
Pagi harinya ruangan Queen sudah di penuhi para keluarga nya ,Karena dia sudah di pindahkan di ruangan yang memang khusus untuk mereka sejak semalam .
Ruangan itu di penuhi tawa dan canda dari para pria yang sudah tidak muda lagi tapi masih terlihat tampan .
Sedangkan di bagian wanita tidak mau kalah Mereka membahas yang di mana para wanita jika berkumpul.
Apa lagi kalau bukan tentang barang bermerek yang bahkan mereka dulu tidak menyukai nya .
Ralat !! Bukan tidak menyukai nya hanya tidak ada dana yang menunjang untuk itu Tapi semua itu berubah saat dana mereka begitu lancar saat masuk dalam Kartu hitam yang di berikan oleh para suami mereka .
Sedangkan di tempat tidur pasien Naufal selalu menemani sang istri ,bahkan sejak bangun dia sudah membantu membersihkan istri , menyuapi nya .
" Kapan Ade ke sini " Tanya Queen yang sudah tidak sabar menunggu anaknya .
" Sabarlah , bukan nya kata dokter dia periksa dulu dan di bersihkan juga " Ujar Naufal lembut .
" Apa mereka ke sini hanya untuk bergosip " Naufal hanya tersenyum saja .
" Biarkan saja yank " Ucap Naufal .
" Apa Ade sudah punya nama " Naufal menggeleng " Tunggu kamu " Jawab Naufal .
" Kenapa harus menunggu ku, kan mas tinggal memberikan nama " Ujar Queen .
" Sebenarnya aku sudah ada ,tapi aku tidak yakin kamu suka " Ucap Naufal .
" Apa "
" Xana Agrata Mateo ,arti dari Xana itu Seorang pemimpi, Aku ingin dia bisa memimpin perusahaan yang aku bangun dengan dari Nol " Uajr Naufal .
" aku suka baby X , tapi kenapa pakai nama keluarga ku " Tanya Queen penasaran .
" Kamu tidak suka " Queen menggeleng cepat " Bukan begitu mas tapi kenapa tidak memakai nama keluarga mas saja " Ucap Queen .
" Karena dia memiliki dua keluarga yang sama pentingnya " Uajr Naufal .
Tidak berselang lama pintu ruangan terbuka dan mereka dapat melihat jika Suster mendorong box bayi .
Membuat isi ruangan itu heboh ingin menatap wajah anak dari Queen dan Naufal .
" Maaf tuan, nyonya Baby nya harus ASI dulu " Ujar perawat sungkan .
Membuat mereka mundur beberapa langkah dan suster pun melanjutkan mendorong box itu ke arah tempat Queen tapi di ikuti para pria dan wanita yang ingin melihat wajah bayi laki-laki itu .
" Mas tolong ,aku ingin menggendong nya "Ujar Queen antusias .
" Aku cuci tangan dulu iya " Queen mengagguk sambil menatap wajah anaknya yang sedang terlelap .
" Apa semalam dia rewel sus " Tanya Queen tapi matanya masih menatap ke arah box .
__ADS_1
" Dia hanya bangun saat lapar saja nyonya " Jawab Suster .
"Ayo mas " Naufal hanya tersenyum saja lalu mengangkat tubuh baby X di berikan pada Queen sedang kan suster sudah ke luar dari ruangan itu .
" Dia manis sekali Mas " Queen memainkan pipi baby X .
" Siapa namanya " Tanya Henry yang sudah berada di samping Queen .
Bahkan Queen sendiri kaget saat Henry bersuara di samping nya .
" Sorry sayang " Ujar Henry saat melihat wajah kaget Queen .
" Xana " Jawab Queen .
" Hanya itu " Kini Daddy Radit yang bersuara.
" Agrata Mateo " Bolehkan Daddy Radit berteriak kali ini .
Dimana cucu pertama perempuan nya memakai namanya di belakang putranya .
Jika biasanya orang akan mengikuti keluarga laki-laki saja tapi tidak bagi Naufal dan Queen .
" Baby X " Ucap Elsa ,Queen mengaguk Tersenyum .
" Selamat datang baby X " Ujar mereka membuat bayi kecil itu sedikit kaget .
Membuat Henry menatap tajam para wanita gosip itu .
" Boleh, setelah ini Daddy yang akan menggendong nya " Uajr Henry .
" Apa tidak bisa saya dulu " Semua orang menatap ke arah sumber suara .
Bahkan Naufal sampai di buat kaget saat Faisal bersuara.
" Iya kau bisa melakukan nya , mengingat ini cucu pertama mu dalam arti di dalam tubuhnya ada darah mu " Ujar Henry mengalah .
" Terimakasih " Henry menjauh dari tempat tidur Queen sambil menutup pembatas agar Queen bisa dengan nyaman memberikan ASI pada anaknya .
" Son itu hanya sementara iya ,karena itu milik ayah " Ujar Naufal saat melihat baby X sudah mulai menyedot sumber makanan nya .
" Jangan aneh-aneh iya Mas " Naufal hanya tertawa " Kakak Zaza tidak ke sini " Tanya Queen .
" Sepulang sekolah " Jawab Naufal,lalu ke duanya fokus pada baby X yang sedang mengisi tenaganya sebelum nantinya akan di jadikan bola yang di oper ke mana saja .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Sedangkan di perusahaan Daniel sedang fokus pada pekerjaan nya tapi jangan lupakan siapa yang kini bersama nya .
Iya mau tidak mau Risna harus ikut bersama nya karena mertua nya pagi tadi harus ke rumah Raymond menemani Adara di mana wanita itu tidak bisa terlalu lelah .
__ADS_1
Sendang kan yang lainnya masih akan sibuk pulang pergi ke rumah sakit.
Padahal dia ingin ke butik melihat sejenak tapi suami nya itu mengatakan lewat Laptop saja melihat laporan yang kini di pegang Titin untuk sementara .
" Abang "
" Hebm "
" Menurut mu hadiah apa yang bagus untuk bayi nona bos " Tanya Risna yang kini duduk di atas pangkuan sang suami .
" Terserah kamu yank, yang menurut mu bagus " Jawab Daniel matanya menatap lurus ke depan layar .
" Aku juga bingung bang, pakaian tapi Bunda nya punya butik, lalu mainan pasti ayah nya sudah menyiapkan itu semua dari jauh² hari , aku bingung bang !! Pasti dia sudah memiliki semuanya " Ucap Risna .
"Merkea tidak akan melihat dari segi harga dan merek nya ,mereka akan melihat dari segi ikhlas nya kamu, sekalipun yang kamu berikan cuma harga 20 an seperti yang kamu minta itu hari mereka akan tetap menerima nya karena itu dari bentuk rasa syukur mereka karena banyak orang yang mencintai anaknya " Jawab Daniel serius .
" Jika kita melihat dari segi materi bahkan kekayaan Naufal tidak ada papa nya di banding nona Regina ,jadi belikan saja yang menurutmu itu bagus bahkan tanpa kamu memberikan pun mereka akan tetap senang jika kita datang menjenguk Mereka " Lanjutnya lagi .
" Apa perlu belikan pada nona bos " Tanya Risna .
" Lakukan sesukamu sayang, bahkan jika kamu ingin memberikan hadiah untuk Naufal tidak masalah " Ujar Daniel tertawa kecil .
" Abang ehz " Rengek Risna manja .
CUP .
" Sudah jangan marah ,cari saja hadiah apa yang ingin kamu bawah " Ujar Daniel .
"Sore nanti kita akan ke rumah sakit karena mengantar berkas yang nanti akan menghasilkan uang dan kamu juga akan menikmatinya nanti ,jadi biarkan aku fokus dulu iya " Lanjutnya lagi .
" Iya " Jawab Risna lalu mematikan HP nya sambil bersandar di dada Daniel .
Cup
" Manis " Gumam Daniel Tersenyum sedang kan Risna hanya diam saja .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Like ....koment 😘😘😘😘😘 Jangan lupa votenya juga
Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟