Naufal menarik Queen dalam pelukannya tangan satunya di jadikan bantal untuk Queen dan satunya mengusap perut buncit nya .


" I LOVE YOU my wife " Queen Tersenyum sambil memegang tangan Naufal yang berada di perutnya lalu ikut memejamkan matanya.


Karena dia sendiri juga lelah ,apa lagi saat sampai dia langsung ke rumah sakit melihat keadaan anak dan suaminya .

__ADS_1


Belum lagi harus berhadapan dengan wanita ular itu yang membuat emosi nya naik sehingga tenaga nya terkuras habis .


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Ceklek .


Alister dan Amanda membuka pintu ruangan Eliza tapi mereka sudah di suguhkan dengan dua manusia yang baru saja bertemu setelah sebulan lebih berpisah .


" Gadis kecil ini sangat betah tidurnya " Ujar Amanda saat sudah berada di samping Eliza.


" Apa semuanya baik² saja kak " Tanya Amanda menatap Alister .


" Semua nya baik² saja ,kita hanya menunggu dia bangun " Jawab Alister.


" Apa suamimu akan menjemput mu " Amanda menggaguk " Aku sudah bilang jika aku menunggu nya di sini " Alister mengagukan kepalanya .


Queen mengerjapkan matanya saat mendengar suara seseorang di ruangan Eliza .


" Kalian " Kedua orang itu menatap ke arah tempat tidur yang tidak jauh dari jarak Eliza .


" Maaf apa kami mengganggu waktu tidur Kaka " Queen menggeleng lalu melepaskan tangan Naufal yang masih melingkar di perutnya .


" Aku juga sudah lama tidurnya " Jawab Queen ,Amanda mengambil kan air minum lalu di berikan pada Queen .


" Makasih " Amanda hanya menggaguk .


" Gimana kandungan kakak " Kini Alister menatap perut besar Queen .


" Baik² saja ,hanya sebelum ke sini sedikit sakit mungkin karena kaget " Jawabnya tersenyum.


" Kenapa Kaka tidak langsung ke ruangan Amanda jika perut Kaka sakit " Ada rasa cemas yang di rasakan Alister .


" Perusahaan,nanti dia ke sini " Queen mengagukan kepalanya .


" Sayang " Queen membalikkan kepala nya menatap Naufal .


" Sudah bangun " Naufal mengaguk lalu menggeser tubuhnya dan memeluk Queen dari belakang sedangkan posisi nya masih berbaring.


" Bangun lah, ini sudah sore " Naufal hanya mengaguk tapi tidak merubah posisinya.


" Kaka ipar kami sini " Ucap Amanda ,tapi Naufal hanya diam saja .


" Biarkan saja ,efek sebulan di tinggal "Ejek Alister membuat Queen dan amanda tertawa kecil .


Iya Adik² Queen mau pun Rifat dan Raymond Mereka tidak ikut campur masalah rumah tangganya .


Karena menurut mereka itu bukan urusan ataupun Rana mereka karena sudah ada Daddy Radit dan yang lainnya .


Ceklek


mereka menatap ke arah pintu lalu tersenyum .


" Apa yang di lakukan bayi Tua itu " Cibir Rifat lalu memeluk Queen tanpa peduli pada Naufal.


CUP


" Kau sehat " Queen mengaguk setelah memberikan ciuman di kening Queen .

__ADS_1


" Syukurlah " Jawab Rifat lalu melepaskan pelukannya menuju sang istri dan mencium kening Amanda .


" Maaf tadi macet " Amanda hanya mengaguk saja .


" Kau tidak ingin bangun " Tanya Rifat .


" Jangan mengganggu " Jawab Naufal dari belakang Queen sambil mengusap perut Queen .


" Cih kau melebihi gadis centil ini " Cibir Rifat lalu dia menatap Eliza .


" Kau tidak ingin bangun, uncle sama Aunty Manda akan mengajak mu ke mall , Aunty habis gajian banyak uangnya " Rifat mengajak Eliza cerita siapa tahu itu bisa membantunya karena itu kata Davin mengajaknya bicara sekalipun tidak ada respon.


" Seperti nya dia tidak ingin ikut ke mall, Padahal di sana istana es balok " Jawab Alister .


" Apa ada Elsa dan ana " Tanya Amanda.


" Olaf juga ada " Jawab Alister .


" Cih mulutku sudah kering dia belum juga memberikan reaksi " Gerutu Rifat .


Tidak berselang lama Raymond dan Reza masuk dalam ruangan , seperti nya mereka baru pulang dari kantor dan sengaja singgah karena merasa mendapat laporan jika Queen berada di sini .


Tanpa ucapan Raymond langsung memeluk Queen lalu mencium kening wanita itu dengan lembut .


" Kau baik² saja kan " Queen mengaguk tersenyum .


Bugh


" Kau tidak ingin bangun " Raymond menendang kaki Naufal yang ke luar dari tempat tidur ,Tapi pria itu semakin mempererat pelukannya di perut Queen .


" Dia belum bangun " Tanya Raymond kini dia ikut berdiri di samping Eliza .


" Belum kak " Jawab mereka .


" Kau tidak ingin bangun, jika iya aku akan membawa adikmu " Ancam Raymond saat di dekat Eliza .


Eliza menggerakkan tangannya sedikit dan itu tidak luput dari penglihatan Alister, Seperti nya ancaman itu cukup manjur .


" Iya kak ,bawa saja adiknya untuk twins " Ucap Alister,dan tangan Eliza kembali bergerak .


" Seperti nya di merespon " Ucap Alister sambil menunjuk tangan Eliza bergerak kecil ,Queen langsung berdiri sehingga membuat Naufal kaget .


" Sayang , Zaza buka matamu sayang ini bunda " Ucap Queen saat sudah di samping Eliza .


" Tetap ajak dia bicara kak " Ujar Alister lembut .


" Princess " Panggil Naufal panik bahkan dia melompat dari atas tempat tidur saat mendengar ucapan Alister .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT


VOTE

__ADS_1


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2