
" Sayang " Panggil Naufal lembut .
Kini ke duanya sedang duduk di sofa setelah Queen menidurkan Xana di box tempat tidurnya .
"Apa kamu bahagia " Queen mengaguk sebagai jawaban .
CUP
Naufal mencium leher Queen laku mengelus perut Queen yang sudah sedikit menonjol karena usianya sudah lebih sebulan .
" Maaf jika dulu aku pernah menyakiti mu, Aku tidak tahu jika saat itu kita benaran berpisah mungkin aku tidak akan pernah bertemu sama Xana dan si kembar pun tidak ada , terimakasih untuk rasa sabar yang begitu banyak untuk hubungan kita dan cinta untuk Eliza ..."
" Jangan ..." Naufal menutup mulut Queen menggunakan telunjuk nya menandakan untuk tidak membuka suara nya .
Tapi Queen tidak memedulikan itu dia membalikkan badannya lalu menatap Naufal .
" Mas tahu ,saat aku tahu kamu ayah nya Eliza ada rasa bahagia dan juga takut " Naufal menaikan alisnya .
Takut !! Apa dia semacam hantu dan sejenisnya sehingga istri nya itu takut .
" Padahal orang semacam mas sudah sering aku dapat kan ,Opa , Daddy ,Kaka Ray dan yang lainnya " Ah Naufal paham ,mungkin sifatnya yang terlalu dingin pada orang yang baru dia temui .
Bukannya semua orang seperti itu ,jika sudah akrab semuanya akan berubah bukan bahkan akan terlihat seperti orang gila saat sudah bertemu .
"Saat kita dekat Aku selalu meminta pendapat mommy dan Daddy syukur respon mereka baik, selagi itu itu bukan milik orang itu lah kata mereka termaksud Daddy ,Sampai akhirnya aku menyadari sesuatu jika aku tidak pernah di anggap ada " Naufal memeluk Queen erat " Tapi aku memikirkan Eliza yang membutuhkan aku ,aku tidak peduli pada mas di luar sana mau melakukan apa tujuanku hanya Eliza dan Xana ,setiap pengawal melaporkan kegiatan mas aku hanya bisa terdiam sampai akhirnya aku berbicara pada Eliza jika suatu saat mas kembali padanya aku meminta Eliza untuk menerima ibu kandung nya dan aku tidak akan keberatan saat akan menemuiku ...."
" Jangan di teruskan "
" Saat aku memutuskan pergi sebenarnya aku ingin berpamitan pada mas , tapi aku tidak ingin terlihat lemah dan aku sudah meminta Daddy sebelum nya untuk mengurus surat perceraian kita " Naufal langsung melotot kan matanya menatap Queen " Tapi Opa mengatakan untuk menenangkan pikiran dulu apa lagi aku sedang hamil Xana " Naufal menarik napas lega padahal itu sudah berlalu .
Tapi saat mendengar Queen mengatakan kata perceraian membuat dadanya sesak .
" Selama di Landon aku merindukan kalian ,bohong jika aku baik² saja di sana tapi aku mencari kesibukan ku selama di sana berkeliling itulah kegiatan ku tapi sama saja saat malam hari aku kembali merindukan kalian yang belum tentu merindukan aku ..."
" Siapa bilang ,bahkan tiap malam Eliza tidur bersama ku bercerita tentang mu sambil memeluk fotomu begitu juga aku meminta Daniel memajang foto mu di ruangan ku biar aku kerja nya semangat , Sesekali aku tidur di rumah Daddy sekalipun hanya mommy, Oma ,iparmu serta adik perempuan mu yang menyambut ku dengan baik , Kamu tahu aku seperti hidup antara neraka dan surga saat sudah di rumah Daddy " Queen tertawa kecil .
" Saat mommy menyuruh ku tidur di kamar mu ,aku langsung menuju kamarmu dan mencari sesuatu yang bisa aku ambil dan di simpan di kamar ini dan aku menemukan nya " Queen menaikan alisnya bingung .
" Apa yang mas dapatkan " Naufal hanya tersenyum .
" Rahasia " Jawabnya tertawa kecil " Terimakasih sayang , mungkin ucapan itu kamu sudah bosan mendengar nya tapi aku tidak akan bosan untuk selalu mengucapkannya "
" Sesak " Naufal melonggarkan pelukannya sambil tersenyum kuda .
" Ganti baju ayo " ucap Naufal tiba² .
" Untuk " Tanya Queen .
" Kita ke luar pacaran di hotel " Ucapnya serius membuat Queen tertawa kecil .
__ADS_1
" Aku serius sayang " Queen menatap Naufal " Ayo, ganti baju Xana nanti sama Mommy "
" Tidak ,ini sudah jam 10 juga "Tolak Queen bukannya apa mereka baru saja pulang dari rumah Daniel lalu kembali lagi .
" Sayang, ayo " Rengek Naufal " Mau iya iya iya " lanjutnya sambil Tersenyum manis .
" Tapi ...."
"Pokoknya harus mau, kalau Tidak aku akan tidur di perusahaan " Ancam Naufal kesal .
Bolehkan Queen tertawa keras Kali ini melihat suaminya merajuk seperti Eliza membuatnya ingin tertawa .
Apa lagi mulut nya begitu gemas sepeti Eliza benaran " Baiklah ,tapi panggil dulu mommy ,aku gantian dulu " Naufal langsung berlari ke luar kamar nya sedangkan Queen hanya menggeleng .
" Ayahmu aneh nak, pacaran !! Apa dia tidak ingat umur nya bahkan kini kamu akan memiliki adik " Gumam Queen sambil berjalan ke arah walk in close.
Sedangan di bawah Naufal sedang mengetuk pintu kamar orang tuanya dengan tidak sabarnya .
" Apa kau kurang kerjaan " Bentak Faisal kesal .
" Mana mommy " Naufal menerobos masuk begitu saja tanpa peduli pada tatapan Faisal .
" Mom bantu Naufal " Ucap Naufal sambil duduk di samping tempat tidur orang tuanya .
" Kenapa ?? kamu buat masalah lagi "
" Tidak mom " Ucap Naufal cepat saat tangan Desi sudah siap melayang .
" Jangan aneh² iya Fal " Sentak Faisal
" Ini sudah jam 10 nak ,mau pacaran di mana ? Ada² saja kamu ini " Ucap Desi menggeleng .
" Ayo lah mom, Naufal hanya ingin membuat kenangan manis bersama Alexa mau iya iya iya " rengek nya Manja .
Desi menatap suaminya yang hanya menaikan bahunya.
" Sampai jam berapa " Tanya Desi .
" Sampai besok , kami akan tidur di hotel " Ucap Naufal
PLak .
" Jangan membuat alasan konyol pacaran bilang saja kamu ingin menyerang istri mu di hotel sampai puas " Ucap Faisal kesal .
" Serius Dad ,Naufal tidak bohong Daddy bisa tanya Daniel jika tidak percaya ,kami hanya ingin menghabiskan waktu layaknya orang pacaran Mom Dad " Ucap Naufal serius
" Iya sudah sama ,tapi ASI nya Xana ada kan " Naufal mengaguk Tersenyum " Terimakasih Dad mom ,nanti Naufal bawa Xana ke sini " Ujar Naufal lalu berlari ke luar kamar orang tuanya .
Ceklek
__ADS_1
" Waow siapa anda " tanya Naufal mendekati Queen .
" Pacarmu " Jawab Queen Tersenyum
CUP
" Ganti pakaian nya aku sudah menyiapkan nya " Naufal mengaguk cepat lalu masuk dalam ruangan ganti .
" Ayahmu benar² aneh nak ,bunda sampai bingung tadi dia makan apa di rumah Papa Daniel " Ucap Queen menatap anaknya yang begitu terlelap dalam tidurnya .
Beberapa menit kemudian Naufal ke luar dengan wajah bahagia bahkan senyum nya tidak pernah lepas .
Queen tersenyum saat melihat penampilan Naufal yang begitu memabukkan .
" Ayo sayang ,kita mulai pacaran malam ini " Queen mengaguk saja sambil tersenyum .
Naufal mengangkat baby X dari box nya lalu ke luar dari kamar itu .
" Apa kita di hotel terus " Tanya Queen.
"kau ingin ke mana aku akan mengikuti nya asal itu bersama ku " Ucap Naufal .
" Baiklah , nanti sampai di mobil baru kita bahas " Naufal mengaguk .
" Maaf malam ini Xana sama Oma dan Opa dulu iya " Ucap Naufal mengajak Xana bicara.
" Kalian terlihat seperti orang pacaran sungguhan ' Cibir Faisal kesal .
" Terimakasih pujiannya Daddy, tolong jaga anak Naufal yang jiga Cucu Daddy iya " Ucap Naufal tanpa rasa bersalah lalu memberikan anaknya pada Faisal .
Tidak lupa dia mencium pipi anaknya begitu juga Queen .
"Maaf Daddy " faisal hanya menggaguk sebagai jawaban " Asi Xana ada di lemari pendingin nya " Lanjut Queen .
" Ayo sayang " Naufal menarik tangan Queen pelan lalu memakai kan jas nya pada sang istri setelah rku keluar dari kamar kedua orang tuanya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
like
koment
__ADS_1
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟